Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Pohon Karet Ditebang, Warga Simangambat Gugat Oknum Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
  • print Cetak

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution; tokoh masyarakat Simangambat, Hidayat Hasubuan dan Kadis PU Madina, Sahruddin serta sejumlah warga Kelurahan Simangambat meninjau titik-titik pembangunan bendungan Batu Tunggal di Sugai Muara Sada, Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) mengugat oknum bupati Madina ke Pengadilan Negeri.

Ketiga warga yang menggugat masing-masing : Muslih, Pardomuan Nasution dan Suhdi Efendi.

Gugatan didaftarkan melalui kuasa hukum, Amir Mahmud,S.Ag, MH. CLA pada tanggal 9 Agustus 2019 di Pengadilan Negeri (PN) Mandailing Natal dengan nomor pendaftaran online : PN MDL-082019Y3U.

Menjawab Mandailing Online, Kamis (15/8/2019) via telefon selular, Amir Mahmud mengungkapan, para penggugat dalam posisi dirugikan pada kegiatan pembukaan jalan di sepanjang aliran Sungai Muara Sada, Simangambat, semasa dengan pembangunan bendungan Batu Tunggal, beberapa waktu lalu.

Dalam pembukaan jalan itu, ratusan batang pohon karet milik para penggugat telah ditumbang. Bahkan bangkai pohon-pohon karet itu tak ditemukan.

Menurut Amir Mahmud, berdasar pengakuan beberapa saksi mata, penumbangan dilakukan malam hari. Batang-batang pohon karet itu juga diangkut pada malam hari sehingga paginya tak lagi ditemukan.

“Berdasar pengakuan penggugat, para penggugat telah pernah menemui Dahlan Hasan Nasution di rumah bupati Madina. Namun Dahlan Hasan Nasution meminta Camat Siabu untuk menuntaskan ganti ruginya,” ujar Amir.

Selanjutnya, para penggugat pun bertemu dengan Camat Siabu. Tetapi pertemuan itu menemui jalan buntu.

“Bahkan Camat sempat berujar yang kurang lebih kalimatnya ‘kita bertemu di pengadilan”, ujar Amir.

Sementara itu, Camat Siabu, Edi Sahlan yang dihubugi via telefon selular, Kamis (15/8/2019) membenarkan pertemuannya dengan para penggugat atas limpahan lisan dari bupati Madina.

Hanya saja, menurut Edi Sahlan, pertemuan itu tak menghasilkan solusi. Faktornya, para penggugat meminta ganti rugi yang mahal, yakni 35 juta rupiah per orang. Bahkan salah satu penggugat meminta sekitar 1 milyar rupiah.

Petitum

Amir mahmud mengungkapkan, terdapat beberapa petitum (tuntutan) di dalam gugatan di PN Mandailing Natal.

Diantaranya, meminta PN Mandailing Natal mengabulkan permohonan sita jaminan yang dimohonkan para tergugat.

Meminta PN Mandailing Natal menyatakan sah dan berharga sita jaminan atas 3 jenis harta benda tergugat dalam kelompok sitaan, masing-masing :

  1. Satu unit rumah yang terletak di Perumahan Menteng Indah I No.3 Jl.Menteng 7/Jl. Panglima Denai, Medan Denai, Medan.
  2. Satu unit rumah yang terletak di Jl. Sei Berantas No.74, Kelurahan Babura, Medan Sunggal, Medan.
  3. Satu unit mobil Toyota bernomor polisi BK 1723 DG.

Sedangkan untuk pokok perkara terdapat 7 poin :

Meminta PN Mandailing Natal mengabulkan gugatan para penggugat untuk seluruhnya.

Meminta PN Mandailing Natal menyatakan tergugat teah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan para penggugat.

Meminta PN Mandailing Natal menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi materi sebanyak Rp 811.750.000 kepada para penggugat.

Amir Mahmud menyatakan bahwa gugatan telah diregister pada tanggal 13 Agustus di website https://ecourt.mahkamahagung.go.id

Sidang dijadwalkan pada 26 Agustus 2019 berdasar sistem informasi online PN Mandailing Natal. Namun Mahmud mengakui bahwa hingga Kamis (15/8/2019) dia selaku kuasa hukim belum menerima undangan. Ketiga penggugat juga belum menerima undangan.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution. Konfirmasi via Whatsaap oleh wartawan belum memperoleh balasan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

    Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta- (MO), Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mencatat satu orang tewas dan lima orang luka-luka akibat penyerangan kelompok Islam Syiah di Sampang, Jawa Timur, pada Minggu siang. Deputi V Menko Polhukam Irjen Pol Bambang Suparno melalui pesan singkat kepada Antara, di Jakarta, Minggu, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh peristiwa itu bermula […]

  • Selesaikan Konflik Lahan Pemkab Perlu Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan PT ALAM

    Selesaikan Konflik Lahan Pemkab Perlu Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan PT ALAM

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) harus memfasilitasi pertemuan masyarakat Suka Makmur dengan PT ALAM, untuk membicarakan persoalan yang terjadi menyangkut konflik lahan antar kedua belah pihak. “Kita memahami, pasti ada pengorbanan dalam setiap insiden. Namun pro justitia serta kepastian dan kesamaan hak di depan hukum harus tetap dikedepankan. Karena hanya dengan demikian, kita […]

  • Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

    Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

    • calendar_month Sabtu, 3 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diharapkan bisa meningkatkan kerukunan umat beragama di daerah itu. Pengurus FKUB Madina periode tahun 2012-2017 dikukuhkan, Selasa (30/10) di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Hadir dalam pengukuhan itu, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Utara DR H Maratua Simanjuntak, Bupati Madina HM […]

  • Kades Rantobi Ternyata Diberitahu Pelaku Tambang Emas Ilegal untuk Beroperasi

    Kades Rantobi Ternyata Diberitahu Pelaku Tambang Emas Ilegal untuk Beroperasi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal- Mandailing Online : Aktifitas tambang emas ilegal di kawasan sungai batang natal tepatnya di dusun batumarsaong Desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata diberitahu pelaku kepada Kepala Desa. Pasalnya penyewa alat berat bernama Pajaruddin Nasution mengaku aktifitas tambang emas itu diberitahu kepada Kepala Desa yang hasilnya untuk pembangunan masjid […]

  • Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE (Mandailing Online) – Mahasiawa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Batang Natal-Aceh (IMABANA-Aceh) yang berkuliah di Universitas Malikussaleh membagi-bagi takjil di kota Lhokseumawe, Aceh. Kegiatan itu berlangsung pada Selasa (19/4/2022). Sasaran penerima adalah warga yang melintas di jalan raya, pencari nafkah di sekitar jalan raya seperti tukang bejak, tukang tambal ban, dan para penjual kerupuk. […]

  • Udara Sibanggor Terindikasi Tak Beres, Rakyat Harus Dilindungi

    Udara Sibanggor Terindikasi Tak Beres, Rakyat Harus Dilindungi

    • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Menurut saya, kondisi Sibanggor Julu kini sangat tidak beres. Dibutuhkan kedatangan tim ahli indevenden pengukur zat hidrogen-sulfur di sana. Pengundangan tim ahli itu sebisanya diinisiasi DPRD Mandailing Natal. Jika DPRD Mandailing Natal enggan maka DPRD Sumatera Utara harus berinisiasi. Alasan saya : di Sibanggor Julu banyak indikasi-indikasi keterancaman tubuh penduduk yang […]

expand_less