Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Pemilih Diberi Rp10 Ribu Hadir pada Pilkades

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


MADINA- Untuk merangsang agar seluruh masyarakat Desa Gunungtua Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hadir pada pemilihan kepala desa (Pilkades), panitia memberikan uang kepada seluruh pemilih yang memiliki hak suara.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Pilkades Gunungtua Lumban Pasir, Dahler Lubis SPd kepada METRO usai pelaksanaan pilkades, Kamis (16/12). Pemberian uang kepada pemilih ini upaya panitia dalam mewujudkan proses pilkades yang sukses dan demokrasi,” katanya.

Dahler menjelaskan, jumlah pemilih yang menerima uang sebanyak 914 orang. Hal itu untuk merangsang keinginan seluruh masyarakat agar hadir pada pilkades ke 2 di desa tersebut. “Dengan cara ini bisa membantu keinginan masyarakat untuk hadir dan mencoblos pada Pilkades,” tuturnya.

Disamping itu, lanjut Dahler, pemberian uang kepada pemilih adalah wajar karena pihaknya memahami kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini kurang mendukung. Tak hanya itu, pemberian dana itu sebagai pengganti aktivitas dan transport warga.

Sementera itu, Wakil Ketua DPRD Madina, Syarifuddin Ansyari Nasution diminta pendapatnya hal itu mengatakan, pemberian uang tersebut adalah upaya masyarakat untuk memeriahkan pilkades kedua di desa tersebut. “Tak ada kepentingan lain kecuali hanya untuk mendidik masyarakat supaya menjiwai arti demokrasi karena untuk mengikuti Pilkades ini, dan pengganti biaya transportasi,” tuturnya.

Disebutkan Dahler, dalam pilkades ini jumlah pemilih yang hadir sebanyak 726 orang dan calon yang mendaftar sebanyak 3 orang dengan hasil Kepala desa terpilih atau di posisi pertama yakni Zulham Riyad Nasution meraih suara sebanyak 351 suara, di posisi kedua Mahya abidin dengan perolehan suara sebanyak 248 suara, dan posisi terakhir Zainal syafar Nasution dengan perolehan suara sebanyak 108, sedangkan jumlah suara tak sah sebanyak 19.

Abdur rozak (48) seorang pemilih yang ditemui METRO membenarkan bahwa dia telah menerima uang sebesar Rp10 ribu usai mencoblos atau setelah keluar dari bilik suara dan di pintu keluar dia menerima uang sebesar Rp10 ribu.”Iya benar saya menerima uang Rp10 ribu setelah keluar dari bilik suara, tepatnya di jalan keluar disitulah panitia memberikan uang itu, saya katakan bahwa tak ada yang minta imbalan atas uang ini untuk memilih salah satu calon, dan awalnya saat pengumuman saya masih kurang percaya bahwa untuk hadir pemilih akan diberikan uang,” ujar Rozak.

Diungkapkannya, beberapa kali mengikuti Pilkades belum pernah disuguhi uang imbalan seperti ini. “Saya belum pernah diberikan uang hanya untuk mengikuti Pilkades saja, dan seluruh masyarakat senang dan ini betul-betul Pilkades yang merupakan pesta rakyat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa terpilih, Julham Riyad saat ditemui METRO menyebutkan, kemenangan dirinya adalah kemenangan masyarakat. Untuk itu, kepada seluruh masyarakat supaya bersama-sama membangun desa Gunungtua Lumban Pasir,” imbau julham.

Ketiga Calon Kepala Desa menyatakan tidak keberatan dengan dibagikan uang imbalan transportasi Rp 10 ribu kepada seluruh pemilih karena tak ada kaitan atau pengaruh dengan hasil pilkades. Seperti dikatakan Zainal Syafar calon dengan lambang nenas, kepada METRO dia mengatakan bahwa sebelumnya panitia telah mengumumkan bahwa seluruh pemilih memang diimbau untuk sama-sama hadir dalam Pilkades. “Soal pembagian uang kami tak keberatan karena itu sebelunya telah diumumkan oleh panitia pilkades,” katanya.

Ketiga Calon Kepala Desa menyatakan tidak keberatan dengan dibagikan uang imbalan transportasi Rp 10 ribu kepada seluruh pemilih karena tak ada kaitan atau pengaruh dengan hasil pilkades. Seperti dikatakan Zainal Syafar calon dengan lambang nenas, kepada METRO dia mengatakan bahwa sebelumnya panitia telah mengumumkan bahwa seluruh pemilih memang diimbau untuk sama-sama hadir dalam Pilkades. “Soal pembagian uang kami tak keberatan karena itu sebelunya telah diumumkan oleh panitia pilkades,” katanya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Buka Festival Nasyid dan Qasidah

    Bupati Buka Festival Nasyid dan Qasidah

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Festival Nasyid dan Qasidah ke-19 di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Selasa (13/9/2022). Festival digelar selama 2 hari dari tanggal 13-14 September 2022. Sebanyak 305 peserta mengikuti festival nasyid dan qasidah tingkat Kabupaten Madina terdiri dari cabang rebana klasik 9 group Putra […]

  • Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

    Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG : Wakil Bupati Agam, Sumatera Barat, Umar, terdakwa dugaan penyelewengan dana pemeliharaan jalan rutin tahunan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Agam tahun 2008 dituntut 2 tahun penjara. Tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardi dan Quarta, secara bergantian di Pengadilan Negeri Padang, Selasa, perbuatan terdakwa, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PU Agam, diancam dengan […]

  • “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Adian Husaini PADA tanggal 24 Oktober 2013 lalu, saya bersyukur mendapatkan kesempatan berbicara dalam satu seminar tentang peradaban Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Seminar itu diadakan sebagai satu rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis ke-55 UMS. Bertindak sebagai keynote speaker adalah Prof. Malik Fadjar, mantan rektor UMS yang dikenal sebagai salah satu tokoh […]

  • Indonesia Tidak Siap Menyonsong Endemi?

    Indonesia Tidak Siap Menyonsong Endemi?

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh:  Ummu Umar Anggota Komunitas Madina Menulis Beberapa waktu lalu, pemerintah menyiapkan roadmap proses transisi dari pandemi ke endemi. Namun, peralihan status pandemi ke endemi tampaknya akan terganjal setelah terdapat kenaikan kasus positif Covid-19 bulan ini. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan setelah pada awal pekan kedua bulan ini 930 […]

  • Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

    Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Dua siswi terbaik dari SMA Negeri 1 Matauli Pandan berhasil meraih beasiswa untuk belajar di Jerman. Di Jerman, mereka akan mendapatkan pendalaman kemampuan bahasa Jerman, serta tukar menukar budaya. "Dari hasil seleksi yang dilaksanakan koordinator PASCH-Goethe Institute Jerman, Ekadewi Indrawijaya, tanggal 30-31 Maret 2015 lalu, dari 20 siswa peserta seleksi sertifikat A-2 se […]

  • Mantan Sekjen DPP IKANAS Ungkap Sosok Saipullah

    Mantan Sekjen DPP IKANAS Ungkap Sosok Saipullah

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Dohot Anakboruna tahun 2010-2019, H. Muhammad Syurbainy Nasution mengungkap sosok calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, SH, MM. Menurut Syurbainy, Saipullah adalah seorang yang memiliki tipe low profile atau cenderung lebih tenang, tidak terlalu eksentrik, dan tidak […]

expand_less