Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Coret Calon Titipan & Bermasalah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
  • print Cetak


Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut.

Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada wartawan di Medan, Selasa (21/12/2010), menanggapi sikap Tim Panitia Seleksi diketuai Eddy Syofian yang dinilai kurang objektif dalam melakukan seleksi calon Komisioner KI Sumut.

Fakhruddin yang akrab dipanggil Kocu ini menegaskan, Komisi A DPRD Sumut yang diketuai Hasbullah Hadi harus benar-benar selekif menentukan calon anggota KI, sebab kalau salah pilih, maka KI Sumut yang semestinya menjadi pengawal transparansi informasi yang bisa diakses oleh rakyat akan menjadi mandul.

“Saat ini kita melihat ada indikasi dari pihak-pihak tertentu sudah mengkondisikan beberapa oknum dari 15 calon anggota KI itu agar duduk menjadi Komisioner KI. Bahkan, ada seorang calon Komisioner sudah mulai digadang-gadang menjadi Ketua KI Sumut, padahal Komisioner KI Sumut belum jelas,” sebut Fakhruddin.

Tujuannya adalah agar Komisioner KI itu nantinya bisa distell (ditunggangi) untuk kepentingan pihak-pihak yang mensponsori calon anggota KI. “Padahal keberadaan KI adalah untuk memerangi para pelaku atau penghalang informasi yang seyogyanya bisa di dapat oleh masyarakat. “Kalau nantinya ada calon titipan yang dijadikan sebagai komisioner maka dikhawatirkan fungsi KI menjadi mandul,” ujarnya.

Sebelumnya, sebut Fakhruddin, JMC sudah pernah meminta Tim Panitia Seleksi Komisi Informasi Sumut agar mencoret nama M Zaki Abdullah sebagai calon komisioner KI. Sebab, mantan Anggota DPRD Sumut dari Partai Golkar ini saat ini masih menduduki jabatan Komisaris di BUMD milik Pemprovsu PT Aneka Industri dan Jasa (AIJ) sehingga dinilai tidak dapat independen.

Namun, kata Fakhruddin, Tim Panitia Seleksi meloloskan nama Zaki Abdullah. Ada apa dibalik munculnya kembali nama Zaki Abdullah yang lolos dalam proses pencalonan. Memang dalam persyaratan menjadi calon komisioner sesuai UU No 14 Tahun 2010 Tentang KIP, tidak ada diatur ketentuan persyaratan. Namun, UU No 14 Tahun 2010 itu mengatur bersedia melepaskan jabatan apabila diangkat menjadi anggota Komisi Informasi.

Untuk bahan analisis Komisi A DPRD Sumut, dipaparkan Fakhruddin, bahwa nama Zaki Abdullah masih tersangkut dalam kasus penjualan tanah anggota PWI Sumut yang tengah ditangani Polda Sumut. Namun hasil penyelidikan Polda Sumut tentang kasus tanah itu hingga kini belum jelas proses hukumnya.

“Kasus yang belum diproses di pengadilan ini, kata Fakhruddin, sudah mencerminkan kalau Zaki Abdullah tidak layak jadi anggota KI Sumut, sebab resikonya terlalu berat dimasa kedepannya. Sebab, Zaki masih dihadapkan pada kasus pidana, sementara Komisioner diharapkan mandiri, profesional dan tidak tercela”, tegasnya.

Panitia seleksi calon anggota KI mengumumkan 15 calon anggota KI yang akan diserahkan ke Komisi A DPRD Sumut, masing-masing, Akhmad Kadri, David Susanto, Iswan Kaputra, M Natsir Isfa, M Syahyan, M Zaki Abdullah, Mardaus Purba, Mayjen Simanungkalit, Pangihutan Sirumapea, Panogari Panggabean, Rabualam Syahputra, Ramdeswati Pohan, Robinson Simbolon, Septalina Elisabeth Pardede dan Valdesz Junianto. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalinsum Titik Kotanopan Rusak, Warga dan Supir Minta Perbaikan

    Jalinsum Titik Kotanopan Rusak, Warga dan Supir Minta Perbaikan

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jalan Lintas Sumatera di titik kota Kotanopan, Mandailing Natal berlobang berbentuk kubangan. Para supir mengeluh karena harus hati-hati melintasi titik kerusakan badan jalan itu. Sejumlah tokoh Kotanopan menyebut kerusakan sudah lama terjadi dan terkesan diabaikan. Padalah pemerintah memiliki anggaran rutin untuk pemeliharaan jalan. Selain para supir, tokoh Kotanopan juga berharap […]

  • BAHASA MANDAILING (2-selesai)

    BAHASA MANDAILING (2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z Pengaduan Lubis (almarhum) Bahasa Daun-daunan Di samping kelima macam ragam bahasa yang telah dikemukakan di atas, pada masa lalu masyarakat Mandailing juga memiliki satu ragam bahasa yang lain yang dinamakan hata bulung-bullung (ertinya daun-daunan). Ch. A. van Ophuysen menamakannya bladerentaal. Berbeda dari bahasa yang biasa, yang digunakan sebagai kata-kata dalam hata bulung-bulung […]

  • KPU Madina Buka Pendaftaran Untuk Pemantau Pilkada

    KPU Madina Buka Pendaftaran Untuk Pemantau Pilkada

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina)  mengumumkan pembukaan pendaftaran pemantau Pilkada 2015. Pengumuman itu tertuang dalam surat KPU Madina Nomor  130 /KPU-KAB-002.434826/V /2015 tertanggal 24 Mei 2014 Tentang Pendaftaran Pemantau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal Tahun 2015.            Pendaftaran   Pemantau Pilkada ini mulai dibuka tanggal 24 […]

  • 181 Calon Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Jalani Test

    181 Calon Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Jalani Test

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sebanyak 181 calon siswa SMAN 2 Plus Sipirok Kabupaten Tapsel sejak Senin (30/5) mulai mengikuti tes Penerimaan Siswa Baru (PSB). Rencananya test akan berlangsung sampai Rabu (1/6) untuk menentukan 125 siswa baru (sesuai dengan daya tampung sekolah). Untuk menjadi siswa SMAN2 Plus Sipirok yang berstandart Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (R-SBI), tidaklah semudah memasuki sekolah […]

  • Guru TKS Minta Kejaksaan Panggil Oknum Dinas Pendidikan

    Guru TKS Minta Kejaksaan Panggil Oknum Dinas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN , Ulah yang di lakukan oknum dinas Pendidikan di Kabupaten Mandailing natal, guru Tenaga suka Rela (TKS) cuma mendapat kontrak kerja hanya empat bulan saja dan di berikan honorer Rp.280.000, namun hingga setelah berahirnya perjanjian kontrak kerja belum pernah menerima honorer dari Dinas Pendidikan yang di tangani oleh oknum JML. Ketika hal ini di […]

  • Pengeroyokan Terus Terjadi: Islam Solusi Hakiki

    Pengeroyokan Terus Terjadi: Islam Solusi Hakiki

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah Hari ini kita dikejutkan dengan banyaknya berita pengeroyokan anak dibawah umur. Bukan hanya anak yang menjadi korban tetapi pelakunya juga seorang anak dibawah umur. Seperti kasus pengeroyokan anak laki-laki kelas dua SD berinisial MHD, usia 9 tahun, warga Sukaraja, Kabutapen Sukabumi, Jawa Barat yang tewas akibat dikeroyok oleh […]

expand_less