Selasa, 28 Jul 2026
light_mode

Honor Kepdes di Madina Kemana? Sejak Januari Hingga Juni Belum Dicairkan Pemkab

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Jun 2016
  • print Cetak
Sejumlah kepala desa di halaman Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina

Sejumlah kepala desa di halaman Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Sejak Januari hingga Juni 2016, honor para kepala desa dan aparat desa se Kabupaten Mandailing Natal entah dimana rimbanya.

Pasalnya, selama rentang 6 bulan itu, para para kepala desa dan aparat desa belum menerima walau 1 rupiah. Lalu, kemana uang itu diperam?

Fakta ini terungkap ketika puluhan kepala desa mendatangi kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Senin (27/6) mempertanyakan honor mereka yang belum dicairkan sejak bulan Januari hingga Juni 2016.

“Honor itukan hak kami, kenapa sampai 6 bulan belum dibayarkan,” ujar salah seorang kepala desa kepada wartawan begitu tiba di kantor bupati.

Para kepala desa tersebut sebagian menemui Sekretaris Daerah Madina, Drs.Syafei Lubis. Tetapi, Syafei tak mampu memberikan jawaban kepastian kapan cairnya gaji itu. Lalu, mereka disuruh ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) yang membidanginya.

“Ketika kami ke Sekda kami disuruh ke Tapem. Tetapi, sampai di sini (Tapem) kami juga belum menerima jawaban yang jelas, katanya menunggu stafnya belum hadir,” ujar kepala desa.

“Padahal tuntutan kami ini honor kepala desa beserta perangkatnya, apalagi saat seperti ini kebutuhan makin tinggi. Kami harapkan kepada bupati agar bisa mencairkan honor sebelum lebaran” ujar kepala desa.

Bahkan seorang kepala desa mengatakan, mereka menjadi khwatir jika dalam dua hari tidak cair, sebab akan menunggu lama lagi mengingat pada tanggal 30 Juni ada acara pelantikan bupati Madina di Medan.

 “Tentu makin lamalah itu. Alamak, makin  tak jelas pemkab ini sekarang, ah,” keluh seorang kepala desa.

Sebab, menurutnya, jika para pejabat pergi ke Medan menghadiri pelantikan, tentu akan menghambat proses pencairan gaji kepala desa.

Sementara itu, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina soal belum cairnya gaji para kepala desa ini.

Salah seorang staf di Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina, Junaidi menjawab wartawan mengatakan bahwa gaji para kepala desa belum bisa dicairkan jika kepala desa belum menyelesaikan seluruh administrasinya. Tak dijelaskan sudah berapa persen dari total jumlah desa yang telah menyelesaikan administrasi?

Para kepala desa yang dikonfirmasi ulang mengatakan bahwa mereka justru telah lama menyelesaikan administrasi. Pencairan justru yang lambat.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Obat-obatan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat luas saat ini. Tapi beberapa saat yang lalu, ada berita mengejutkan yang menyebutkan bahwa beberapa obat ternyata mengandung babi dan tidak halal. Berita ini sontak membuat bingung dan meresahkan masyarakat. Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi membenarkan bahwa ada beberapa obat yang mengandung minyak babi. Tapi, dia juga menjelaskan jika […]

  • Demo, Mahasiswa UGN Pertanyakan Status Lahan

    Demo, Mahasiswa UGN Pertanyakan Status Lahan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Rupanya, selain menuntut kejelasan tentang status kampus UGN yang belum kunjung menjadi PTN, puluhan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di kampus I Jalan Sutomo juga mempertanyakan persoalan lahan milik kampus mereka yang berada di daerah Simarsayang. Hendra Ibrahim Siregar, selaku kordinator aksi, saat diterima pihak Yayasan bersama dengan puluhan mahasiswa lainnya, di […]

  • Inilah Pria Diduga Menganiaya Loper Harian Tribun-Medan

    Inilah Pria Diduga Menganiaya Loper Harian Tribun-Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SUNGGAL – Roni, pelaku pemerasan dan penganiayaan loper koran Tribun-Medan sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Sunggal Medan. Roni diduga memalak dan menganiaya loper koran Tribun-Medan, Dapot Panjaitan. Ia menyundut pipi korban dengan api rokok.(*) Sumber : Tribun medan

  • Draf Sempat Diperbaiki, Keppres Pemakzulan Bupati Karo Belum Terbit

    Draf Sempat Diperbaiki, Keppres Pemakzulan Bupati Karo Belum Terbit

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga kemarin (21/5), pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum juga menerima Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengesahan pemakzulan Bupati Karo, Kena Ukur 'Karo Jambi' Surbakti. Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Didik Suprayitno menyatakan, meski kemendagri belum menerimanya, tidak lantas dikatakan bahwa Keppres belum terbit. "Bisa saja masih di istana. Kita tunggu […]

  • Sulit Atasi Hama Tikus pada Padi, Dosen IPB Bagikan Solusinya

    Sulit Atasi Hama Tikus pada Padi, Dosen IPB Bagikan Solusinya

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Hama tikus saat ini masih menjadi ancaman bagi pertanian, khusunya padi. Untuk mengatasinya, telah dilakukan berbagai upaya pengendalian terpadu yang dianggap cocok agar bisa menekan kerugian. Dosen IPB University dari Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Swastiko Priyambodo mengatakan, relief Candi Borobudur menunjukkan bahwa tikus sejak dulu telah menjadi hama padi sejak dulu. Sampai dengan saat […]

  • Desa Sido Makmur Beri Penghargaan 27 Tokoh Transmigrasi

    Desa Sido Makmur Beri Penghargaan 27 Tokoh Transmigrasi

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Warga Desa Sido Makmur Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memberikan penghargaan kepada 27 tokoh-tokoh transmigrasi dan warga yang berjasa dalam membangun di desa tersebut. Demikian disampikan Kepala Desa Sido Makmur, Sudarno kepada wartawan, Selasa (23/4/2013) usai memberikan penghargaan. Salah satu yang mendapat penghargaan adalah Abu Hanifah yang berjasa dalam membina […]

expand_less