Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Atika Tokoh Milenial Harapan Penerobos Ekonomi Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin

Catatan : Dahlan Batubara

Pemimpin muda itu agresif, penerobos. Bahkan dobrakan kebijakannya sangat deras.

Itulah jika pemimpin diangkat dari kalangan muda. Dari kaum milenial.

Pemimpin demikian sangat dibutuhkan menggerakkan pemerintahan daerah. Di era yang serba akurat, era dimana energi gebrakan kebijakan harus deras agar suatu daerah mampu berpacu menerobos dinamika tuntutan ekonomi globalisasi, digitalisasi, di era 0.4 saat ini.

Pemimpin tua meski tergolong lebih matang dari sisi kordinasi namun lemah dari sisi gebrakan; lamban karena banyak pertimbangan dan keraguan akibat faktor usia. Cenderung terjebak pada pujian sehingga melemahkannya di hadapan laporan ABS (asal bapak senang).

Speed pemimpin dari kaum tua itu lamban. Speed-nya masih di kecepatan era 0.3, padahal aktivitas manusia di semua sektor terkini sudah di 0.4.

Akibatnya, ekonomi rakyat di daerah masih begitu-begitu saja. Pola perkebunan rakyat tak berubah, pertanian, perikanan, peternakan bagai kecepatan keong. Pengangguran pun meningkat.

Itu karena pemerintahan yang dipimpin kaum tua gagal membaca kebutuhan dan pola zaman.

Postur APBD dari tahun ke tahun terlihat kurang menggambarkan penanganan cerdas terhadap perekonomian rakyat di sektor perkebunan, pertanian tanaman pangan, peternakan dan perikanan. Pun termasuk sektor UMKM dan jasa.

Lihatlah per kecamatan, apakah ada perubahan sentra produksi yang signifikan?

Apakah ada satu sektor agroindustri atau agribisnis yang melejit di tiap kecamatan?

Apakah ada sektor unggulan yang melejit di tiap kecamatan?

Justru persentase pengangguran di kalangan usia kerja meningkat. Solusi ril tak pernah terlihat.

Sekali lagi, pemerintahan yang dipimpin kaum tua gagal membaca kebutuhan zaman.

Darah kaum tua tak sederas aliran darah kaum muda. Pun daya gebraknya berbeda.

Otak kaum muda atau kaum milenial itu terus ‘bangun’. Ambisi mereka menyala-nyala.

Hampir semua anak muda pada dasarnya seperti itu. Kalau punya kemauan harus menjadi kenyataan. Kalau belum tuntas belum mau berhenti.

Itulah sebabnya hanya anak muda yang bisa membuat kemajuan besar. Yang tua bisa juga tapi sangat jarang.

Umur seperti milenial itulah tiga kehebatan bisa bersatu di satu tubuh : intelektual, ambisi, dan kemudaan.

Mereka sudah intelektual, setidaknya sudah lulus S-1 dan S-2. Otak intelektualitasnya sudah mendapat pendidikan logika dan sistematika.

Lihatlah pemimpin muda dunia. Mereka adalah pemimpin negara maupun aktivis yang mendedikasikan diri untuk kemaslahatan dunia. Ada yang mengundang pujian maupun decak kagum, meski ada pula aksi mereka yang kontroversial karena dobrakannya merangsang dan menggeliatkan sektor-sektor urgen.

Pemimpin milenial memiliki sifat optimistik, percaya diri, gesit, cepat.

Pola pikir cenderung idealis, jika ada aturan yang tidak sesuai maka tak ragu melakukan terobosan mengubahnya.

Pemimpin milenial cenderung kritis menyikapi sesuatu. Tak menelan bulat-bulat informasi atau laporan. Memilih melakukan cross check lebih jauh. Makanya milenial mengharamkan ABS (asal bapak senang) atau AIS (asal ibu senang).

Masa kini, Mandailing Natal (Madina) membutuhkan pemimpin muda, enerjik, gesit, mau menerobos, idealis, intlektual, berambisi kuat merubah sektor-sektor urgen perekonomian rakyat dari yang lamban menjadi cepat.

Madina beruntung atas kemunculan Atika dari kaum milenial. Kombinasi itu ada di diri Atika.

Nama lengkapnya Atika Azmi Utammi Nasution, B.App.Fin,M.Fin. Wanita milenial dari Kotanopan. Lulusan S-2 dari Universitas of New South Wales, Sydney, Australia.

Bakal calon bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution tidak salah memilih Atika sebagai calon wakil bupati.

