Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

GANJA MEMBAHAYAKAN, OBAT TERLARANG

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
  • print Cetak

Oleh : Indah Mustika Tanjung, S.Kom

 

Kementerian Pertanian (Kementan) mencabut sementara Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) No 104/2020. Ada kontroversi dalam beleid tersebut yaitu masuknya ganja (Cannabis sativa) sebagai salah satu komoditas binaan pertanian.

Sebenarnya ini bukan hal yang baru, karena ganja sudah ada dalam daftar binaan seperti tertuang dalam Kepmentan No 51/2006. Pengaturan ganja sebagai kelompok komoditas tanaman obat, hanya bagi tanaman ganja yang ditanam untuk kepentingan pelayanan medis dan atau ilmu pengetahuan, dan secara legal oleh Undang-undang (UU) Narkotika. (Jakarta, CNBC Indonesia )

Kita harus mengetahui walaupun tanaman ganja dikenal memiliki manfaat pengobatan, asal digunakan secukupnya. Tetapi tanaman ini bisa memberi dampak “high” pada penggunanya yang termasuk membahayakan kesehatan bukan menjadi pengobatan akibat penggunaan yang berlebihan. Dan di Indonesia sendiri, tanaman yang terdiri dari daun, bunga, dan tunas tanaman cannabis sativa ini dilarang dikonsumsi.

Mirisnya sudah banyak korban akibat penggunaannya tapi malah hendak dilegalkan menjadi tanaman obat, suatu kebijakan yang plin plan melahirkan kontroversi yang berujung tidak menyelesaikan masalah tapi menambah permasalahan.

Jika satu sisi hanya melihat keuntungan maka menjadi legal tanaman ganja, wajar Kementan menjadikan tanaman ganja untuk kepentingan pelayanan medis, katanya. Namun yang muncul justru tidak akan mewujudkan rasa aman akibat akan mudahnya pemunculan tanaman ganja di mana-mana. Padahal sosialisasi tentang bahaya narkoba terus digalakkan, dan penangkapan pelaku narkoba terus digencarkan.

Data BNN menyebutkan angka penyalahgunaan narkoba pada tahun 2017 sebanyak 3,37 juta jiwa dengan rentang usia 10-59 tahun, sedangkan di tahun 2019 naik menjadi 3,6 juta. (okezone.com).

Dapat dilihat, system sekarang ini sekular tidak ada aturan yang mana kembali ke sang Pemilik alam semesta. Dengan sistem sekular ini menjadikan orang-orang jauh dari agama. Agama tidak lagi menjadi pertimbangan, yang penting happy. Begitupun pihak penjual atau pengedar, yang penting dapat keuntungan, perkara apakah penghasilan dari penjualan narkoba itu halal ataukah haram jauh dari pemikirannya.

Oleh sebab itu dalam hal menentukan kebijakan tentang tanaman ganja menjadi keputusan yang masih diambang kebingungan. Padahal sudah jelas konsumsi ganja bisa menyebabkan kecanduan yang sudah jelas bahaya dalam penggunaannya.

Islam tegas mengharamkan narkoba dan akan menghilangkan peredarannya di tengah masyarakat. Para ulama sepakat terkait keharaman narkoba, sekalipun ada perbedaan dari sisi penggalian hukumnya.

Ada yang mengharamkan karena meng-qiyas-kannya pada keharaman khamr (QS al-Maidah: 90). Sebagian lainnya mengharamkan karena narkoba termasuk barang yang akan melemahkan jiwa dan akal manusia. Pendapat ini berdasarkan hadist dengan sanad sahih dari Ummu Salamah, beliau mengatakan :

“نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ كُلِّ مُسْكِرٍ وَمُفَتِّرٍ”

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari segala yang memabukkan dan mufattir (yang membuat lemah).”

Satu-satunya solusi menyelamatkan generasi dari bahaya narkoba adalah mengenyahkan sekularisme-kapitalisme dan menggantinya dengan sistem Islam dalam institusi Khilafah.***

Indah Mustika Tanjung, S.Kom adalah swasta tinggal di Sibolga, Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taat Pajak, KUD Kuala Tunak di Madina Lunasi PBB Senilai 2,4 M

    Taat Pajak, KUD Kuala Tunak di Madina Lunasi PBB Senilai 2,4 M

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batang Gadis ( Mandailing Online ) Koperasi Unit Desa ( KUD ) Kuala Tunak Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) secara resmi telah membayar pokok dan tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) kebun plasma sebesar Rp. 2,474,932,914, pembayaran dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Padang Sidimpuan. Uang […]

  • Biang Kerok Kisruh Seleksi KPID Sumut Hadapi Gugatan Rp 1,3 M

    Biang Kerok Kisruh Seleksi KPID Sumut Hadapi Gugatan Rp 1,3 M

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Diduga menjadi biang kerok kisruh pelik Seleksi Pemilihan Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024, Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto hadapi gugatan senilai Rp 1,3 Milyar dan harus menjalani sidang perdana awal bulan Juni 2022. Tujuh orang Calon Anggota KPID Sumut periode 2021-2024, yakni Valdesz Junianto […]

  • Hercules C-130 Jatuh di Permukiman Penduduk, Ini Penjelasan KSAU

    Hercules C-130 Jatuh di Permukiman Penduduk, Ini Penjelasan KSAU

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Agus Supriatna membenarkan telah terjadi insiden jatuhnya pesawat di Medan. Pesawat tersebut jenis Hercules C-130 yang diproduksi pada tahun 1964. “Ya, C-130 tipe B dari Skuadron 32,” ujar Agus saat diwawancarai TV One, beberapa saat lalu. Agus mengatakan, diduga pesawat tersebut jatuh karena ada masalah […]

  • Aliran Air PDAM Sering Mati, Warga Sampaikan Surat Terbuka

    Aliran Air PDAM Sering Mati, Warga Sampaikan Surat Terbuka

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aliran air dari PDAM Tirta Madina yang sering mati menuai protes dari pengguna di wilayah Parbangunan dan Aek Galoga. Owner Raja Batu Residence (RBR) Irwan H Daulay bahkan menyampaikan surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dengan tembusan kepada Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, […]

  • Atika Dominasi Debat Pilkada Madina

    Atika Dominasi Debat Pilkada Madina

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANDAN (Mandailing Online) – Debat antara pasangan calon bupati/wakil bupati Madina yang digelar KPU Madina berlangsung di Convention Hall Pai Hotel Pandan, Tapanuli Tengah, Jumat (13/11). Debat dipimpin oleh pendiri Lingkar Madani, Ray Rangkuti. Pada dua segmen awal, Calon Wakil Bupati Nomor Urut 1, Atika Azmi Utammi Nasution begitu mendominasi. Atika terlihat sangat menguasai materi […]

  • Kisah Merapi, Mbah Maridjan, Tutur & Wawan Letusan Merapi bukan sekedar meluluhlantakkan sejumlah kampung di lereng gunung.

    Kisah Merapi, Mbah Maridjan, Tutur & Wawan Letusan Merapi bukan sekedar meluluhlantakkan sejumlah kampung di lereng gunung.

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kinahrejo terlihat lunglai. Desa yang biasanya begitu hijau kini telah layu. Rumah-rumah porak poranda, pohon-tanaman bertumbangan, hewan ternak teronggok tak bernyawa. Sejauh mata memandang, seluruh desa itu bersepuh debu vulkanik. Bangunan masjid terlihat masih berdiri. Di dekatnya, bangunan rumah telah hancur. Di antara puing-puing kayu bangunan itu, sesosok tubuh berhasil ditemukan rombongan tim SAR. Tubuh […]

expand_less