Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
  • print Cetak


MADINA- Sejak 2 pekan terakhir, masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang mempunyai kebun durian selalu ramai pengunjung. Salah satunya, Mardiana (27) warga Desa Simaninggir Kecamatan Siabu. Selain menjual durian, Mardiana juga menawarkan pulut dan lemang sebagai pelengkap makan durian.

“Lemang ini sengaja saya masak setiap hari. Ini berdasarkan permintaan pengunjung yang datang memakan durian,” ujar Mardiana, Minggu (14/11).

Mardiah yang membuka warung tepat di kebun miliknya juga menyediakan 3 pondok untuk pengunjung sebagai tempat untuk makan durian. Dan ia menjual durian dengan harga bervariatif, tergantung besar dan kecil. Namun, harga durian masih terjangkau kocek. Sebab, harga durian per buah hanya Rp2 ribu, paling mahal Rp10 ribu. Untuk harga lemang Rp10 ribu per batang, sedangkan pulut Rp8 ribu per kilogram.

Warga Panyabungan, Sarmin (30), dan beberapa rekannya yang sengaja datang ke Desa Simaninggir untuk menikmati durian. “Tapi, kalau hanya makan durian kurang sempurna. Bila durian dicampur dengan lemang maka rasanya lezat,” ungkapnya.

Amatan METRO di lokasi perkebunan di Desa Simaninggir, jumlah warga yang berjaga berbeda dari jumlah biasanya. Pada hari-hari biasa di uar musim durian warga hanya berangkat ke kebun ini untuk menderes atau bertani karet. Namun, memasuki musim durian ini, warga yang memiliki pohon durian seluruhnya berjaga hingga tak pulang, artinya selama musim durian dia tak pulang ke desa.

Seperti disampaikan Ali wardana (42), warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, sejak 2 pekan terakhir dirinya tak pernah pulang ke desa dan selama itu juga dia tinggal di kebun untuk menjaga durian yang memiliki waktu tempuh dari tempat tinggalnya hanya sekitar 1 jam saja. Sedangkan untuk belanjanya diantarkan oleh anak-anaknya.

“Ini tradisi, setiap musim durian warga selalu begadang di kebun masing-masing, bahkan yang tak memiliki kebun pun ikut bedagang mengingat keramaian di kebun pada saat musim durian seperti saat ini,” tuturnya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Injak Alquran, Oknum Guru Panen Kecaman

    Siswa Injak Alquran, Oknum Guru Panen Kecaman

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SUKARAJA, – Kabupaten Seluma dan masyarakat Bengkulu umumnya dihebohkan peristiwa pembakaran buku surat Yasin dan sajadah masjid oleh orang gila. Kali ini digemparkan kejadian injak Alquran. Tindakan yang tak wajar ini memunculkan kecaman dan desakan masyarakat agar oknum guru SMAN 6 Seluma berinisial AA yang meminta 8 siswa di sekolah itu bersumpah dengan menginjak Alquran […]

  • Hanura, PKB, Grindra, Demokrat, Golkar Dominasi Madina

    Hanura, PKB, Grindra, Demokrat, Golkar Dominasi Madina

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penghitungan rekapitulasi manual hasil Pemilu 2014 masih berlangsung di tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), Sabtu (12/4/2014). Tetapi berdasar data-data yang dihimpun Mandailing Online dari posko-posko partai politik memeberikan gambaran bahwa pemenang Pemilu 2014 di Mandailing Natal (Madina) didominasi Partai Hanura, PKB dan Grindra. Ketiga partai politik ini mampu memperoleh kursi di […]

  • Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut ditetapkan zona merah Covid-19. Pemda Madina pun menerbitkan regulasi pencegahan dan penanggulangan sebaran virus corona, termasuk sanksi bagi warga yang tak bermasker di tempat umum. Salah satu sanksi yang diterapkan adalah hukuman push up 10 kali. Aturan itu ditegaskan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 30 Tahun […]

  • Madina Terapkan e-KTP 2011

    Madina Terapkan e-KTP 2011

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-; Mendagri Gamawan Fauzi mengingatkan bupati/wali kota di 197 daerah yang akan menerapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau e-KTP pada 2011. Khusus untuk Sumatera Utara, ada 12 kabupaten/kota, yakni Langkat, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Mandailing Natal (Madina), Serdang Bedagai, Batubara, Labuhanbatu Selatan, Kota Pematangsiantar, Tanjung Balai, dan Binjai. Melalui Surat Edaran (SE) tertanggal […]

  • Setelah 44 Tahun Dipenjara, Dibebaskan Karena Tak Terbukti Bersalah

    Setelah 44 Tahun Dipenjara, Dibebaskan Karena Tak Terbukti Bersalah

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SEJAK umur 18 tahun ia sudah masuk penjara. Ia sial. Entah di mana letak ”sial” itu dalam peta kehidupan manusia. Ia baru dibebaskan dari penjara pekan lalu. Ketika umurnya sudah 62 tahun. Ia dinyatakan tidak bersalah –setelah 44 tahun di dalam penjara. Itulah nasib Kevin Strickland. Ia dituduh ikut melakukan pembunuhan tiga orang di Kansas […]

  • Alumni Musthofawiyah Tak Berafiliasi Pada Capres Manapun

    Alumni Musthofawiyah Tak Berafiliasi Pada Capres Manapun

    • calendar_month Jumat, 15 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Abituren atau alumni Pesantren Musthofawiyah Purba Baru menegaskan bahwa tidak berafiliasi dengan calon presiden mana pun dalam Pilpres 2019. Itu ditegaskan Ketua LBH DPP Keluarga Abituren Musthofawiyah (KAMUS), Dedi Pranoto,SH yang diterima Mandailing Online via WhatsApp, Jum’at (15/2/2019). Selanjutnya, Dedi menyatakan atas nama DPP Keluarga Abituren Musthofawiyah, LBH DPP […]

expand_less