Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Yang Muda Bisa Juga Jadi Raksasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
  • print Cetak

Oleh : Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin

Masayoshi Son adalah pendiri SoftBank saat masih berusia 24 tahun. Kini, SoftBank menginjak usia 39 tahun dengan jumlah karyawan sekitar 38.000 di seluruh dunia dikutip dari website resmi SoftBank.

Pria lulusan UC Berkeley California ini berhasil mengembangkan SoftBank menjadi perusahaan terbesar kedua di Jepang setelah Toyota dan ke 36 Dunia sebagai perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek (Limited Company). Son sendiri merupakan orang terkaya ke 43 dunia tahun 2019 menurut daftar Forbes.

SoftBank adalah perusahaan raksasa yang bergerak di bidang investment, jadi SoftBank adalah bank investasi bukan bank komersil. Dalam dunia Finance, investasi pada perusahaan start-up biasanya dilakukan oleh Venture Capital (VC).

SoftBank mendirikan Vision Fund Investment sebagai perusahaan Venture Capital mereka yang menyuntikkan dana ke berbagai perusahaan di seluruh dunia. Nilai investasi SoftBank pada Vision Fund Investment adalah U$ 100 Billion atau sekitar Rp. 1420 Triliun. Jika dibandingkan dengan APBN pendapatan Indonesia, investasi ini sekitar 65% dari APBN 2019. Nilai yang spektakuler untuk sebuah perusahaan. Raksasa bukan? Nilai APBN Indonesia sendiri adalah terbesar ke 16 dunia dan terbesar di Asia Tenggara.

Di Indonesia, Vision Fund Investment (anak usaha SoftBank) berinvestasi di Grab, OYO, Alodokter, Shopback, CoHive, Tokopedia dan Klook. Ini baru pasar Indonesia. Pasar dunia yang dikuasai seperti wework, Arm, Uber, Sprint, Vodafone, Yahoo! Japan, Alibaba, dan masih banyak lagi.

Masayoshi Son dan SoftBank

Salah satu quote Masayoshi Son yang melekat pada banyak ingatan adalah ‘dalam tennis, kamu akan memukul keras bola yang jatuh hasil operan lawan, lakukan juga yang seperti itu dalam investasi’

Dalam menyelaraskan masa depan perusahaan terkait efek Covid-19, SoftBank mulai investasi di bidang delievery makanan, belajar virtual dan bidang kesehatan. Ini adalah kesempatan untuk anak bangsa mendirikan start-up jika ingin dilirik salah Venture Capitalist terbesar dunia.

Jadi, usia bukanlah batasan untuk kita berkarir. Usia bukanlah batasan untuk kita bermimpi tinggi, siapapun berhak sukses tanpa batasan apapun selama masih dalam koridor hukum dan agama. Jadilah Raksasa.***

(Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin tinggal di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut / calon wakil bupati Mandailing Natal)

Referensi :

https://www.softbank.jp/en/corp/aboutus/

https://www.businessinsider.com/running-list-softbank-investments-2017-7?r=US&IR=T#berkshire-grey-263-million-64

https://www.kemenkeu.go.id/apbn2019

https://databank.worldbank.org/data/download/GDP.pdf

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Hewan Qurban di Madina Berkurang

    Permintaan Hewan Qurban di Madina Berkurang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hinga sepekan menjelang hari Raya Idul Adha permintaan hewan qurban masih rendah dibanding masa yang sama tahun lalu di Mandailing Natal (Madina). Kondisi ini menurut pedagang hewan, akibat pereknomian masyarakat sedang turun. Abdul Hakim penjual hewan qurban kepada wartawan, Senin (21/9/2014) di lokasinya, Lintas Timur, Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan mengatakan […]

  • SK 44 Hambat Pertumbuhan Ekonomi Madina

    SK 44 Hambat Pertumbuhan Ekonomi Madina

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – SK Menhut 44 Tahun 2005 dinilai merampas prospek pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperlambat laju ekonomi kabupaten Mandailing Natal (Madina). Demikian disampikan Kordinator ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) wilayah Sumut dan Aceh (NAD) Syahrir Nasution SE kepada Mandailing Online, melalui telpon selulernya, Minggu (19/2). SK 44 tentang perubahan tata ruang hutan di Sumut […]

  • Kasus Tapsel, Kajatisu 'muka tembok'

    Kasus Tapsel, Kajatisu 'muka tembok'

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Lambannya penuntasan kasus korupsi dana TPAPD (Tunjangan Pendapatan Apratur Pemerintahan Desa) Tapsel senilai Rp1,5miliar yang ditangani pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dengan tersangka Rahudman Harahap saat menjabat Sekda Tapsel 2004-2005 dan dugaan korupsi APBD Pemkap Tapsel senilai Rp13,8 miliar tahun 2005, menyisakan tanda tanya. Kajati Sumut dibawah pimpinan AK Basuni Masyarif sebagai […]

  • Korpri Madina Ikuti Munas IX Secara Virtual

    Korpri Madina Ikuti Munas IX Secara Virtual

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengikuti musyawarah nasional yang diselenggarakan auditorium BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Selatan, Jumat-Sabtu (28-29/1). Mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19, Munas ini dilaksanakan dengan metode hibrid. Korpri Madina yang hadir secara virtual tetap memberikan kontribusi berupa pemikiran baik ide atau gagasan terkait […]

  • Calbup Saipullah Jadi Imam dan Penceramah Kultum Subuh di Gunungtua

    Calbup Saipullah Jadi Imam dan Penceramah Kultum Subuh di Gunungtua

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution didaulat menjadi imam salat Subuh di Masjid Raya Suhada’a Gunungtua, Kecamatan Panyabungan, Madina, Ahad (6/10/2024). Selain jadi imam salat, Saipullah juga tampil sebagai penceramah kultum subuh di masjid itu usai salat Subuh. Dalam ceramah singkat, Saipullah mengurai sejumlah hadis yang berkaitan […]

  • Pengumuman Tenaga Honorer K2 Batal

    Pengumuman Tenaga Honorer K2 Batal

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rencana pengumuman kelulusan tes CPNS dari tenaga honorer kategori dua (K2) batal diumumkan kemarin (5/2). Skema pengumuman dengan menggunakan format PDF di website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) ternyata tidak bisa diakses. Hingga pukul 19.00 WIB kemarin, situs yang seharusnya memuat nomor peserta lolos ujian tulis beberapa bulan lalu […]

expand_less