Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

Mahasiswa & Masyarakat Saling Dorong

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2011
  • print Cetak


Terjadi saat HUT ke-4 Kabupaten Palas
PALAS- sejumlah ahasiswa dan ratusan masyarakat terlibat aksi saling dorong di sekitar Mapolsek Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Palas, Minggu (17/7). Aksi ini bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Palas.
Masyarakat merasa aksi massa mengganggu proses HUT ke-4 Palas sehingga aksi mahasiswa dibubarkan oleh masyarakat dengan menghalangi mereka masuk ke lapangan Merdeka Sibuhuan tempat dipusatkannya perayaan HUT Kabupaten Palas ke-4.
Akhirnya, setelah sempat tegang, massa pun mundur hingga membubarkan diri sambil membagi-bagikan selebaran-selebaran kepada masyarakat. Aksi massa hanya berlangsung setengah jam.
Dalam selebaran tersebut, ada 14 poin tuntutan massa di antaranya, mengusut tuntas dugaan korupsi APBD TA 2009 dan TA 2010 harus dilakukan transparansi dan akuntabel terhadap pelaksanaannya. Tuntaskan masalah proyek multy years sarana perkantoran Palas, batalkan proyek multy years TA 2009 karena diduga cacat demi hukum dan diduga telah menjadi ajang korupsi. Tolak perambahan hutan dan tangkap semua pelaku ilegal logging di hutan Sosa-Batang Lobu Sutam, Marenu, dan Sosopan.
Selanjutnya, bangun prasarana pemerintahan segera, perjelas pelaksanaan Perda, RTRW serta RPJMD, tuntaskan masalah PTPN IV dengan masyarakat 17 desa lainnya, berantas penyakit masyarakat seperti judi, togel kim dan maksiat.
Kemudian massa juga menuntut tuntaskan masalah PT SSL, SRL, usut tuntas masalah CPNSD TA 2010, usut tuntas dugaan korupsi dana BOS, pungli, pemotongan intensif di Dinas Pendidikan, usut tuntas masalah pengangkatan sekdes se-Palas, realisasikan pemekaran kecamatan yang masih tertunda dan meminta DPRD melaksankan fungsi legislasinya dengan baik serta Bupati Palas sebaiknya mundur dari jabatannya.
Sementara itu, Bupati Palas Basyrah Lubis dalam peringatan HUT Palas ke-4 menyampaikan, momentum HUT Palas harus dijadikan sebagai bahan koreksi apa yang telah dilaksanakan selama empat tahun ini. Apakah kebijakan yang dilahirkan bermanfaat bagi masyarakat, serta apakah program kebijakan yang sudah disusun telah dapat meningkatkan derajat kehidupan masyarakat.
“Jika kita menoleh ke belakang, proses pemekaran bukanlah suatu pekerjaan sederhana, tetapi merupakan proses panjang dan melelahkan. Karena, pemekaran ini dimulai dari suatu pemikiran dan semangat besar agar daerah ini terbebas dari keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan, karena hal demikianlah yang telah menggeluguti daerah ini,” terang bupati. (amr)
Sumber: Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Perjuangkan Revisi SK 44

    Bupati Madina Perjuangkan Revisi SK 44

    • calendar_month Sabtu, 11 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara saat ini tengah berjuang di Jakarta untuk mengembalikan kawasan Madina yang tercaplok oleh SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005. SK 44 adalah Surat Keputusan Menteri Kahutanan Nomor 44/ Menhut – II/ 2005 tentang Penunjukan kawasn Hutan di Wilayah Sumatra Utara. SK 44 ini menetapkan 115 pemukiman […]

  • Satu Rumah Terbakar di Natal

    Satu Rumah Terbakar di Natal

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Satu rumah di Desa Setia Karya Pasar IV Kecamatan Natal, Mandailing Natal musnah terbakar, (Madina), Minggu (15/1/2016). Peristiwa yang terjadi sekira pukul 11.20 WIB diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah itu bernama Yus (40) dan anak-anaknya sedang di kebun ketika kebakaran terjadi. Warga setempat mengungkapkan, kejadian diketahui […]

  • Adelin Lis tidak pernah dicekal

    Adelin Lis tidak pernah dicekal

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Humas Direktorat Imigrasi Sumatera Utara, Baringbing, mengatakan kalau nama Adelin Lis tidak termasuk ke dalam daftar cekal. “Nama seperti yang dimaksudkan tidak ada dalam daftar cekal saat ini,” ungkap Baringbing kepada Waspada Online. Ungkapan itu terjawab sudah. Pasalnya, polisi dan jaksa yang menangani kasus ini sejak awal tidak pernah mencekalnya. Kepolisian Daerah Sumatera […]

  • Kriminalisasi Guru Marak, Tanggungjawab Negara Lemah?

    Kriminalisasi Guru Marak, Tanggungjawab Negara Lemah?

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Terpujilah wahai engkau, ibu-bapak guru. Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku. Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku. Sebagai prasasti terimakasihku tuk pengabdianmu…engkau bagai pelita dalam kegelapan…engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan. Engkau pahlawan tanpa tanda jasa. Semua pasti tahu lirik lagu “Hymne Guru”. Karena sebelum meraih cita-cita, […]

  • Polresta Medan Ringkus Maling Alkes Dinkes Sumut

    Polresta Medan Ringkus Maling Alkes Dinkes Sumut

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO) – Tim Reserse Kriminal Polresta Medan mengamankan 4 orang terduga pelaku pencurian alat kesehatan (Alkes) dari Gudang Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Salah seorang terduga merupakan Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Polisi menangkap para tersangka di kediaman masing-masing, setelah polisi menerima informasi ada transaksi penjualan […]

  • Camat Siabu Diterpa Tuduhan Korupsi dan Pungli

    Camat Siabu Diterpa Tuduhan Korupsi dan Pungli

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ta m SIABU (Mandiling Online) – Kredibilitas Camat Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Edi Sahlan goyah. Pasalnya sang camat diterpa tuduhan dugaan korupsi dan pungli. Dugaan korupsi itu dicuatkan puluhan  anggota Serikat Mahasiswa dan Masyarakat Anti Korupsi (SIMMAK) yang melakukan unjukrasa ke kantor Kecamatan Siabu, Senin (19/12). Unjukrasa serupa juga dilakukan di DPRD Madina, Selasa (20/12). […]

expand_less