Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

DPRD Baru, Harapan Baru, Menuju Madina Baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
  • print Cetak

 

Irwan Daulay (kanan) dan Bode Tanjung (kiri)

Irwan Daulay (kanan) dan Bode Tanjung (kiri)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Pengambilan sumpah jabatan 40 anggota DPRD Madina yang baru sudah dilangsungkan Senin (2/9/2019) di Gedung Serbaguna, Panyabuan.

Seiring dengan itu, harapan dari berbaga kalangan pun mengemuka agar para anggota dewan yang baru ini mampu bersinergi, bekerja keras dan memiliki kemauan politik yang kuat terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi Madina terkini. Sebab, dipundak legislatif terbeban fungsi anggaran, legislasi dan pengawasan.

Tokoh penguasaha properti Madina, Irwan Daulay menjawab Mandailing Online, Senin menyatakan persoalan penting Madina hari ini adalah perekonomian, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur serta akhlak masyarakat.

Terutama persoalan PDRB Perkapita serta kualitas pendidikan di Mandailing Natal (Madina).

“Data menunjukkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita masih rendah meskipun ada tren meningkat,” ungkapnya.

Meskipun pertumbuhan ekonomi Madina melampaui rerata nasional dan Sumut, namun trennya juga menurun.

Hal ini harus menjadi perhatian serius baik oleh Pemkab Madina begitu juga anggota DPRD yang baru dilantik, sebagaimana fungsi DPRD sebagai pengawasan, legislasi dan anggaran.

“APBD Madina kedepan harus benar-benar memberi manfaat bagi pembangunan masyarakat. karena postur APBD Madina belum benar-benar fokus kepada penyelesaian hal-hal mendasar tadi, “ sebutnya.

Sebab, lanjut Irwan, masih banyak pos-pos anggaran yang tidak efisien. Misalnya anggaran tenaga honorer yang mencapai 100 Millar Rupiah per tahun, ini harus dievaluasi DPRD Madina, dan diberi solusi. Karena berdasar informasi, banyak tenaga honorer yang dipaksakan dan ternyata bukan karena kebutuhan.

Demikian juga Dana Desa harus benar-benar diawasi dan dibimbing agar mampu memberi multiplier effec terhadap perekonomian desa.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang duduk

Pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Madina priode 2019-20124 di geung Serbaguna, Panyabungan, Senin (2/9/2019).

Di sisi regulasi, Irwan berharap DPRD produktif melahirkan peraturan-peraturan daerah yang lebih kepada penggalian potensi-potensi daerah agar Pemda juga dapat berperan langsung dalam perekonomian. Misalnya mensupport lahirnya perusahaan-perusahaan milik daerah yang turut berkompetisi dalam pemanfaatan sumber daya alam Madina. Misalnya berkebun kopi, sereh wangi.

Dan bahkan mengundang perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Madina untuk turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi daerah. Baik share Saham Goodwill dan Divestasi.

“Jika mereka (perusahaan) diajak dan kita mampu membangun sense of belonging dengan mereka, saya yakin mereka akan bantu,” ujarnya.

Tentang judi dan narkoba, menurut Irwan, DPRD Madina perlu mencontoh Tapteng. Lahirkan Perda yang keras dan tegas dan bahkan diusir dari Madina. Sebab menurut informasi,  perjudian mulai marak dan narkoba merajalela dan hal ini tidak boleh dibiarkan.

 

Di tempat terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Aspekindo) Madina, Bode Tanjung juga memiliki harapan besar bagi anggota DPRD Madina yang baru untuk proaktif serta memiliki kemauan politik yang kuat untuk mengurai persoalan-persoalan yang dihadapi Madina terkini dan upaya yang harus dilakukan.

Masalah pengangguran dan persoalan perekonomian secara umum, harus menjadi perhatian anggota dewan baru. Juga persoalan dan regulasi mengatasi narkoba.

Bode mengatakan, tingkat pengangguran di Madina sudah begitu tinggi yang harus dicari formula solusinya yang tepat.

