Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

KEK Pantai Barat Batu Loncatan Ekonomi Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 2 Agt 2019
  • print Cetak

Irwan Daulay saat berada di Kawasan Ekonomi Khusus Zhenzhen, Cina.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gagasan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pantai Barat Madina di Kecamatan Batahan dan sekitarnya oleh Bupati Madina Dahlan Nasution dianggap menjadi batu loncatan bagi bangkitnya industrialisasi di Madina.

Itu disampaikan Irwan Daulay, pengamat pembangun Madina, kepada wartawan, Jumat (2/8/2019).

Potensinya sangat besar oleh dukungan Raw Material (bahan baku) yang melimpah, baik berbahan sawit, karet, kopi, hortikultura, hasil laut dan pariwisata.

Begitu juga ketersediaan energy menjadikan kawasan ini akan sangat mungkin berkembang pesat melampaui KEK lainnya di Indonesia.

“Misalnya Sei Mangke yang sejak tahun 2013 yang lalu di-ground breaking sudah mendaptakan komitmen investasi lebih dari 10 triliun Rupiah,” imbuh Irwan yang sudah dua kali ke kawasan KEK Zhenzen, Cina.

Dari data resmi BPS, di tengah-tengah keterpurukan ekonomi bangsa, ternyata Madina secara gradual meningkat porsi industri manufaktur terhadap PDRB, sehingga mampu mempertahankan pertumbuhan di 6 % melampaui pertumbuhan nasional dan regional.

Tantangan yang akan dihadapi nantinya adalah seputar ketersediaan SDM yang bervisi industrial serta lemahnya inovasi oleh perusahaan swasta di sekitarnya dalam upaya menciptakan nilai tambah baru terhadap produknya.

Dan hal ini terus didorong oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sehingga dalam waktu segera usulan KEK oleh dunia usaha dapat ditindak lanjuti dengan kelahiran Peraturan Pemerintah.

“Terkait SDM yang bervisi idustrial, Pemerintah Madina sudah mulai melakukannya dengan menggandeng beberapa perguruan tinggi yang akan dikolaborasi dalam satu kesatuan tekad membangun Madina dari sektor swasta oleh Public Private University Partnership (PPUP),” jelasnya.

Begitu juga dengan pemerintah daerah dalam tahapan gradual ikut berbenah dalam menyongsong visi industrial ini dengan masuk ke dunia usaha dengan skala penuh berdasar konsep reinventing local government.

“Hal ini membutuhkan perencanaan yang matang dan komprehensif serta membutuhkan dukungan seluruh pihak, terutama pemegang kebijakan dan para pengusaha yang sudah dan sedang berinvestasi di sana,” ujar Irwan.

Irwan Daulay yang saat ini sedang menggeluti dunia usaha, berharap KEK Madina 10 tahun ke depan akan mampu mengubah Madina dalam wajah dan perspektif berbeda, bahwa usaha-usaha keras dan konsisten ternyata mampu melahirkan sejarah besar.

 

Kawasa Ekonomi Khusus

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) adalah kawasan dengan batas tertentu yang tercangkup dalam daerah atau wilayah  untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu.

KEK dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi dan berfungsi untuk menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional.

Pada dasarnya KEK dibentuk untuk membuat lingkungan kondusif bagi akitivitas investasi, ekspor, dan perdagangan guna mendorong laju pertumbuhan ekonomi serta sebagai katalis reformasi ekonomi. Untuk ide ini diinspirasi dari keberhasilan beberapa negara yang lebih dulu mengadopsinya, seperti Cina dan India.

Zhenzhen merupakan daerah di Cina yang menjadi satu dari beberapa KEK di dunia yang berhasil memajukan suatu daerah.

Shenzhen yang semula dusun nelayan, saat ini merupakan daerah tujuan investasi bagi sejumlah perusahaan teknologi tinggi, antara lain Foxconn dan ZTE. Berkat Shenzhen, China kini juga menjadi investor global terbesar kelima di dunia.

Perubahan Zhenzhen dari status dusun nelayan menjadi kawasan industri yang pesat itu, menjadikan gambaran bahwa status daerah Pantai Barat Mandailing Natal terutama Batahan dan sekitarnya juga memiliki peluang yang tinggi menuju kawasan industri pesat.

Dengan laju pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 25,8%, Shenzhen menjadi kota utama di dunia dalam bidang industri, urbanisasi dan modernisasi. Seiring dengan kemajuuan Shenzhen, jumlah penduduknya juga melonjak pesat akibat pertumbuhan lapangan kerja.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Kecerdasan dan dan prestasi yang ditorehkan Atika Azmi Utammi Nasution selama menjadi wakil bupati Mandailing Natal (Madina) menjadikan dirinya sebagai panutan kalangan milenial di Desa Tambangan Tonga, Kecamatan Tambangan. Itu sebabnya, sejumlah generasi milenial di Desa Tambangan Tonga itu menginginkan calon wakil bupati Madina nomor urut 2 itu melanjutkan karier politik […]

  • Gegara Aliran Tariqot, Kepdes Rumbio Diberhentikan

    Gegara Aliran Tariqot, Kepdes Rumbio Diberhentikan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Diduga terlibat dalam aliran tariqot, Khoirul Anwar Hasibuan diberhentikan dari jabatan kepala desa Rumbio, Kecamatan Panyabungan Utara. Pemberhentian ini mengejutkan mengingat kepala desa ini berjaya membawa Rumbio masuk kategori utama yang berhasil mengembangkan berbagai sektor desa serta telah meraih penghargaan tingkat provinsi dan nasional. Desa Rumbio saat ini menghasilkan jagung […]

  • Poda Tu Danak Mangaranto

    Poda Tu Danak Mangaranto

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Na Nisuratkon : Zulkifli Lubis Marudur do sude angka koum sahutai Pabuat ko na kehe mangalangka tu pandaramani Maraburan ilu palua ho langka bohal nasuadai Lao maho tu gasgas naso binoto rimbanai Marpupu do hami mandoahon ko sian hutai Dumenggan ma nian ngolumu mangarantoi Ngada tarbagi hami diho bohal na mangkalobi Arani parsabahan dohot suanon […]

  • Warga Buang Sampah di Pinggir Jalinsum

    Warga Buang Sampah di Pinggir Jalinsum

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sejumlah warga di sekitar Aek Sulum Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), membuang sampah di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Aek Sulum. Akibatnya, di beberapa titik terlihat tumpukan-tumpukan sampah. Ironinya, tempat pembuangan sampah liar itu berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Aek Sulum yang anjlok sepanjang 50 meter dengan kedalaman sekitar 10 […]

  • Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Lagi-lagi, rumah ibadah dilirik. Setelah kepala BNPT terbaru dilantik, program mengejutkan ini ibarat shocked therapy bagi masyarakat. Meskpiun bukan pertama kali wacana atau narasi-narasi pengawasan atau penargetan menyasar keyakinan atau agama. Terlepas penafsiran kata agama itu multitafsir di kalangan pemilik kebijakan. Intinya, agama sedang dilirik dan ditarget. Sebelumnya, […]

  • Atika Nyanyi di Acara Boby-Surya

    Atika Nyanyi di Acara Boby-Surya

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution datang menghadiri acara hiburan rakyat yang diselenggarakan Tim Kampanye Daerah (TKD) Bobby-Surya Madina di Jalan ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Minggu (3/11/2024). Kedatangan Atika memantik perhatian masyarakat. Terlebih saat calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution itu […]

expand_less