Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Limbah PT.TBS di Patiluban Diduga Bermasalah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2017
  • print Cetak

Limbah dari pabrik PT.TBS di Patiluban, Natal

 

NATAL (Mandailing Online) – Pembuangan limbah pabrik kelapa sawit milik PT. TBS (Tri Bahtera Srikandi) di  Patiluban, Natal, diduga sembarangan dan membahayakan lingkungan.

Itu penialian dari Koordinator investigasi masalah sosial  LSM-KOMUNITAS PEMERHATI LINGKUNGAN HIDUP INDONESIA (LSM-KPLHI), Salman Rais Daulay,S.sos yang melakukan investigasi ( 12/04) di lapangan.

LSM itu menemukan limbah yang sudah membeku di areal pinggir jalan lokasi perkebunan hingga mencapai  permukiman pinggir jalan pedesaan Desa Sinunukan IV Dan V.

“Dan sepanjang kami mengabil video dan poto limbah TPS yang mengalir di parit belakang PKS  (pabrik kelapa sawit) PT. Tri Bahtera Srikandi, Patiluban yang kira-kira jaraknya lebih kurang 1 kilo meter dari belakang pabrik, baunya cukup sangat menyengat dan menyesakkan pernafasan kita. Dan diduga limbah ini mengalir ke permukiman warga dan sunagi-sunagi kecil yang ada di dalam areal perkebunan jika hujan lebat limbah ini akan terbawa arus dengan sendirinya,” katanya.

Salman mengungkap, bahwa sesuai amanah UU Nomor  32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta UU Nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air plus Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2011 tentang Sungai, diduga keras PT.TBS telah melanggar UU tersebut.

“Dan saya juga menduga PT.Tri Bahtera Srikandi sudah merasa kebal hukum, kenapa… ? Karena saya sudah hubungi langsung menejer  yang saya tidak tau nama beliau ini siapa, lewat via seluler menejer PT.TBS Patiluban tersebut menyampaikan pada saya agar saya menemui asisten-nya dan jumpa di pabrik, kata beliau pada saya via telpon” ujar Salman.

“Dan kira-kira jam 15:00, 12/04 ada yang menghubungi kita lewat via seluler dan bartanya pada saya, ini siapa katanya, dan saya jawab balik bertanya, ini siapa dari mana dapat nomor saya, dia bilang tadikan saudara menghubungi menejer saya sebutnya,” kata Salman.

“Singkat cerita saya bialang kita dari LSM KPLHI dan selanjutnya dia bilang ya.. sudah yach.. kata beliu yang kita belum tau siapa namanya, dan saya menduga itu asisten menejer PT.TBS Patiluban yang disposisikan menjumpai kita. setelah itu telponnya mati dan tidak bisa kita hubungi lagi. Dan selanjutnya kita menghubungi nomor menejer PT.TBS Patiluban kembali dan berpuluh kali saya hubungi beliu juga tidak mau manjawab telpon saya. Dan disamping itu karena kita tidak bisa menjumpai petinggi PT.TBS saya menjumpai bapak Lian yang kata masyarakat sekitar beliau  ini humas PT.TBS Patiluban. Setelah kita bertemu dengan bapak Lian di pasar Natal dan terus kita menanyakan tentang limbah TPS PT.TBS Patiluban, dia menjawab bahwa itu bukan kapasitasnya menjawabnya karena dia mengaku bukan Humas PT.TBS.  Saya hanya sebagai pengembangan perusahan, katanya pada kita,” urai Salman.

“Saya merasa aneh kenapa pihak PT.TBS Patiluban yang enggan bertemu kita , berarti patut diduga bahwa permasalahan limbah PKS mereka bermasalah sesuai investigasi kita di lapangan. Dan perlu saya tegaskan kita akan dalami permasalahan dugaan limbah ini yang menurut kita banyak kejanggalan pengololaannya. Dalam waktu dekat ini kita akan ke Dinas Lingkungan Hidup Sumut dan akan membawa bukti-bukti yang kita sudah ambil di lapangan dan selanjutnya kita akan membawa bukti-bukti temuan kita di lokasi ke pihak hukum,” sebut Salman.

