Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
  • print Cetak

Aksi Ikatan Pemuda Mandailing memperjuangkan Syeikh Mustafa Husein Nasution dan Willem Iskander menjadi pahlawan nasional di bidang pendidikan, beberapa pekan lalu. Foto: dok IPM

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia diharap menetapkan Syeikh Mustafa Husein Nasution dan Willem Iskander (Sutan Sati Nasution) menjadi pahlawan nasional di bidang pendidikan.

Harapan itu dicuatkan Ketua Umum Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Kamis (2/9/2021).

Kedua tokoh itu memiliki peran besar sebagai pelopor pendidikan Bumi Poetra sebelum kemerdekaan.

“Kedua tokoh tersebut, sangat berjasa besar dalam hal mempelopori pendidikan khususnya di pulau Sumatera dan bahkan skala nusantara,” ungkap Tan.

Meski berbeda tahun, keduanya sama-sama pendiri sekolah pertama untuk bumi putera di Sumatera Bagian Utara.

Willem Iskander misalnya, adalah tokoh pendiri sekolah guru (kweekschool) pertama untuk bumi putera di Tanobato, Mandailing, Sumatera pada tahun 1862, jauh sebelum Ki Hadjar Dewantara mendirikan Taman Siswa pada tahun 1922.

“Kenapa disebut sekolah yang didirikan Willem Iskandar ini sebagai sekolah guru pertama untuk bumi putera di Indonesia? Karena memang sebelum sekolah ini didirikan, sudah ada juga sekolah guru di Indonesia yang didirikan belanda yaitu Kweekschool Surakarta (1851) dan Kweekschool Fort de Kock, Bukit Tinggi (1856), tapi kedua sekolah ini hanya menerima murid dari kalangan bangsawan dan orang belanda (eropa). Lain dengan Kweekschool Tanobato (1862) yang didirikan Willem Iskandar, Kweekschool Tanobato ini terbuka untuk semua kalangan masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh Tan menjelaskan, bahwa murid-murid dari Kweekschool Tanobato inilah yang kemudian menyebar dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa di sentaro Sumatera Bagian Utara.

“Mungkin itu juga-lah sebabnya kenapa di awal-awal masa perjuangan kemerdekaan banyak tokoh-tokoh penting dari Mandailing, hal ini karena mereka sudah tercerdaskan lebih dahulu dari segi pendidikan apabila dibanding di daerah-daerah lain,” ujarnya.

Di masa kini, Kweekschool Tanobato ini diabadikan sebagai SMA Tanobato (SMA Negeri 1 Panyabungan Selatan) yang peletakan batu pertama dan peresmiannya dilakukan oleh Menteri Pendidikan Nasional.

“Uniknya,  Kweekschool dan Ponpes Musthofawiyah didirikan di kampung yang sama, kampung kecil, yaitu di Kampung Tanobato di kaki gunung Sorik Marapi, Mandailing,” katanya.

Tan Gozali

Sementara itu, Syeik Musthafa Husein telah mendirikan Pondok Pesantren Musthafawiyah juga di Tanobato pada tahun 1912. Lokasi ponpes ini kemudian hari pindah ke Purba Baru setelah terjadi banjir bandang pada waktu itu.

Pondok pesantren Musthafawiyah disebut-sebut sebagai salah satu pondok eesantren tertua di Sumatera. Murid dari syeikh Musthafa Husein juga menyebar ke berbagai daerah di Sumatera Bagian Utara, Sumatera Barat, dan Riau.

“Sehingga di awal-awal masa perjuangan kemerdekaan banyak tokoh-tokoh Islam yang berasal dari Mandailing. Bahkan orang-orang Mandailing yang merantau ke tanah Deli Medan (Sumatera Timur) di tanah perantauannya banyak yang kemudian menjadi tokoh agama, adat, budayawan, akademisi dan cendikiawan muslim untuk tingkat nasional,” pungkasnya mengakhiri.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPI Tantang PSSI di Pengadilan

    LPI Tantang PSSI di Pengadilan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengurus Liga Primer Indonesia (LPI) menantang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memidanakan LPI terkait pendirian dan penyelenggaraan kompetisi sepak bola antarklub. “Silakan saja (mengajukan, Red) pengaduan pidana. Tapi, kami sudah ajukan ke berwajib. Kami tidak mengerti pasalnya mana yang mau digunakan. Kami siap menghadapi itu,” ujar General Manager LPI, Arya Abhiseka, […]

  • Sering Dampingi Atika Penyantunan Anak Yatim, Ini Alasan Yazid Dukung SAHATA

    Sering Dampingi Atika Penyantunan Anak Yatim, Ini Alasan Yazid Dukung SAHATA

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Drs. Muhammad Yazid Nasution yang terlihat sering mendampingi calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution dalam rangka penyantunan anak yatim membeberkan alasan mendukung pasangan calon Saipulllah-Atika (SAHATA). Pensiunan PNS Kementerian Agama ini di sela-sela pengajian di Banjar Sehat, Panyabungan, Jumat (7/11/2024), menjelaskan bahwa keputusannya dan keluarganya mendukung […]

  • Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

    Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALAS- Sekitar 10 hektar lebih lahan persawahan yang usia padinya sekitar 2,5 bulan di wilayah Desa Parannapa Jae Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Palas mengalami penyakit daun. Dipastikan, tanaman ini terserang hama tikus dan ulat. Seorang petani Parannapa Jae, Tongku Siregar didampingi sejumlah petani lainnya mengatakan, hama tikus dan ulat tersebeut sudah berlangsung sekitar 1 bulan […]

  • Ibu, Ummu wa Rabbatul Bait!

    Ibu, Ummu wa Rabbatul Bait!

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sri Handayani, ST Guru, tinggal di Padangsidimpuan, Sumatera Utara Kesadaran akan pentingnya tugas-tugas ibu yang tak tergantikan oleh siapapun. Perempuan, keluarga dan generasi adalah mata rantai tegaknya sebuah peradaban yang gemilang. Jika kita melihat kondisi saat ini, perempuan muslim saat ini berada di pusat perang budaya barat. Mereka dipandang  “pengemban budaya”, “pengelola dari […]

  • Koperasi dan UKM di Padangsidimpuan Tak Bertumbuh

    Koperasi dan UKM di Padangsidimpuan Tak Bertumbuh

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Sidimpuan, – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kota Padangsidimpuan hingga Sepetember 2013 mencatat tidak ada kelompok koperasi masyarakat yang bertambah. Saat ini jumlah koperasi yang tercatat hanya 196 kelompok. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM (Disperindag) Kota Padangsidimpuan melalui Kabid Koperasi, Ir Ridoan Pasaribu kepada MedanBisnis mengatakan, tahun 2013 ini tidak ada koperasi masyarakat yang […]

  • 4 Sekdes Bimtek di Medan

    4 Sekdes Bimtek di Medan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK-Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi tugas Pokok dan Fungsi sekretaris desa (sekdes), empat sekdes diberangkatkan selama tiga hari (28-30/9) mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Citra Medan. Keempat sekdes tersebut yakni, Sekdes Portibi Julu (Maratimbul Harahap), Sekdes Siunggam Julu (Irdan Daulay), Sekdes Saba Sitahul-tahul (Endar Muda) dan Sekdes Hambiri (Mara Ganti Harahap). Hal tersebut diungkapkan, […]

expand_less