Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kasus Politik Uang Pilkada Madina Bisa Ke Ranah Hukum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Des 2015
  • print Cetak
pilkada madina grafis

pilkada madina grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Panwaslih Madina, M Husein menyatakan pihaknya akan melanjutkan pengaduan politik uang Pilkada Madina kepada Gakumdu jika materi pengaduan mencukupi persyaratan.

“Perlu kami sampaikan, apabila laporan ini telah memenuhi syarat, maka kami akan berkordinasi dengan Gakkumdu, dan melakuka kajian masing-masing. Dan apabila disimpulkan ini mencukupi ranah pidana (politik uang), maka akan kami serahkan kepada Kepolisian dan Kejaksaan untuk melakukan penyidikan. Dan jika sudha lengkap, baru dilakukan sidang di pengadilan, dan hasil dari pengadilan itulah nanti yang akan kami lihat, apakah keputusannya pidana atau bagaimana,” ungkap Husein.

Itu dikatakannnya usai menerima calon bupati Madina nomor urut 1 Yusuf Nasution didampingi tim pengusung calon bupati nomor 3 tentang dugaan politik uang Pilkada Madina, Minggu (13/12).

“Kami begitu juga KPU bertugas untuk menjalankan ketentuan hukum dan undang-undang, nah ketika KPU telah melakukan pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, kemudian pengadilan memutuskan terjadi politik uang, tentu KPU dan kami dari Panwaslih akan melaksanakan putusan pengadilan itu, kalau sudah mencukupi unsur untuk diskualifikasi, itu harus dijalankan,” tambahnya.

Tim pasangan nomor urut 1 yang hadir menghantar bukti-bukti ke Panwasli itu antara lain, Ketua DPC Partai Hanura Madina, Makmur Nasution; Ketua DPC Partai Bulan Bintang, Zulfan Salohot Batubara, tim pemenangan Jefri Antoni,SH.MH.

Sedangkan pimpinan partai politik pengusung pasangan calon nomor urut 3 Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay yaitu Ketua DPD Partai Golkar Madina AS Imran Khaitami Daulay, Hollad Daulay, dan sejumlah tim pemenangan paslon nomor urut 3.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPC Partai Hanura Ali Makmur Nasution mengatakan, kedatangan mereka ke Panwaslih Madina bertujuan membuat laporan pengaduan secara resmi atas dugaan tindak pidana politik uang yang terjadi pada proses Pilkada 9 Desember lalu. Dalam laporan tersebut, pihaknya membawa sejumlah barang bukti permulaan agar laporan mereka diregistrasi.

Ketua DPD Partai Golkar Madina, AS Imran Khaitami Daulay, ‎menyatakan apa yang dilaporkan ini berdasarkan hak konstitusi sebagai warga negara, cara ini ditempuh karena ada hak yang diberikan negara, sebagai upaya-upaya perlindungan hak berdemokrasi pada Pilkada Madina.

“Pada intinya kami tidak mempersoalkan hasil Pilkada sejauh itu telah sesuai dan berjalan pada koridor ketentuan undang-undang yang berlaku. Karena ini didasari komitmen yang kuat untuk menegakkan demokrasi yang bersih, dengan prinsif penyelenggara dan pengawas yang telah lama melakukan sosialisasi agar tidak terjadi  kecurangan dalam pilkada ini. Kami dari tim paslon 1 dan 3 telah menemukan indikasi yang mengarah kepada kecurangan, tentunya sebagai peserta mempunyai hak konstitusi untuk melakukan perlawanan hukum yang prosedurnya telah ditentukan dalam peraturan undang-undang,” katanya.

Sumber :Medan Bisnis

Edotor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sorikmas Bantah Sudah Eksploitasi

    Sorikmas Bantah Sudah Eksploitasi

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Isu yang menyebutkan PT Sorikmas Mining (SMM) telah mengambil emas di kawasan perbukitan Tor Sihayo, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuat masyarakat menjadi tidak sabar. Hal inilah yang mereka duga sebagai pemicu terjadinya tragedi 29 Mei, bentrokan warga dengan petugas yang berujung terbakarnya base camp perusahaan tambang emas itu. Demikian disampaikan General Manager […]

  • Bupati Madina Diperiksa Kejatisu

    Bupati Madina Diperiksa Kejatisu

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu), Senin (14/10/2019). Sebelumnya, saksi dalam kasus pembangunan TRB dan TSSS ini sempat tiga kali tak memenuhi panggilan jaksa. Dahlan tiba di Kejatisu di Jalan AH. Nasution, Medan, sekitar pukul 10.00. Ia mengenakan kemeja lengan pendek putih, […]

  • Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Rachmawati Soekarnoputri sedang mempersiapkan sebuah buku kecil untuk diberikan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Dalam konteks Pilpres 2014, Rachma memiliki sikap yang berbeda dengan Surya Paloh. Tidak seperti Surya Paloh yang mendukung PDIP dan mendukung pencapresan Joko Widodo, Rachma memilih sebaliknya, tidak mendukung PDIP dan tidak mendukung pencalonan […]

  • Kecamatan Nagajuang Juara Vaksinasi

    Kecamatan Nagajuang Juara Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecamatan Nagajuang unggul dari kecamatan lain dalam capaian persentase vaksinasi covid-19. Kecamatan ini berhasil mencapai angka 74,25% vaksinasi, berdasar laporan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Mandailing Natal per 18 November 2021. Dalam laporan Satgas itu, Kecamatan Nagajuang hingga kini telah berhasil menyuntikkan vaksin dosis 1 kepada 2.676 orang dari […]

  • Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA- Masyarakat Indonesia kini harus lebih berhati-hati saat membeli beras. Pasalnya, kini ada beras plastik yang beredar di pasar. Namun, ada cara mudah untuk mendeteki keaslian beras. "Cara mengujinya sederhana. Bakar sampel beras tersebut, lihat hasilnya apakah meleleh atau tidak. Jika meleleh itu berarti beras palsu," kata Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel di Jakarta, Rabu (20/5). […]

  • Mengenal Partanian Organik di Jepang Metode Bangau Putih

    Mengenal Partanian Organik di Jepang Metode Bangau Putih

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bangau putih hilang dari langit Jepang sejak tahun 1970-an. Sekarang ratusan bangau berhasil kembali ke alam. Sangat jarang dimanapun di dunia ini spesies yang pernah hilang hidup harmonis dengan manusia di lingkungan manusia. Keajaiban ini terjadi karena melalui efford yang kuat dari mereka yang ingin hidup berdampingan dengan bangau lagi. Kota Toyooka sedang berusaha untuk […]

expand_less