Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

“Holong Maroban Domu” di Reses Fahrizal Efendi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
  • print Cetak

Fahrizal Efendi menyalami kaum ibu saat tiba di lokasi acara Reses di Desa Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal

 

“Holong Mangalap Holong, Holong Maroban Domu”. Itu adalah satu dari banyak ungkapan dalam bahasa Mandailing yang beranjak dari falsafah pentingnya silaturrahim serta kesadaran kolektif terhadap pentingya saling memelihara dimensi kasih sayang antar individu dan antar kelompok masyarakat.

Falsafah ini sangat melekat dalam gerak langkah Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH. Dan itu terimplementasi pada setiap kegiatan reses yang dilakukannya serta setiap bertemu dengan konstitien di berbagai tempat, baik di warung kopi, tempat mangkal kaum ibu hingga perjalanannya ke desa-desa.

Oleh karenanya, Reses yang dilakukannya sejak Senin hingga Selasa (29-30/10) di Desa Jambur Padangmatinggi dan Mompang Jae, pendekatan dengan falsafah “Holong Mangalap Holong, Holong Maroban Domu” selalu kental, baik dalam ucapan maupun dalam diskusi penyerapan aspirasi rakyat.

Baca juga : Fahrizal : Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Harus Progresif

Keteguhan memegang prinsip “Holong Mangalap Holong, Holong Maroban Domu” ini akan melahirkan sikap dan rasa tanggungjawab seorang wakil rakyat terhadap konstituen dalam mengemban tugas-tugas legislatif di satu sisi, serta akan menimbulkan rasa keterwakilan dikalangan pemilih secara aspirasi.

Reses Fahrizal di Desa Jambur Padangmatinggi dan Mompang Jae

Kondisi demikian akan melahirkan “Rim Ni Tahi Do Rantosna”, suatu kondisi menyatunya visi antara konstituen dan perwakilan secara khusus dan semua komponen secara luas. Yang demikian itu akan bermuara kepada menguatnya sinergitas seorang wakil rakyat dengan rakyat pemilih dalam menumbuhkan penguatan capaian yang diaspirasikan.

Bahwa melaksanakan tugas-tugas legislatif dalam upaya menyahuti plus merealisasikan semua aspirasi pemilih dalam bentuk pembangunan ekonomi, sosial dan budaya bukap perkara mudah dibutuhkan juga prinsif “Holong Mangalap Holong, Holong Maroban Domu” di tataran legislatif dan pemerintahan dengan output “Rim Ni Tahi Do Rantosna”. Oleh karena itu, kekuatan seorang anggota DPRD Sumut bukan melulu berfaktor kemampuan atau daya lobinya, tetapi membutuhkan dukungan moral dari rakyat pemilih yang juga dalam bentuk “Holong Mangalap Holong, Holong Maroban Domu”.

Berdasar itulah, falsafah yang selalu dipegang kuat oleh H. Fahrizal Efendi Nasution,SH menjadi sangat bermakna dan sangat ideal dalam upayanya untuk selalu memiliki kekuatan moral serta garis komitmen untuk aspirasi konstituen.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KONSENSI LAHAN SOLUSI UNTUK TAMBANG RAKYAT

    KONSENSI LAHAN SOLUSI UNTUK TAMBANG RAKYAT

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pandangan Bupati Dan Ketua DPRD Madina Catatan: Dahlan Batubara Bupati Madina, Hidayat Batubara dan Ketua DPRD Madina, As Imran Khaitamy Daulay memiliki pandangan yang sama dalam mengatasi polemik tambang rakyat di Mandailing Natal (Madina). Pandangan kedua pucuk pimpinan itu memperlihatkan bahwa diperlukan konsesi lahan dari wilayah kontrak karya PT. Sorikmas Mining untuk dikelola sebagai tambang […]

  • 3 Murid SD Madina Wakil Sumut ke Olimpiade PAI Tingkat Nasional

    3 Murid SD Madina Wakil Sumut ke Olimpiade PAI Tingkat Nasional

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    gambar 3 murid SD Islam Adnani Panyabungan yang akan mengikuti Festifal PAI Nasional foto bersama dengan 3 anggota DPRD Madina PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga murid SD dari Mandailing Natal (Madina) akan menjadi utusan Sumut ke Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat nasional. Masing-masing bernama Nur Jannah Angriani, Rian Hatjih Rangkuti, […]

  • Seto Mulyadi Hadiri Sidang Kasus Sandal Jepit

    Seto Mulyadi Hadiri Sidang Kasus Sandal Jepit

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Seto Mulyadi menghadiri sidang kasus ‘Sandal Jepit’ dengan terdakwa AAL (16) di Pengadilan Negeri Palu, Rabu [04/01]. Sidang kedua dengan agenda pemeriksaan saksi Sapri Hamzah, rekan terdakwa AAL itu berlangsung tertutup dan dipimpin hakim peradilan anak Romel Tampubolon. Terdakwa AAL didampingi penasehat hukumnya Elvis DJ Katuwu, kedua […]

  • Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) – Informasi yang beredar,Saifullah Nasution Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) mangkir dalam panggilan ‘penyidik’ Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Madina terkait laporan LHKPN dirinya. Sumber menyebutkan, Saifullah dijadwalkan dimintai keterangan oleh divisi Penindakan Bawaslu Madina Rabu (20/11/2024), namun yang bersangkutan tidak hadir hingga batas waktu yang ditentukan. Terkait hal tersebut,Bawaslu […]

  • Anggota DPRD Binjai Diisukan Hamili Gadis Tionghoa

    Anggota DPRD Binjai Diisukan Hamili Gadis Tionghoa

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Sepekan terakhir, Anggota DPRD Binjai berinsial MM diterpa kabar tak sedap. MM diisukan berhubungan dengan gadis berdarah tionghoa hingga hamil 4 bulan. Namun, MM yang merasa tidak pernah melakukan perbuatan tersebut kepada wartawan koran ini, Minggu (14/11) di kantor advokad Surya Keadilan, Jalan Kawi Kecamatan Medan Area, membantah kabar itu. Lebih jauh dijelaskan MM […]

  • Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Merkuri (air raksa) adalah hasil dari proses pengelolaan batuan emas. Merkuri biasanya akan menimbulkan berbagai penyakit, namun tidak datang secara spontanitas tapi terlihat beberapa tahun kemudian. Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Madina, Marah Rusli Harahap kepada METRO di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia menjelaskan itu, sehubungan dengan maraknya penamabanagn emas di Hutabargot. […]

expand_less