Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

LKPJ Bupati Madina dan Proyek Dinas Kesehatan – Guru Makan Berdiri, Murid Makan Berlari

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
  • print Cetak
bos menghardik anak buah grafis

bos menghardik anak buah grafis

Catatan : Dahlan Batubara

Pemimpin Redaksi Mandailing Online

Dahlan Hasan Nasution dilantik lagi hari ini menjadi bupati Mandailing Natal. Pelantikan ini merupakan amanat konstitusi atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian proses pemilihan kepala daerah alias pilkada lalu, dimana Dahlan Hasan Nasution yang berstatus incumbent atau patahana memenangi pilkada itu.

Pelantikan ini sebagai amanah konstitusi  atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian proses pemilihan kepala daerah alias pilkada lalu, sebagaimana proses pembahasan LKPJ Bupati Madina TA 2015 (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) juga merupakan amanah  konstitusi  atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian pertanggungjawaban bupati kepada rakyat melalui wakil rakyat di legislatif.

Tetapi, amanah undang-undang untuk menyampaikan draf LKPJ bupati ke DPRD Madina hingga kini tak kunjung terjadi. Padahal, di Senin 30 Juni 2016 itu para anggota DPRD di rapat paripurna LKPJ itu sudah bagai “patung setia” menunggu bupati membawa laporan LKPJ-nya, tetapi tak kunjung datang hingga hari ini, Kamis (30/6/2016).

Belum tuntas persolan LKPJ tahunan ini, muncul lagi LKPJ akhir masa jabatan (sekali lima tahun) yang juga belum diajukan ke DPRD hingga hari ini Kamis (30/6/2016) atau hari “bupati dilantik lagi menjadi bupati”.

Apakah pelantikan bupati etis dilakukan sementara LKPJ masa akhir jabatan belum dilakukan? Mari bertanya. Apakah jika bupati tak menyampaikan LKPJ itu berarti mengangkangi konstitusi, undang-undang atau peraturan pemerintah? Mari juga bertanya. Apakah bupati tidak menghormati atau tidak menghargai lembaga legislatif sebagai representasi rakyat? Pun ini mari bertanya.

Belum selesai hilir mudik berita LKPJ di media massa, muncul pula berita pengalihan lokasi proyek rehab puskesmas pembantu dari Desa Pastab Julu ke Desa Pastab Jae. Proyek itu milik Dinas Kesehatan Madina.

“Kita tidak tahu apa payung hukum yang dipergunakan oleh Kadis Kesehatan untuk memindahkan proyek tersebut, padahal di dalam Buku APBD yang disahkan jelas-jelas untuk desa Pastab Julu,” kata anggota Komisi IV DPRD Mandailing Natal, As Imran Khaitamy Daulay pekan lalu.

APBD TA 2016 adalah berbentuk peraturan daerah. Setiap angka, setiap nama, setiap lokasi kegiatan sudah dipayungi oleh peraturan daerah, sehingga setiap terjadi perubahan maka akan mengangkangi isi peraturan daerah.

Apabila kelak terbukti proyek itu dialihkan ke desa lain, maka Dinas Kesehatan Madina telah mengangkangi peraturan daerah. Mengapa pengangkangan terhadap APBD itu terjadi? Soal ini mari juga kita bertanya.

Atau apakah ini suatu gejala “contoh dari atasan ditiru bawahan” itu telah diadopsi para birokrat di Madina sebagaimana yang berlaku di dalam kasus pengalihan lokasi proyek itu? Ayo mari kita bertanya.

Jika bupati tak terlalu memikirkan mengajukan LKPJ TA 2015 dan LKPJ akhir masa jabatan ke DPRD Madina, maka Dinas Kesehatan juga tentu sah-sah saja meniriu “si bos” : tak mengindahkan konstitusi, undang-undang atau peraturan, meski itu perda yang terlanggar. Seperti ungkapan yang terkenal itu : “guru makan berdiri, murid makan berlari“? Saya tak menyebut “guru kencing berdiri, murid kencing berlari” karena terlalu vulgar, karena ini lagi bulan puasa.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    WALI KOTA Medan non-aktif, Rahudman Harahap, divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Vonis itu dijatuhkan atas kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rahudman Harahap saat menjabat Sekda Pemkab Tapsel sekitar delapan tahun silam. Bagaimana perasaannya secara pribadi dan apa pertama kali akan dilakukannya bila kembali bertugas menjadi Wali Kota Medan. Berikut […]

  • Komisi I DPRD Madina Gagal Sidak ke PT.TBS

    Komisi I DPRD Madina Gagal Sidak ke PT.TBS

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        NATAL (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina gagal menjalankan tugas Sidak di lokasi PT. Tri Bahtera Srikandi di Sikara-kara, Natal, Sabtu (9/11/2019). Rombongan Komisi I yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) itu meliputi Asmaruddin Nasution, Ishar Helmi dan H. Amdani serta didampingi pejabat sekretariat Komisi I, Adi. Asmaruddin Nasution menjawab Mandailing Online menyatakan […]

  • KECEWA BERHARAP PADA DEMOKRASI

    KECEWA BERHARAP PADA DEMOKRASI

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah Guru / tinggal di Medan Masyarakat mulai menunjukkan taringnya. Masyarakat ogah ditipu terus oleh demokrasi melalui berbagai ajang Pilkada-nya. Pemilu dirasakan masyarakat sebagai ajang tipu-tipu untuk naiknya komunitas tertentu dalam kekuasaan yang sedang berjalan. Berbagai laporan kecurangan atas satu pasangan calon mulai dilaporkan. Pada Pilkada Medan tampak laporan dari Ahyar – Salman […]

  • Ketua PC GMPI Madina: Tragedi Geothermal Tindak Pidana Korporasi

    Ketua PC GMPI Madina: Tragedi Geothermal Tindak Pidana Korporasi

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Proses hukum atas tragedi paparan racun dari sumur milik PT. SMGP menewaskan 5 warga Sibanggor Julu, dinilai lamban oleh berbagai kalangan. Hal ini menbuat masyarakat bertanya-tanya ada apa sebenarnya yngg terjadi di kepolisian yang begitu sulit untuk menetapkan tersangka kasus ini. “Mengingat kejadian ini sudah berlalu satu bulan lebih, namun daftar […]

  • Hilangnya Detektor Gas Mengancam Nyawa Masyarakat

    Hilangnya Detektor Gas Mengancam Nyawa Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terungkapnya penyebab hilangnya alat detektor gas yang terpasang di permukiman warga dekat wilayah kerja perusahaan (WKP) PT SMGP dinilai dapat mengancam nyawa masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Selasa (29/3), ketika dimintai tanggapan terkait adanya warga yang disuruh pihak perusahaan mengambil detektor gas tersebut. “Siapa pun pelakunya sangat […]

  • Penangkapan Kapal Pembom Ikan oleh Lanal Sibolga Diapresiasi

    Penangkapan Kapal Pembom Ikan oleh Lanal Sibolga Diapresiasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sibolga. Kelompok Pemuda Peduli Pantai dan Laut Tapteng memberi apresiasi dan dukungan moral kepada Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga atas penangkapan satu unit kapal pembom ikan KM Maju Bersama asal Sibolga, Selasa (7/2). Bentuk dukungan itu melalui aksi damai Kelompok Pemuda Peduli Pantai dan Laut Tapteng di laut menggunakan sejumlah kapal di sekitaran dermaga […]

expand_less