Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Plt Gubernur Ajukan Tiga Calon Sekda Sumut yang Baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN:

Penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut yang telah diajukan sebelumnya yaitu Syafaruddin, Aspan Batubara, dan Syaiful Safri terpaksa tertunda karena tidak bisa diterima sepenuhnya oleh Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho.

Bahkan,sudah masuk usulan tiga nama baru calon Sekda Sumut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),masing-masing Kepala Inspektorat Sumut Nurdin Lubis, Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Mangasing Mungkur dan Kepala Badan Promosi Investasi Salman Ginting yang diajukan Plt Gubsu.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi A DPRD Sumut Ahmad Ikhyar Hasibuan dan Bendahara Fraksi PAN Muslim Simbolon kepada wartawan di Medan seusai berkunjung ke Kemendagri di Gedung DPRD Sumut, Medan, Senin 4 Juli 2011.

Sekjen Kemendagri Diah Angraeni ketika dikonfirmasi mengakui kalau sangat memungkinkan Plt Gubsu mengajukan kembali tiga usulan nama baru untuk Sekda Sumut.

Namun, dia menolak untuk memberikan keterangan lebih jauh terkait usulan nama baru tersebut dengan alasan baru pulang tugas dari luar kota. “Sangat memungkinkan. Nanti dulu lah ya, saya baru pulang dari Semarang. Ini sedang rapat,” kata Diah. KepalaPusatPenerangan(Kapuspen) Kemendagri Reydonnyzar Moenektidak membantah dan tidak pula mengiyakan ketika ditanya soal masuknya tiga usulan nama baru yang saat inisedangdiproses.

Menurutdia, Kemendagri belum bisa menjelaskan terkait hal tersebut karena masih berproses.“Masih berproses dan belum bisa dijelaskan. Kita tunggu waktunya nanti,” kata Donny, sapaan akrab Reydonnyzar Moenek itu. Ahmad Ikhyar menambahkan, pengajuan paket baru calon sekda tersebut telah memunculkan beragam pendapat dan spekulasi terkait pro-kontra yang mendukung paket pertama dan mendukung paket baru.

Karena itu,Mendagri diharapkan dapat bersikap arif dan bijaksana untuk segera menetapkan Sekda Sumut defenitif. Dengan demikian, masalah kepegawaian di daerah dapat segera diakhiri. Ikhyar mengaku tidak ingin berspekulasi dengan berpihak kepada salah satu paket yang diajukan, baik oleh Syamsul Arifin maupun Gatot Pudjo Nugroho. Namun, dia memastikan kalau kejadian itu merupakan gambaran betapa amburadulnya manajemen Pemprov Sumut.

Dia juga menegaskan agar Mendagri tidak terjebak lagi kepada kondisi yang tidak menguntungkan itu. Mendagri juga sebaiknya dapat menerima paket- paketcalonsekdadanmengambil keputusan yang terbaik bagi Sumut.Hal itu demi keberlangsungan pembangunan,termasuk pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubsu, pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) TA 2011,dan agar RAPBD TA 2012 tidak sampai terkatung-katung.

“Kita ingatkan Mendagri dapat menilai dan menerima kedua paket tersebut dengan memilih satu calon terbaik,”kata Ikhyar. Sementara itu Muslim Simbolon mengaku sangat terkejut mengetahui Gatot telah mengajukan tiga nama calon Sekda Provsuke Kemendagri.Katanya, tindakan Gatot tersebut jelasjelas berpotensi merusak aturan birokrasi di Sumut.

Sebab, tiga nama yang diajukan Syamsul Arifin sebelumnya tidak boleh serta merta dibatalkan karena sudah melalui mekanisme birokrasi yang berlaku. “Masak keputusan seorang Gubsu dibatalkan seorang Wagub yang kini kebetulan diberi kepercayaan menjadi Plt. Kalau ini benar, Gatot jelas sudah salah dan telah melanggar aturan birokrasi,”tegas Muslim.

