Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Plt Gubernur Ajukan Tiga Calon Sekda Sumut yang Baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN:

Penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut yang telah diajukan sebelumnya yaitu Syafaruddin, Aspan Batubara, dan Syaiful Safri terpaksa tertunda karena tidak bisa diterima sepenuhnya oleh Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho.

Bahkan,sudah masuk usulan tiga nama baru calon Sekda Sumut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),masing-masing Kepala Inspektorat Sumut Nurdin Lubis, Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Mangasing Mungkur dan Kepala Badan Promosi Investasi Salman Ginting yang diajukan Plt Gubsu.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi A DPRD Sumut Ahmad Ikhyar Hasibuan dan Bendahara Fraksi PAN Muslim Simbolon kepada wartawan di Medan seusai berkunjung ke Kemendagri di Gedung DPRD Sumut, Medan, Senin 4 Juli 2011.

Sekjen Kemendagri Diah Angraeni ketika dikonfirmasi mengakui kalau sangat memungkinkan Plt Gubsu mengajukan kembali tiga usulan nama baru untuk Sekda Sumut.

Namun, dia menolak untuk memberikan keterangan lebih jauh terkait usulan nama baru tersebut dengan alasan baru pulang tugas dari luar kota. “Sangat memungkinkan. Nanti dulu lah ya, saya baru pulang dari Semarang. Ini sedang rapat,” kata Diah. KepalaPusatPenerangan(Kapuspen) Kemendagri Reydonnyzar Moenektidak membantah dan tidak pula mengiyakan ketika ditanya soal masuknya tiga usulan nama baru yang saat inisedangdiproses.

Menurutdia, Kemendagri belum bisa menjelaskan terkait hal tersebut karena masih berproses.“Masih berproses dan belum bisa dijelaskan. Kita tunggu waktunya nanti,” kata Donny, sapaan akrab Reydonnyzar Moenek itu. Ahmad Ikhyar menambahkan, pengajuan paket baru calon sekda tersebut telah memunculkan beragam pendapat dan spekulasi terkait pro-kontra yang mendukung paket pertama dan mendukung paket baru.

Karena itu,Mendagri diharapkan dapat bersikap arif dan bijaksana untuk segera menetapkan Sekda Sumut defenitif. Dengan demikian, masalah kepegawaian di daerah dapat segera diakhiri. Ikhyar mengaku tidak ingin berspekulasi dengan berpihak kepada salah satu paket yang diajukan, baik oleh Syamsul Arifin maupun Gatot Pudjo Nugroho. Namun, dia memastikan kalau kejadian itu merupakan gambaran betapa amburadulnya manajemen Pemprov Sumut.

Dia juga menegaskan agar Mendagri tidak terjebak lagi kepada kondisi yang tidak menguntungkan itu. Mendagri juga sebaiknya dapat menerima paket- paketcalonsekdadanmengambil keputusan yang terbaik bagi Sumut.Hal itu demi keberlangsungan pembangunan,termasuk pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubsu, pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) TA 2011,dan agar RAPBD TA 2012 tidak sampai terkatung-katung.

“Kita ingatkan Mendagri dapat menilai dan menerima kedua paket tersebut dengan memilih satu calon terbaik,”kata Ikhyar. Sementara itu Muslim Simbolon mengaku sangat terkejut mengetahui Gatot telah mengajukan tiga nama calon Sekda Provsuke Kemendagri.Katanya, tindakan Gatot tersebut jelasjelas berpotensi merusak aturan birokrasi di Sumut.

Sebab, tiga nama yang diajukan Syamsul Arifin sebelumnya tidak boleh serta merta dibatalkan karena sudah melalui mekanisme birokrasi yang berlaku. “Masak keputusan seorang Gubsu dibatalkan seorang Wagub yang kini kebetulan diberi kepercayaan menjadi Plt. Kalau ini benar, Gatot jelas sudah salah dan telah melanggar aturan birokrasi,”tegas Muslim.

