Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

MA’RUF AMIN DATANG, KANTOR PEMKAB SEPI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
  • print Cetak

Ma’ruf Amin saat berpidato di tabligh akbar berlokasi di Pasir Putih, Panyabungan, Mandailing Natal.

 

Catatan : Dahlan Batubara

 

Sebelum berangkat meliput tabligh akbar ke Pasir Putih, Lingkar Timur Panyabungan, saya sempatkan minum teh manis di warung kopi. Senin (11/3/2019).

Tiga bulan terakhir Tabligh akbar lagi musim di Mandailing Natal. Tetapi, kali ini tabligh akbar-nya lebih wah. Karena hadir Ma’ruf Amin. Calon Wakil Presiden Indonesia.

Saat minum kopi, sejumlah murid sekolah dasar melintas jalan kaki di depan warung kopi. Menuju jalan raya. Kata mereka mau berbaris di pinggir jalan mengelukkan mobil yang membawa Ma’ruf Amin. Katanya disuruh guru.

Lalu saya tanya guru. Katanya disuruh kepala sekolah. Usai minum kopi, saya pergi bertanya kepada kepala sekolah. Katanya disuruh yang di atas.

Di facebook, sudah bermunculan foto kegiatan tabligh akbar. Ramai. Di Pasir Putih. Di samping lahan rencana pembangunan terminal Panyabungan yang membawa Kadis Perhubungan Madina masuk bui itu.

Era cyber itu gerak cepat. Tahun 1999 belum musim facebook. Berita yang diliput wartawan belum basi. Walau terbitnya besok. Di 2019 ini berita cepat basi. Jika saya merilis berita  tabligh akbar untuk Mandailing Online pasti sudah basi. Karena sudah didahului facebook.

Saya putuskan memilih angle lain. Kantor pemerintah.

Kurang lebih pukul 10.29 WIB, saya masuk ke kantor kecamatan Panyabungan. Sepi. Tak ada orang. Satu orang pun tak ada.

Ada dua wanita di kantor KB. Di sisi belakang kantor camat. Saya tanya : kenapa tak ada pegawai di perkantoran camat itu?

Dua perempuan itu menjawab : “mereka ke Pasir Putih, bang. Tablig akbar. Kan datang Ma’ruf Amin”.

Salah satu kantor SKPD Pemkab Madina sepi, Senin (11/3/2019) sekira pukul 11.00 WIB

Rekan saya di Siabu, namanya Jakfar Nasution. Saya telefon : “coba cek ke kantor camat Siabu, kosong atau tidak? Kalau kosong, tanyakan kemana pegawainya”. “Oke” katanya.

20 menit kemudian si Jakfar nelfon balik. “Bang, di sini kosong. Cuma ada 2 orang. Katanya semua pergi ke Pasir Putih tablig akbar bersama Cawapres”.

“Oke, kirim foto dan rilisnya ke WA saya”.

Kantor Camat Siabu sepi, Senin (11/3/2019) sekira pukul 10.50 WIB

Sebelum ke Pasir Putih, saya pergi ke Dinas Dukcapil Madina. Pegawainya ada. Urusan pelayanan KTP tetap lancar.

Lanjut ke komplek perkantoran Pemkab Madina di bukit Paya Loting sekalian ke gedung DPRD Madina.

Di komplek perkantoran Pemkab Madina itu sepi. Di gedung DPRD Madina pun sepi. Kenderaan jenis sepeda motor hanya ada satu dua unit. Mobil tak ada di parkiran. Banyak pintu kantor SKPD tutup. Ada juga yang buka, tapi pegawainya hanya satu dua orang.

Berbeda di kantor Depag, BPN dan BPS. Tiga instansi vertikal ini banyak mobil dan sepeda motor parkir. Pegawai-nya juga terlihat lengkap, semua bekerja seperti biasa.

Kantor Camat Panyabungan sepi, Senin (11/3/2019) sekira pukul 10.35 WIB

Akhirnya saya pergi ke Pasir Putih. Saat saya tiba di lokasi, saya mendengar Ma’ruf Amin sedang berpidato di panggung.

Cuaca sangat panas. Saya tak berlama-lama di depan panggung. Setelah foto sana jepret sini. Saya pergi bergabung dengan kawan-kawan jurnalis di rumah makan seberang Pasir Putih.

Di pekarangan rumah makan itu juga ramai orang. Berteduh. Ada kelompuk guru. Anehnya guru-guru itu hendak pulang. Walau acara belum usai. Sebelum mereka pulang itu banyak yang bicaranya tak berbisik.

