Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

LKPJ Bupati Madina dan Proyek Dinas Kesehatan – Guru Makan Berdiri, Murid Makan Berlari

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
  • print Cetak
bos menghardik anak buah grafis

bos menghardik anak buah grafis

Catatan : Dahlan Batubara

Pemimpin Redaksi Mandailing Online

Dahlan Hasan Nasution dilantik lagi hari ini menjadi bupati Mandailing Natal. Pelantikan ini merupakan amanat konstitusi atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian proses pemilihan kepala daerah alias pilkada lalu, dimana Dahlan Hasan Nasution yang berstatus incumbent atau patahana memenangi pilkada itu.

Pelantikan ini sebagai amanah konstitusi  atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian proses pemilihan kepala daerah alias pilkada lalu, sebagaimana proses pembahasan LKPJ Bupati Madina TA 2015 (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) juga merupakan amanah  konstitusi  atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian pertanggungjawaban bupati kepada rakyat melalui wakil rakyat di legislatif.

Tetapi, amanah undang-undang untuk menyampaikan draf LKPJ bupati ke DPRD Madina hingga kini tak kunjung terjadi. Padahal, di Senin 30 Juni 2016 itu para anggota DPRD di rapat paripurna LKPJ itu sudah bagai “patung setia” menunggu bupati membawa laporan LKPJ-nya, tetapi tak kunjung datang hingga hari ini, Kamis (30/6/2016).

Belum tuntas persolan LKPJ tahunan ini, muncul lagi LKPJ akhir masa jabatan (sekali lima tahun) yang juga belum diajukan ke DPRD hingga hari ini Kamis (30/6/2016) atau hari “bupati dilantik lagi menjadi bupati”.

Apakah pelantikan bupati etis dilakukan sementara LKPJ masa akhir jabatan belum dilakukan? Mari bertanya. Apakah jika bupati tak menyampaikan LKPJ itu berarti mengangkangi konstitusi, undang-undang atau peraturan pemerintah? Mari juga bertanya. Apakah bupati tidak menghormati atau tidak menghargai lembaga legislatif sebagai representasi rakyat? Pun ini mari bertanya.

Belum selesai hilir mudik berita LKPJ di media massa, muncul pula berita pengalihan lokasi proyek rehab puskesmas pembantu dari Desa Pastab Julu ke Desa Pastab Jae. Proyek itu milik Dinas Kesehatan Madina.

“Kita tidak tahu apa payung hukum yang dipergunakan oleh Kadis Kesehatan untuk memindahkan proyek tersebut, padahal di dalam Buku APBD yang disahkan jelas-jelas untuk desa Pastab Julu,” kata anggota Komisi IV DPRD Mandailing Natal, As Imran Khaitamy Daulay pekan lalu.

APBD TA 2016 adalah berbentuk peraturan daerah. Setiap angka, setiap nama, setiap lokasi kegiatan sudah dipayungi oleh peraturan daerah, sehingga setiap terjadi perubahan maka akan mengangkangi isi peraturan daerah.

Apabila kelak terbukti proyek itu dialihkan ke desa lain, maka Dinas Kesehatan Madina telah mengangkangi peraturan daerah. Mengapa pengangkangan terhadap APBD itu terjadi? Soal ini mari juga kita bertanya.

Atau apakah ini suatu gejala “contoh dari atasan ditiru bawahan” itu telah diadopsi para birokrat di Madina sebagaimana yang berlaku di dalam kasus pengalihan lokasi proyek itu? Ayo mari kita bertanya.

