Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Syawaluddin Asal Huraba, Madina Raih Gelar Sarjana di Universitas Al-Ahgaff, Yaman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
  • print Cetak

Syawaluddin Rangkuti (kanan) usai wisuda. Kiri, Prof Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun selaku rektor Universitas Al-Ahgaff. (Foto: Ahmad Raja Azani)

TARIM, YAMAN (Mandailing Online) – Satu lagi putra Mandailing Natal berhasil meraih gelar sarjana dari negara Yaman.

Namanya, Syawaluddin Rangkuti dari Desa Huraba, Kecamatan Siabu.

Dia diwisuda bersama 60 wisudawan dari berbagai negara di Universitas Al-Ahgaff pada Kamis malam (15/7/2021).

Syawaluddin Rangkuti berhasil meraih gelar sarjana S1.

Selain memantapkan dirinya dengan meraih gelar B.Sc, beliau juga berhasil meraih satu penghargaan Tahfidz Quran 30 juz karena telah berhasil menyetorkan seluruh hafalannya secara mutqin kepada ustadz pembimbingnya dari 10 juz yang menjadi kewajiban awalnya. 

Al-Ahgaff merupakan salah satu universitas ternama dan favorit di negara itu, ditandai dengan banyaknya minat pelajar dari berbagai negara yang ingin melanjutkan pendidikannya di kampus ini, tak terkecuali Indonesia.

Universitas Al-Ahgaff berlokasi di kota Tarim, Hadhramaut, Yaman.

Tahun ini, Al-Ahgaff mewisuda sebanyak 61 orang lulusannya. Sebanyak 44 diantaranya berasal dari Indonesia, 2 orang dari Somalia, 15 orang dari Yaman. Mereka semua merupakan lulusan amgkatan ke-22 dari Fakultas Syariat dan Hukum Universitas Al-Ahgaff.

Ditilik lebih mendalam, Syawaluddin Rangkuti merupakan alumnus pesantren Darul Ikhlas, Dalan Lidang, Panyabungan, Mandailing Natal, pimpinan KH. M Usman Nasution LC.

Beliau juga merupakan santri berprestasi yang telah mengikuti banyak perlombaan MQK dan sejenisnya, ditambah dengan meraih juara 2 Umum saat wisuda di Darul Ikhlas pada tahun 2016 silam.

Wisuda diadakan di auditorium utama Universitas Al-Ahgaff, dihadiri oleh Prof Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun selaku rektor Universitas Al-Ahgaff; Al-Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Attas, Ustadz Abdullah Awadh bin Smith selaku Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, serta segenap civitas universitas serta mahasiswa lintas negara.

Abuya Alhabib Abdullah bin Muhammad Baharun dalam sambutannya berpesan, bahwa para ulama terdahulu tidak akan mencapai puncak kesuksesan dan kematangan ilmu kecuali dengan ketulusan, sikap jujur dan menanamkan ikhlas hanya karena Allah swt semata.

“Wisuda hari ini bukanlah akhir dari perjalanan kalian, maka dari itu teruslah belajar, buka pikiran kalian dan tanamkan azam dan niat yang kuat untuk menjaga dan menyebarkan agama Allah dan risalah Nabi Muhammad ini. Karena agama ini adalah amanah dari Allah swt yang harus dijaga, dibela dan diperjuangkan,” tutur Abuya Alhabib Abdullah.

Mandailing Natal patut berbangga karena seorang putra daerahnya berhasil mengharumkan nama Madina di kancah internasional. Selain berprestasi di luar negeri, diharapkan agar nantinya dapat memberikan banyak manfaat serta berkah bagi Mandailing Natal khususnya dan bagi Sumatera Utara dan Indonesia secara umum.

Diharapkan juga agar senantiasa benih-benih generasi mendatang dapat menjadi kader penerusnya, untuk membawa perubahan serta perbaikan dan maslahat bagi Mandailing Natal kedepan.

Sebelumnya, sejumlah putra Mandailing Natal berhasil lulus dari universitas ini, terbaru Anwar Khoir Lubis dari Roburan, Panyabungan Selatan yang berhasil meraih gelar Master pertama asal Sumut pada bulan Maret 2021.

