Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Mobil Dinas Bupati Plat Palsu?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
  • print Cetak


Tapsel,

Pemakaian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) modifikasi yang identik dengan pemalsuan tampaknya tidak hanya digandrungi masyarakat umum, tetapi juga merambah kalangan pejabat. Bahkan mobil dinas Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu jenis Toyota Landcruiser Prado TX juga diduga menggunakan nomor polisi yang bukan peruntukannya alias diduga palsu.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, pada Tahun Anggaran 2011 saat kepimpinan Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu belum genap 1 tahun telah mengalokasikan Rp5,4 miliar untuk pengadaan mobil dinas di sekretariat daerah, yang diantaranya Rp1.030.000.000 untuk mobil built up (rakitan luar negeri/mobil import utuh) Toyota Landcruiser Prado TX.

Kendaraan dinas yang diadakan di tengah gonjang-ganjing defisit keuangan daerah itu telah digunakan Bupati Tapsel dalam tugas kesehariannya dengan menggunakan plat polisi BK 22 NR yang masa berlaku STNKnya habis pada 09.11, sehingga menimbulkan keheranan dikalangan masyarakat sebab TNKB itu diduga palsu.

“Masa baru dibeli, STNKnya sudah mau habis masa berlakunya? Apa mungkin mobil yang baru dibeli itu mobil bekas? Karena itu patut diduga nomor polisi Landcruiser Prado dengan memakai BK 22 NR itu disinyalir bukan peruntukannya yang identik dengan pelanggaran terhadap UU lalu lintas maupun KUHP,” tukas aktifis LSM di Tapsel S Togi Ritonga kepada wartawan di Padang Sidimpuan, Rabu (10/08/2011).

Selanjutnya ia mengharapkan pihak kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Tapanuli Selatan ataupun Kota Padang Sidimpuan memberikan tindakan atas pemakaian plat polisi diduga palsu pada mobil dinas Bupati Tapsel itu sebagaimana ketentuan Pasal 280 juncto Pasal 68 Ayat 1 UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan. “Hukum itu harusnya bukan hanya untuk rakyat kecil saja tetapi juga harus bagi para pejabat, jangan kalau rakyat kecil pakai plat modif atau palsu langsung ditilang, kalau pejabat malah dikawal,” pungkasnya.

Kabag Umum Setdakab Tapsel Panusunan Rambe tidak berhasil dikonfirmasi perihal tersebut. Telepon wartawan tidak diangkat. Demikian halnya SMS yang dikirimkan tidak memperoleh jawaban hingga berita ini dikirimkan. (BS-029)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Covid-19: Meneguhkan Iman dan Imun

    Ramadan dan Covid-19: Meneguhkan Iman dan Imun

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag   “Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Dia dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka sekutukan.”(QS. Az-Zumar 39: Ayat 67). Ayat di atas menjadikan titik pangkal iman dan sikap […]

  • Anggota DPRD Tersandung Kasus Cabul

    Anggota DPRD Tersandung Kasus Cabul

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisial BEH, dilaporkan ke Polres Madina, terkait kasus pencabulan. Oknum anggota dewan yang terhormat dilaporkan NA, penduduk Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Madina. Oknum Anggota DPRD Madina BEH tidak berhasil dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (25/11/2010). Dicek ke Kantor DPRD Madina, juga belum berhasil dijumpai. Menurut staf yang oknum […]

  • Perkara korupsi, Kejati Sumut dikritik

    Perkara korupsi, Kejati Sumut dikritik

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) khususnya dalam penangangan perkara korupsi di Sumatera Utara kembali dikritik. Kejati Sumut dinilai tidak memiliki atensi dalam pemberantasan kasus-kasus korupsi, termasuk penyidikan kasus-kasus korupsi. Bahkan, lembaga Adhiyaksa di Sumut ini terkesan tidak punya nyali dalam mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang melibatkan para pejabat dan mantan pejabat […]

  • TGSC Laporkan Saipullah Nasution ke Polisi

    TGSC Laporkan Saipullah Nasution ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Perseteruan Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Saipullah Nasution dengan tim Gordang Sambilan Canter ( TGSC )terkait hutang politik ternyata berbuntut panjang. Tim Gordang Sambilan resmi melaporkan Saipullah Nasution ke Polres Madina dengan delik aduan pemerasan dan pencemaran nama baik. Sebelumnya kuasa hukum Saipullah Nasution juga telah melaporkan ketua tim […]

  • HARI INI ADA YANG MATI

    HARI INI ADA YANG MATI

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Humas DPRD Mandailing Natal Sebut saja namanya “Juang”, lelaki lajang 25-an tahun yang minggu lalu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Menggantung diri di pintu kamar orang untuk sebuah kematian yang dipilih. Sebutlah ini takdir, suratan, karena rezeki, jodoh dan ajal adalah takdir Tuhan. Tetapi alangkah kejamnya takdir yang disuratkan kepada “Juang” karena […]

  • Pembantaian Sugiono Diusut

    Pembantaian Sugiono Diusut

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    STM Hilir, Polsek Talun Kenas masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait pembantaian Sugiono (30) warga Dusun Kampung Tengah, Desa Jati Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Asahan yang terjadi di Dusun Kampung Tanjung, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Ahad (12/12/2010). Hal itu dikatakan Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas Iptu Andi Alfian di ruang […]

expand_less