Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Rektor UMTS Diperiksa Penyidik Tipiter

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

MEDAN – Rektor UMTS Michwar Zaini diperiksa penyidik Subdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Sumut, Rabu (8/2/2012) sebagai saksi terlapor atas dugaan data tesis palsu.

Pemeriksaan Michwar Zaini itu disampaikan Kasubdit Tipiter Direktorat Reskrimsus Polda Sumut AKBP Yusuf Rizal saat ditanya Tribun terkait perkembangan kasus yang semula dilaporkan LSM Partabagsel.

“Itu kita masih periksa rektornya. Pak Michwar itu didampingi oleh pengacaranya,” kata Yusuf Rizal ditemui Tribun di Gedung Reskrimsus Polda Sumut, Rabu (8/2/2012) sekitar pukul 14.30 WIB.

Yusuf belum bisa memastikan waktu persis untuk dilaksanakan gelar perkara untuk menentukan kasus tersebut apakah layak ditingkatkan ke penyidikan.

“Gelar perkaranya selesai dulu semua pemeriksaan, kemudian akan kita pelajari dulu, baru digelar,” katanya.

Saat disinggung, apakah sesuai penyelidikan yang telah berjalan ditemukan unsur pidana, Rizal mengaku belum bisa menjawab itu.

“Belum bisa disimpulkan, nanti peserta gelar menentukan itu. Saat gelar nanti kita paparkan, ini kasusnya begini, faktanya begini. Nah, orang banyak nanti yang akan menilai apakah bisa ditingkatkan ke penyidikan atau tidak,” terang Rizal.

Dikatakan Rizal, tentunya dari terlapor Michwar Zaini penyidik meminta bukti-bukti yang diperlukan.

“Saksi ahli mungkin juga sudah diperiksa,” ujar Rizal mengaku lupa.

Sementara, disela perbincangan tersebut melintas tiga orang pria menuju ruangan penyidik Subdit Tipiter. Rizal menyebut diantara ketiga orang tersebut, yakni pria tampak berumur dan mengenakan baju liris-liris warna orange, persis berada ditengah dua orang lainnya merupakan Michwar Zaini. “Itu dia Pak Michwar dengan pengacaranya,” tunjuk Rizal. Sementara, saat hendak ditemui, Michwar Zaini bersama dua pendampingnya terus berjalan menuju ruangan penyidik Tipiter.

Menurut keterangan seorang penyidik di Tipiter, Michwar Zaini selesai diperiksa sekitar pukul 16.20 WIB, sedangkan mulai diperiksa sekitar pukul 13.00 WIB.

“Udah pulang lah,” kata penyidik tak mau dituliskan identitasnya itu kepada Tribun. Penyidik ini mengaku tidak ikut menangani dugaan kasus tesis palsu tersebut.

Sementara, dikonfirmasi Tribun via selularnya, Rektor UMTS tidak mengangkat ponselnya. Pesan singkat dilayangkan kepada Michwar juga tidak ada balasan. (fer/tribun-medan.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya BPJS Kades dan Perangkat Desa Tahun 2024 di Madina Hampir Tembus diangka 3 Miliar

    Biaya BPJS Kades dan Perangkat Desa Tahun 2024 di Madina Hampir Tembus diangka 3 Miliar

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Madina anggarkan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Senilai Rp. 2.899.418.544 Miliyar untuk Belanja pembayaran pelayanan BPJS kesehatan Kades dan 5 Perangkat Desa di seluruh Kabupaten Mandailing Natal. Kadis PMD Madina Irsal Pariadi melalui Kabid Pemerintahan dan Desa Anjur Berutu yang dikonfirmasi […]

  • Alhamdulillah..Mualaf Ini Tempuh 7.000 km untuk Berhaji

    Alhamdulillah..Mualaf Ini Tempuh 7.000 km untuk Berhaji

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MAKKAH – Seorang Mualaf asal Prancis bersama istrinya menempuh perjalanan 7.000 km untuk melaksanakan ibadah haji. Keduanya mendapat undangan dari Raja Saudi. “Ketika saya mendengar adzan untuk kali pertama, saya terguncang. Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana situasi itu. Tapi saya ikuti suara itu dalam hati saya hingga akhirnya menuju Islam,” ucap Alexander yang kemudian mengganti […]

  • Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

    Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Tolong pak, tertibkan terminal! Kalau tidak bisa, silahkan mundur dari jabatannya pak. Demikian ungkapan para supir angkutan kota lin 01 Kota Padangsidimpuan, saat ketika menyampaikan orasi, kemarin (20/4). Puluhan supir ini melakukan aksi unjukrasa di halaman Sekretariat Daerah Pemko Psp, mulai pukul 09.30 WIB. Mereka menuntut pemerintah kota menertibkan dan menyesuaikan fungsi Terminal […]

  • Indonesia Beli 8 Pesawat Tempur Brasil

    Indonesia Beli 8 Pesawat Tempur Brasil

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAO PAULO, Raksasa penerbangan Brasil, Embraer, Rabu (10/11/2010), mengumumkan, perusahaan itu memenangi kompetisi internasional untuk menyediakan delapan pesawat serang ringan turboprop Super Tucano bagi Angkatan Udara Republik Indonesia. Embraer tidak membeberkan berapa besar nilai perjanjian tersebut, tetapi koran lokal menyebutkan angka 10 juta dollar AS. Perjanjian itu mencakup stasiun pendukung di darat dan suatu paket […]

  • Pindah Parpol, Belum Ada Anggota DPRD Yang Mundur

    Pindah Parpol, Belum Ada Anggota DPRD Yang Mundur

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga batas akhir pendaftaran calon legislatif ke KPU, para anggota DPRD Madina yang pindah partai politik belum ada yang mengajukan pengunduran diri dari keanggotaan DPRD. “Meski anggota DPRD yang melompat partai telah didaftarkan oleh partai politik lain, hingga kini kita belum ada menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan. Hanya saja memang […]

  • Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, Masyarakat wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) terutama orangtua diresahkan dengan maraknya isu penculikan anak-anak, penyebaran isu ini bukan hanya dari mulut ke mulut tapi juga menyebar melalui pesan singkat atau SMS. Akibatnya, orangtua yang memiliki anak di bawah umur dan anak remaja menjadi resah dan mereka berupaya agar menjaga anak-anaknya agar terhindar dari aksi […]

expand_less