Menurut dia, seharusnya Gatot tidak lagi mengajukan tiga nama baru.Melainkan, mendesak Kemendagri untuk segera menetapkan nama Sekda Sumut defenitif agar pembangunan di Sumut tidak stagnan seperti sekarang. Muslim juga menegaskan, nama calon Sekda Sumut yang kini sudah di Tim Penentu Akhir (TPA) hanya bisa batal jika Kemendagri membatalkannya melalui surat pemberitahuan resmi ke Pemprov Sumut.

Setelah itu, Pemprov Sumut bisa melakukan proses dari awal untuk mengajukan kembali tiga nama ke Kemendagri. Sementara Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho yang sebelumnya dikonfirmasi terus menolak mengomentari pengajuan calon sekda. Dia hanya mengatakan dirinya menyerahkan persoalan tersebut pada waktu yang berjalan. “Benar atau tidak pada saatnya itu akan ketahuan,” katanya.(si)
Sumber :eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tol Kuala Namu belum akan beres tahun ini

    Tol Kuala Namu belum akan beres tahun ini

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah mulai membangun jalan tol Medan-Kuala Namu sejak September tahun lalu. Ditargetkan tol ini akan rampung akhir 2014. Namun, Direktur Jendral Bina Marga, Djoko Murjanto, ragu target itu akan tercapai. “Sepertinya tidak akan selesai tahun ini, kami masih terkendala permasalahan tanah,” kata Djoko, akhir pekan. Djoko mengungkapkan, pembangunan yang merupakan Viability Gap Fund […]

  • Meriah, Resepsi Pernikahan Ustadz Solmed-April Jasmin

    Meriah, Resepsi Pernikahan Ustadz Solmed-April Jasmin

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nuansa merah dan emas mendominasi ruangan resepsi pernikahan Shaleh Mahmud atau akrab disapa Ustadz Solmed dan April Jasmin di sebuah mesjid di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Ahad kemarin. Pasangan yang sebelumnya telah melakukan ijab kabul pada 11 November 2011 itu nampak serasi berbalut busana khas Tapanuli Selatan. Kemegahan sangat terasa di setiap hal dalam resepsi […]

  • BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis melaporan, pada semester II tahun 2014 lembaganya menemukan sebanyak 7.950 kasus yang di dalamnya terdapat 7.789 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp40,55 triliun dan 2.482 masalah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI). Dari masalah ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 3.292 masalah berdampak pada pemulihan keuangan negara/daerah/perusahaan […]

  • Kepdes Mompang Julu Mundur

    Kepdes Mompang Julu Mundur

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Hendri Hasibuan akhirnya mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal. Surat pengunduran diri itu dibacakan Camat Panyabungan Utara, Ridho Fahlevi Senin malam (29/6/2020) di masjid Riyadus Solihin disaksikan ratusan warga yang memenuhi ruangan hingga halaman masjid. Sejumlah unsur Muspika Panyabungan Utara hadir […]

  • Wabup Atika: Senam untuk Kesegaran Fisik dan Pikiran

    Wabup Atika: Senam untuk Kesegaran Fisik dan Pikiran

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan kegiatan senam bersama yang dilaksanakan setiap Jumat di lapangan kantor Bupati Lama, Kelurahan Dalan Lidang, baik untuk kesegaran fisik dan pikiran. “Program senam bersama ini merupakan salah satu platform dalam penyegaran fisik dan pikiran,” kata Atika kepada wartawan usai mengikuti senam, […]

  • Sorikmas Mining Menunggu IPPKH

    Sorikmas Mining Menunggu IPPKH

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Sorikmas Mining saat ini masih menunggu Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari pemerintah Indonesia. Jika izin ini keluar, maka perusahaan tambang emas di Mandailing Natal itu akan memasuki tahapan konstruksi yang akan menyedot tenaga kerja sekitar dua ribuan orang. “Kalau saat ini kami sama sekali belum diizinkan melakukan kegiatan […]

expand_less