Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

GANJA MEMBAHAYAKAN, OBAT TERLARANG

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
  • print Cetak

Oleh : Indah Mustika Tanjung, S.Kom

 

Kementerian Pertanian (Kementan) mencabut sementara Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) No 104/2020. Ada kontroversi dalam beleid tersebut yaitu masuknya ganja (Cannabis sativa) sebagai salah satu komoditas binaan pertanian.

Sebenarnya ini bukan hal yang baru, karena ganja sudah ada dalam daftar binaan seperti tertuang dalam Kepmentan No 51/2006. Pengaturan ganja sebagai kelompok komoditas tanaman obat, hanya bagi tanaman ganja yang ditanam untuk kepentingan pelayanan medis dan atau ilmu pengetahuan, dan secara legal oleh Undang-undang (UU) Narkotika. (Jakarta, CNBC Indonesia )

Kita harus mengetahui walaupun tanaman ganja dikenal memiliki manfaat pengobatan, asal digunakan secukupnya. Tetapi tanaman ini bisa memberi dampak “high” pada penggunanya yang termasuk membahayakan kesehatan bukan menjadi pengobatan akibat penggunaan yang berlebihan. Dan di Indonesia sendiri, tanaman yang terdiri dari daun, bunga, dan tunas tanaman cannabis sativa ini dilarang dikonsumsi.

Mirisnya sudah banyak korban akibat penggunaannya tapi malah hendak dilegalkan menjadi tanaman obat, suatu kebijakan yang plin plan melahirkan kontroversi yang berujung tidak menyelesaikan masalah tapi menambah permasalahan.

Jika satu sisi hanya melihat keuntungan maka menjadi legal tanaman ganja, wajar Kementan menjadikan tanaman ganja untuk kepentingan pelayanan medis, katanya. Namun yang muncul justru tidak akan mewujudkan rasa aman akibat akan mudahnya pemunculan tanaman ganja di mana-mana. Padahal sosialisasi tentang bahaya narkoba terus digalakkan, dan penangkapan pelaku narkoba terus digencarkan.

Data BNN menyebutkan angka penyalahgunaan narkoba pada tahun 2017 sebanyak 3,37 juta jiwa dengan rentang usia 10-59 tahun, sedangkan di tahun 2019 naik menjadi 3,6 juta. (okezone.com).

Dapat dilihat, system sekarang ini sekular tidak ada aturan yang mana kembali ke sang Pemilik alam semesta. Dengan sistem sekular ini menjadikan orang-orang jauh dari agama. Agama tidak lagi menjadi pertimbangan, yang penting happy. Begitupun pihak penjual atau pengedar, yang penting dapat keuntungan, perkara apakah penghasilan dari penjualan narkoba itu halal ataukah haram jauh dari pemikirannya.

Oleh sebab itu dalam hal menentukan kebijakan tentang tanaman ganja menjadi keputusan yang masih diambang kebingungan. Padahal sudah jelas konsumsi ganja bisa menyebabkan kecanduan yang sudah jelas bahaya dalam penggunaannya.

Islam tegas mengharamkan narkoba dan akan menghilangkan peredarannya di tengah masyarakat. Para ulama sepakat terkait keharaman narkoba, sekalipun ada perbedaan dari sisi penggalian hukumnya.

Ada yang mengharamkan karena meng-qiyas-kannya pada keharaman khamr (QS al-Maidah: 90). Sebagian lainnya mengharamkan karena narkoba termasuk barang yang akan melemahkan jiwa dan akal manusia. Pendapat ini berdasarkan hadist dengan sanad sahih dari Ummu Salamah, beliau mengatakan :

“نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ كُلِّ مُسْكِرٍ وَمُفَتِّرٍ”

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari segala yang memabukkan dan mufattir (yang membuat lemah).”

Satu-satunya solusi menyelamatkan generasi dari bahaya narkoba adalah mengenyahkan sekularisme-kapitalisme dan menggantinya dengan sistem Islam dalam institusi Khilafah.***

Indah Mustika Tanjung, S.Kom adalah swasta tinggal di Sibolga, Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Resfon Positif Pembahasan Pemekaran Pantai Barat Mandailing

    DPRD Madina Resfon Positif Pembahasan Pemekaran Pantai Barat Mandailing

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Terkait mulai bergulirnya pembahasan pendirian Kabupaten Pantai Barat Mandailing, pihak DPRD Mandailing Natal (Madina) menyatakan akan menguatkannya. Ketua DPRD Madina, AS Imran Khaitami Daulay SH di Pantai Barat, Rabu (16/10/2013) mengatakan, pada prinsifnya DPRD Madina menguatkan pemekaran daerah otonom baru yaitu pemekaran kabupaten Pantai Barat Mandailing. Kedatangan Imran di Pantai Barat […]

  • PETI di Kelurahan Tapus Madina, Keplor Minta Kapolres Hadir Kelokasi

    PETI di Kelurahan Tapus Madina, Keplor Minta Kapolres Hadir Kelokasi

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Penambangan emas tanpa izin (PETI) pada bekas lahan PT Madina Madani Mining (PT M3) di Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal terus beroperasi. Polsek setempat tampaknya tak berkutik menghentikan aktifitas ilegal tersebut. Dengan menggunakan alat berat jenis excapator, para penambang emas ilegal itu leluasa mencuri harta negara tersebut. […]

  • Sobir Reses di Kotasiantar

    Sobir Reses di Kotasiantar

    • calendar_month Jumat, 18 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari Fraksi Partai Golkar Sobir Lubis SH mengadakan reses I tahun sidang 2020-2021 di Kelurahan Kotasiantar Kecamatan Panyabungan bertempat di Sopo Godang Halaman Bolak, Kamis (17/12/2020). Hadir dalam acara Reses tersebut Pemerintahan Kotasiantar yakni Lurah Syahnan Nasution S.Sos., pihak Kerajaan, Alim ulama dan Naposo Nauli Bulung, […]

  • Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

    Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Sibolga – Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk mengungkapkan, hingga posisi Juni 2015, total penghimpunan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) pada Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Sibolga telah mencapai lebih dari Rp 1,5 miliar. Menghadapi Lebaran Idul Fitri 1436 H, sebagian dana yang dihimpun dan dikelola Bazda Kota Sibolga tersebut digelontorkan kepada 3.500 para […]

  • Dor! Perampok Emas Rp1 Miliar Roboh

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Senjata Api Rakitan dan Lima Peluru Diamankan PALUTA- Sedikitnya lima polisi terlibat kejar-kejaran dengan tiga perampok emas senilai Rp1 miliar, di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Gunung Tua, tepatnya di Simpang Hajoran. Bak dalam film laga, seorang perampok berusaha mencabut senjata api dari pinggangnya. Beruntung, polisi sigap. or! Timah panas lebih dulu meluncur ke kaki kiri […]

  • Calon Haji Madina Tahun ini 494 Orang

    Calon Haji Madina Tahun ini 494 Orang

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah calon jamaah haji dari mandailing Natal tahun ini  sebanyak 494 orang. Terdiri dari 187 laki-laki dan 307 perempuan. Demikian data diperoleh dari pihak Depag Mandailing Natal dalam acara zikir dan do’a bersama para calon jamaah haji di masjid Nur Ala Nur, Dalan Lidang, Panyabungan, Selasa (11/7/2017). Para jamaah haji itu […]

expand_less