Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

DPRD Baru, Harapan Baru, Menuju Madina Baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
  • print Cetak

 

Irwan Daulay (kanan) dan Bode Tanjung (kiri)

Irwan Daulay (kanan) dan Bode Tanjung (kiri)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Pengambilan sumpah jabatan 40 anggota DPRD Madina yang baru sudah dilangsungkan Senin (2/9/2019) di Gedung Serbaguna, Panyabuan.

Seiring dengan itu, harapan dari berbaga kalangan pun mengemuka agar para anggota dewan yang baru ini mampu bersinergi, bekerja keras dan memiliki kemauan politik yang kuat terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi Madina terkini. Sebab, dipundak legislatif terbeban fungsi anggaran, legislasi dan pengawasan.

Tokoh penguasaha properti Madina, Irwan Daulay menjawab Mandailing Online, Senin menyatakan persoalan penting Madina hari ini adalah perekonomian, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur serta akhlak masyarakat.

Terutama persoalan PDRB Perkapita serta kualitas pendidikan di Mandailing Natal (Madina).

“Data menunjukkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita masih rendah meskipun ada tren meningkat,” ungkapnya.

Meskipun pertumbuhan ekonomi Madina melampaui rerata nasional dan Sumut, namun trennya juga menurun.

Hal ini harus menjadi perhatian serius baik oleh Pemkab Madina begitu juga anggota DPRD yang baru dilantik, sebagaimana fungsi DPRD sebagai pengawasan, legislasi dan anggaran.

“APBD Madina kedepan harus benar-benar memberi manfaat bagi pembangunan masyarakat. karena postur APBD Madina belum benar-benar fokus kepada penyelesaian hal-hal mendasar tadi, “ sebutnya.

Sebab, lanjut Irwan, masih banyak pos-pos anggaran yang tidak efisien. Misalnya anggaran tenaga honorer yang mencapai 100 Millar Rupiah per tahun, ini harus dievaluasi DPRD Madina, dan diberi solusi. Karena berdasar informasi, banyak tenaga honorer yang dipaksakan dan ternyata bukan karena kebutuhan.

Demikian juga Dana Desa harus benar-benar diawasi dan dibimbing agar mampu memberi multiplier effec terhadap perekonomian desa.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang duduk

Pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Madina priode 2019-20124 di geung Serbaguna, Panyabungan, Senin (2/9/2019).

Di sisi regulasi, Irwan berharap DPRD produktif melahirkan peraturan-peraturan daerah yang lebih kepada penggalian potensi-potensi daerah agar Pemda juga dapat berperan langsung dalam perekonomian. Misalnya mensupport lahirnya perusahaan-perusahaan milik daerah yang turut berkompetisi dalam pemanfaatan sumber daya alam Madina. Misalnya berkebun kopi, sereh wangi.

Dan bahkan mengundang perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Madina untuk turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi daerah. Baik share Saham Goodwill dan Divestasi.

“Jika mereka (perusahaan) diajak dan kita mampu membangun sense of belonging dengan mereka, saya yakin mereka akan bantu,” ujarnya.

Tentang judi dan narkoba, menurut Irwan, DPRD Madina perlu mencontoh Tapteng. Lahirkan Perda yang keras dan tegas dan bahkan diusir dari Madina. Sebab menurut informasi,  perjudian mulai marak dan narkoba merajalela dan hal ini tidak boleh dibiarkan.

 

Di tempat terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Aspekindo) Madina, Bode Tanjung juga memiliki harapan besar bagi anggota DPRD Madina yang baru untuk proaktif serta memiliki kemauan politik yang kuat untuk mengurai persoalan-persoalan yang dihadapi Madina terkini dan upaya yang harus dilakukan.

Masalah pengangguran dan persoalan perekonomian secara umum, harus menjadi perhatian anggota dewan baru. Juga persoalan dan regulasi mengatasi narkoba.

Bode mengatakan, tingkat pengangguran di Madina sudah begitu tinggi yang harus dicari formula solusinya yang tepat.

DPRD yang berfungsi di segmen budgeting dan legislasi harus mampu menguarai masalahnya dan mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang mampu menggenjot pertumbuhan lapangan kerja.

