Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Dana Desa Tambangan Pasoman Disorot Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
  • print Cetak

Salah satu jalan jenis Rabat Beton di kawasan Aek Nabara, Desa Tambangan Pasoman yang dibangun tahun 2017 dari Dana Desa

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus demi kasus Dana Desa sepertinya tiada henti mencuat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Warga Desa Tambangan Pasoman, Kecamatan Tambangan, Madina menyampaikan kegelisahan kepada Mandailing Online, Senin (17/9/2018) terkait pelaksnaan Dana Desa di desa itu. Hanya saja, mereka meminta identitasnya tak ditulis.

Warga menyatakan bahwa pengaduan telah dikirim kepada Polres Madina terkait beberapa hasil temuan terhadap pelaksanaan Dana Desa tahun 2017 dan tahun 2018.

Pengaduan itu tertuang dalam surat pengaduan tanggal 2 November 2017. Lalu disusul pengaduan berikutnya pada tanggal 25 November 2017, kemudian pengaduan pada tanggal 28 Maret 2018.

Pengaduan masyarakat itu meliputi persoalan dugaan mark up dana pembiyaan program yang bersumber dari Dana Desa meliputi proyek fisik hingga program Makan Tambahan Bergizi Bagi Anak Balita serta persoalan kekurangtranspanan pemerintah desa dalam pengelolaan Dana Desa.

Selain itu, warga juga menyatakan bahwa ada istilah yang ganjil terdengar, yakni potongan dana dari setiap proyek fisik sebesar 27 prsen yang diperuntukkan bagi TPK 5 persen, PPn dan PPh 11 persen dan uang setan 11 persen.

Warga mengaku heran dengan istilah uang setan tersebut karena baru kali ini terdengar di telinga mereka.

Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Tambangan Pasoman membantah dugaan warga tersebut.

Kepala Desa Tambangan Pasoman, Abdul Aziz yang dikonformasi Mandailing Online via telefon seluler, Rabu (19/9/2018) menyatakan bahwa dugaan itu tidak mengandung fakta kebenaran.

Aziz mengatakan bahwa seluruh penggunaan Dana Desa dilaksanakan sesuai dengan aturan dan ketetuan yang berlaku. Pelaksanaan Dana Desa juga berdasarkan hasil Musyawarah Desa.

Dia menyatakan bahwa dia merasakan telah disangka warga memiliki banyak uang dari sumber Dana Desa, sehingga menimbulkan prasangka negatif terhadap dirinya.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2012, Target PAD Alat Berat Dinas PU Harus Diawasi

    2012, Target PAD Alat Berat Dinas PU Harus Diawasi

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pendapatan asli daerah (PAD) dari pemakaian alat berat di Dinas PU Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diduga belum mencapai target yang telah ditentukan. Untuk itu ke depan harus dimaskimalkan dan diawasi penggunaanya secara transparan. Hal itu sampaikan Ketua Jaringan Aktifis Mahasiswa Sumatera Utara (JAMSU) Iswadi Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Senin (02/01/2012). Katanya, tidak tercapainya […]

  • MPC Pemuda Pancasila: Pemkab Madina Harus Inisiasi Perda Cagar Budaya

    MPC Pemuda Pancasila: Pemkab Madina Harus Inisiasi Perda Cagar Budaya

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk merevitalisasi Pasanggarahan Kotanopan, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mandailing Natal (MPC PP Madina) meminta Pemkab untuk menginisiasi perda cagar budaya. Revitalisasi itu akan menjadi sebuah upaya meneguhkan nilai-nilai kebangsaan yang berdampak signifikan bagi penguatan nilai kepeloporan (heroisme), perjuangan (patriotisme) dan kesejarahan (historis). Demikian […]

  • Ajak Warga Awasi ADD, Pemkab Madina Sediakan SMS

    Ajak Warga Awasi ADD, Pemkab Madina Sediakan SMS

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait peningkatan Anggaran Dana Desa (ADD) pada tahun 2015 di Madina, yaitu 16 milyar dari APBD Madina dan Dana Desa 99,3 milyar dari APBN, Pemkab Madina mengajak warga melakukan pengawasan. Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Madina telah menyediakan sarana telekomunikasi (SMS) melalui nomor 081214055800 bagi warga yang hendak memberikan laporan dan […]

  • Propam dalami penganiayaan wartawan

    Propam dalami penganiayaan wartawan

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penganiayaan yang dilakukan mantak Kapolres Pematang Siantar, AKBP Fathori terhadap Andi Siahaan, salah satu wartawan televisi swasta di dalam sel Polresta P. Siantar, kini didalami penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) serta Direktorat Reskrim Polda Sumut. Kapoldasu Irjen Oegroseno mengatakan, dugaan penganiayaan yang dilakukan Fathori saat menjabat Kapolresta P. Siantar sudah ditangani […]

  • Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Maraknya pemberitaan Aktifitas penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di Desa Lobung Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terus beroperasi tanpa ada tindakan dari penegak hukum membuat seorang jurnalis yang bertugas di Madina merasa tertekan akibat adanya permintaan oknum pengurus salah satu organisasi masyarakat untuk […]

  • RKLA Resmi Hadir di Madina

    RKLA Resmi Hadir di Madina

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) secara resmi hadir di Mandailing Natal (Madina). Peresmian organisasi yang bergerak di bidang kerukunan umat beragama dan sosial ini langsung dihadiri oleh Ketua Umum Hajjah Bunda Indah. Peresmian yang diselenggarakan di gedung serbaguna Parbangunan, Rabu (2/2) turut dihadiri Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution, Kapolres Reza, […]

expand_less