Dalam beberapa pembicaraan saya dengan Jakfar Sukhairi, beliau menyadari betul bahwa Madina membutuhkan terobosan ekonomi yang gesit dan tidak lamban. Dan dia melihat itu ada pada diri Atika.

Oleh karena itu, Atika kelak akan memiliki kewenangan penuh melakukan perubahan-perubahan besar pada sektor ekonomi, meliputi perkebunan rakyat, pertanian tanaman pangan, perikanan laut dan darat, peternakan, perdagangan dan industri.

Dan pilihan itu termasuk jitu karena Atika memiliki potensi itu selaku gadis milenial yang berintlektual tinggi, menguasai makro ekonomi selaku magister finansial.

Karena pusat pertumbuhan ekonomi Madina itu sejatinya berada di desa desa. Dengan lahirnya usahawan usahawan muda di sektor perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan laut dan darat. ***

Dahlan Batubara saat ini menjabat pemimpin redaksi Mandailing Online. Mantan pemimpin redaksi surat kabar ekonomi Tondinta

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beri Dukungan Aksi Emak-emak Tabuyung, Ketua Fraksi Golkar: Pihak Berwenang Jangan Diam

    Beri Dukungan Aksi Emak-emak Tabuyung, Ketua Fraksi Golkar: Pihak Berwenang Jangan Diam

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara memberi dukungan atas aksi emak-emak di Tabuyung pada Jumat (31/12) lalu yang mendatangi rumah terduga bandar narkoba. Arsidin meminta pihak berwenang untuk tidak tinggal diam dan bertindak seolah tidak tahu dengan keadaan peredaran dan pengaruh narkoba di Tabuyung. Hal itu disampaikan […]

  • Ada Anggaran 3,4 Miliyar di Satpol PP Madina untuk Belanja Jasa Keamanan. Kasus Pemerkosaan Libatkan Oknum Satpol PP Jadi Sorotan

    Ada Anggaran 3,4 Miliyar di Satpol PP Madina untuk Belanja Jasa Keamanan. Kasus Pemerkosaan Libatkan Oknum Satpol PP Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Satuan Polisi Pamong Praja disebutkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja mempunyai tugas menegakkan Peraturan Daerah dan menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Bicara ketertipan umum, nampaknya Satpol PP Madina masih jalan ditempat meskipun alokasi anggaran APBD Madina cukup banyak digunakan untuk kegiatan penyelenggaraan ketertipan […]

  • Lahan PT GPL Kurang, Masyarakat Sinunukan Meradang

    Lahan PT GPL Kurang, Masyarakat Sinunukan Meradang

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Masyarakat Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), meradang. Kebun plasma kelapa sawit yang dijanjikan PT Gruti Pratama Lestari (GPL), hingga kini tak kunjung terealisasi. Warga meradang, anggota dewan tak tinggal diam. Komisi II DPRD Madina lantas memanggil pihak perkebunan, kenapa kebun plasma untuk masyarakat tak kunjung direalisasikan. Pada pertemuan di Kantor DPRD Madina, Panyabungan, […]

  • Bupati Madina Santuni Yatim Piatu dan Jompo

    Bupati Madina Santuni Yatim Piatu dan Jompo

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LINGGA BAYU (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyantuni anak yatim dan jompo di Pasar Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kamis (15/10). Penyantunan ini menyelingi acara pengajian akbar peringatan Tahun Baru Hijiriah 1437 dihadiri seribuan masyarakat. Santunan diserahkan kepada 200 anak yatim dan piatu serta 11 otangtua jompo di kawasan Kecamatan Lingga […]

  • Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim kuasa hukum Henri Husein Nasution mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agar mendiskualifikasi atau membatalkan pencalonan Harun Mustafa Nasution sebagai calon bupati Madina nomor urut 1 pada Pilkada Madina 2024. Alasannya, Harun Mustafa Nasution dinilai tidak memenuhi persyaratan calon sesuai dengan Pasal 14 ayat (2) huruf […]

  • KNPI Madina Sepakat izin PT SMGP Dicabut

    KNPI Madina Sepakat izin PT SMGP Dicabut

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Mandailing Natal satu sikap dengan Komisi VII DPR RI mengenai kasus geothermal yang dikelola PT SMGP di Mandailing Natal, Sumut. Wakil Ketua DPD KNPI Mandailing Natal (Madina), Fahmi Hendrawan Nainggolan S.Sos dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Rabu (3/2/2021) menyatakan bahwa pihaknya menolak perusahaan […]

expand_less