Foto bersama anggota IPSU (Ikatan Pelajar Sumatera Utara) Yaman bersama Syawaluddin Rangkuti. (Foto: Ahmad Raja Azani)

 

Mahasiswa yang sudah diwisuda. (Foto: Ahmad Raja Azani)

 

Rektor Universitas Al-Ahgaff, Prof Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun menyampaikan pidato. (Foto: Ahmad Raja Azani)

Peliput: Ahmad Raja Azani (alumnus PP Ar-Raudhatul Hasanah, Medan, asal Panyabungan, Mandailing Natal. Mahasiswa tingkat 2 di Universitas Al-Ahgaff, Yaman)

Editor: Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harun Mustafa Nasution Dimata Warga Desa Pagur

    Harun Mustafa Nasution Dimata Warga Desa Pagur

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan Timur ( Mandailing Online) : ”  Harun Mustafa Nasution itu bukan orang lain dimata masyarakat, pengasuh beliau saja dimasa kecilnya orang desa Pagur, belum lagi kita bicara keluarga, ” Kata Kari Akbar salah seorang tokoh masyarakat Desa Pagur  Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina ) Jum’at 11/10/2024. Kari Akbar mengku, banyak yang sudah […]

  • DPRD Minta KPU Segera Tetapkan Jadwal Pemungutan Suara Ulang Pilkada Madina

    DPRD Minta KPU Segera Tetapkan Jadwal Pemungutan Suara Ulang Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    strong>Panyabungan, Mengingat telah dicantumkannya anggaran pemungutan suara ulang Pilkada Madina pada APBD 2011, seluruh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mandailing Natal sepakat mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina untuk segera menetapkan jadwal serta tahapan lanjutan pelaksanaan pemungutan suara ulang Pemilukada di Kabupaten Mandailing Natal. Hal tersebut disampaikan seluruh fraksi pada Rapat Paripurna DPRD […]

  • Ribuan Rakyat Penambang Tuntut Pemkab Madina Terbitkan Regulasi

    Ribuan Rakyat Penambang Tuntut Pemkab Madina Terbitkan Regulasi

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 5000 orang rakyat penambang melakukan unjukrasa ke DPRD Madina, Kamis (12/12/2019). Mereka menuntut Pemkab Mandailing Natal (Madina) melakukan pembinaan tambang rakyat, bukan membinasakan penambang. Karena ribuan kepala keluarga di Madina telah terbantu oleh rezeki dari tambang emas ditengah kegagalan pemerintah daerah menciptakan lapangan kerja untuk rakyatnya. Pemkab Madina diminta […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 39)

    MARSIDAO-DAO (episode 39)

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Oo..soni dei langa”. “Olo, ubakma baru lehen tu sia. So marsitandahan homu dua,” ning Si Mulhan. “Mabiar dei au donok tu bodat i,”  ning Si Poso. “Nga mangalo i, boruna dei. Lehen ma so itandai ia ho”. “Olo, Udak,” ning Si Poso. “Ubak jolo pantat ni aramabir i, dungi […]

  • Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 2)

    Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Dahlan Batubara   Tambang emas yang dikelola rakyat di Hutabargot dan Nagajuang harus dipandang sebagai suatu lapangan kerja yang diciptakan oleh rakyat. Itu bukan lapangan kerja yang diciptakan negara. Dan, seharusnya pemerintah daerah sebagai instrumen negara di tingkat daerah sudah sejatinya berterimakasih kepada rakyat yang mampu menciptakan lapangan kerja. Bukankah pemerintah daerah […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 10)

    MARSIDAO-DAO (episode 10)

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Durus ni udan na santak gogona, ima udan borngin. Si Imran dohot amang-amang i huta i mar marsakan i lopo Si Leman i. Angke ngada targuris bona ni apea muda nalitak ibaen aek ni udan.  Adongma tar dua poken na madung parudan i. Poken nasolpu pe ngada sadia halak […]

expand_less