Jika bupati tak terlalu memikirkan mengajukan LKPJ TA 2015 dan LKPJ akhir masa jabatan ke DPRD Madina, maka Dinas Kesehatan juga tentu sah-sah saja meniriu “si bos” : tak mengindahkan konstitusi, undang-undang atau peraturan, meski itu perda yang terlanggar. Seperti ungkapan yang terkenal itu : “guru makan berdiri, murid makan berlari“? Saya tak menyebut “guru kencing berdiri, murid kencing berlari” karena terlalu vulgar, karena ini lagi bulan puasa.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Bentrok Karnaval Budaya HUT ke 78 RI di Madina Minta Panitia Tanggung Jawab

    Korban Bentrok Karnaval Budaya HUT ke 78 RI di Madina Minta Panitia Tanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Photo ( istimewa ) PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Peristiwa bentrokan dua kelompok pemuda saat pelaksanaan karnaval budaya dalam memperingati HUT ke 78 RI di Mandailing Natal ( Madina ) Rabu 16/8/2023 membuat 5 orang warga Pidoli jadi korban. Korban minta Panitia tanggung jawab. Ke 5 orang itu adalah M Bakhtiar Pulungan (18) mengalami tusukan sejam, […]

  • Relawan Desa Sinunukan I dan II Siapkan Strategi Menangkan Paslon 1 pada Pilkada Madina

    Relawan Desa Sinunukan I dan II Siapkan Strategi Menangkan Paslon 1 pada Pilkada Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Sinunukan ( Mandailing Online ): 3 pekan jelang pencoblosan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Calon Bupati dan Wakil Bupati mulai mempertajam strategi pemenangnan. Di Kecamatan Sinunukan, relawan desa Sinunukan I dan Sinunukan II melakukan deklarasi untuk memenangkan paslon nomor urut 1 yang memiliki jargon  “On Ma” H Harun Mustafa Nasution […]

  • Saparuddin Haji : Ingin Perubahan Madina Lebih Baik, Pilihannya Harus-Ichwan

    Saparuddin Haji : Ingin Perubahan Madina Lebih Baik, Pilihannya Harus-Ichwan

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online): “Kabupaten Mandailing Natal membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki mentalitas membangun dan mensejahteraan masyarakat lewat berbagai program peningkatan perekonomi. Saya melihat strategi ini sda ditangan pasangan calon bupati dan wakil bupati nonor 1 Harun-Ichwan,” kata Saparuddin Haji ( Akong ). Menurut mantan Ketua Kadin Madina itu, mentalitas pembangunan yang baik dapat ditandai dengan […]

  • Bupati Madina Ajukan RAPBD Tahun 2011 Sebesar Rp574,15 Miliar

    Bupati Madina Ajukan RAPBD Tahun 2011 Sebesar Rp574,15 Miliar

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pejabat Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara menyampaikan nota pengantar Rancangan Paraturan Daerah tentang RAPBD Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp.574.152.038.000 pada sidang paripurna di Gedung DPRD Mandailing Natal (Madina), Jum’at(17/12). Sidang dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Khaitamy Daulay SH dan dihadiri 24 Anggota DPRD dari 40 angota, Kapolres Madina, Kajari Panyabungan, Ketua Pengadilan Negeri […]

  • Puluhan Anak-anak Keracunan di Muarasipongi

    Puluhan Anak-anak Keracunan di Muarasipongi

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Peliput  : Salman Rais Daulay  / Editor      : Dahlan Batubara   MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Setidaknya 25 anak-anak keracunan di Desa Simpang Mandepo, Kecamatan Muarasipongi, Mandailing Natal, Jum’at (12/5/2017). Mereka keracunan diduga akibat makan jajanan jenis siomai yang dijual pedagang keliling. Wartawan Mandailing Online, Salman Rais Daulay melaporkan dari Muarasipongi, sebagian anak-anak yang keracunan […]

  • DanaTak Cukup, Kontingen Porsadin Sumut Dimungkinkan Gagal Berangkat ke Tingkat Nasional

    DanaTak Cukup, Kontingen Porsadin Sumut Dimungkinkan Gagal Berangkat ke Tingkat Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) dari Sumatera Utara dimungkinkan gagal berangkat ke ajang nasional di Pasuruan, Jawa Timur. Kemungkinan gagal itu diakibatkan oleh ketidakseriusan pemerintah daerah menyediakan biaya. Sebanyak 5 orang dalam kontingen yang akan ke tingkat nasional itu berasal dari Mandailing Natal (Madina) yang tampil menjadi […]

expand_less