Rabu, 29 Apr 2026
light_mode

Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
  • print Cetak

Iskandar Hasibuan, Maradotang Pulungan, Ridwan Lubis, Gong Matua Hasibuan

 

Figur calon legislatif untuk DPRD Madina dari kalangan wartawan lebih banyak di Daerah Pemilihan Madina 5.

Dibanding Dapil lain.

Dapil 5 meliputi : Kecamatan Siabu Bukit Malintang, Naga Juang, Hutabargot, Panyabungan Utara.

Warga di Dapil Madina 5 harusnya bersyukur punya calon legislatif dari figur-figur wartawan.

Mengapa harus bersyukur?

Ya, karena wartawan itu selama ini selalu dituntut menguasai persoalan demi persoalan di dalam kehidupan masyarakat.

Bergumul dengan dinamika dan aspirasi rakyat.

Wartawan dalam bekerja harus didukung perangkat-perangkat intelektual agar mempunyai banyak kecakapan dalam mengamati perkembangan sosial kemasyarakatan, sosial politik, dinamika pembangunan, mengontrol pemerintahan.

Wartawan juga sebagai pengamat. Sebagai saksi mata. Pencatat sejarah. Untuk melakukan hal-hal tersebut secara bersamaan, wartawan harus memiliki softskill yang baik.

Memang, wartawan bukan ahli ekonomi. Bukan spesialis kedokteran. Bukan pakar hukum. Bukan ahli tata pemerintahan. Juga mungkin tak ahli soal hama tanaman.

Tetapi, karena banyak melakukan wawancara dengan semua lintas sektoral menjadikan wartawan memiliki penguasaan terhadap dinamika ekonomi. Surut laju kesehatan, pendidikan. Dinamika penegakan hukum, hingga dilema pertanian serta perjalanan pemerintahan.

Alhasil, wartawan memiliki banyak pengetahuan di hampir semua sektor.

Pun, wartawan itu sebenarnya tak memiliki kekayaan harta yang banyak. Bahkan banyak keluarga wartawan berada nyaris di atas garis keluarga miskin. Karena profesi wartawan tak menjanjikan kekayaan. Mau kaya, keluar saja dari profesi wartawan.

Tetapi pers mampu membangkitkan optimisme kreatif masyarakat dalam menghadapi perubahan, salah satu caranya dengan memberdayakan kesadaran untuk kemandirian publik.

Pers memiliki tanggung jawab besar terhadap perkembangan daerah juga negara.

Ketika ada wartawan yang mencaleg, lalu menjadi anggota DPRD. Dia akan menjadi politisi yang berbasis wartawan.

Politisi yang berbasis pers biasanya lebih kritis dan lantang bersuara di gelanggang legislatif. Karena banyak pengetahuan di hampir semua sektor. Karena sudah terbiasa menulis aspirasi rakyat. Kerena sudah terbiasa hidup sederhana. Karena lebih tahan banting.

Itulah alasan saya mengapa warga Dapil Madina 5 harus bersyukur punya caleg dari figur-figur wartawan.

Apakah mereka nanti mau terima gratifikasi, sogok dll?

Tergantung iman manusianya. Jika pun, mungkin ala kadarnya. Karena sudah biasa tahan banting.

Siapa saja itu :

Iskandar Hasibuan dari PDI Perjuangan. Wartawan harian Waspada dan kini Pimpinan Redaksi Malintang Pos.

Maradotang Pulungan dari PKS. Wartawan harian Portibi DNP.

Ridwan Lubis dari PAN. Wartawan Harian Metro Tabagsel.

Gong Matua Hasibuan dari Golkar. Dulu di Harian Mimbar Umum. Kini di mingguan Sumteng Pos. (Dahlan Batubara / bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Butuh Pelayanan Maksimal.

    Butuh Pelayanan Maksimal.

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayan Pemerintah Kecamatan Panyabungan Timur didalam memudahkan masyarakat Kelurahan Gunung Baringin untuk urusan administrasi sangat diharapkan, terutama dalam penempatan lurah pada kelurahan itu, dimana sudah 2 tahun kelurahan tersebut tidak mempunyai lurah.(MOL)

  • Tipu 20 Orang, Tilep Rp600 Juta, Calo PNS Ditangkap

    Tipu 20 Orang, Tilep Rp600 Juta, Calo PNS Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Guru honorer di SMPN 1 Sawit Sebrang, Budiono (43) ditangkap polisi dari rumahnya di Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, kemarin (20/12). Budiono diduga menipu 20 tenaga honorer. Di kantor polisi, Budiono mengaku sebagai perantara, menjanjikan hingga membantu Edi dan Riswandi memalsukan Surat Keputusan (SK) PNS bagi para korbannya, sejak awal 2010. […]

  • Badan Pemangku Adat Jangan Dibawa ke Ranah Politik

    Badan Pemangku Adat Jangan Dibawa ke Ranah Politik

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Pelantikan Badan Pemangku Adat Mandailing Julu seharusnya tidak dibarengi dengan pernyataan sikap dan dukungan terhadap salah satu pasangan calon Bupati. Itu dikatakan Ketua DPP Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA), M. Suhairy Lubis, S. Fil, kemarin, terkait adanya rangkaian acara pengumuman dukungan Badan Pemangku Adat Mandailing Julu kepada calon bupati Dahlan Hasan […]

  • Mengenal Bahasa Mandailing (2)

    Mengenal Bahasa Mandailing (2)

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam)     BAHASA DAUN Prof. C.A. Van Ophuysen, ahli bahasa Melayu dan bahasa Mandailing menulis sejumlah artikel tentang bahasa Mandailing. Salah satu diantaranya ialah tulisan berjudul  De Poezie in het Bataksche Volksleven, 1886. Tulisan ini membahas bahasa daun dan 80 ende dan ungkapan tradisional Mandailing. Van Ophuysen pernah menjadi […]

  • Tuntutan Belum Terpenuhi, Para Guru SMA Negeri 3 Panyabungan Mogok Mengajar

    Tuntutan Belum Terpenuhi, Para Guru SMA Negeri 3 Panyabungan Mogok Mengajar

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Sejumlah guru PNS dan honorer SMA Negeri 3 Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) melakukan aksi mogok mengajar, Rabu (19/4/2017). Aksi mogok ini merupakan lanjutan dari aksi unjukrasa para guru dan pelajar pada Senin lalu menuntut Kepala Sekolah SMA Negeri  3 Panyabungan, Doharni Siregar diganti. Aksi mogok ini berlangsung akibat tidak adanya hasil […]

  • Pilkada akan dikembalikan ke DPRD

    Pilkada akan dikembalikan ke DPRD

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang selama ini telah dilakukan secara langsung terancam kembali ke DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah). Bocoran draft RUU (Rancangan Undang-Undang) Pilkada yang telah disiapkan Kementerian Dalam Negeri ada wacana Pilkada akan dikembalikan ke DPR. Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Joehermansyah Johan juga mengakui sinyalemen tersebut. Pemilihan gubernur yang […]

expand_less