Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Pemilih Diberi Rp10 Ribu Hadir pada Pilkades

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


MADINA- Untuk merangsang agar seluruh masyarakat Desa Gunungtua Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hadir pada pemilihan kepala desa (Pilkades), panitia memberikan uang kepada seluruh pemilih yang memiliki hak suara.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Pilkades Gunungtua Lumban Pasir, Dahler Lubis SPd kepada METRO usai pelaksanaan pilkades, Kamis (16/12). Pemberian uang kepada pemilih ini upaya panitia dalam mewujudkan proses pilkades yang sukses dan demokrasi,” katanya.

Dahler menjelaskan, jumlah pemilih yang menerima uang sebanyak 914 orang. Hal itu untuk merangsang keinginan seluruh masyarakat agar hadir pada pilkades ke 2 di desa tersebut. “Dengan cara ini bisa membantu keinginan masyarakat untuk hadir dan mencoblos pada Pilkades,” tuturnya.

Disamping itu, lanjut Dahler, pemberian uang kepada pemilih adalah wajar karena pihaknya memahami kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini kurang mendukung. Tak hanya itu, pemberian dana itu sebagai pengganti aktivitas dan transport warga.

Sementera itu, Wakil Ketua DPRD Madina, Syarifuddin Ansyari Nasution diminta pendapatnya hal itu mengatakan, pemberian uang tersebut adalah upaya masyarakat untuk memeriahkan pilkades kedua di desa tersebut. “Tak ada kepentingan lain kecuali hanya untuk mendidik masyarakat supaya menjiwai arti demokrasi karena untuk mengikuti Pilkades ini, dan pengganti biaya transportasi,” tuturnya.

Disebutkan Dahler, dalam pilkades ini jumlah pemilih yang hadir sebanyak 726 orang dan calon yang mendaftar sebanyak 3 orang dengan hasil Kepala desa terpilih atau di posisi pertama yakni Zulham Riyad Nasution meraih suara sebanyak 351 suara, di posisi kedua Mahya abidin dengan perolehan suara sebanyak 248 suara, dan posisi terakhir Zainal syafar Nasution dengan perolehan suara sebanyak 108, sedangkan jumlah suara tak sah sebanyak 19.

Abdur rozak (48) seorang pemilih yang ditemui METRO membenarkan bahwa dia telah menerima uang sebesar Rp10 ribu usai mencoblos atau setelah keluar dari bilik suara dan di pintu keluar dia menerima uang sebesar Rp10 ribu.”Iya benar saya menerima uang Rp10 ribu setelah keluar dari bilik suara, tepatnya di jalan keluar disitulah panitia memberikan uang itu, saya katakan bahwa tak ada yang minta imbalan atas uang ini untuk memilih salah satu calon, dan awalnya saat pengumuman saya masih kurang percaya bahwa untuk hadir pemilih akan diberikan uang,” ujar Rozak.

Diungkapkannya, beberapa kali mengikuti Pilkades belum pernah disuguhi uang imbalan seperti ini. “Saya belum pernah diberikan uang hanya untuk mengikuti Pilkades saja, dan seluruh masyarakat senang dan ini betul-betul Pilkades yang merupakan pesta rakyat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa terpilih, Julham Riyad saat ditemui METRO menyebutkan, kemenangan dirinya adalah kemenangan masyarakat. Untuk itu, kepada seluruh masyarakat supaya bersama-sama membangun desa Gunungtua Lumban Pasir,” imbau julham.

Ketiga Calon Kepala Desa menyatakan tidak keberatan dengan dibagikan uang imbalan transportasi Rp 10 ribu kepada seluruh pemilih karena tak ada kaitan atau pengaruh dengan hasil pilkades. Seperti dikatakan Zainal Syafar calon dengan lambang nenas, kepada METRO dia mengatakan bahwa sebelumnya panitia telah mengumumkan bahwa seluruh pemilih memang diimbau untuk sama-sama hadir dalam Pilkades. “Soal pembagian uang kami tak keberatan karena itu sebelunya telah diumumkan oleh panitia pilkades,” katanya.

