Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Kelakuan Para Pemuda Membuatku Menangis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Pemerhati Generasi Muda tinggal di Barus

Hari ini aku termenung melihat para pemuda yang sangat sekuler dan individualis. Bagaimana tidak, banyak dari mereka dalam pergaulannya suka sekali melemparkan kata-kata yang tidak pantas dan tidak layak untuk diucapkan oleh seorang muslim. Kata-kata yang mereka keluarkan itu adalah kata-kata kotor dan menjijikkan. Tetapi hal itu dianggap lumrah dan menjadi bahasa sayang kata mereka. Dan ini semua mereka dapatkan awalnya dari tontonan dan publik figur.

Sungguh sedih sekali hati ini melihat kelakuan para pemuda hari ini. Aku menangis dan tak mampu berkata-kata saat mereka melemparkan semua ucapan itu. Rasanya telingaku panas dan hatiku hancur berkeping-keping sehingga membuatku sedih sekali sampai aku ingin meneteskan air mata jikalau mendengarkan perkataan mereka itu.

Bukan itu saja.

Setiap malam aku juga menyaksikan para anak muda berbaris-baris untuk bermain game online di jembatan dekat rumahku. Mulai dari selesai salat isya sampai tengah malam anak-anak muda itu di sana. Hal ini membuatku termangu dan dalam hatiku bertanya apakah orang tua mereka tidak merasa kehilangan anaknya sehingga tidak mencari mereka. Tetapi kurasa orang tuanya tidak mencarinya sebab setiap malam mereka selalu di sana tanpa pernah absen kecuali jaringan rusak.

Sedih sekali rasanya hati ini. Bagaimana nasib negeri ini ke depannya jika keseharian mereka tak pernah diisi dengan kegiatan yang mendekatkan mereka kepada Allah. Bagaimana para pemuda generasi muslim ini bisa terpaut dengan masjid jika aktivitas mereka selalu jauh dari yang Allah perintahkan. Apakah generasi penerus seperti Al-Fatih akan muncul dari generasi ini? Sungguh ini adalah kemustahilan.

Iya bagaimana lagi ini semua adalah kenyataan yang harus aku dan kita semua hadapi sebab kita hidup dalam sistem kapitalisme-sekuler yang mana semua aturan yang berlaku dalam sistem ini sangat menjauhkan kita dari aturan Allah yang Maha Pencipta dan Pengatur.

Sistem kapitalisme memang menciptakan generasi yang tidak patuh kepada aturan Allah. Karena memang sistem ini memberikan fasilitas kepada umat agar selalu mementingkan kesenangan dunia. Makanya dalam sistem kapitalisme ini lahirlah berbagai macam media dan alat untuk memudahkan umat bermaksiat kepada Allah dan jauh dari aturannya.

Jelaslah sudah sistem kapitalisme ini memang hanya mementingkan keuntungan apa yang didapatkan para kapitalis dengan membuat sesuatu kepada umat. Kalau mendapatkan manfaat dan keuntungan besar maka akan dipublikasikan dan diberikan dengan mudah kepada umat walaupun itu jelas haram. Seperti membuat tontonan dan games online yang tak berfaedah.

Begitulah kenyataan hidup kita sebab tak mau menerapkan sistem Islam kaffah. Sistem Islam kaffah adalah sistem yang berasal dari Allah. Sehingga dengan menerapkan sistem ini maka hidup kita akan bahagia dunia dan akhirat. Sebagaimana yang telah Rasullulah terapkan, diikuti oleh sahabat dan para tabiut tabiin. Islam berjaya 1300 tahun dengan peradaban yang gemilang dan generasi yang luar biasa.

