Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

PC PMII Madina Nilai Kapolres Madina Tidak Becus Emban Amanah

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
  • print Cetak

Massa PC PMII Madina Gruduk Mako Polres Madina terkait Tambang Emas Ilegal( ist )

PANYABUNGAN ( Mandailing Online): puluhan massa Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) seruduk mako Polres Madina meminta Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh segera melakukan penertiban dan penindakan perusakan lingkungan akibat Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

Pantauan wartawan, massa PC PMII tiba di Mapolres pukul 15.30 wib, Jum’at (20/06/2025) dikordinatori langsung ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan. Mereka berorasi sebelum membacakan tuntutan.

PC PMII Madina dalam orasinya meminta agar Kapolres Madina mengusut, menangkap pelaku, pemodal, termasuk jika ada oknum aparat atau pejabat yang terlibat.

Kemudian meminta Kapolres Madina menindak tegas seluruh aktifitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan hidup dan merugikan masyarakat di Kabupaten Madina sesuai dengan peraturan dan perundangan-undangan yang berlaku.

Selain itu massa aksi juga meminta Kapolres Madina menangkap dan memeriksa oknum-oknum yang terlibat didalamnya seperti pendistribusian solar ke mafia tambang di Kabupaten Madina.

Mereka juga meminta Kapolres Madina bersikap tegas dalam upaya penutupan tambang ilegal di Kabupaten Madina.

Massa aksi juga menyinggung tidak adanya ketegasan dan kesigapan Kapolres Madina terkait surat edaran dari Bupati Madina terkait penutupan tambang di Kabupaten Madina.

Diakhir tuntutan aksi ke Polres meminta Kapolres Madina memeriksa dan menangkap yang berinisial S dan L oknum kepolisian dan TNI oknuk pemain lainnya N, M, I, A yang mereka duga pemain tambang ilegal di Kabupaten Madina dan PMMI menilai Kapolres Madina tidak becus selama mengemban amanah sebagai Kapolres Madina.

Usai menyampaikan tuntutannya, terlihat massa aksi PC PMII Madina diterima oleh Wakapolres Madina, Kompol Marluddin, S. Ag, MH. Namun massa aksi tetap meminta agar Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK yang bertemu dengan mereka.

Wakapolres pun menjelaskan bahwa Kapolres Madina sedang tidak berada di tempat karena perjalanan dinas. Dan akhirnya massa aksi PC PMII Madina menolak bila diterima Wakapolres.

Dan berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, massa PC PMII Madina berencana akan kembali melakukan aksi ke Polres Madika pada hari senin (23/06/2025) mendatang. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Suara Pilkada Madina Sudah Dicetak

    Surat Suara Pilkada Madina Sudah Dicetak

    • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina), Agus Salam Nasution, S.H.I., memastikan kesiapan pencetakan surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Madina Tahun 2015 dengan mendatangi Percetakan Rabbani di Tembung Deli Serdang, Jumat, (13/11) . “Alhdulilillah semua surat suara sudah selesai dicetak dan besok ditargetkan akan selesai dilipat. Setelah itu akan […]

  • Hancurkan Mafia Pendidikan

    Hancurkan Mafia Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Korupsi Membuat Pendidikan Semakin Mahal dan Menurunkan Kesejahteraan Pegawai serta Pekerja Pendidikan awan-kawan sekalian, satu-persatu kasus korupsi yang di lakukan oleh M.Nazaruddin mantan bendahara umum Partai Demokrat terungkap ke permukaan. Setelah kasus di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait dalam pembangunan Wisma Atlet untuk SEA Games di Sumatera Selatan, ternyata korupsi yang dilakukan nazarudin merembet […]

  • Karjani Dibacok Saat Mengantar Obat ke Orang Tuanya

    Karjani Dibacok Saat Mengantar Obat ke Orang Tuanya

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jenazah Karjani (45) berada di Ruang Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan. Darwin (25) warga Desa Huta Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, nekad membacok pamannya, Karjani, dengan sebilah golok hingga tewas di tempat, Ahad (30/09/2012) sore. Karjani dibacok saat ia datang ke rumah orang tuanya untuk mengantarkan obat untuk orang tuanya yang sedang […]

  • Kantor Panitia CPNS Tersembunyi

    Kantor Panitia CPNS Tersembunyi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Kecurigaan adanya praktik permainan dalam proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 di Pemko Medan berhembus kencang. Indikasinya, panitia penerimaan CPNS berkantor di sebuah tempat, di luar Pemko Medan. Bahkan sejak pendaftaran dibuka 20 November lalu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Medan Lahum Lubis sulit ditemui di ruang kerjanya. Informasi yang diperoleh Sumut […]

  • Roy Hendra Juarai Turnamen Catur Bupati Madina

    Roy Hendra Juarai Turnamen Catur Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Roy Hendra asal Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan berhasil memenangi turnamen catur perseorangan Bupati Cup III Tahun 2015 yang diselenggarakan pengurus Percasi Madina bekerjsama dengan Dispora Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Panyabungan. Ketua Panitia, M.Idham Daulay didampingi Sekretaris Panitia, M.Rasyid Rambe, Senin (3/8) menyebutkan, tunamen berhadiah total Rp. 25 juta itu, […]

  • Razman Arif : Terbukti Politik Uang, Pasangan Dahlan-Sukhairi Terancam Didiskualifikasi

    Razman Arif : Terbukti Politik Uang, Pasangan Dahlan-Sukhairi Terancam Didiskualifikasi

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika pasangan Dahlan-Sukhairi terbukti melakukan politik uang di Pilkada Madina, maka pasangan ini terancam didiskualifikasi, dan Pilkada Madina akan diulang kembali. Kasus pengaduan dugaan permaianan politik uang di Pilkada Madina 2015 hingga kini masih berproses di Polres Madina. “Menurut kami, laporan yang sedang berproses di Polres saat ini cukup valid, dan […]

expand_less