Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Filosofi Shalat Berjamaah Dalam Kepemimpinan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
  • print Cetak

Ustad Sahminan Rangkuti. Raja Bangun Nasution (inset)

 

Catatan : RAJA BANGUN NASUTION

Ikhtisar terhadap khutbah Jum’at Ustad Sahminan Rangkuti
di Masjid Agung Nur Ala Nur, 9 agustus 2019

 

Dalam setiap kegiatan sholat berjamaah yang sudah pasti ada di dalamnya adalah adanya imam dan makmum.

Imam di sini berfungsi sebagai pemimpin dalam sholat, yang semua gerakannya (gerakan dalam arti gerakan sholat) harus diikuti oleh makmumnya. Dalam setiap gerakannya, sangat tidak diperbolehkan seorang makmun mendahului gerakan imam.

Namun adakalanya gerakan sholat yang dilakukan seorang imam boleh tidak diikuti makmum, yaitu saat seorang imam melakukan gerakan atau membaca bacaan yang salah.

Jika terjadi kesalahan yang dilakukan oleh imam, makmum harus mengingatkannya, caranya untuk makmum laki-laki yaitu dengan mengucapkan kalimat Subhanallah, dan menepukkan tangan (sebelah luar telapak tangan/punggung telapak tangan) bagi makmum perempuan.

Dari itu, bisa diambil pelajaran bagi seorang pemimpin, baik pemimpin daerah atau pemimpin keluarga yang notabene seorang manusia biasa yang tak lepas dari salah. Karena pemimpin merupakan manusia biasa tentulah bisa saja salah, jadi pemimpin tidaklah mutlak.

Jika terjadi kesalahan yang dilakukan seorang pemimpin, bagi masyarakat yang dipimpinnya hendaknya juga belajar dari kegiatan sholat berjamaah juga. Bahwa jika pemimpin melakukan sebuah kesalahan hendaklah diingatkan, jangan malah dicaci, dihujat, dan ditinggalkan, cara mengingatkannya juga dengan cara-cara yang baik dan santun, bukan dengan melecehkan.

Dan jika itu terjadi, pemimpin yang diingatkan oleh rakyatnya juga harus menerimanya dan berintrospeksi, bukan malah ngotot dengan kebenarannya yang di mata masyarakatnya salah.

Dalam sholat berjamaah juga mengajarkan jika memang seorang pemimpin itu sudah tidak mampu untuk memimpin, hendaklah dirinya mundur dari kepamimpinannya. Misalnya, dalam sholat berjamaah, seorang imam jika merasakan buang angin dan sudah tidak bisa menahannya atau bahkan sudah buang angin, seorang imam harus mengundurkan diri dari posisinya sebagai imam.

Jika itu terjadi, imam harus keluar dari posisinya sebagai imam, dan jamaah dilanjutkan dengan dipimpin oleh seorang jamaah yang berada tepat di belakang imam dengan melangkahkan kakinya untuk maju ke posisi imam dan menjadi imam. Dan sholat berjamaah tetap dilanjutkan sampai akhir.

Seorang pemimpin pun juga harusnya punya sifat seperti imam dalam sholat, jika dirinya merasa sudah tidak mampu untuk memimpin, jangan malah dipaksakan yang nantinya akan membawa keburukan bagi masyarakatnya.

Seorang pemimpin harus sadar diri akan kemampuannya, bukan malah mencari beribu alasan atas kinerjanya yang tidak memuaskan masyarakatnya.

Adapun di dalam konteks pemerintahan daerah, secara struktural yang menduduki shaf pertama adalah DPRD, mestinya mereka yang selalu pro aktif terdepan memberikan peringatan jika pemimpin bersalah, jangan diam karena alasan loyalitas tapi berbicaralah karena mereka digaji oleh rakyat untuk berbicara dan mengawasi proses perjalanan pemerintahan untuk terciptanya keseimbangan. Jika itu terjadi maka proses berjalannya pemerintahan akan lebih baik.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

    MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2013 tak bisa diubah oleh siapapun. Kalau putera daerah tidak lulus, ke depan pemda dapat meningkatkan kapasitas para calon peserta tes, antara lain melalui bimbingan belajar sejak jauh-jauh hari sebelum seleksi CPNS. Penegasan ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar menanggapi aksi […]

  • Pemukiman Desa Tabuyung Yang Kian Terancam

    Pemukiman Desa Tabuyung Yang Kian Terancam

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS ( Mandailing Online) – Badai dan ombak besar yang terus menerus menerpa pantai Desa Tabuyung mengakibatkan pohon kelapa kembali bertumbangan dan air laut sudah mulai merayap masuk kepemukiman warga. Seperti terlihat dalam photo yang diabadikan jurnalis ini di lokasi merupakan gambaran situasi pada Jumat (8/5/2020) pukul 08.00 wib pagi ini di Desa […]

  • Terkait Berita Dinas PPKB Madina, Kadis Sebut Berita ” Jlek” Gak perlu Klarifikasi

    Terkait Berita Dinas PPKB Madina, Kadis Sebut Berita ” Jlek” Gak perlu Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online): Terkait pemberitaan anggaran belanja jasa acara di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( PPKB) senilai 5.835.390.000 untuk tahun 2024, plt Kepala Dinas PPKB Elfi Maryani sebut tidak perlu klarifikasi atau bantahan sebab berita yang dimuat itu jlek.” Untuk bantahan karena berita telah tersebar kemungkinan tidak di bantah, cukup lah, karena […]

  • Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

    Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KEDAH, MALAYSIA (Mandailing Online) – Tidak banyak yang mengetahui keberadaan masyarakat suku Man­­dailing di Kampung Je­rung Atas, Sg Petani, Negeri Kedah, Malaysia. Masyarakat Mandailing telah bertempat tinggal di Kedah sejak 1880. Kedah merupakan salah satu negeri di Malaysia yang berdekatan perbatasan dengan Thailand. Untuk memeriahkan kem­bali suasana perkampungan masyarakat Mandailing itu, satu aktivitas menarik […]

  • Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina V

    Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina V

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara partai politik Pemilu 2014, Senin dini hari (22/4/2014). Sebanyak 9 kursi DPRD Madina yang diperebutkan di Daereh Pemilihan V (Dapil V) meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Kecamatan Naga Juang. PKB memperoleh 1 kursi di […]

  • Dodi Martua Ketua Pansus SMGP

    Dodi Martua Ketua Pansus SMGP

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dodi Martua ditetapkan mengetuai Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal tentang tragedi Sibanggor di wilayah kerja PT SMGP. Dodi Martua tercatat sebagai anggota DPRD dari Partai Demokrat Daerah Pemilihan Madina 1. Sedangkan wakil ketua Pansus dipercaya kepada Ahmad Budiman Borotan politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Dapil Madina 1. Anggota […]

expand_less