 

Kadis Lingkungan Hidup Madina :
Limbah PT. TBS Aman

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jum’at (14/4) menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya belum ada menerima laporan atau pengaduan dari masyarakat terkait limbah PKS PT.Tri Bahtera Srikandi di Patiluban.

Pihaknya sebulan lalu sudah terjun ke lokasi. Dari penelusurun dan hasil laboratorium di Medan menunjukkan limbah PKS PT.Tri Bahtera Srikandi di Patiluban masih diambang batas tolelir alias belum berbahaya. (rel)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SD Negeri 240 Bagai Kandang Ayam

    SD Negeri 240 Bagai Kandang Ayam

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Kondisi bangunan SD Negeri 240 Desa Bandar Panjang Tuo bagai kandang kambing. Warga meminta Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Jamila Harahap,SH jangan menutup mata. Jangan membiarkan murid belajar di gendung yang bagai kandang kambing. Dalam laporan yang disampaikan warga kepada Mandailing Online, Senin (27/5) hampir semua sisi gedung sekolah itu tak […]

  • Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina II

    Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina II

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara partai politik Pemilu 2014, Senin dini hari (22/4/2014). Sebanyak 6 kursi DPRD Madina yang diperebutkan di Daereh Pemilihan II (Dapil II) meliputi Kecamatan Kotanopan, Tambangan, Ulu Pungkut, Muara Sipingi, Puncak Sorik Marapi dan Kecamatan Pakantan. Partai Nasdem memperoleh 1 […]

  • Investor Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

    Investor Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Rendahnya tingkat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Madina masih terlihat jelas. Untuk itu masyarakat meminta kepada Pemkab Madina untuk memberikan perubahan dengan mendatangkan investor. Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (Gambema Madina) Agussalam Nasution didampingi Sekretaris Musliadi Nasution kepada METRO di Panyabungan, Rabu (4/1). Keduanya menyebutkan, sesungguhnya masyarakat […]

  • Tekan Inflasi Melalui Optimasi Lahan, Holtikultura dan Irigasi

    Tekan Inflasi Melalui Optimasi Lahan, Holtikultura dan Irigasi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ​PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) fokus pada program peningkatan produksi komoditas pangan unggulan dan upaya menggenjot swasembada pangan daerah sebagai bagian dari strategi menekan laju inflasi. Program utama mencakup pengembangan bawang merah, cabai merah, optimasi lahan rawa, dan perbaikan infrastruktur irigasi. ​Tahun ini Dinas Pertanian Madina melakukan pengembangan bawang merah […]

  • Aswin Parinduri Mendaftar di Gerindra

    Aswin Parinduri Mendaftar di Gerindra

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Aswin Parinduri mendaftar ke DPC Partai Gerindra, di Panyabungan, Jum’at (8/11/2019). Aswin Parinduri yang juga Ketua DPD Partai Golkar Madina ini datang ke Partai Gerindra didampingi Sekretaris DPD Golkar Madina, Erwin Nasution dan pengurus Golkar Madina lainnya. Rombongan Aswin Parinduri di terima langsung Ketua DPC […]

  • 1 Syawal 1431H Diprediksi Bersamaan, 10 September

    1 Syawal 1431H Diprediksi Bersamaan, 10 September

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Surabaya–Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memprediksi Lebaran 2010 akan jatuh pada waktu bersamaan karena konjungsi (ijtimak) terjadi pada Rabu (8/9) pukul 17.20-17.30 WIB. “Hilal akan sulit dirukyat akibat konjungsi (pertemuan matahari dan rembulan) terjadi pada pukul 17.20 WIB. Kalau malam, rukyat akan sulit,” kata Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Hasjim Abbas kepada […]

expand_less