Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Mahasiswa & Masyarakat Saling Dorong

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2011
  • print Cetak


Terjadi saat HUT ke-4 Kabupaten Palas
PALAS- sejumlah ahasiswa dan ratusan masyarakat terlibat aksi saling dorong di sekitar Mapolsek Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Palas, Minggu (17/7). Aksi ini bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Palas.
Masyarakat merasa aksi massa mengganggu proses HUT ke-4 Palas sehingga aksi mahasiswa dibubarkan oleh masyarakat dengan menghalangi mereka masuk ke lapangan Merdeka Sibuhuan tempat dipusatkannya perayaan HUT Kabupaten Palas ke-4.
Akhirnya, setelah sempat tegang, massa pun mundur hingga membubarkan diri sambil membagi-bagikan selebaran-selebaran kepada masyarakat. Aksi massa hanya berlangsung setengah jam.
Dalam selebaran tersebut, ada 14 poin tuntutan massa di antaranya, mengusut tuntas dugaan korupsi APBD TA 2009 dan TA 2010 harus dilakukan transparansi dan akuntabel terhadap pelaksanaannya. Tuntaskan masalah proyek multy years sarana perkantoran Palas, batalkan proyek multy years TA 2009 karena diduga cacat demi hukum dan diduga telah menjadi ajang korupsi. Tolak perambahan hutan dan tangkap semua pelaku ilegal logging di hutan Sosa-Batang Lobu Sutam, Marenu, dan Sosopan.
Selanjutnya, bangun prasarana pemerintahan segera, perjelas pelaksanaan Perda, RTRW serta RPJMD, tuntaskan masalah PTPN IV dengan masyarakat 17 desa lainnya, berantas penyakit masyarakat seperti judi, togel kim dan maksiat.
Kemudian massa juga menuntut tuntaskan masalah PT SSL, SRL, usut tuntas masalah CPNSD TA 2010, usut tuntas dugaan korupsi dana BOS, pungli, pemotongan intensif di Dinas Pendidikan, usut tuntas masalah pengangkatan sekdes se-Palas, realisasikan pemekaran kecamatan yang masih tertunda dan meminta DPRD melaksankan fungsi legislasinya dengan baik serta Bupati Palas sebaiknya mundur dari jabatannya.
Sementara itu, Bupati Palas Basyrah Lubis dalam peringatan HUT Palas ke-4 menyampaikan, momentum HUT Palas harus dijadikan sebagai bahan koreksi apa yang telah dilaksanakan selama empat tahun ini. Apakah kebijakan yang dilahirkan bermanfaat bagi masyarakat, serta apakah program kebijakan yang sudah disusun telah dapat meningkatkan derajat kehidupan masyarakat.
“Jika kita menoleh ke belakang, proses pemekaran bukanlah suatu pekerjaan sederhana, tetapi merupakan proses panjang dan melelahkan. Karena, pemekaran ini dimulai dari suatu pemikiran dan semangat besar agar daerah ini terbebas dari keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan, karena hal demikianlah yang telah menggeluguti daerah ini,” terang bupati. (amr)
Sumber: Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Galian C Tanpa Izin, Jimmy Minta Maaf ke Gubsu

    Terkait Galian C Tanpa Izin, Jimmy Minta Maaf ke Gubsu

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)  – Waskita Karya-SMJ-Utama KSO mengakui adanya kesalahpahaman atau miskomunikasi terkait pemberitaan yang mengatakan percepatan rehabilitasi jalan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapatkan restu atau izin dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) untuk menggunakan material Galian C tanpa Izin. Hal ini diungkapkan Jimmy, yang merupakan penanggung jawab pekerjaan rehabilitasi jalan Propinsi di Kabupaten Madina […]

  • Warga Aek Mata Keluhkan Jalan Berlumpur. Kadis PUPR Madina Pastikan Perbaikan 2024 Masuk di Dana DAK

    Warga Aek Mata Keluhkan Jalan Berlumpur. Kadis PUPR Madina Pastikan Perbaikan 2024 Masuk di Dana DAK

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Warga Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) keluhkan jalan ke desa mereka yang tak kunjung dapat perhatian Pemerintah Daerah. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses satu satunya warga menunu Ibu kota Kabupaten yakni Panyabungan. Kondisi jalan menuju desa tersebut tergolong parah, jalan yang masih tanah dilapis batuan […]

  • Gerindra Dijanjikan Kursi BK Pascaamendemen UU MD3

    Gerindra Dijanjikan Kursi BK Pascaamendemen UU MD3

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menerima informasi keterlibatan Fraksi Gerindra di Badan Kehormatan (BK) DPR RI selepas amandemen Undang-Undang RI Nomor 27 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3). Itu berarti, nasib Fraksi Gerindra bakal ditentukan bulan Juni mendatang. “Buat Gerindra tidak […]

  • KPU Madina Buka Ruang yang Tak Memberikan Kepastian Hukum Dalam Pilkada

    KPU Madina Buka Ruang yang Tak Memberikan Kepastian Hukum Dalam Pilkada

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online ) Ahli Hukum Tata Negara dari Universitas Sumatera Utara, DR. Mirza Nasution dalam ulasannya menyatakan pernyataan KPU Madina terkait rekomendasi Bawaslu Madina terkesan tak sesuai hukum. Dengan membuka ruang kepada Pasangan Calon Saifullah Nasution – Atika Azmi Utammi untuk melengkapi berkas-berkas yang menjadi kekurangan sesuai dengan rekomendasi itu. Dirinya menilai secara […]

  • Sihepeng Raya Sepakat Menangkan Paslon 1 Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    Sihepeng Raya Sepakat Menangkan Paslon 1 Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIHEPENG ( Mandailing Online) : Tokoh masyarakat perwakilan Sihepeng Raya, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) lakukan pertemuan khusus dengan Calon Bupati Madina nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution. Pertemuan itu dilakukan di Pasar Sihepeng Selasa 15/10/2024. Sahman Nasution selaku tokoh Masyarakat Sihepeng mengaku, untuk mewujudkan cita cita Amru Daulay sebagai Bupati pertama yang […]

  • Harga Komoditas Naik, Rakyat Makin Tercekik

    Harga Komoditas Naik, Rakyat Makin Tercekik

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis Dakwah, Mompreneur   Kenaikan harga bahan pokok seakan sudah menjadi hal biasa, apalagi saat menjelang hari-hari besar ummat beragama. Harga komoditas pangan akan terus merangkak naik hingga Januari 2022. Dwi Andreas menyatakan bahwa kenaikan harga komoditas seperti cabai, minyak goreng dan telur mengalami kenaikan dan telah melewati batas psikologis, tapi ini […]

expand_less