Menurut dia, seharusnya Gatot tidak lagi mengajukan tiga nama baru.Melainkan, mendesak Kemendagri untuk segera menetapkan nama Sekda Sumut defenitif agar pembangunan di Sumut tidak stagnan seperti sekarang. Muslim juga menegaskan, nama calon Sekda Sumut yang kini sudah di Tim Penentu Akhir (TPA) hanya bisa batal jika Kemendagri membatalkannya melalui surat pemberitahuan resmi ke Pemprov Sumut.

Setelah itu, Pemprov Sumut bisa melakukan proses dari awal untuk mengajukan kembali tiga nama ke Kemendagri. Sementara Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho yang sebelumnya dikonfirmasi terus menolak mengomentari pengajuan calon sekda. Dia hanya mengatakan dirinya menyerahkan persoalan tersebut pada waktu yang berjalan. “Benar atau tidak pada saatnya itu akan ketahuan,” katanya.(si)
Sumber :eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 1 dari 4 Tulisan) Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Semua orang punya ayah. Semua mungkin dapat pesan spesial. H. Ivan Iskandar Batubara dapat pesan untuk ikut mengurus Madina. Tak boleh ditawar. Inilah spirit besar yang tak terbendung. Saat ini, nama salah satu Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini makin santer disebut-sebut. […]

  • Bupati Madina Membaur Dengan Warga

    Bupati Madina Membaur Dengan Warga

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution membaur dengan warga ketika melakukan kunjungan ke kawasan Desa Aek Mata Kecamatan Panyabungan. Kunjungan itu dalam rangka meninjau kondisi penduduk di kawasan desa yang belum memiliki infrastruktur jalan yang memadai itu.

  • Diizinkan Berjilbab, Polwan: Alhamdulillah

    Diizinkan Berjilbab, Polwan: Alhamdulillah

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BOGOR – Para polisi wanita beragama Islam, bersyukur diizinkan mengenakan jilbab. Salah satunya anggota Kepolisian Resor Kota Bogor, AKP Yuni Astuti. Yuni menyambut baik pernyataan Kapolri Jenderal Pol Sutarman yang mengizinkan polwan menutup auratnya. “Alhamdulillah, saya bersyukur atas hal itu,” kata Kasubag Sarana Prasarana itu. Ia memutuskan berjilbab sepulangnya menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. […]

  • BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 2-selesai)

    BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 2-selesai)

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum LANGKAH KEDUA: Kuasai Pasar Kecil Dulu Jangan langsung berpikir minimarket besar. Justru lebih strategis mengisi pasar paling realistis, yaitu: • warung kopi, • kantin sekolah, • loket travel, • kios bensin, • meja kasir toko kecil. Dan inilah teknik paling penting, “mainkan” sistem titip jual, konsinyasi – laku barang baru bayar. […]

  • Format Pusi Demo di Kejaksaan Cabang Sibuhuan

    Format Pusi Demo di Kejaksaan Cabang Sibuhuan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Usut Tuntas Pemalsuan Dokumen Honorer K-II   PALAS – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Birokrasi (Format Pusi) Kabupaten Palas melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri Padangsidimpian cabang Sibuhuan, tepatnya di Jalan Kihajar Dewantara Padang Luar Sibuhuan, Selasa (19/5). Saat itu, pengunjuk rasa meminta kejaksaan mengusut tuntas dugaan adanya permainan […]

  • Pilkada DKI bisa jadi acuan Sumut

    Pilkada DKI bisa jadi acuan Sumut

    • calendar_month Minggu, 15 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Rabu (11/7) yang berlangsung aman, lancar dan tertib diparesiasi berbagai pihak. Salah satunya datang dari analis politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Ansor Siregar. Menurutnya, pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta tergolong pilkada yang sukses di tanah air. Gugatan yang diajukan tentang pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta […]

expand_less