Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Terpisah Ratusan Tahun, Jejak Tiga Rumpun Keluarga Ditemukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Nov 2016
  • print Cetak

Puan Nurmah Binti Mahiram Batubara, Dato' Habibah Binti Zon Lubis, Dato' Muhammad Shuhaili Bin Muhammad Taufek Nasution

Puan Nurmah Binti Mahiram Batubara, Dato' Habibah Binti Zon Lubis, Dato' Muhammad Shuhaili Bin Muhammad Taufek Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak tiga keluarga yang terpisah selama ratusan tahun telah berhasil ditemukan di Mandailing Natal.

Tiga keluarga keturunan Mandailing di Malaysia di akhir tahun 2016 ini mencari kampung halaman leluhurnya di tanah Mandailing Julu dan Mandailing Godang yang sekarang masuk dalam peta administrasi Kabupaten Mandailing Natal.

“Alhamdulillah, kampung ketiga keluarga itu telah kita temukan. Dan tim kita telah bersua dan melakukan wawancara dengan keluarganya. Satu di Pakantan Dolok, Kecamatan Pakantan, satu di Tangga Bosi Kecamatan Siabu dan satu lagi di Hutapungkut Jae Kecamatan Kotanopan,” ungkap Dahlan Batubara, Ketua Tim Penelusur Jejak Keluarga dari Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI) kepada wartawan di Panyabungan, Senin (28/11).  

Di Desa Pakantan Dolok, tim IMAMI telah bertemu dengan keluarga Sutan Soripada Mahodum Lubis yang merupakan keturunan dari Raja Porkas yang dicari oleh Dato' Habibah Binti Zon Lubis mantan Direktor Jeneral, Department Arkib Negara Malaysia.

“Setelah melakukan berbagai riset dan analisa serta hipotesa terhadap data singkat yang dikirim oleh Dato’ Habibah, akhirnya Salman Rais Daulay dari tim IMAMI berhasil menemukan keluarganya di Desa Pakantan Dolok, beberapa pekan lalu,” ungkap Dahlan.

Di Desa Tangga Bosi Kecamatan Siabu, tim IMAMI telah bertemu dengan keluarga Arman Batubara yang dicari oleh Puan Nurmah Binti Mahiram Batubara dari Malaysia. Keluarga ini telah terpisah jauh sebelum lahirnya negara Indonesia dan negara Malaysia.

“Ayah kandung Arman Batubara merupakan kakak beradik dengan ayah kandung Puan Nurmah. Jejak keluarga ini berhasil ditemukan oleh tim IMAMI Saudara Maradotang Pulungan dua pekan lalu,” ungkap Dahlan.

Yang paling sulit melakukan pencaharian adalah keluarga Dato' Muhammad Shuhaili Bin Muhammad Taufek Nasution, Direktur Department Pengangkutan Jalan (JPJ) Malaysia Negeri Sabah. Namun akhirnya berhasil ditemukan di Desa Hutapungkut Jae Kecamatan Kotanopan pada Minggu (27/11).

“Sebelumnya berdasar analisa dan kajian yang kami lakukan, kami menyimpulkan titik fokus pencarian di Desa Pidoli Lobang, namun gagal. Lalu dikaji ulang, dihipotesa serta dilakukan tanya jawab dengan Dato Suhalili melalui Whatsaap, akhirnya kami menyimpulkan pencarian di Hutapungkut Jae, Hutapungkut Julu dan Hutapungkut Tonga serta dengan cadangan desa-desa lain di Kecamatan Ulu Pungkut. Alhamdulillah, kemarin saya dan Saudara Fakhrur Rozi telah berhasil menemukan keluarga itu di Hutapungkut Jae,” ungkap Dahlan.

Keluarga Dato Habibah dan keluarga Dato Suhalili berpisah di kisaran 1860-an hingga 1880-an. Dato Muhammad Suhaili Nasution merupakan generasi ke-4 di Malaysia, begitu juga Dato Habibah. Sementara Puan Nurmah generasi ke-2 sehingga relatif lebih mudah ditemukan.

Dahlan menyatakan, ketiga keluarga dari Malaysia dijadwal kan tiba pada Selasa malam (29/11) di Panyabungan dan seterusnya pada Rabu (30/11) akan dipertemukan dengan keluarga masing-masing. Mereka berada dalam rombongan program Mulak Tu Huta tahun 2016 yang digiatkan oleh IMAMI. Pimpinan rombongannya adalah Ramli bin Abdul Karim Hasibuan.

“Sejak tahun 2012 kita dari tim pencari telah melakukan berbagai pencarian. Sebagian berhasil ditemukan dan sebagian lain belum berhasil. Menelusuri jejak keluarga dari generasi era 1850-an merupakan tantangan tersendiri bagi kami dalam menjajaki susur keturunan saudara mara kita dari Malaysia di tanah leluhur Mandailing,” kata Dahlan.

