Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Pemerintah Seleksi Tenaga Honorer untuk Diangkat Jadi CPNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN : Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara telah menyeleksi sekitar 890 ribu lebih tenaga honorer yang diusulkan dari seluruh provinsi untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil.

Usai peresmian “Samsat Drivethru” di lingkugan Bank Sumut di Medan, Rabu, 29 Desember 2010 Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Tasdik Kinanto mengatakan, setelah pemberlakuan PP 48/2005 tentang Tenaga Honorer pihaknya mendapatkan usulan pengangkatan sebanyak 920.702 honorer.

Dari proses yang telah dilakukan, pihaknya telah meneliti kebenaran berkas terhadap sekitar 890 ribu tenaga honorer yang diusulkan.

Salah satu syaratnya adalah sesuai dengan ketentuan PP 48/2005 yakni berusia tidak lebih dari 46 tahun pada 1 Januari 2006.

Dari proses penyeleksian yang dilakukan, diketahui bahwa tidak semua tenaga honorer yang diusulkan itu sesuai dengan ketentuan dalam PP tersebut.

Meski sebagian data itu telah diseleksi tetapi pihaknya belum dapat mengeluarkan SK pengangkatan sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Selain belum tuntasnya penyeleksian, sejumlah provinsi masih mengajukan lagi daftar tenaga honorer untuk diangkat sebagai PNS di instansi masing-masing.

Hingga pertengahan Desember 2010, Kementerian Negara PAN telah menerima usulan tersebut untuk 30 ribu tenaga honorer lebih.

“Diperkirakan jumlah yang akan dimasukkan akan lebih besar. Mungkin hingga akhir tahun masih banyak lagi,” katanya.

Untuk membuktikan kebenaran usulan itu, Kementerian Negara PAN telah membentuk tim verifikasi yang akan diterjunkan ke daerah yang mengusulkan pengangkatan tersebut.

Pihaknya menetapkan dua prioritas yakni prioritas pertama terhadap tenaga honorer yang telah bekerja lima tahun dan digaji melalui dana APBD.

Sedangkan prioritas kedua adalah tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintahan tetapi tidak digaji melalui dana APBD Pemprov/Pemkab/Pemko tertentu.

Penyeleksian itu dilakukan untuk menghormati pengabdian selama ini dan merealisasikan harapan berupa tidak ada lagi tenaga honorer di instansi pemerintahan.

Ke depan, kata Tasdik Kinanto, berbagai instansi pemerintahan itu harus mencari tenaga kerja berupa Pekerja Tidak Tetap (PTT) jika masih kekurangan PNS.

“Semacam `outsourcing`. Aturannya sudah dipersiapkan,” katanya.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warning Light Tak Berfungsi, Di Persimpangan Timbangan Pal 11

    Warning Light Tak Berfungsi, Di Persimpangan Timbangan Pal 11

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL, – Lampu peringatan (warning light) di Persimpangan Timbangan Pal 11, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, tidak berfungsi. Bahkan, keberadaan fasilitas milik negara tersebut terkesan kurang terurus dan mubazir. Keberadaan fasilitas lampu peringatan yang terpasang tidak berfungsi alias lampunya tidak menyala lagi. Beberapa pengguna jalan yang melintas juga kurang memperhatikan keberadaan lampu tersebut. Padahal melihat […]

  • Dicurigai Sindikat Penculik Anak

    Dicurigai Sindikat Penculik Anak

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang wanita tak dikenal diamankan saat mau masuk ke rumah warga di Jalan Bakti ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (24/11/2010). Dicurigai, wanita yang diamankan tersebut merupakan anggota sindikat penculik anak. Saat ini wanita tak dikenal tersebut diamankan di Kantor Polsek Panyabungan Kota. (Ist)] Sumber : Berita sumut

  • Tambang Rakyat: Jalan Keluar dan PAD Madina

    Tambang Rakyat: Jalan Keluar dan PAD Madina

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum     Di Mandailing Natal, realitas tambang rakyat hari ini tidak berdiri dalam ruang sederhana “legal vs ilegal”. Ia sudah menjadi ekosistem ekonomi yang kompleks: ada rakyat yang bekerja di lapangan, ada rantai pembeli, ada jalur distribusi, dan ada negara yang sering datang terlambat dalam mengatur irama. Di satu sisi, tambang […]

  • Ratusan Warga Periksa Kesehatan Gratis

    Ratusan Warga Periksa Kesehatan Gratis

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Lebih dari 200 warga di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Balai Laboratorium Kesehatan (BLK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), di Puskesmas Dano Marsabut dan Cabang Rutan Sipirok, Rabu (27/10). Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Sumut, DR Mazrul MKes, melalui pelaksanan lapangan, dr Nurhayati Munthe Sp Pk, kepada METRO, mengatakan, pemeriksaan kesehatan […]

  • Ketua MK: Tidak Perlu Izin Presiden

    Ketua MK: Tidak Perlu Izin Presiden

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar menyatakan, kepolisian tidak perlu ragu melakukan upaya hukum terhadap kepala daerah yang terindikasi melakukan dugaan korupsi, termasuk Bupati Toba Samosir, Sumatera Utara, Kasmin Simanjuntak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Alasannya sangat jelas, karena Mahkamah Konstitusi dalam sidang uji materi Pasal 36 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang […]

  • Warga Minta Polisi Tertipkan Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Batang Natal.IPN Desak Kapolda Evaluasi Kinerja Kapolres Madina

    Warga Minta Polisi Tertipkan Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Batang Natal.IPN Desak Kapolda Evaluasi Kinerja Kapolres Madina

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): aktifitas pertambangan emas ilegal di desa rantobi, tepatnya di lubuk panjang belakang Sekolah Dasar Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) kembali beroperasi. Pantauan Mandailing Online dilokasi, alat berat jenis excavator dan alat pencuci terlihat dilokai. Keterangan masyarakat sekitar mengaku aktifitas ilegal itu telah berlangsung beberapa pekan […]

expand_less