Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Mahasiswa Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
  • print Cetak

Rahman Simanjuntak saat melakukan orasi di depan kantor Kejatisu, Kamis (4/7). (foto : Ima Tabagsel)

 

MEDAN (Mandailing Online) : Mahasiswa kembali berunjukrasa di Kejatisu, menuntut penetapan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Madina.

Unjukrasa dengan massa sekitar 600 orang itu dimotori Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima Tabagsel), berlangsung di halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Medan, Kamis (4/7/2019).

Mereka membawa spanduk dan poster yang umumnya bertulis mendesak Kejatisu menetapkan nama-nama tersangka.

Selain itu, duplikasi mayat dibalut kain kafan juga dibawa ke halaman Kejatisu, yang ditengarai sebagai simbol kematian kekuatan hukum.

Di dalam surat pernyataan terdapat 8 pon tuntutan mahasiswa yang ditandatangani Kordinator Aksi, Wildan Lubis; Kordinator Lapangan, Nur Miswari Simanjuntak dan Rahmat Hidayat Sormin; Penanggungjawab Aksi Damai, Rahman Simanjuntak.

Sejumlah poin diantaranya : Meminta Kejatisu segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Mandailing Natal (Madina).

Di poin kedua tertulis : “Diminta dengan sangat Kejatisu agar segara memanggil bupati Mandailing Natal karena diduga kuat sebagai “aktor intlektual” pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri Kabupaten Mandailing Natal”.

Pon lain lain : Meminta kepada Kejatisu untuk tidak menjadi lembaga penegak hukum yang munafik karena Kejatisu sendiri mengatakan ada tersangka di pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri dan akan diumumkan nama-nama tersangka usai Pemilu 2019.

Kejatisu harus menjadi lembaga yang dipercaya mahasiswa dalam penanganan kasus korupsi Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri.

Jika Kejatisu merasa tidak sanggup menangani kasus ini supaya memberikan andil kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar polemik antara Kejatisu dengan mahasiswa tidak berkepanjangan.

Mahasiswa juga meminta kepada BPKP Sumut agar menyerahkan hasil audit pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri kepada Kejatisu untuk ditindaklanjuti.

Poin selanjuntnya dinyatakan : Apabila Kejatisu tidak mengindahkan tuntutan mahasiswa, maka mahasiswa akan melakukan aksi ke KPK.

Pihak Kejatisu akhirnya menemui massa. Pejabat yang menemui adalah Asintel Kejatisu, Leo Simanjuntak dan Kasinpekum, Sumanggar Siagian.

Di hadapan massa dinyatakan bahwa penetapan nama-nama tersangka akan dinyatakan sebelum tanggal 22 Juli 2019.

Dialog antara pejabat Kejatisu dengan massa. (foto : Ima Tabagsel)

 

Berdasar catatan Mandailing Online, unjukrasa mahasiswa sudah berulang kali ke Kejatisu mendesak penuntasan kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Madina.

Aksi terbaru sebelumnya, unjukrasa belasan massa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal (Kompak Madina), berunjukrasa di depan kantor Kejaksaan Kejatisu, Selasa (25/6), tuntunnya serupa.

Pada Janurai 2019 lalu, kejatisu sempat memberikan sinyal akan mengumumkan nama-nama tersangka, yakni usai Pileg dan Pilpres 2019.

“Inikan mau pemilihan pilpres dan pileg, kita tidak mau mengganggu agenda pemerintah dulu,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian yang dikutip Harian Sumut Pos, Minggu (20/1/2019).

Saat itu Sumanggar menegaskan bahwa Kejatisu berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga mengumumkan para tersangka.

Editor : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Kemenangan Full, Relawan Paslon 1 Harun – Ichwan Kelurahan Kota Siantar Jadi Satu

    Ingin Kemenangan Full, Relawan Paslon 1 Harun – Ichwan Kelurahan Kota Siantar Jadi Satu

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Pasukan Relawan pemenangan Paslon 1 Harun-Ichwan Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan mulai panaskan mesin. kekuatan full tim dalam memenangkan pasangan nonor urut 1 untuk Kelurahan Kota Siantar terbentuk. kekuatan itu berasal dari berbagai golongan mulai dari Partai Politik, Simpatisan, Relawan dan Masyarakat. ” ini full kekuatan, semua tim jadi satu […]

  • Tradisi Marsialapari di Mandailing

    Tradisi Marsialapari di Mandailing

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tradisisatu ini merupakan salah satu tradisi masyarakat Mandailing di Sumatera Utara. Namanya adalah Marsialapari. Marsialapari adalah suatu tradisi saling membantu dalam budaya masyarakat Mandailing. Tradisi ini biasanya dilakukan pada saat menggarap persawahan, mereka saling membantu satu sama lain dan menggarap sawah mereka secara bergantian. Selain untuk memudahkan dalam menggarap sawah, tradisi ini juga sangat berkaitan dengan nilai-nilai serta filosofi […]

  • Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Mahasiswa mengutuk keras intervensi dan tekanan yang dilakukan aparat pemerintah kepada rakyat terkait pilihan politik di Pilpres 2019. Kutukan itu disuarakan mahasiswa dari BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) bersama aktivis muda Rahman Simanjuntak dalam aksi unjukrasa di Padangsidempuan, Jum’at (12/4/2019). Aksi puluhan mahasiswa ini dilangsungkan di dua lokasi. […]

  • Iskandar Hasibuan Diteror

    Iskandar Hasibuan Diteror

    • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MADINA, (MO) – Kerap menyerukan agar seluruh masyarakat Mandailing Natal (Madina) sama-sama menjaga kondusifitas dan stabilitas sosial serta tidak terprovokasi, Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Iskandar Hasibuan malah dihujani pesan singkat bernada “teror” dan ancaman. Namun Iskandar menegaskan tidak akan gentar. Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga […]

  • Indomaret Beroperasi Tanpa Izin, Pemkab Palas Dinilai Mandul

    Indomaret Beroperasi Tanpa Izin, Pemkab Palas Dinilai Mandul

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALAS – Pemkab Palas dinilai mandul dan tidak berani menindak tegas pemilik usaha Indomaret yang telah beroperasi di Jalan Ki Hajar Dewantara Sibuhuan sejak akhir Februari lalu. Dimana dengan beroperasinya Indomaret meski tanpa izin resmi dari Pemkab Palas, seolah Pemkab Palas tidak dihargai. “Dengan masih beroperasinya Indomaret itu berarti pemkab tidak ada apa-apanya dianggap, sebab […]

  • Tahun Ini Hanya Urea dan NPK yang Masuk Daftar Pupuk Subsidi

    Tahun Ini Hanya Urea dan NPK yang Masuk Daftar Pupuk Subsidi

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Tahun ini Pemerintah Indonesia hanya memberikan pupuk jenis Urea dan NPK dalam program pupuk bersubsidi kepada petani. Dengan demikian jenis SP-36, ZA dan pupuk Organik dihilangkan dari daftar pupuk bersubsidi. Keputusan ini merupakan kebijakan pemerintah dalam rencana membatasi penyaluran pupuk subsidi. Jika selama ini petani memperoleh pupuk subsidi Urea, SP-36, ZA, […]

expand_less