Sampai-sampai saya sangat jelas mendengarnya. Bahwa mereka merasa tak perlu hadir lama-lama di situ. “Kan kita sudah datang. Selesailah itu, udah pulang sajalah kita”.

Mereka tak tahu kalau saya ini wartawan. Maklum, saya jarang pergi liputan ke sekolah-sekolah.

Pulang dari Pasir Putih. Saya pergi makan di depan kantor bupati lama. Penuh. Saya pilih meja di teras rumah makan. Menghadap ke jalan raya. Tak sendiri. Ada wartawan Portibi, Maradotang Pulungan yang juga baru tiba.

Sambil menunggu pesanan datang. Saya telefon Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Sahnan Batubara. Saya hendak mengkonfirmasi mengapa banyak pegawai meninggalkan kantor saat jam kerja?; adakah perintah untuk pegawai pergi menghadiri tabligh akbar itu?

Telefon tersambung. Tetapi, sebelum saya sempat bertanya, dia segera menyatakan sangat sibuk, dia menyarankan agar nanti saja bertelefon.

Makanan  belum datang. Tiba-tiba banyak angkutan umum jenis mini bus melintas di jalan raya membawa santri. Anehnya, para santri yang duduk di atap minimus mengacung-acungkan dua jari. Tapi saya tak mendengar jelas kalimat yang mereka teriakkan.

Si Maradotang dan saya, dan dua orang lain di meja makan itu tertawa-tawa keheranan.

Ah sudahlah. Makanan sudah datang. Lapar. Karena usai makan harus buru-buru pergi untuk solat zuhur.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tertib Ibadah Tanpa Campur Aduk, Arti Toleransi Sesungguhnya

    Tertib Ibadah Tanpa Campur Aduk, Arti Toleransi Sesungguhnya

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Bulan Desember kembali lagi, menandakan tahun baru mendekati. Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Desember memiliki satu hari yang sakral bagi kaum Kristiani, yaitu hari Natal sebagai wujud keimanan mereka. Kemudian akan dilanjutkan dengan perayaan tahun baru yang juga merupakan bagian dari ibadah mereka. Meskipun untuk tahun baru sendiri kini […]

  • Bupati Evaluasi SPBE Pemkab Madina

    Bupati Evaluasi SPBE Pemkab Madina

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Aula Kantor Bupati, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (11/7). Rakor SPBE diikuti langsung Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Sekda Madina Gozali Pulungan, Asisten I Alamulhaq, Asisten II Erman Gafar, Asisten III […]

  • Doa Untuk Muslim Thailand Selatan (2-selesai)

    Doa Untuk Muslim Thailand Selatan (2-selesai)

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEJUANG PATTANI YANG TERLUPAKAN (Catatan: Lesus, wartawan Alhikmah, tim Jurnalis Islam Bersatu (JITU) dalam Road4Peace. Senin, 18 November 2013, Bumi Patani) Kemuning senja menemani perjalanan kami, tim Jurnalis Islam Bersatu (JITU) kembali ke Malaysia. Mentari berjalan perlahan ke balik bukit-bukit hijau sepanjang jalan yang mengular entah dimana ujungnya. Pattani, Narathiwa, Yala di Negeri Patani (kini […]

  • MARJAGO TARUTUNG

    MARJAGO TARUTUNG

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Trimanto B. Ngaderi*) Musim durian telah tiba. Sudah menjadi kebiasaan penduduk huta, mereka marjago tarutung, siang dan malam. Mereka berlindung dari hujan dan angin malam di sopo, dangau atau biasa disebut bandar. Sebuah balai-balai terbuat dari bambu yang dibelah dan kayu diletakkan di dangau itu. Mereka tidur atau duduk santai di atas balai […]

  • Permintaan Hewan Qurban di Madina Turun Drastis

    Permintaan Hewan Qurban di Madina Turun Drastis

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang hari raya Udul Adha tahun ini, tingkat permintaan hewan qurban di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menurun dibanding tahun lalu. Merosotnya permintaan itu ditengarai akibat kelesuan ekonomi masyarakat. Demikian keterangan pedagang sapi di Panyabungan, Senin (21/9). “Penurunan itu sangat drastis, jika kita bandingkan qurban tahun lalu, misalnya pada tahun lalu […]

  • MASUKKAN BERKAS

    MASUKKAN BERKAS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah pelamar yang ingin memasukkan berkas di Kantor Pos Panyabungan terlihat kondusif dan santai tanpa harus antri panjang serta menunggu waktu lama seperti yang terjadi selama ini jika lamaran tersebut langsung di antar ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah Madina. ( medanbisnis / henri)

expand_less