Ketiga Calon Kepala Desa menyatakan tidak keberatan dengan dibagikan uang imbalan transportasi Rp 10 ribu kepada seluruh pemilih karena tak ada kaitan atau pengaruh dengan hasil pilkades. Seperti dikatakan Zainal Syafar calon dengan lambang nenas, kepada METRO dia mengatakan bahwa sebelumnya panitia telah mengumumkan bahwa seluruh pemilih memang diimbau untuk sama-sama hadir dalam Pilkades. “Soal pembagian uang kami tak keberatan karena itu sebelunya telah diumumkan oleh panitia pilkades,” katanya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah, Syafei Lubis memimpin Tim Safarai Ramadan Pemkab Mandailing Natal ke Kecamatan Panyabungan Timur, Senin, (13/6). Bupati Dahlan Hasan Nasution tidak hadir, tetapi istrinya, Ika Desika terlihat hadir. Beberapa bulan belangan ini, bupati Madina jarang tampil di acara publik, selalu diwakili Sekda. Termasuk acara pisah sambut Kapolres. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban bupati […]

  • Berniatkah Timur reformasi Polri?

    Berniatkah Timur reformasi Polri?

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok Jawa Barat, merupakan lokasi yang mendapatkan pengawalan super ketat dari aparat kepolisian. Namun beberapa tahanan yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) ini bisa leluasa berplesiran meninggalkan rutan, seperti yang dilakukan oleh terdakwa mafia hukum, Gayus Halomoan Tambunan. Menurut sumber Waspada Online, hal ini tidak hanya dilakukan […]

  • Keberadaan 13 WNA di PT.SMGP Akan Didalami Pemkab Madina

    Keberadaan 13 WNA di PT.SMGP Akan Didalami Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal akan mendalami keberadaan 13 warga negara asing di PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT.SMGP). Pendalaman itu dilakukan untuk memastikan apakah ke 13 orang itu hanya melakukan kunjungan atau menjadi pekerja.    Kepala Dinas Disnakertrans Kabupaten Mandailing Natal, Syamsir Lubis kepada wartawan, Selasa (10/1)  menyebutkan dari laporan bulanan, tenaga kerja PT.SMGP serta […]

  • Ikaperta Kecam Premansime dalam Penanganan Kasus Mangrove

    Ikaperta Kecam Premansime dalam Penanganan Kasus Mangrove

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        NATAL (Mandailing Online) – Okatan Pemuda Pemudi Ranah Natal (Ikaperta) mengecam tindakan yang mengedepankan sikap ala premanisme dalam penuntasan kasus dugaan pengrusakan hutan mangrove di Natal, Madina. Pernyataan kecaman itu disampaikan Ketua Ikaperta, Ikhwan Ab kepada Mandailing Online via Whatsaap, Sabtu (23/11/2019) terkait pernyataan Eveline Sago yang diduga bernada ancaman yang viral di […]

  • Malaysia Punya Data Base Mualaf

    Malaysia Punya Data Base Mualaf

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR  –  Departemen Pembangunan Islam Malaysia (JAKIM) berencana meluncurkan e-Muallaf tahun depan. E-Muallaf ini merupakan data base mualaf di seluru Malaysia. “Tujuan memiliki data base ini adalah mendeteksi mualaf yang mengaku telah bersyahadat beberapa kali. Di luar itu, ada update informasi mualaf yang bisa diketahui,” kata  Wakil Direktur JAKIM , Datuk Razali Shahabudin seperti […]

  • Senin, Rapat Jadwal Pelantikan Bupati Madina dan Labusel

    Senin, Rapat Jadwal Pelantikan Bupati Madina dan Labusel

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan menggelar rapat persiapan pelantikan bupati Madina dan Labusel. Rapat diagendakan Senin (19/7/2021). Agenda rapat persiapan pelantikan itu berdasartkan surat Pemprovsu nomor 005/6849 tanggal 16 Juli 2021 tentang Undangan Rapat yang ditandatangani H. Afifi Lubis, SH, selaku Sekdaprov Sumut, ditujukan kepada Pj. Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) […]

expand_less