Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Plt Gubernur Ajukan Tiga Calon Sekda Sumut yang Baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN:

Penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut yang telah diajukan sebelumnya yaitu Syafaruddin, Aspan Batubara, dan Syaiful Safri terpaksa tertunda karena tidak bisa diterima sepenuhnya oleh Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho.

Bahkan,sudah masuk usulan tiga nama baru calon Sekda Sumut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),masing-masing Kepala Inspektorat Sumut Nurdin Lubis, Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Mangasing Mungkur dan Kepala Badan Promosi Investasi Salman Ginting yang diajukan Plt Gubsu.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi A DPRD Sumut Ahmad Ikhyar Hasibuan dan Bendahara Fraksi PAN Muslim Simbolon kepada wartawan di Medan seusai berkunjung ke Kemendagri di Gedung DPRD Sumut, Medan, Senin 4 Juli 2011.

Sekjen Kemendagri Diah Angraeni ketika dikonfirmasi mengakui kalau sangat memungkinkan Plt Gubsu mengajukan kembali tiga usulan nama baru untuk Sekda Sumut.

Namun, dia menolak untuk memberikan keterangan lebih jauh terkait usulan nama baru tersebut dengan alasan baru pulang tugas dari luar kota. “Sangat memungkinkan. Nanti dulu lah ya, saya baru pulang dari Semarang. Ini sedang rapat,” kata Diah. KepalaPusatPenerangan(Kapuspen) Kemendagri Reydonnyzar Moenektidak membantah dan tidak pula mengiyakan ketika ditanya soal masuknya tiga usulan nama baru yang saat inisedangdiproses.

Menurutdia, Kemendagri belum bisa menjelaskan terkait hal tersebut karena masih berproses.“Masih berproses dan belum bisa dijelaskan. Kita tunggu waktunya nanti,” kata Donny, sapaan akrab Reydonnyzar Moenek itu. Ahmad Ikhyar menambahkan, pengajuan paket baru calon sekda tersebut telah memunculkan beragam pendapat dan spekulasi terkait pro-kontra yang mendukung paket pertama dan mendukung paket baru.

Karena itu,Mendagri diharapkan dapat bersikap arif dan bijaksana untuk segera menetapkan Sekda Sumut defenitif. Dengan demikian, masalah kepegawaian di daerah dapat segera diakhiri. Ikhyar mengaku tidak ingin berspekulasi dengan berpihak kepada salah satu paket yang diajukan, baik oleh Syamsul Arifin maupun Gatot Pudjo Nugroho. Namun, dia memastikan kalau kejadian itu merupakan gambaran betapa amburadulnya manajemen Pemprov Sumut.

Dia juga menegaskan agar Mendagri tidak terjebak lagi kepada kondisi yang tidak menguntungkan itu. Mendagri juga sebaiknya dapat menerima paket- paketcalonsekdadanmengambil keputusan yang terbaik bagi Sumut.Hal itu demi keberlangsungan pembangunan,termasuk pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubsu, pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) TA 2011,dan agar RAPBD TA 2012 tidak sampai terkatung-katung.

“Kita ingatkan Mendagri dapat menilai dan menerima kedua paket tersebut dengan memilih satu calon terbaik,”kata Ikhyar. Sementara itu Muslim Simbolon mengaku sangat terkejut mengetahui Gatot telah mengajukan tiga nama calon Sekda Provsuke Kemendagri.Katanya, tindakan Gatot tersebut jelasjelas berpotensi merusak aturan birokrasi di Sumut.

Sebab, tiga nama yang diajukan Syamsul Arifin sebelumnya tidak boleh serta merta dibatalkan karena sudah melalui mekanisme birokrasi yang berlaku. “Masak keputusan seorang Gubsu dibatalkan seorang Wagub yang kini kebetulan diberi kepercayaan menjadi Plt. Kalau ini benar, Gatot jelas sudah salah dan telah melanggar aturan birokrasi,”tegas Muslim.