Dahlan mengungkapkan, kaum Mandailing banyak yang berhijirah ke tanah Semenjanjung atau tanah Malaka pada era 1800-an hingga 1900-an melalui Klang.

Setelah Sumatera dan tanah Semenanjung dipisah oleh peta administrasi kolonial Eropa (Inggris di tanah Semenanjung dan Belanda di Sumatera) maka hubungan komunikasi antara keluarga Mandailing di tanah Semenanjung dengan yang di tanah leluhur relatif menyulit.

 Dan hubungan silaturrahim kian terputus setelah Sumatera dimasukkan ke dalam Negara Indonesia pada tahun 1945 serta tanah Semenanjung menjadi negara Malayisia pada tahun 1957.

“Sekat geopolitik akibat telah beda negara ini makin maningkatkan kesulitan komunikasi antar keluarga Mandailing di Sumatera dengan tanah Semenanjung,” sebut Dahlan.

 

Peliput  : Muhammad Rizki Lubis

    

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Pemuda di Madina Ikuti Seminar Internasional

    Ratusan Pemuda di Madina Ikuti Seminar Internasional

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online)- Penyelenggaraan seminar kepemudaan di aula Gedung Serbaguna, Panyabungan, Mandailing Natal, Sukses dihadiri 700 anak muda Madina, Syafi’i Efendi M.M (Motivator Muda Indonesia) berikan pemahaman pentingnya mindset serta mental wirausaha bagi Peserta yang hadir. Minggu, (10/9/2023). Event Internasional Seminar Youth Power dengan sub tema ” Kekuatan Pemuda dalam tatanan Kewirausahaan”, berlangsung meriah […]

  • Pastikan Besok Pengumuman Hasil Tes CPNS

    Pastikan Besok Pengumuman Hasil Tes CPNS

    • calendar_month Senin, 23 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar memastikan, pengumuman hasil tes CPNS tidak molor lagi. Besok, (Selasa, 24/12), para peserta tes bisa melihat pengumuman di situs resmi Kemenpan-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), rencananya juga diumumkan di JPNN.com. Azwar menjelaskan, dirinya memang sudah menerima laporan adanya sejumlah daerah yang menolak mengumumkan […]

  • Dahlan Iskan Ingin Direksi PLN Rasakan Derita Warga Sumut

    Dahlan Iskan Ingin Direksi PLN Rasakan Derita Warga Sumut

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TANGERANG – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan punya trik tersendiri agar direksi PLN di Jakarta mau menetap di Medan, Sumatera Utara. Mantan bos PLN ini mengaku sempat mengancam para direksi. “Kalau direksi enggak ada yang mau tinggal di Medan. Saya yang akan tinggal di Medan,” kisah Dahlan usai mengelar Rapim BUMN di […]

  • Sofwat-Zubeir Masih yang Tersolid

    Sofwat-Zubeir Masih yang Tersolid

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – “Diantara semua balon yang kini diperbincangkan publik saya berkeyakinan bahwa balon yang paling siap dari berbagai sisi adalah pasangan Sofwat – Beir”. Itu ungkapan Zulkifli Lubis, perantau Mandailing di Jakarta yang lama berkecimpung di dunia jurnalis, saat bincang-bincang dengan Mandailing Online via WhatsApp, Kamis (11/6/2020). “Dan sangat wajar partai politik patut […]

  • Hasil Sementara Real Count Pilpres 2014

    Hasil Sementara Real Count Pilpres 2014

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Inilah hasil Sementara Pilpres 2014 update 21 juli 2014 bersumber dari DC , DB dan DA KPU pusat (http://pilpres2014.kpu.go.id/da1.php) yang telah dihitung team Redaksi MO. Dari beberapa Propinsi sudah terlihat Pasangan Jokowi-JK telah jauh meninggalkan Pasangan Prabowo-Hatta. Informasi ini bisa menjadi data bandingan selagi menunggu hasil KPU Pusat untuk mengumumkan hasil Pleno Pilpres Besok (22/07/2014). […]

  • Saparuddin Haji Lubis Bersama Opick

    Saparuddin Haji Lubis Bersama Opick

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Calon bupati Madina nomor 3 Saparudsdin Haji Lubis bersama penyayi religi Opick di Panyabungan. Hari ini Kamis (3/12) pasangan Saparuddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay akan melakukan kampanye akbar menghadirkan Opick dan dan ustadz Abdul Wahid (pemenang Da’I Indosiar). Selain itu, Odang Cs di lapangan Aek Godang, Panyabungan. Di dalam vsi msi pasangan Saparuddin Haji Lubis (Akong) […]

expand_less