Bahkan, dinamika UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian Madina serta penyerap pengangguran harus menjadi perhatian serius dari anggota dewan baru.

Postur-postur APBD Madina ke depan harus mengarah ke arah perangsangan pertumbuhan sektor UMKM ini.

Termasuk juga di sektor pertanian dan agrobisninya. Dewan baru diharap mampu melakukan dorongan dan rangsangan yang kuat agar daya dukung APBD terhadap subsidi harga di tingkat petani dapat terterapkan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Persoalan Lingkungan, Bupati Minta Camat Proaktif

    Soroti Persoalan Lingkungan, Bupati Minta Camat Proaktif

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution kembali menyoroti masalah lingkungan hidup. Kali ini Sukhairi meminta para camat proaktif membenahi lingkungan di wilayah masing-masing. Sukhairi menyampaikan hal itu saat mimimpin rapat evaluasi pelaksanaan program dan penyerapan anggaran tahun 2022 di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (29/8). “Mengenai […]

  • RSU Panyabungan Akan Jadi RS Rujukan di Tabagsel

    RSU Panyabungan Akan Jadi RS Rujukan di Tabagsel

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – RSU Panyabungan di Panatapan, disiapkan sebagai hub regional dan rujukan bagi pasien dari kabupaten/kota di sekitar Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Itu diungkapkan Direktur RSUP H. Adam Malik Medan dr. Zainal Syafri usai meninjau progres pembangunan RSUD Panyabungan di Mandailing Natal, bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution didampingi Direktur dr. Muhammad […]

  • Binsar Nasution : Mundur Dari Jabatan Bukan Tipologi Pejabat Madina ” ada sesuatu diluar kebiasaan”

    Binsar Nasution : Mundur Dari Jabatan Bukan Tipologi Pejabat Madina ” ada sesuatu diluar kebiasaan”

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Fenomena mundurnya sejumlah Kepala Dinas dilingkungan Pemkab Madina menjadi sorotan. Beragam penilaian muncul termasuk dari Politisi Partai Demokrat Madina Binsar Nasution. Binsar menilai, mundurnya sejumlah Kepala Dinas di lingkungam Pemkab Madina penuh tanda tanya karena bukan tipologi Pejabat Madina mengundurkan diri. ” penuh tanda tanya karena bukan tipologi pejabat di madina mengundurkan diri. […]

  • Akhirnya Harimau Peneror Manusia Ditangkap

    Akhirnya Harimau Peneror Manusia Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 4 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga Desa Hatupangan dan Desa Bangkelang Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal akhirya berhasil menangkap seekor harimau Sumatera, Minggu (4/3/2018). Penangkapan ini mengakhiri teror harimau yang menghantui warga kawasan Batang Natal sebulan terakhir. Harimau itu sempat menerkam seorang warga Hutapangan bernama Arkat pada pertengahan Pebruari lalu di kawasan hutan dan […]

  • Empat Sekolah di Madina Ikut Lomba UKS Tingkat Provinsi

    Empat Sekolah di Madina Ikut Lomba UKS Tingkat Provinsi

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat sekolah mewakili Kabupaten Mandailing Natal dalam lomba Unit Kesehatan Sekolah terbaik tingkat provinsi. Sekolah-sekolah itu adalah SD Negeri 080 Panyabungan dan SD Negeri 086 Dalan Lidang (kategori sekolah dasar). Untuk Taman Kanak-Kanak diwakili TK Masitoh Assalam, Lumban Dolok, Kecamatan Siabu. Untuk SLTA diwakili SMP Negeri 5 Sinunukan. Tim penilai Usaha […]

  • Polri Kantongi Ciri Pelaku Tragedi Lapas Sleman

    Polri Kantongi Ciri Pelaku Tragedi Lapas Sleman

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta (MO) – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sudah mengantongi ciri-ciri para pelaku bersenjata laras panjang dan bertopeng dalam penyerangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (23/3). “Jelas kita sudah punya info itu dari keterangan saksi, cuma kita belum bisa sampaikan kepada publik karena akan digunakan lagi untuk penyelidikan. Itu […]

expand_less