Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Setahun Pengganti Jakfar Sukhairi Tak Ada, PKB Kebiri Hak Politik Rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 2 Sep 2016
  • print Cetak
Syarifuddin Lintang

Syarifuddin Lintang

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nyaris setahun sudah PKB tak bergeming menetapkan pengganti Jakfar Sukhairi Nasution di DPRD Madina. Sikap PKB itu dinilai mengkebiri hak politik konstituen PKB.

Akibatnya, dari lima orang kader PKB di DPRD, kini hanya 4 orang yang duduk setelah Jakfar Sukhairi Nasution mundur dari DPRD karena mencalonkan diri sebagai wakil bupati Madina pada pilkada tahun 2015 lalu.

“Selama PKB belum mau menetapkan pengganti bang Sukhairi, selama itu pula hak rakyat terabaikan, terutama rakyat di Dapil Madina 1,” kata Ketua DPC Relawan Perjuangan Demokrasi Kabupaten Madina, Syarifuddin Lintang menjawab wartawan, Jum’at (2/1).

Dikatakannya, kekosongan yang berlarut itu juga telah menciderai demokrasi, hak demokrasi rakyat. Rakyat telah merugi selama setahun ini. Semangat berdemokrasi dan berperwakilan yang diamanahkan melalui Pemilu telah terkebiri.

Menurutnya, rakyat telah menyalurkan hak politiknya kepada kader PKB di Dapil Madina 1 pada Pemilu lalu. Dan mereka pun memiliki hak untuk diwakili di parlemen.

Jika PKB terus menerus ngotot tak mau menetapkan calon pengganti Sukhairi, maka PKB telah merugikan hak politik konstituennya.

Kursi PKB di DPRD Madina dari Dapil Madina 1 tersebut adalah milik rakyat yang telah menyalurkan hak politiknya di TPS pada Pemilu lalu, sedangkan PKB hanya berposisi sebagai perahu administratif saja, sehingga PKB tidak ada alasan untuk terus menahan-nahan penetapan pengganti Jakfar Sukhairi.

Lintang menyebutkan, seyogiyanya Partai Kebangkitan Bangsa lebih mementingkan hak politik konstituennya daripada mengedepankan ego intren. Sebab, berlarutnya kekosongan wakil rakyat di DPRD itu akan merugikan Dapil Madina 1 di satu sisi, dan merugikan nama baik PKB di sisi lain.

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Tiga kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) rentan rawan pangan, yaitu Kecamatan Panyabungan Timur, Muara Batang Gadis dan Muara Sipongi. Hal itu sesuai dengan hasil survei Badan Ketahanan Pangan Propinsi Sumatra Utara dan Badan Ketahanan Pangan Madina. Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan Madina, Taufik Zulhendra Ritonga, kepada MedanBisnis, di ruang kerjanya, usai mengikuti […]

  • Tondi Lubis SH : Tak ada Keterangan Saksi di Persidangan Menyatakan Terdakwa Najamuddin Siregar Melakukan Penganiayaan

    Tondi Lubis SH : Tak ada Keterangan Saksi di Persidangan Menyatakan Terdakwa Najamuddin Siregar Melakukan Penganiayaan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasarkan fakta – fakta persidangan, tidak ada satupun keterangan para saksi,ahli,saksi meringankan ( A de Charge) maupun alat bukti lainnya yang menyatakan bahwa terdakwa Najamuddin Siregar melakukan atau turut melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum ( JPU) Nurhayati Palungan SH dari Kejaksaan Negeri ( Kejari) Mandailing Natal […]

  • Pancasila, Antara Ideologi atau Falsafah Negara

    Pancasila, Antara Ideologi atau Falsafah Negara

    • calendar_month Sabtu, 3 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      “HARI PANCASILA” Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Ahli Hukum Tata Negara) Sebagian orang menyebut tanggal 1 Juni adalah Hari Lahirnya Pancasila, yang sekarang sebagian orang menyebutnya dengan istilah Hari Pancasila. Pancasila adalah landasan falsafah negara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, khususnya alinea ke 4. Saya lebih suka menyebut Pancasila sebagai “landasan falsafah negara” bukan […]

  • Korupsi DAK 11 Milyar Kian Terbongkar, Pejabat Dinas Pendidikan Madina Perang Dingin

    Korupsi DAK 11 Milyar Kian Terbongkar, Pejabat Dinas Pendidikan Madina Perang Dingin

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Heboh! Kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal kian menghebohkan. Para pejabat di instansi itu mulai perang dingin menyusul kian terkuaknya indikasi korupsi dana DAK mencapai 11 miliar Rupiah tahun 2020. Kasus dugaan korupsi ini mencuat setelah kalangan mahasiswa beberapa kali berunjukrasa di Kejati Sumut meminta pengusutan proyek-proyek fisik […]

  • PKS Madina  Galang Kekuatan Untuk  Yusuf-Imron

    PKS Madina Galang Kekuatan Untuk Yusuf-Imron

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mandailing Natal (Madina) mulai menggalang  kekuatan dii kawasan Mandailing Julu dalam memperjuangkan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina H.M Yusuf Nasution, M.Si/Imron Lubis,S.Pd.MM. Pengalangan diawali dengan pertemuan dan konsolidasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang  (PAC), simpatisan dan kader  PKS se-wilayah Mandailing Julu yang dimulai pada Sabtu (19/9) […]

  • Nurjani, 15 Tahun Jadi Guru Honor Berharap Jadi PNS

    Nurjani, 15 Tahun Jadi Guru Honor Berharap Jadi PNS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Nurjani, Guru Agama di Sekolah Dasar (SD) 146281 di Desa Sayur Manincat, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal telah Lima belas tahun mengabdi jadi Guru Honor, berharap bisa diangkat jadi PNS. Saat ditemui berita di tempat mengajarnya, Nurjani menceritakan awal dia jadi Guru Honor di SD 14682 ini. sejak menammatkan sekolahnya di Madrasah Aliyah […]

expand_less