Rabu, 28 Okt 2026
light_mode

Korban Sipil Meningkat, KontraS Sumut Desak Kapoladsu Usut Peredaran Senjata Api Ilegal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
  • print Cetak

 

Ali Isnandar

MEDAN (Mandailing Online) – KontraS Sumut mendesak Poldasu

segera memutus mata rantai peredaran senjata api ilegal di Sumatera Utara.

Desakan itu menyusul maraknya kasus penembakan warga sipil yang dilakukan OTK akhir-akhir ini di Sumut.

Kasus terkini adalah peristiwa penembakan terhadap satu pemimpim redaksi suatu media di Simalungun, Sumut.

Kejahatan ini disokong oleh adanya peredaran senjata api illegal yang dengan mudah didapatkan oleh pelaku kejahatan.

Kabid Advokasi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut, Ali Isnandar melalui rilis pers, Selasa (29/6/2021) menjelaskan, kepemilikan senjata api ilegal dapat memicu munculnya berbagai kejahatan lain seperti pengancaman, perampokan, bahkan berujung pembunuhan. Karena itu dia meminta agar Kapolda Sumut segera memutus mata rantai peredaran senjata api ilegal di Sumatera Utara.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh KontraS Sumut, dalam rentang waktu setengah tahun terakhir, bulan Januari s/d Juni 2021 terdapat 10 kasus kepemilikan senjata api illegal.

Diantara 10 kasus tersebut, 4 kasus penggunaan Senjata Api Ilegal diketahui terjadi pada kasus dugaan perampokan. Salah satunya kasus perampokan bersenjata di Toko Asia Baru Jl. Wahidin, Pandau Hulu II, Medan Area pada bulan Maret lalu.

Selain untuk merampok, 4 kasus lain kepemilikan senjata api ilegal dipergunakan untuk menakut-nakuti (mengancam) warga, salah satunya dilakukan seseorang yang diduga oknum Sekuriti PTPN II menodongkan pistol ke warga ketika merusak tanaman serta meruntuhkan posko milik Masyarakat Adat Rakyat Penunggu di Jl. Jati Rejo, Dusun VII, Desa Sampali, Kec. Percut Sei Tuan pada (2/06/21) lalu.

Yang lebih sadis lagi kata Nandar – sapaan akrab Ali Isnandar – senjata api illegal sengaja dipergunakan dalam 2 kasus dugaan pembunuhan berencana. Yakni, pembunuhan Mhd Ridho Gufa (37) yang tewas ditembak OTK di Jl. Yos Sudarso KM 13 di depan SPBU Martubung Kel. Besar Kec. Medan Labuhan pada (28/03/21) yang lalu, belum diketahui apa motif pembunuhan.

Kemudian yang terakhir kasus pembunuhan berencana Marasalem Harahap (19/06/21) seorang wartawan media online yang tewas ditembak di Simalungun, dari keterangan pers kepolisian, korban Marasalem ditembak karena unsur dendam dari otak pelaku dimana korban kerap melakukan pemberitaan terkait usahanya.

“Data ini kami himpun dari media massa. Tidak menutup kemungkinan jumlah kasus dapat bertambah mengingat tingginya peluang untuk melakukan kejahatan di Sumatera Utara” ungkap Nandar.

Dia menerangkan, dari 10 kasus yang terjadi, 2 kasus diantaranya telah menewaskan korban ulah pelaku penggunaan senjata api illegal dalam waktu setengah tahun ini.

“Pertanyaannya siapa pemasok senjata-senjata itu” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan pers kepolisian pada kasus Marasalem Harahap, senjata api ilegal yang dipergunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban dibeli seharga 15 juta rupiah oleh otak pelaku. Pada kasus lain, BS warga Desa Mencirin ditangkap polisi akibat membawa senjata api ilegal pada Januari lalu, BS mengaku membelinya seharga Rp 5 juta.

“Seperti tidak ada pengawasan yang dilakukan kepolisian, para penjahat begitu mudah mendapatkan senjata api ilegal untuk melancarkan kejahatan, apakah fungsi pencegahan di kepolisian sudah tidak berjalan sebagaimana mestinya” nada kecewa Nandar.

