Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Tersangka Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
  • print Cetak
Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

TAMBANGAN (Mandailing Online) : Tersangka pelaku penikaman terhadap dua bocah di Desa Simangambat Tambangan, ditengarai mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja.

Kepala Desa Simangambat  Tambangan, Asrin menjawab wartawan, Rabu (18/11) menyatakan tersangka Syahril diduga stres karena sudah lama mengkonsumsi narkoba jenis ganja.

“Sebab setahu kita, beberapa tahun lalu, kondisi tersangka masih sehat. Mungkin inilah salah satu efek bagi seseorang yang sudah lama mengkonsumi narkoba jenis ganja,” ujarnya.

Dikatakannya, tersangka mengalami stres atau semacam gangguang jiwa sudah satu tahun belakangan ini. Siapapun masyarakatnya di desa ini, dulunya tahu kalau tersangka adalah pemakai narkoba jenis ganja. Mungkin karena  lamanya mengkonsumsi ganja ini, tersangka seperti  mengalami gangguan jiwa.

“Selama satu tahun terakhir ini, memang perangai tersangka lain dari pada yang lain. Jangankan masyarakat, keluarga dekatnya saja sudah takut dengan tersangka. Sebab, di rumahnya tersangka ini sering membuat onar, bahkan pernah mau membakar rumah. Jadi orangtaunya pun sudah kewalahan menasehati atau menangani anaknya ini,” ucapnya.

Diakuinya, perederan ganja di daerahnya memang tergolong marak, sebab Desa Simangambat Tambangan Kecamatan Tambangan sangat dekat dengan lokasi penemuan puluhan hektar ganja di perbukitan Tor Sihite, Panyabungan Timur. Jadi tidak mengherankan kawasan ini selalu dijadikan transit atau jalan keluar bagi mereka pengedar ganja untuk memasarkannya di luar daerah.

Sedangkan kondisi masyarakat pasca peristiwa penikaman 2 bocah di desa itu, sampai hari ini masih dicekam rasa ketakutan, terutama anak-anak usia sekolah dasar.

Untuk diketahui, M.Yakup alias Dede (6) warga Desa Tambangan Simangambat Kecamatan Tambangan ditemukan warga sudah meninggal dunia akibat kena bacok, Minggu sore (15/11) tak jauh dari perkampungan itu. Sedangkan temannya bernama Mairajo Matondang alias Dava (7) warga desa yang sama ditemukan tak jauh dari lokasi Yakup dalam kondisi kritis.

Keduanya diduga dibacok oleh tersangka Syahril alias Wawa (25), warga setempat yang ditengarai mengalami ganguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Terima Sertifikat Bebas Frambusia

    Madina Terima Sertifikat Bebas Frambusia

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    Lombok Tengah (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menerima sertifikat Kabupaten/Kota Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan. Penerimaan sertifikat tersebut dilakukan di sela-sela peringatan Hari Malaria Sedunia di Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (31/5). Wakil Bupati Atika yang dihubungi Rabu (1/6) membenarkan penerimaan […]

  • Mencegah Upaya Sekularisasi Pancasila

    Mencegah Upaya Sekularisasi Pancasila

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh: KH. Ma’ruf Amin   Maklumat ke-Indonesia-an yang digagas oleh sejumlah orang dalam simposium nasional di Fisip UI yang lalu, dengan tema Restorasi Pancasila, sebelum Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, dan dibacakan oleh Todung Mulya Lubis dalam Peringatan Hari Lahirnya Pancasila menarik untuk dicermati. Inti dari maklumat tersebut adalah penegasan, bahwa Pancasila bukanlah agama, […]

  • Menyoroti Perlindungan Keamanan Hakiki Negara atas Warga Negara

    Menyoroti Perlindungan Keamanan Hakiki Negara atas Warga Negara

    • calendar_month Jumat, 1 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal   Penemuan jenazah terjadi di penghujung tahun 2020. Sesosok mayat pria ditemukan terapung di bawah steker tangkahan Ikan Beringin di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Sumatera Utara senin (21/12) pagi. Korban diduga meninggal karena sakit dan tidak memiliki tempat tinggal di Sibolga (antarasumut, […]

  • Proyek Tak Selesai Tahun 2013 Didominasi Proyek Jalan

    Proyek Tak Selesai Tahun 2013 Didominasi Proyek Jalan

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika di kampung anda di kawasan Mandailing Natal (Madina) ada proyek yang tidak selesai dikerjakan pada Desember 2013 lalu, jangan terkejut. Itu karena kontraktornya tak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal waktu. Proyek-proyek yang tidak siap itu sudah diputuskontrak oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina. “Diputus kontrak karena pihak kontraktor tidak […]

  • GITA DAN TWO STATES SOLUTION UNTUK GAZA ADALAH BELENGGU DAN DOSA BESAR

    GITA DAN TWO STATES SOLUTION UNTUK GAZA ADALAH BELENGGU DAN DOSA BESAR

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Srg, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Kondisi di Gaza masih terus menyita perhatian dunia. Desakan masyarakat global terus memberikan tekanan kepada para pemimpin negara, baik di Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika untuk menunjukkan aksi nyata bagi Gaza. Bahkan, isu Gaza juga menentukan rating politisi di beberapa negara. Salah satu langkah yang ditempuh dalam menyahuti […]

  • Kontes legislatif makan korban?

    Kontes legislatif makan korban?

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemilu legislatif 2014 masih 3,5 tahun lagi. Namun, bagi warga negara memiliki kepedulian dan keinginan untuk mengabdi sebagai anggota legislatif, bukanlah waktu yang panjang. Untuk mengikuti kontes legislatif diperlukan kesiapan yang memadai, baik materi maupun mental. Selama ini paradigma yang berkembang mengikuti pencalonan anggota legislatif membutuhkan biaya besar dan itu pun belum menjamin […]

expand_less