Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Limbah PT.TBS di Patiluban Diduga Bermasalah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2017
  • print Cetak

Limbah dari pabrik PT.TBS di Patiluban, Natal

 

NATAL (Mandailing Online) – Pembuangan limbah pabrik kelapa sawit milik PT. TBS (Tri Bahtera Srikandi) di  Patiluban, Natal, diduga sembarangan dan membahayakan lingkungan.

Itu penialian dari Koordinator investigasi masalah sosial  LSM-KOMUNITAS PEMERHATI LINGKUNGAN HIDUP INDONESIA (LSM-KPLHI), Salman Rais Daulay,S.sos yang melakukan investigasi ( 12/04) di lapangan.

LSM itu menemukan limbah yang sudah membeku di areal pinggir jalan lokasi perkebunan hingga mencapai  permukiman pinggir jalan pedesaan Desa Sinunukan IV Dan V.

“Dan sepanjang kami mengabil video dan poto limbah TPS yang mengalir di parit belakang PKS  (pabrik kelapa sawit) PT. Tri Bahtera Srikandi, Patiluban yang kira-kira jaraknya lebih kurang 1 kilo meter dari belakang pabrik, baunya cukup sangat menyengat dan menyesakkan pernafasan kita. Dan diduga limbah ini mengalir ke permukiman warga dan sunagi-sunagi kecil yang ada di dalam areal perkebunan jika hujan lebat limbah ini akan terbawa arus dengan sendirinya,” katanya.

Salman mengungkap, bahwa sesuai amanah UU Nomor  32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta UU Nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air plus Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2011 tentang Sungai, diduga keras PT.TBS telah melanggar UU tersebut.

“Dan saya juga menduga PT.Tri Bahtera Srikandi sudah merasa kebal hukum, kenapa… ? Karena saya sudah hubungi langsung menejer  yang saya tidak tau nama beliau ini siapa, lewat via seluler menejer PT.TBS Patiluban tersebut menyampaikan pada saya agar saya menemui asisten-nya dan jumpa di pabrik, kata beliau pada saya via telpon” ujar Salman.

“Dan kira-kira jam 15:00, 12/04 ada yang menghubungi kita lewat via seluler dan bartanya pada saya, ini siapa katanya, dan saya jawab balik bertanya, ini siapa dari mana dapat nomor saya, dia bilang tadikan saudara menghubungi menejer saya sebutnya,” kata Salman.

“Singkat cerita saya bialang kita dari LSM KPLHI dan selanjutnya dia bilang ya.. sudah yach.. kata beliu yang kita belum tau siapa namanya, dan saya menduga itu asisten menejer PT.TBS Patiluban yang disposisikan menjumpai kita. setelah itu telponnya mati dan tidak bisa kita hubungi lagi. Dan selanjutnya kita menghubungi nomor menejer PT.TBS Patiluban kembali dan berpuluh kali saya hubungi beliu juga tidak mau manjawab telpon saya. Dan disamping itu karena kita tidak bisa menjumpai petinggi PT.TBS saya menjumpai bapak Lian yang kata masyarakat sekitar beliau  ini humas PT.TBS Patiluban. Setelah kita bertemu dengan bapak Lian di pasar Natal dan terus kita menanyakan tentang limbah TPS PT.TBS Patiluban, dia menjawab bahwa itu bukan kapasitasnya menjawabnya karena dia mengaku bukan Humas PT.TBS.  Saya hanya sebagai pengembangan perusahan, katanya pada kita,” urai Salman.

“Saya merasa aneh kenapa pihak PT.TBS Patiluban yang enggan bertemu kita , berarti patut diduga bahwa permasalahan limbah PKS mereka bermasalah sesuai investigasi kita di lapangan. Dan perlu saya tegaskan kita akan dalami permasalahan dugaan limbah ini yang menurut kita banyak kejanggalan pengololaannya. Dalam waktu dekat ini kita akan ke Dinas Lingkungan Hidup Sumut dan akan membawa bukti-bukti yang kita sudah ambil di lapangan dan selanjutnya kita akan membawa bukti-bukti temuan kita di lokasi ke pihak hukum,” sebut Salman.

