Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Ini Dia Kasus Terminal Panyabungan Yang Menyeret Kadis Perhubungan Sebagai Tersangka Korupsi 1,7 Milyar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Feb 2016
  • print Cetak
Lahan terminal Panyabungan yang dibeli pemkab Madina di Jl. Abdul Haris Nasution atau lebih populer jalan lingkar timur Panyabungan

Lahan terminal Panyabungan yang dibeli pemkab Madina di Jl. Abdul Haris Nasution atau lebih populer jalan lingkar timur Panyabungan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Polres Madina menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Madina sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan terminal Panyabungan.

Dan sejatinya Harlan ditahan pada Serlasa Malam, tetapi karena adanya surat permohonan penangguhan penahanan dari bupati Madina dan dan Plt sekda Madina dan jaminan dari istri tersangka mengakibatkan polisi tak jadi menahan Harlan.

Lalu bagaiamana kasus lahan terminal ini ? Dugaan korupsi ini terjadi pada tahun anggaran 2013 dan tahun anggaran 2014, yakni pembelian lahan pertapakan terminal Panyabungan type A.

Pengadaan lahan ini dilakukan Dinas Perhubungan dan Informatika Madina. Sedangkan lahan yang dibeli berada di kawasan Jl. Abdul Haris Nasution atau lebih popular jalan Lingkar Timur Panyabungan titik Desa Pidoli.

Dalam pelaksanaan ganti rugi lahan, Dinas Perhubungan dan Informatika Madina melakukan ganti rugi lahan kepada pihak ketiga setelah ditetapkan penetapan lokasi oleh Bupati.

Pada tahun anggaran 2013 dana yang dikucurkan APBD Madina sebesar Rp.3.000.000.000 bersumber dari DAU. Lalu pada tahun anggaran 2014 dikucurkan lagi dana tambahan dari APBD Madina sebesar Rp. 2.000.000.000.

Titik dugaaan korupsi terketak pada harga. Berdasarkan perhitungan NJOP harga tanah terminal type A tersebut sebesar Rp 130.000 per meter bujur sangkar, sementara yang dibayarkan oleh Dinas Perhubungan dan Informatika kepada pihak ketiga sebagai pemilik lahan adalah Rp 190.000 per meter bujur sangkar.

“Untuk itu Kadis Perhubungan dan informatika Kabupaten Mandailing Natal melanggar pasal 2 ayat 1 subs pasal 3 UU RI no 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU RI no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 KUHP,” jelas Kapolres Madina melalui Kasat Reskrim Polres Madian, AKP Henro Sutarno kepada wartawan media cetak dan wartawan televise di ruang kerjanya, Rabu (3/2).

“Kita sudah melaksanakan koordinas dengan Dirjen Perhubungan Darat tentang pembangunan terminal type A di Kabupaten Mandailing Natal ini, dan berdasarkan perhitungan ahli BPKP perwakilan Provinsi Sumatera Utara, negara mengalami kerugian sebesar 1,7 Milyar lebih, “ tegas Hendro.

Selain menetapkan tersangka, Polres Madina juga telah melakukan penyitaan barang bukti, yaitu satu exsemplar dokumen perencanaan dan SK Bupati Madina TA 2013 dan TA 2014, satu exsemplar SP2D TA 2013 dan TA 2014

 “Selain itu kita juga melakukan penyitaan terhadap barang bukti lainnya, perjalanan keuangan yang diduga dikorupsikan tersebut berupa satu unit mobil dabel kabin Extrada warna merah BB 8275 RI, satu unit sepeda motor Honda bead warna putih BB 2570 FS, satu exsemplar surat jual beli tanah dan uang tunai sebesar Rp. 138.100.000,” lanjut Hendro.

Polisi juga akan melakukan pengembangan terkait kasus ini, kemungkinan besar masih ada tersangka lainnya, namun untuk sementara ini baru Kadis Perhubungan dan Informatika yang ditetapkan sebagai tersangka.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUTA DAN BANUA MANDAILING

    HUTA DAN BANUA MANDAILING

    • calendar_month Selasa, 8 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      OLEH : EDI NASUTION (in memorial) Dikutip dari sebagian artikel berjudul “Banua dan Alak Mandailing” di http://edi-nasution.blogspot.com   Wilayah pemukiman orang Mandailing disebut Luat atau Banua. Sedangkan kehidupan sosial budaya orang Mandailing berlangsung di dalam suatu huta yang memiliki satu kesatuan wilayah dengan batas-batas tertentu. Setiap huta berada dibawah sistem pemerintahan sendiri yang demokratis dan […]

  • Bulan Pebruari Diperkirakan Puncak Ekstrim Penghujan

    Bulan Pebruari Diperkirakan Puncak Ekstrim Penghujan

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puncak ekstrim curah hujan diperkirakan berada pada bulan Pebruari 2014. Penduduk Mandailing Natal (Madina) yang berdomisili di bantaran sungai dihimbau untuk selalu waspada. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Zulkhairi Pulungan Sabtu (7/12/2013) menjawab wartawan menyatakan pemkab melalui SK Bupati Madina Nomor 360/579/K/2013 telah penatapan siaga darurat bencana alam dari […]

  • Pergeseran Jabatan Terjadi, Eli Mahrani Lantik 6 Ketua PKK Baru

    Pergeseran Jabatan Terjadi, Eli Mahrani Lantik 6 Ketua PKK Baru

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pergeseran jabatan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) turut berimbas pada posisi ketua PKK di beberapa kecamatan. Atas hal tersebut, Ketua TP PKK Madina Eli Mahrani melantik enam ketua PKK kecamatan. Keenam ketua PKK kecamatan yang baru dilantik adalah Emmy Kholidah sebagai ketua TP PKK Kecamatan Panyabungan, Rohima […]

  • Langkah Pemkab Madina Atasi Keterbatasan BBM Akibat Bencana Alam

    Langkah Pemkab Madina Atasi Keterbatasan BBM Akibat Bencana Alam

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bencana alam yang melanda Sumatera Utara mengakibatkan pasokan BBM tersendat ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina), terutama terputusnya jalur darat dari depot Sibolga. Ketersediaan BBM di Madina juga menjadi terbatas. Agar pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) merata kepada masyarakat Pemkab Madina memberlakukan pembatasan pembelian di seluruh SPBU wilayah setempat selama pasokan terbatas. […]

  • Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Kejaksaan Negeri Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) telah menetapkan mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial KS dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial ZMN menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dana APBD 2012 dan 2013 di instansi itu. “Hingga saat ini kita baru bisa menetapkan dua oknum […]

  • Meski Sudah jadi Kades. Erwinsyah Tetap Terima Gaji dari Statusnya Sebagai Pegawai Honor

    Meski Sudah jadi Kades. Erwinsyah Tetap Terima Gaji dari Statusnya Sebagai Pegawai Honor

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Erwinsyah Pasaribu Kades Batang Gadis, Kecamatan Panyabungan Barat, Madina mengakui tetap menerima gaji dari statusnya sebagai pegawai honor di Kantor Camat Panyabungan Utara sejak tahun 2023 ahir sampai tahun 2024. ” kalau tahun 2023 sejak dilantik jadi Kepala Desa saya terima 1 bulan saja dan di tahun 2024 nerima gaji […]

expand_less