Menurut dia, seharusnya Gatot tidak lagi mengajukan tiga nama baru.Melainkan, mendesak Kemendagri untuk segera menetapkan nama Sekda Sumut defenitif agar pembangunan di Sumut tidak stagnan seperti sekarang. Muslim juga menegaskan, nama calon Sekda Sumut yang kini sudah di Tim Penentu Akhir (TPA) hanya bisa batal jika Kemendagri membatalkannya melalui surat pemberitahuan resmi ke Pemprov Sumut.

Setelah itu, Pemprov Sumut bisa melakukan proses dari awal untuk mengajukan kembali tiga nama ke Kemendagri. Sementara Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho yang sebelumnya dikonfirmasi terus menolak mengomentari pengajuan calon sekda. Dia hanya mengatakan dirinya menyerahkan persoalan tersebut pada waktu yang berjalan. “Benar atau tidak pada saatnya itu akan ketahuan,” katanya.(si)
Sumber :eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdik Tunggu Juknis & Juklak

    Disdik Tunggu Juknis & Juklak

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Soal UN Bukan Penentu Kelulusan MADINA; Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih menunggu petunjuk dari Disdik Provinsi Sumatera Utara atas rencana Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang menyatakan bahwa nilai Ujian Nasional (UN) bukan satu-satunnya penentu kelulusan siswa peserta UN. “Kalau terkait rencana BSNP itu, kami belum tahu secara akurat dan masih sebatas […]

  • Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Pasar diharapkan dapat memfasilitasi para petani kopi didalam koperasi kopi. Pendirian badan koperasi ini selain melindungi para petani kopi dari permainan harga para tengkulak juga berpungsi untuk menampung hasil panen masyarakat Salah seorang penggiat kopi Ali Musa […]

  • Vaksinasi Covid-19 di Desa Pastap Julu Capai 75 %

    Vaksinasi Covid-19 di Desa Pastap Julu Capai 75 %

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, berhasil memvaksinasi 75 persen dari total populasi warganya di atas umur 15 tahun. Capaian itu tak lepas dari strategi kepala desa melakukan pendekatan pola edukatif  sehingga warga teryakinkan tentang sisi positif setelah divaksin. “Saya meminta dokter melakukan dialog dengan warga tentang vaksinasi,” ungkap Kepala […]

  • Satu Unit Rumah di Kampung Baru Ludes Terbakar

    Satu Unit Rumah di Kampung Baru Ludes Terbakar

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: satu unit rumah semi permanen di Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina ludes dilalap si jago merah siang ini 27/6. Pemilik rumah diketahui bernama Satjan Hutabarat. Kebakaran terjadi saat ru ah sedang ditinggal pemiliknya. Api dengan cepat menghanguskan seisi rumah. Kades Kampung Baru Antonius pada Mandailing Online mengatakan, kejadian sekitar Pukul 13:45 […]

  • Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pejabat di Pemkab Mandailing Natal (Madina) tidak perlu terlalu sering ke Jakarta untuk setorkan muka kepada Bupati Madina Hidayat Batubara yang saat ini menjadi tahanan KPK di rutan Guntur. “Pejabat Madina harus loyal kepada Madina, bukan loyal kepada individual. Terlalu seringnya pejabat Madina setor muka kepada Bupati Madina maka dikhawatirkan […]

  • Hakim Minta Bupati Madina Hadiri Sidang

    Hakim Minta Bupati Madina Hadiri Sidang

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution batal hadir di persidangan Pengadilan Negeri Medan, Senin (18/11/2019). Padahal bupati direncana akan memberikan kesaksian di persidangan, terkait kasus korupsi pembangunan Taman Raja Batu di Mandailing Natal (Madina). “Memang secara lisan hakim ada memerintahkan bupati dihadirkan. Tapi belum ada kabar sampai sekarang,” kata Tim jaksa […]

expand_less