Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Tipu 20 Orang, Tilep Rp600 Juta, Calo PNS Ditangkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


LANGKAT- Guru honorer di SMPN 1 Sawit Sebrang, Budiono (43) ditangkap polisi dari rumahnya di Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, kemarin (20/12). Budiono diduga menipu 20 tenaga honorer.
Di kantor polisi, Budiono mengaku sebagai perantara, menjanjikan hingga membantu Edi dan Riswandi memalsukan Surat Keputusan (SK) PNS bagi para korbannya, sejak awal 2010.

Budiono berhasil mebujuk 20 orang yang dijanjikan status PNS. Para guru honorer tersebut masing-masing menyerahkan uang antara Rp50 juta hingga Rp100 juta. Total, dari 20 orang tersebut, Budiono berhasil mengumpulkan Rp600 juta.

Para guru honorer yang sudah menerima SK heran. Mereka tidak pernah dipanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk urusan penempatan. Hingga pada awal bulan September 2010, para guru honorer itu memberanikan diri mendatangi Pemkab Langkat untuk mengambil gaji pertama sebagai PNS sesuai SK yang diterima. Di bagian keuangan, nama mereka tidak tercantum sebagai penerima gaji PNS. Para korban pun mendatangi Budiono.
“Saya mana tahu kalau SK itu palsu. Tahu-tahu mereka (korban) mengejar-ngejar saya minta uangnya dikembalikan,” keluhnya.

Budiono mengaku bekerja bersama anggota sindikat lain bernama Edi adalah oknum kepala sekolah swasta di Sawit Sebrang dan Riswandi (45) oknum PNS di Kecamatan Wampu. Mereka nekat memalsukan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS seolah dikeluarkan Bupati Langkat dan Gubernur Sumatera Utara.

“Saya juga nggak abis pikir, mengapa cuma saya yang ditangkap, seharusnya Edi dan Riswandi juga terlibat, karena Edi yang mencari orang, saya sebagai perantara (penghubung) dan Riswandi otaknya, tapi nyatanya cuma saya sendiri, saya juga korban, saya juga bayar Rp75 juta kepada Riswandi,” kesalnya sembari mengusap wajah.
Boediono tidak terima ditangkap sendiri. “Saya juga korban, saya juga bayar Rp75 juta kepada Riswandi. Mereka telah menjebak saya,” ungkap Budiono kepada wartawan.

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Dody Alexander membenarkan, pelaku utamanya seorang PNS. “Saya juga baru tahu ini, setelah dia bicara kalau pelaku utamanya oknum PNS. Setelah ini akan kita lakukan pengejaran kepada pelaku utama,” kilahnya.

Sekadar mengingatkan, kasus ini dilaporkan Supriyanti alias Yanti (35) warga Dusun I, Desa Alur Gadung, Kecamatan Sawit Sebrang, Langkat. Laporan Yanti pun tertuang dalam surat LP/284/XI/2010/SU/LKT tertanggal 5 November 2010. Budiono sendiri, sudah ditahan sejak sebulan silam di sel tahanan Mapolres Langkat. (ndi)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

    Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021.  Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan angka penularan dan kematian Covid-19 masih tinggi terutama pasca libur panjang. “Cuti bersama idul fitri satu hari ada, tapi enggak boleh ada aktivitas mudik. […]

  • Kisruh DPRD Membahayakan Madina

    Kisruh DPRD Membahayakan Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Bupati Harus Sikapi Secara Bijak dan Serius PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kisruh berkepajangan di DPRD Mandailing Natal (Madina) akan membahayakan daerah jika polemik di intren lembaga legislatif itu dibiarkan berkepanjangan. Sebab, kisruh ini sudah menjadi dua kutub, yaitu kutub Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution dan kutub Ketua DPRD Madina As Imran Haitamy Daulay. […]

  • Dinas Pendidikan Diduga Arahkan KUPT Berpolitik Prkatis

    Dinas Pendidikan Diduga Arahkan KUPT Berpolitik Prkatis

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kadis Bantah Adanya Pengerahan Politik Praktis PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Pendidikan diduga mengarahkan para kepala UPT Dinas Pendidikan kecamatan terlibat politik praktis di Pilkada Madina 2015. Dugaan pengarahan itu dilakukan di rumah dinas, Sabtu (3/10). Salah seorang yang ikut di pertemuan itu menyebutkan tidak lazim dilaksanakan pada hari libur bila memang dalam […]

  • Perilaku Sebagian Elit di Negara Ini Menjijikkan

    Perilaku Sebagian Elit di Negara Ini Menjijikkan

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Laode Ida mengatakan, perilaku sebagian elite pengambil dan pelaksana kebijakan di negeri ini sudah pada tingkat memalukan dan memuakkan. Ia mengatakan itu di Jakarta, Sabtu, 21 mei 2011 menyusul merebaknya sepak terjang salah satu kader dan petinggi partai penguasa, yang sering bermain uang serta kekuasaan. “Perilaku oknum […]

  • BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 3)

    BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 3)

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Berikut ini diterakan ornamen-ornamen yang terdapat pada tutup ari dari Sopo Godang dan Bagas Godang. 5. Bintang na Toras melambangkan pendiri huta Makna: Huta tersebut didirikan oleh Natoras yang sekaligus berkedudukan sebagai pimpinan pemerintahan dan pimpinan adat yang dilengkapi dengan Hulubalang, Bayo-bayo Nagodang, Datu, dan Sibaso. 6. Rudang melambangkan suatu Huta yang […]

  • Komisi III DPRD Madina Diminta Awasi 4 Proyek di Panyabungan Timur

    Komisi III DPRD Madina Diminta Awasi 4 Proyek di Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) diminta segera meninjau beberapa proyek fisik tahun 2015 ini di Kecamatan Panyabungan Timur bersumber dana dari APBD Madina. Tinjauan Komisi III itu sangat diperlukan agar ada pengawasan sejak dini terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek. Sejumlah warga menduga pihak pemborong dan pejabat pemerintah bersekongkol merendahkan mutu […]

expand_less