 

Kadis Lingkungan Hidup Madina :
Limbah PT. TBS Aman

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jum’at (14/4) menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya belum ada menerima laporan atau pengaduan dari masyarakat terkait limbah PKS PT.Tri Bahtera Srikandi di Patiluban.

Pihaknya sebulan lalu sudah terjun ke lokasi. Dari penelusurun dan hasil laboratorium di Medan menunjukkan limbah PKS PT.Tri Bahtera Srikandi di Patiluban masih diambang batas tolelir alias belum berbahaya. (rel)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antrian Jerigen di SPBU Simangambat

    Antrian Jerigen di SPBU Simangambat

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANTRI – Sejumlah pemilik jerigen bergerombol di SPBU Simanambat, Siabu, Mandailing Natal (Madina), Selasa (31/12/2013). Para pemilik jerigen ini diketahui merupakan pedagang bensin eceran di kawasan Siabu. Sejumlah warga di warung dekat SPBU mengakui setiap mobil tangki tiba, para pedagang akan antri di SPBU menungu pengisian jerigen. Disinyalir banyak pedagang ketengan tidak tepat lokasi dan […]

  • Pembangunan Bandara di Mandailing Natal Ditarget Tahun Depan

    Pembangunan Bandara di Mandailing Natal Ditarget Tahun Depan

    • calendar_month Sabtu, 25 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan bandara di Mandailing Natal ditarget tahun depan. Pembangunan dan operasional bandara ini akan dikelola oleh Angkasa Pura Bandara yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal  ini telah memenuhi persyaratan administratif dan tehnis dan ditetapkan sebagai lokasi bandara udara oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Pemenuhan persyaratan administratif dan tehnis […]

  • Darul Mursyid Terus Berbenah

    Darul Mursyid Terus Berbenah

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga, Jafar Syahbuddin Ritonga mengungkapkan bahwa Darul Mursyid layak mendapat nilai tertinggi diantara sekolah lain, sebab pada dasarnya Darul Mursyid tidak pernah berhenti berinovasi dan bekerja keras. Itu dikatakannya menjawab wartawan terkait Pesantren Darul Mursyid mendapat nilai tertinggi akreditas I se-Sumatera Utara dari Badan Akreditasi […]

  • Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): seolah tidak takut pada Polisi, pelaku penambang emas ilegal di ujung kampung desa sipogu tepatnya berbatas dengan desa ampung siala Kecamatan Batang Natal terus beroperasi. Pelaku tambang ini leluasa menggunakan alat berat jenis excavator padahal lokasi aktifitas tidak jauh dari jalan lintas provinsi Panyabungan-Natal. Informasi dari warga menyebut, aktifitas penambang […]

  • Madam Pang, Dibalik Kekuatan Timnas Thailand

    Madam Pang, Dibalik Kekuatan Timnas Thailand

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tim bola Indonesia keok dipermalukan dalam laga dengan tim Thailand, kemarin. Lantas, dimana letak ketangguhan tim sepak bola Thailand? Salah satunya ditengarai adalah ketangguhan sang manajer. Nama si manajer adalah Nag Nualphan Lamsan, perempuan kaya raya yang kerap disebut Madam Pang. Ia dikenal sangat royal ke pemain-pemainnya. Saat skuat Thailand maju ke final AFF, ia […]

  • Konten Sosial Media dan Hilangnya Harga Sebuah Nyawa

    Konten Sosial Media dan Hilangnya Harga Sebuah Nyawa

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Seorang perempuan di Leuwiliang, Kabupaten Bogor ditemukan tewas dengan kondisi leher menggantung di seutas tali. Korban berinisial W (21 tahun) tersebut tewas saat membuat konten candaan gantung diri di hadapan teman-temannya via video call. “Dari kata keterangan dari saksi, dia (korban W) itu lagi bikin konten […]

expand_less