Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
  • print Cetak

Ahmad Husein Nasution (tiga daeri kiri) berfoto bersama dengan pengurus DPD Partai Nasdem usai pendaftaran.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Ahmad Husein Nasution mendafar di 2 partai politik berbeda, Rabu (2/10/2019).

Dua partai politik itu adalah Partai Nasdem dan Partai Perindo.

Dengan demikian, Ahmad Husein yang dikenal sebagai tokoh pengusaha muda ini telah mendaftar di 3 partai politik, setelah pertengahan September lalu mendaftar di PDI Perjuangan.

Ahmad Husein yang didampingi tim sukses Ahmad Yasin Nasution lebih dulu mendaftar di Partai Nasdem yang diterima Ketua DPD Partai Nasdem Madina, HM. Daud Lubis dan Ketua Tim Penjaringan, Fahlewi Azmi di sekretariat DPD Partai Nasdem Madina, Jl.Merdeka, Sipolu-polu, Panyabungan.

Ahmad Husein merupakan bakal calon bupati Madina yang mendaftar ke Partai Nasdem Madina setelah partai ini membuka pendaftaran bagi calon bupati untuk Pilkada Madina 2020.

Ketua DPD Partai Nasdem, Daud Lubis mengatakan, politik tidak ada yang sempurna, harus punya jaringan kerja network dan tim kerja.

“Saya bangga sekali kepada beliau ini karena dia orang yang sangat peduli sejak dulu. Dari dulu kami banyak bergaul dan komunikasi dan banyak persoalan yang sudah kami selesaikan. Mudah-mudahan niat beliau terlaksana. Semoga Allah SWT merestuinya dan apa yang sedang diinginkan dapat tercapai. Semoga kepribadian beliau nanti tatkala terpilih tetap seperti ini,” ujarnya.

“Beliau putra asli dan berdomisili di Kabupaten Madina. Kita harus lakukan perubahan, kepala daerah di Madina selama ini kebanyakan berdomisili di luar Madina,” lanjut Daud.

Usai mendaftar di DPD Nasdem Madina, selanjutnya Ahmad Husein mendaftar kr Partai Perindo.

Husein Nasution mendaftar di DPD Partai Perindo Madina.

Dia dan robongan disambut Sekretaris DPD Partai Perindo Madina, Syahrul Ramadan Lubis dan pengurrus partai lainnya di sekretariat DPD Partai Perindo Madina, Jl. Merdeka, Pidoli, Payabungan.

Ahmad Husein juga merupakan bakal calon bupati Madina yang mendaftar ke Partai Perindo Madina.

Sebelumnya, Ahmad Husein telah mendaftar ke DPC PDI Perjuangan di pertengahan September lalu.

Ahmad Husein selama ini dikenal sebagai pengusaha muda di Mandailing Natal.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika dan Rasionalitas Kebangkitan Ekonomi

    Atika dan Rasionalitas Kebangkitan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 9 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Roy Samsuri Lubis Editor / Pegiat Literasi Satu bulan jelang Pilkada Madina 2020 riuh politik semakin terasa. Cara-cara kampanye semakin beragam. Mulai dari yang sesuai aturan sampai kampanye hitam. Tentu saja menyerang pribadi para calon tak lepas dari terjangan netizen atau simpatisan lawan politik. Pilihan, katanya, masih menunggu arahan dari Bung Karno dan […]

  • Pemerkosaan Inses di Mandailing Natal dan Tinjauan Hukum Pidana

    Pemerkosaan Inses di Mandailing Natal dan Tinjauan Hukum Pidana

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Rabiah Al-Husna Nasution dan Khofifah Indah Al-Husna Mahasiswa Program Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan Program Studi PAI Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang terjadi dewasa ini telah membawa perubahan pada pola perilaku manusia di dalam masyarakat. Pola perilaku ini ada yang membawa pada kebaikan dan ada yang membawa pada perilaku yang menyimpang dari norma yang […]

  • Tambang Emas Ilegal di Sininjom MBG Terus Beroperasi. Sulitnya Akses Lokasi Diduga Disengaja Pelaku Untuk Menghindari Petugas

    Tambang Emas Ilegal di Sininjom MBG Terus Beroperasi. Sulitnya Akses Lokasi Diduga Disengaja Pelaku Untuk Menghindari Petugas

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batang Gadis ( Mandailing Online) : Aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat dikawasan hutan taman nasional batang gadis tepatnya di siulangaling sininjom, Desa Ranto Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal terus beroperasi. Sulitnya jangkauan kelokasi mungkin menjadi salah satu cara pelaku melakukan aktifitas penambangan di lokasi secara bebas. Sumber Mandailing […]

  • Diduga Korupsi 13 M di Dinas Pendidikan, Massa LMHA-RI Unjukrasa

    Diduga Korupsi 13 M di Dinas Pendidikan, Massa LMHA-RI Unjukrasa

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Massa dari LMHA-RI mlakukan unjukrasa ke kantor Bupati Mandailing Natal, Kamis (5/10/2017) meminta bupati mengusut dugaan korupsi di Dinas Pendidikan. Massa yang berjumlah hampir 100 orang itu mencuatkan adanya uigaan korupsi sekitar 13 milyar rupiah dana APBD Mandailing Natal pada tahun anggaran 2016. Dugaan korupsi itu berdasar hasil investigasi Dewan […]

  • Atika Ajukan RPJMD Madina ke DPRD

    Atika Ajukan RPJMD Madina ke DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diajukan ke DPRD, Senin (1/11/2021). Draf RPJMD itu disampaikan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution di rapat paripurna DPRD Madina. Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Madina, Harminsyah Batubara. DPRD Madina juga telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang […]

  • Taktik Kotor Tutupi Kesalahan, Kades Jambur Baru Batangnatal Suruh Warga Tandatangan Persetujuan Perusakan Aset Daerah

    Taktik Kotor Tutupi Kesalahan, Kades Jambur Baru Batangnatal Suruh Warga Tandatangan Persetujuan Perusakan Aset Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal|| Mandailing Online- Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy, diduga melakukan taktik kotor untuk menutupi kesalahannya. Setelah merusak aset daerah, ia kini mengutus orang-orangnya untuk mendatangi rumah-rumah warga dan membuat surat pernyataan bahwa masyarakat setuju dengan perbuatannya. Sebagian masyarakat sudah menandatangani karena terpaksa. “Warga dibujuk dan ditekan untuk menandatangani surat itu. Mereka menggunakan orang-orang PKK […]

expand_less