Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Fahrizal : Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Harus Progresif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 25 Sep 2018
  • print Cetak

MEDAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mendesak Pemkab Madina untuk melakukan langkah-langkah bagi percepatan pembangunan kembali Pasar Baru Panyabungan.

Itu dikatakan Fahrizal terkait progres pembangunan ulang komplek Pasar Baru Panyabungan yang belum memperlihatkan kemajuan signifikan pasca kebakaran Maret lalu.

Menurutnya, jika pembangunan pasar ini masih menghadapi kendala sumber dana dari APBN atau APBD Provinsi, Pemkab Madina bisa saja mencoba jalur swasta. Sebab, pihak swasta juga dimungkinkan bisa melibatkan diri dalam pembangunan pasar itu.

“Tidak semua pembangunan infrastruktur dapat dilakukan oleh pemerintah termasuk pemerintah daerah, khususnya daerah otonom baru yang masih belum diimbangi dengan kapasitas SDM dan finansial yang memadai,” ujar pria yang bergelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam ini.

Oleh karenanya, menurutnya, skema kerjasama pemerintah daerah dengan pihak swasta telah ada yakni Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2005 yang kemudian direvisi menjadi Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015.

Fahrizal yang juga politisi Partai Hanura ini mengungkapkan, Pasar Baru Panyabungan bukan saja sebagai lokasi penting bagi nasib para pedagang, lebih dari itu Pasar Baru juga merupakan titik penting bagi konstlasi kota Panyabungan sebagai pusat perdagangan bagi Madina masa kini dan pusat perdagangan regional dalam jangka panjang.

Oleh karenanya, desain konstruksi pasar ini juga harus bersandar pada visi futuristik kebutuhan style 50 hingga 100 tahun ke depan.   Sebab, perkembangan kota Panyabungan untuk puluhan tahun mendatang itu tidak sama dengan masa kini.

Berbagai pembangunan infrastruktur, misalnya jalur Madina-Palas, tingkat pertumbuhan perkebunan kopi Mandailing serta riak industri kecil dan menengah akan berdampak bagi grafik kota Panyabungan di masa mendatang dari sisi kota perdagangan.

Berdasar itu, kebutuhan desain Pasar Baru Panyabungan dengan plot bukan saja pada segmen perdagangan eceran, tetapi ebh dari itu harus memiliki kapasitas sebagai pusat pasar grosir agar ketergantungan Madina terhadap Bukit Tinggi dapat diminimalisir.

Dengan demikian, pertumbuhan kota Panyabungan ke depan dapat dijawab oleh kapasitas Pasar Baru. Sehingga, pertumbuhan ekonomi masyarakat Mandailing Natal dapat lebih tergenjot dengan kehadiran pusat pasar yang multi komplek.

Pola pusat pasar seperti ini telah diterapkan oleh Pemko Padang Sidimpuan yang melakukan kerjasama dengan pihak swasta pasca kebarakan beberapa tahun lalu.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayi Mata Satu Lahir di Madina

    Bayi Mata Satu Lahir di Madina

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bayi memiliki mata satu lahir di RSU Panyabungan, Mandailing Natal, Kamis (13/9/2018). Infomasi yang dihimpun di RSU Panyabungan, bayi ini merupakan anak ke-5 dari pasangan Yulianti dan Rianto berasal dari pulau Jawa berdomisili di Kayujati, Panyabungan. Menurut keterangan sejumlah warga Kayujati, Rianto berprofesi pekerja tambang emas di kawasan perbukian Hutabargot […]

  • Kini Bisa Pinjam 100 Juta dari KUR Tanpa Jaminan

    Kini Bisa Pinjam 100 Juta dari KUR Tanpa Jaminan

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Ini kabar gembira bagi pelaku UMKM. Pemerintah akan mengerek plafon KUR tanpa jaminan menjadi Rp 100 juta. Sebelumnya meminjam dari KUR (Kredit Usaha Rakyat) hanya bisa maksimal Rp 50 juta bagi peminjam tanpa jaminan. Itu dikatakan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers usai rapat terbatas di Kantor Presiden, kompleks Istana […]

  • Tidak Semua Dana ADD Untuk Pembangunan Desa

    Tidak Semua Dana ADD Untuk Pembangunan Desa

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari total dana untuk Anggaran Dana Desa (ADD) untuk tiap desa, tidak semuanya dialokasikan bagi pembangunan desa, sebab sebagaian besar diperuntukkan bagi honor aparat serta ATK kantor desa. Alokasi pembangunan desa dari dana ADD itu tak bisa dipatok. “Kita mengambil contoh misalnya desa itu menerima Rp.48 juta (ADD) dalam satu […]

  • Prof. Dr. Maurice Bucaille Masuk Islam Setelah  Meneliti Mumi Fir’aun

    Prof. Dr. Maurice Bucaille Masuk Islam Setelah Meneliti Mumi Fir’aun

    • calendar_month Senin, 7 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Suatu hari di pertengahan tahun 1975, sebuah tawaran dari pemerintah Prancis datang kepada pemerintah Mesir. Negara Eropa tersebut menawarkan bantuan untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun. Tawaran tersebut disambut baik oleh Mesir. Setelah mendapat restu dari pemerintah Mesir, mumi Firaun tersebut kemudian digotong ke Prancis. Bahkan, pihak Prancis membuat pesta penyambutan kedatangan mumi Firaun […]

  • Tol Sumatera, pusat hanya janji

    Tol Sumatera, pusat hanya janji

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Soeharsojo, meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Ditegaskannya, bahwa selama ini masyarakat Sumatera hanya mendapatkan janji tentang rencana pembangunan jalan Trans Sumatera. “Rencana pembangunan Trans Sumatera harus direalisasikan dan jangan ditunda lagi, karena sejak 15 tahun yang lalu pemerintah […]

  • Percepatan Pembangunan Madina

    Percepatan Pembangunan Madina

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Melalui Penguatan Daya Saing Daerah Oleh: Zamharir Rangkuti* 14 tahun Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dimekarkan dari kabupaten induk, Tapanuli Selatan (Tapsel), bukanlah usia yang muda. Jika diibaratkan manusia, sudah memasuki usia remaja. Pada usia ini, sudah mulai paham bagaimana menggapai suatu cita-cita. Nah, bila ini sebuah daerah, berarti seyogianya juga mampu mewujudkan kesejahteraan daerah itu […]

expand_less