DPRD yang berfungsi di segmen budgeting dan legislasi harus mampu menguarai masalahnya dan mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang mampu menggenjot pertumbuhan lapangan kerja.

Bahkan, dinamika UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian Madina serta penyerap pengangguran harus menjadi perhatian serius dari anggota dewan baru.

Postur-postur APBD Madina ke depan harus mengarah ke arah perangsangan pertumbuhan sektor UMKM ini.

Termasuk juga di sektor pertanian dan agrobisninya. Dewan baru diharap mampu melakukan dorongan dan rangsangan yang kuat agar daya dukung APBD terhadap subsidi harga di tingkat petani dapat terterapkan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh-tokoh Nasional Asal Madina Bersiap ‘Turun Gunung’ Menangkan SAHATA

    Tokoh-tokoh Nasional Asal Madina Bersiap ‘Turun Gunung’ Menangkan SAHATA

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) kian tak terbendung. Kali ini sejumlah tokoh nasional asal Mandailing Natal (Madina) di Jakarta sepakat ‘turun gunug’ untuk memenangkan SAHATA menjadi bupati dan wakil bupati pada Pilkada Madina 2024. Dukungan putra-putra terbaik Madina yang berkiprah […]

  • Sorikmas Mining Menunggu IPPKH

    Sorikmas Mining Menunggu IPPKH

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Sorikmas Mining saat ini masih menunggu Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari pemerintah Indonesia. Jika izin ini keluar, maka perusahaan tambang emas di Mandailing Natal itu akan memasuki tahapan konstruksi yang akan menyedot tenaga kerja sekitar dua ribuan orang. “Kalau saat ini kami sama sekali belum diizinkan melakukan kegiatan […]

  • Akhirnya Pejabat Dinas PMD Madina Dilantik

    Akhirnya Pejabat Dinas PMD Madina Dilantik

    • calendar_month Jumat, 21 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gozali Pulungan,SH.MM dilantik menjadi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at (21/4/2017). Dia menggantikan pejabat lama, Sayuti Lubis. Pelantikan Gozali ini bersama dengan 366 pejabat eselon II,III dan IV di lingkungan Pemkab Madina oleh Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution di Taman Raja Batu, Panyabungan. Jabatan Sekretraris ini […]

  • Agar Mudik Lancar Jalinsum Harus Diperbaiki

    Agar Mudik Lancar Jalinsum Harus Diperbaiki

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALUTA, – Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang ada di daerah Pamuttaran, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kondisinya sangat memprihatinkan. Selain rusak parah, jalan juga dipenuhi lubang dan sangat membahayakan pengendara. Untuk itu diminta kepada Dinas PU dan Bina Marga Provinsi Sumatera Utara (Provsu) segera memperbaiki jalinsum ini agar tidak membahayakan pengendara yang melintasinya dan tidak […]

  • Ketua DPRD: Sangat Lucu Kepala Sekolah yang Bermasalah Dipertahankan

    Ketua DPRD: Sangat Lucu Kepala Sekolah yang Bermasalah Dipertahankan

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis menilai langkah yang diambil Dinas Pendidikan (Disdik) sangat lucu dengan mempertahankan kepala sekolah yang bermasalah. Hal itu disampaikan Erwin ketika diminta tanggapan terkait adanya permintaan penggantian kepala SDN 001 Sihepeng di Kecamatan Siabu dan SDN 116 Percontohan di Kecamatan Panyabungan, Senin (7/2). “Alangkah […]

  • Shafron: BPN Madina Harus Jelaskan Hutan Mangrove di Lokasi PT.TBS

    Shafron: BPN Madina Harus Jelaskan Hutan Mangrove di Lokasi PT.TBS

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh Pantai Barat Madina, Shafron menanggapi bantahan Kepala BPN Madina soal tak adanya “kong kalikong” antara BPN Madina dengan PT. TBS. Kepada Mandailing Online, Senin (4/11/2019) Shafron menyatakan, Shafron meminta BPN Madina menjelaskan sertifikat yang diterbitkan di Desa Sikara-Kara itu apakah berada di kawasan hutan mangrove atau tidak. Dan, lebih […]

expand_less