Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Mangaraja Kumala Oloan Nasution : FPPAB Masih Terbentur Dana

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
  • print Cetak

 

Emil Nasution

Emil Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Forum Pelestarian Adat Budaya Mandailing Natal, Emil Nasution gelar Mangaraja Kumala Oloan Nasution mengungkapkan masih banyak kendala yang dihadapi organisasi ini dalam upaya meningkatkan kinerja dan program FPPAB.

Itu dikatakannya pada acara Konsolidasi dan Sosialisai Organisasi Pengembangan Pelestarian Adat dan Budaya se-Kabupaten Mandailing Natal di aula Hotel Abara, Panyabungan, Senin (24/10).

Kendala pertama, program-program FPPAB belum semuanya mampu dijalankan akibat terbentur pada anggaran dana. Masih terbatasnya alokasi anggaran dana menyebabkan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Madina belum maksimal mendanai program FPPB.

Kedua apapun program FPPAB adalah identik dengan program kegiatan Disporabudpar sebagai instansi yang menaungi FPPAB.

“Artinya, dalam kegiatan apapun namanya, masih tetap dibawah naungan Disporabudpar. Sementara posisi FPPAB hanya sebatas kordinasi, belum bisa mandiri,” katanya.

Oleh karenanya, Emil berpendapat bahwa FPPAB bisa berkembang jika anggaran dana yang berasal dari APBD dilakukan dalam bentuk dana hibah, karena pengelolaannya bisa dilaksanakan secara mandiri dan lincah.

Tetapi, dana hibah ini memiliki aturan, yakni  lembaga yang belum berusia 3 tahun belum bisa menerima dana hibah.

“Tetapi ini memiliki tafsiran lain, yakni, usia FPPAB sudah lebih dari 3 tahun karena LPA atau BPA sudah ada sejak Madina berdiri, sedangkan FPPAB adalah metamorfosanya,” ujarnya.

Di sisi lain, dia berpendapat, bahwa pendanaan untuk membiayai program-program FPPBA sebenarnya bisa dari non APBD, yakni CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada di Madina. Dia meyakini, CSR (Corporation Social Resfonsibility) bisa diraih jika diupayakan sehingga FPPAB kelak mampu mensinergiskan program-programnya.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Terbitkan Surat Edaran Desa Tanggap Covid-19

    Bupati Terbitkan Surat Edaran Desa Tanggap Covid-19

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Guna mengoptimalkan sinergitas pemerintah desa dalam penanggulangan Covid-19, Bupati Madina menerbitkan surat edaran. Surat Edaran itu Nomor 141/1021/PMD/2020 tanggal 30 Maret 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa, ditandatangani Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution. Terdapat 14 poin di Surat Edaran itu yang harus dilaksanakan para kepala desa. Poin-poinnya […]

  • Kasus DAK Dinas Pendidikan Madina, Mahasiswa “Adu Mulut” dengan Humas Kejatisu

    Kasus DAK Dinas Pendidikan Madina, Mahasiswa “Adu Mulut” dengan Humas Kejatisu

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Puluhan mahasiswa yang berasal dari Mandailing Natal demo di Kejatisu menuntut penanganan secara hukum dugaan korupsi dana DAK TA 2020 di Dinas Pendidikan Mandailing Natal. Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi dan Penindasan (Koman Koran) Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Rabu (17/2/2021) itu mempertanyakan penanganan dan pengusutan secara […]

  • Parah ! Anggaran Obat di RSUD Husni Thamrin Natal Kalah Dibanding Urus Izin

    Parah ! Anggaran Obat di RSUD Husni Thamrin Natal Kalah Dibanding Urus Izin

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL || Mandailing Online – RSUD dr. Husni Thamrin, Natal hanya anggarkan Rp218.053.600 untuk belanja obat-obatan di tahun 2026. Nilainya jomplang dibanding anggaran Belanja Pembayaran Pajak, Bea, dan Perizinan yang tembus Rp253.200.000. Data yang didapat mencatat dua paket obat RSUD Natal dengan pagu anggaran  Rp119.460.000 dan Rp98.593.600. Total Rp218 juta untuk furosemid injeksi, epinefrin, ringer […]

  • Baru Beberapa Bulan, Bahu Jalan Proyek Pintu II Kantor Bupati Madina Benilai 1,9 Miliar Retak

    Baru Beberapa Bulan, Bahu Jalan Proyek Pintu II Kantor Bupati Madina Benilai 1,9 Miliar Retak

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): baru beberapa bulan selesai, proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000 sudah retak di bagian bahu jalan beton tanpa tulangan. Pt.Gashabat Sukses Mandiri diketahui sebagai pelaksana proyek tersebut. Dari data, sumber dana pembangunan proyek ini dari APBD Madina tahun 2025.Uraian pekerjaan sendiri beton struktur dan selesai […]

  • Tujuh Tuntutan Rakyat Penambang

    Tujuh Tuntutan Rakyat Penambang

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terdapat 7 poin tuntutan rakyat penambang emas kepada DPRD dan Pemkab Mandailing Natal (Madina). Ketujuh tuntutan itu tertuang dalam surat pernyataan yang diorasikan di halaman DPRD Madina dalam aksi unjukrasa melibatkan sekitar 5.000 orang, Kamis (12/12/2019). Poin-poin tuntutan diantaranya : Pertama : Meminta DPRD Madina untuk segera membentuk Panitia […]

  • 20 Hektar Ladang Ganja Ditemukan di Madina

    20 Hektar Ladang Ganja Ditemukan di Madina

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Ladang ganja kembali ditemukan di perbukitan Tor Sihite, Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumut. Luas yang ditemukan sekitar 20 hektar, Senin (17/2/2020), terletak di kawasan hutan Desa Banjar Lancat. Ditemukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara bersama pihak kepolisian. Petugas BNN Sumut, BNN Madina dan unsur kepolisian berada di Desa Banjarlancat sejak Rabu […]

expand_less