Dan dengan diterapkannya sistem islam kaffah maka generasi penerus seperti Muhammad Al-fatih akan lahir dan membuat para musuh Islam gentar dan ketakutan. Muhammad Al-fatih adalah pemuda yang hidupnya hanya untuk beribadah kepada Allah. Sejak beliau kecil ibunya sudah memberikan maklumat kepadanya tentang bisyaroh Rasulullah mengenai penaklukan Konstantinopel. Muhammad Al-fatih dari kecil sudah diserahkan kepada seorang ulama agar dididik menjadi hamba yang taat kepada Allah dan juga semenjak beliau baligh tidak pernah sekalipun beliau meninggalkan shalat malam. Beliau juga ahli dalam segala bidang ilmu dan menguasai banyak bahasa. Saat umur 19 tahun beliau sudah menjadi Khalifah dan umur 21 tahun beliau sudah menaklukkan Konstantinopel. Muhammad Al-fatih adalah generasi yang lahir dari sistem islam kaffah yang hidupnya hanya untuk Allah saja.

Makanya hari ini kita harus memperjuangkan sistem Islam kaffah untuk tegak kembali agar generasi muda hari ini seperti generasi para terdahulu kita.

Wallahu’alam bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • AL-QURAN DAN POLITIK

    AL-QURAN DAN POLITIK

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah bulan al-Quran. Pada bulan inilah al-Quran diturunkan. Allah SWT berfirman: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan-penjelasan atas petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil) (QS al-Baqarah [2]: 185). Al-Quran […]

  • Mualaf Windsor Gelar Pertemuan Berkala

    Mualaf Windsor Gelar Pertemuan Berkala

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Di Kota Windsor, Provinsi Ontario, Kanada, para mualaf mendapat naungan istimewa dari Windsor Islamic Association (WIA). Organisasi nonprofit itu memberikan fasilitas kepada mualaf untuk mempelajari Islam lebih dalam dan mendapat keluarga baru. Alhasil, para mualaf kota yang dijuluki The City of Roses itu pun sering kali menggelar pertemuan untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan keimanan mereka. […]

  • PT. Inanta Jangan Diberi Izin

    PT. Inanta Jangan Diberi Izin

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Bupati Madina Hidayat Batubara diminta tegas, jangan memberikan izin kepada PT. Inanta karena dinilai akan membawa bencana kepada masyarakat sekitar Kecamatan Batang Natal. Kordintor ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) wilayah Sumut dan NAD, Syahrir Nasution SE kepada Mandailing Online melalui telpon selulernya, Selasa (14/2) menyatakan, lokasi yang diminta PT Inanta berlokasi pada […]

  • Hasil Quick Count, ON MA Raih 70% Suara Masyarakat Madina

    Hasil Quick Count, ON MA Raih 70% Suara Masyarakat Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – Ucapan syukur disampaikan oleh Ketua Tim Kampanye Paslon Harun-Ichwan yang memiliki slogan ON MA. Ucapan syukur ini, karena berdasarkan hitungan cepat yang dilakukan oleh tim menunjukkan trend positif atas suara padangan calon nomor urut 1 Harun-Ichwan di hampir seluruh wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam Pilkada 2024 ini. Ketua […]

  • Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mampu memproduksi gula aren sekitar 1 ton per minggu. “Membuat gula aren merupakan andalan di desa ini, karena di hutan kami tanaman aren tumbuh subur, bahkan juga tumbuh diantara tanaman karet warga, sehingga jika lagi bagus setiap minggunya bisa mencapai 1 ton gula […]

  • Blus Ayu Ting Ting Paling Diburu

    Blus Ayu Ting Ting Paling Diburu

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Penampilan sangat berarti bagi kaum wanita. Dimanapun berada, wanita pasti ingin terlihat cantik dan modis. Seperti kata Cygnus The Legend, “Memang penampilan bukanlah segalanya, tapi segalanya berawal dari penampilan”. Begitu juga bagi para wanita, pakaian merupakan bagian penting dari penampilan. Bagi wanita, ada saja kiat yang dilakukan untuk show up. Termasuk berburu pakaian yang […]

expand_less