Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

RAPBD Madina 2011 Diajukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal Aspan Sofian Batubara menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBD) Madina Tahun Anggaran 2011 dalam Rapat Paripurna DPRD dipimpin Ketua DPRD As Imran Khaitami Daulay di Gedung Dewan Komplek Perkantoran Payaloting, Jumat (17/12/2010).

Rancangan Peraturan Daerah Tentang RAPBD TA 2011 yang disampaikan sebesar Rp 574 152 038.000. RAPBD Madina TA 2011 turun sebesar Rp 52.878.722.047,86 (8,43%) dari Tahun Anggaran 2010 setelah perubahan yaitu sebesar Rp 627.030.760.047,86.

Dalam nota pengantar Pj Bupati, APBD 2011 direncanakan sebesar Rp 574.152.038.000, yang berasal dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 25 miliar, dana perimbangan sebesar Rp 529.152.038.000 dan pendapatan lain-lain sebesar Rp 20 miliar.

Disamping adanya pertambahan pendapatan juga terjadi pengurangan penerimaan pendapatan anatara lain, pendapatan asli daerah yang mengalami pertambahan sebesar Rp 12.538.245.761 atau sebesar 100,61% dibanding dari PAD tahun 2010 sebesar Rp 12.461.754.239. Untuk dana alokasi umum sebesar Rp 455.686.638.000 yang mengalami pertambahan sebesar Rp 57.204.342.000, jika dibanding dengan APBD TA 2010 yang berjumlah Rp 398.482.296.000.

Dana alokasi umum diprioritaskan untuk pembayaran gaji pokok PNS satu tahun, pembayaran kenaikan gaji pokok Tahun 2011, pembayaran gaji ke 13, pembayaran tunjangan guru serta pembayaran kekurangan gaji (rapel), pertambahan gaji Tahun 2010 yang akan dibayarkan tahun 2011, pelaksanan pemilukada ulang dan pembangunan.

Sedangkan untuk dana alokasi khusus sebesar Rp 48.465.400.000 mengalami penurunan sebesar Rp 9.666.000.000, jika dibandingkan dengan APBD 2010 sebesar Rp 58.131.400.000.

Dengan rencana penerimaan RAPBD yang telah disampaikan, maka alokasi untuk belanja tidak langsung adalah sebesar Rp 407.792.290.789 atau mengalami peningkatan sebesar Rp 24.418.619.375, 86 atau sebesar 5,98% dibanding APBD 2010 setelah perubahan yaitu sebesar Rp 383.373.671.423, 86.

Adapun untuk pengalokasian belanja tidak langsung TA 2011 antara lain untuk belanja pegawai sebesar Rp 373.032.290.798. Sedangkan untuk belanja langsung adalah sebesar Rp 163.059. 747.202, atau mengalami penurunan sebesar Rp 180.597.341.422 atau 33,07%.

Berdasarkan penjabaran di atas, rencana pendapatan dan rencana belanja terjadi surplus sebesar Rp 3.300.000. Surplus akan dialokasikan untuk pembiayaan pengeluaran daerah sebesar Rp 3.300.000.000. Rencana anggaran belanja dalam RAPBD 2011 akan dialokasikan untuk melaksanakan program dan kegiatan menurut urusan pemerintah seperti urusan wajib sebesar Rp 534 205 518 026 dan Rp 36. 646 519 974 untuk urusan pilihan. (BS-026)
Sumber :Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Disorot Gegara Banyak Mobdis tak Bayar Pajak Kendaraan

    Pemkab Madina Disorot Gegara Banyak Mobdis tak Bayar Pajak Kendaraan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Giat operasinal kepatuhan pajak kendaraan bermotor yang dilakukan tim gabungan Samsat dan Kepolisian terhadap kendaraan bermotor di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) penuh kejutan. Ratusan kendaraan terjaring. Paling mengejutkan ditemukan belasan kendaraan dinas pemkab madina yang tidak bayar pajak kendaraan padahal pajak kendaraan dinas itu dibayar oleh Anggaran Pendapatan […]

  • Dranaise di Siabu Tak Berfungsi

    Dranaise di Siabu Tak Berfungsi

    • calendar_month Kamis, 31 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Drainase yang dibangun pada TA 2012 lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tak berfungsi. Sebab, drainase tersebut menjadi sarang nyamuk akibat air selalu tergenang pada drainase. “Kita heran dengan pembangunan drainase yang ada di Desa Huraba ini, karena sejak dibangun drainase tersebut menjadi sarang nyamuk. Air yang berada di dalam […]

  • Rawan Longsor, Kementerian PUPR Bangun Tembok Penahan di Jalinsum Morsip

    Rawan Longsor, Kementerian PUPR Bangun Tembok Penahan di Jalinsum Morsip

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Jalan Nasional di titik Desa Tanjung Alai, Dusun Pintu Angin, Kecamatan Muara Sipongi (Morsip) Kabupaten Mandailing Natal sedang berlangsung pembangunan tembok penahan longsor tebing. Pembiayaan proyek ini berasal dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Titik ini termasuk rawan longsor,  dan beberapa ruas […]

  • Bupati Bentuk Tim Tangani Bayi Lahir “Gastroschisis”

    Bupati Bentuk Tim Tangani Bayi Lahir “Gastroschisis”

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) –  Bayi wanita lahir tidak sempurna di RSU Panyabungan, Selasa malam (31/8/2021). Bayi tersebut mengalami Gastroschisis. Gastroschisis adalah kelainan yang membuat bayi lahir dengan usus atau organ pencernaan lain berada di luar tubuh. Kondisi ini dapat dideteksi sejak masa kehamilan, tetapi bisa juga baru diketahui ketika bayi dilahirkan. Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution membesuk […]

  • Lanjutan Jalan Aek Godang – Tambangan Diusulkan Lapen

    Lanjutan Jalan Aek Godang – Tambangan Diusulkan Lapen

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengatakan, lanjutan pembangunan jalan Aek Godang, Kecamatan Panyabungan menuju Tembangan, Kecamatan Tambangan lebih bagus diperkeras dengan Lapisan Penetrasi (Lapen). Demikian disampaikannya kepada MedanBisnis di Gedung DPRD Madina, Jumat (29/7). Iskandar juga mengatakan, Pemkab Madina melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada tahun anggaran 2010 lalu […]

  • Sinabung Diwacanakan Naik Status Menjadi Awas

    Sinabung Diwacanakan Naik Status Menjadi Awas

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO – Status Gunung api Sinabung diwacanakan naik menjadi awas. Jika kebijakan ini akhirnya diambil, Tim Tanggap Darurat telah bersiap diri. Namun sejauh ini pihak berwenang belum menerima rekomendasi tertulis menyangkut status Sinabung. “Sampai saat ini kita masih bekerja pada level Siaga, untuk yang lebih tinggi belum, kita masih menunggu rekomendasi PVMBG,” ujar Koordinator Medai […]

expand_less