Dalam bidang preventif, kepolisian bertugas untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memelihara keselematan orang, benda dan barang termasuk memberikan perlindungan dan pertolongan , khususnya mencegah terjadinya pelanggaran hukum sebagaimana dijelaskan dalam UU No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“KontraS Sumut sangat memahami tugas yang dilakukan kepolisian amatlah berat dan beresiko, namun demi  menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat Sumut dari ancaman kejahatan, kami mendesak Kapolda Sumut agar semakin meningkatkan pengamanan dan mengusut tuntas peredaran senjata api Ilegal sehingga korban penembakan tidak semakin banyak yang berjatuhan” tutupnya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham OTP Geotermal Jatuh Ke Tangan KS Orka

    Saham OTP Geotermal Jatuh Ke Tangan KS Orka

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perjalanan akuisisi saham PT SMGP akhirnya kandas di tangan KS Orka Renewables Pte Ltd. Perusahaan asal singapura ini berhasil menjadi yang terdepan diantara pesaing – pesaingnya seperti Medco dan Star Energy yang santer dikaitkan dengan takeover OTP belakangan ini. Seperti dilansir dari laman Tata Power dan Origin Energy yang dikutip Sorikmarapinews, KS Orka telah meng-akuisisi […]

  • Ahmad Husein Masih Pendaftar Terbanyak

    Ahmad Husein Masih Pendaftar Terbanyak

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, Ahmad Husein Nasution sejauh ini telah mendaftar di 9 partai politik untuk Pilkada Madina 2020. Hari ini Senin (11/11/2019) sosok pengusaha ini mendaftar di DPC Partai Demokrat Madina. Sebelumya, Ahmad Husein sudah mendaftar ke PDI Peruangan Madina, Partai Nasdem Madina, Partai Perindo Madina, PKPI, Partai Berkarya dan […]

  • IBUKU LEBARAN DI SYURGA

    IBUKU LEBARAN DI SYURGA

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen Rina Youlida   “Santi, ayo bangun, mari bantu mamak menyiapkan sahur kita, kamu panaskan air di periuk kecil itu supaya masak nasinya lebih cepat”. “iya mak”, jawabku dengan suara lembut sambil mengucek mataku karena masih terasa sangat berat untuk beranjak dari tempat tidurku yang hanya beralas sebuah tikar tipis dari anyaman daun pandan berduri […]

  • Reses Ludfan Nasution dan Urgensitas Madrasah Bagi Generasi Muda

    Reses Ludfan Nasution dan Urgensitas Madrasah Bagi Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 23 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    GUNUNG BARINGIN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal dari PKB, Ludfan Nasution,S.Sos melakukan reses di Kelurahan Gunung Baringin, Panyabungan Timur, Jum’at (23/3). Wacana madrasah yg sangat vital dalam memupuk iman dan ilmu agama bagi generasi muda menjadi topik penting di reses ini. Selain itu, aspirasi masyarakat menyangkut infrastruktur juga menjadi bahasan. Reses berlangsung di […]

  • Kehadiran PT.ALN Timbulkan Perpecahan di Muara Batang Gadis

    Kehadiran PT.ALN Timbulkan Perpecahan di Muara Batang Gadis

    • calendar_month Senin, 30 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) meminta Plt. Bupati dan Kapolres menertibkan PT. Agro Lintas Nusantara (PT. ALN) di kecamatan itu, karena diduga keras tidak memiliki izin untuk membuka dan mengusahai lahan di Desa Tabuyung, Suka Makmur dan Singkuang II. “Perusahaan itu juga telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat […]

  • Tanah Galian Proyek Ganggu Pengguna Jalan

    Tanah Galian Proyek Ganggu Pengguna Jalan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tanah galian proyek pembuatan paret di simpang Pagur Kec.Panyabungan Timur mengganggu pengguna jalan. Terlihat dalam foto tanah galian di tumpukkan di pinggir jalan sehingga menggangu para pengendara kenderaan. (hol)

expand_less