Minggu, 23 Agu 2026
light_mode

Tipu 20 Orang, Tilep Rp600 Juta, Calo PNS Ditangkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


LANGKAT- Guru honorer di SMPN 1 Sawit Sebrang, Budiono (43) ditangkap polisi dari rumahnya di Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, kemarin (20/12). Budiono diduga menipu 20 tenaga honorer.
Di kantor polisi, Budiono mengaku sebagai perantara, menjanjikan hingga membantu Edi dan Riswandi memalsukan Surat Keputusan (SK) PNS bagi para korbannya, sejak awal 2010.

Budiono berhasil mebujuk 20 orang yang dijanjikan status PNS. Para guru honorer tersebut masing-masing menyerahkan uang antara Rp50 juta hingga Rp100 juta. Total, dari 20 orang tersebut, Budiono berhasil mengumpulkan Rp600 juta.

Para guru honorer yang sudah menerima SK heran. Mereka tidak pernah dipanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk urusan penempatan. Hingga pada awal bulan September 2010, para guru honorer itu memberanikan diri mendatangi Pemkab Langkat untuk mengambil gaji pertama sebagai PNS sesuai SK yang diterima. Di bagian keuangan, nama mereka tidak tercantum sebagai penerima gaji PNS. Para korban pun mendatangi Budiono.
“Saya mana tahu kalau SK itu palsu. Tahu-tahu mereka (korban) mengejar-ngejar saya minta uangnya dikembalikan,” keluhnya.

Budiono mengaku bekerja bersama anggota sindikat lain bernama Edi adalah oknum kepala sekolah swasta di Sawit Sebrang dan Riswandi (45) oknum PNS di Kecamatan Wampu. Mereka nekat memalsukan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS seolah dikeluarkan Bupati Langkat dan Gubernur Sumatera Utara.

“Saya juga nggak abis pikir, mengapa cuma saya yang ditangkap, seharusnya Edi dan Riswandi juga terlibat, karena Edi yang mencari orang, saya sebagai perantara (penghubung) dan Riswandi otaknya, tapi nyatanya cuma saya sendiri, saya juga korban, saya juga bayar Rp75 juta kepada Riswandi,” kesalnya sembari mengusap wajah.
Boediono tidak terima ditangkap sendiri. “Saya juga korban, saya juga bayar Rp75 juta kepada Riswandi. Mereka telah menjebak saya,” ungkap Budiono kepada wartawan.

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Dody Alexander membenarkan, pelaku utamanya seorang PNS. “Saya juga baru tahu ini, setelah dia bicara kalau pelaku utamanya oknum PNS. Setelah ini akan kita lakukan pengejaran kepada pelaku utama,” kilahnya.

Sekadar mengingatkan, kasus ini dilaporkan Supriyanti alias Yanti (35) warga Dusun I, Desa Alur Gadung, Kecamatan Sawit Sebrang, Langkat. Laporan Yanti pun tertuang dalam surat LP/284/XI/2010/SU/LKT tertanggal 5 November 2010. Budiono sendiri, sudah ditahan sejak sebulan silam di sel tahanan Mapolres Langkat. (ndi)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpustakaan Hutapungkut Jae Raih Perpustakaan Terbaik di Madina

    Perpustakaan Hutapungkut Jae Raih Perpustakaan Terbaik di Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kantor Perpustakan dan Arsip Daerah Mandailing Natal menetapkan Perpustakaan Rakyat Desa Hutapungkut Jae, Kecamatan Kotanopan sebagai juara I Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Kabupaten Mandailing Natal tahun 2015. Dr. Rizali Harris Nasution, Pendiri PIDM, Rabu (2/12) menyambut gembira atas penetapan Perpustakaan Rakyat ini terpilih sebagai Juara I. Selain menyatakan terima kasih Pemkab […]

  • MENDIDIK ANAK BERPUASA

    MENDIDIK ANAK BERPUASA

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurlela Sari Aktivis dan ibu rumah tangga, tinggal di Madina Pada saat ini kita sedang berada dalam sebuah bulan yang begitu mulia. Seperti yang diketahui, bulan Ramadhan disebut juga dengan  syahrul mubarak (bulan penuh berkah) dan sebagai syahrut tarbiyah (bulan pendidikan) karena mendidik umat untuk selalu mensyukuri nikmat, menumbuhkan sifat sosial juga melakukan pembinaan […]

  • Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Innocence of Muslims: Hadiah Rp900 Juta Bagi Pembunuh Pembuat Film

    Innocence of Muslims: Hadiah Rp900 Juta Bagi Pembunuh Pembuat Film

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ESHAWAR, (MO) – Seorang menteri Pakistan menawarkan hadiah US$100.000 atau sekitar Rp900 juta bagi pembunuh pembuat film Innocence of Muslims. pada hari Sabtu untuk siapa saja yang membunuh pembuat video online yang menghina Islam, sebagai protes sporadis bergemuruh di seluruh bagian dunia Muslim. “Saya mengumumkan hari ini, si penghujat adalah orang berdosa yang telah berbicara […]

  • Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang

    Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perwakilan PT Agincourt Resources Batang Toru, Agus Hutabarat menyerahkan bantuan kemanusiaan, Senin (4/10). Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang TAPSEL-METRO; Hingga Selasa (5/10), 17 rumah warga di Dusun Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan masih direndam air setinggi 1 meter. Sebab, hujan masih terus mengguyur daerah tersebut sehingga […]

  • Para Caleg Mulai Perang Poster di Panyabungan

    Para Caleg Mulai Perang Poster di Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Poster-poster para calon anggota legislatif (caleg) DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten mulai perang alat peraga di kota Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Pantauan wartawan, Jum’at (16/8/2013), poster dan baliho serta spanduk para caleg ramai di sepanjang jalan protokol Panyabungan maupun taman kota. Pesan- pesan yang tertulis umumnya ucapan selamat berpuasa […]

expand_less