Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Foto Prewedding, Apakah Boleh Dalam Islam?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
  • print Cetak

Oleh: Ummu Taqiyya
Ativis dakwah/mompreneur, tinggal di Tapanuli Utara

 

Sudah tidak asing lagi bukan mendengar kata “Prewedding“? Prewedding mempunyai arti pranikah atau sebelum pernikahan. Laki-laki dan perempuan yang ingin menikah tak jarang mengabadikan momen sebelum nikah dengan acara foto yang disebut foto prewedding. Hal ini semakin menjadi trend di kalangan pasangan yang hendak menikah. Berbagai konsep foto terbaru, gaya terunik, agar menjadi trendsetter.

Sebelum saya menikah dan belum mengkaji islam, menganggap prewedding itu bukan hal yang tabu dan bahkan dianggap sesuatu yang keren. Itulah saatnya dijadikan kenang-kenangan dengan calon suami nanti.

Tapi bersyukurnya pemahamanku berubah sejak Allah menuntunku untuk memperbaiki diri, memahami segala aturan dari Sang Pencipta yaitu ajaran islam. Apa gunanya melabeli diri ini sebagai penganut agama islam, tapi tidak mau mengamalkan aturan dari-Nya?

Islam bukan hanya mengatur hubungan manusia dengan Sang Pencipta (hablum minallah), namun juga mengatur hubungan manusia dengan sesamanya (hablum minannas) dan mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri (hablum minannafsi).

Dari aspek hablum minannas sendiri, islam mengatur bagaimana sistem pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Tidak boleh berdua-duaan (khalwat) antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom (belum menikah), campur baur (ikhtilat) ketawa ketiwi bareng teman-teman yang berbeda jenis kelamin.

Bersentuhan ataupun tidak bersentuhan tetap saja dianggap khalwat jika berdua-duaan. Begitupun dengan foto prewedding yang tentunya dilaksanakan dengan foto berdua saja.

Foto pas lamaran, tukar cincin, bukankah itu juga termasuk foto prewedding (foto sebelum nikah)?

Lalu, sebegitu pentingkah foto berdua sebelum pernikahan?

Momen sekali seumur hidup?

Agar orang-orang tau siapa calon yang akan engkau nikahi?

Justru sekali seumur hidup harus diawali dengan ketaatan, menjalankan rangkaian pernikahan sesuai yang Allah perintahkan. Sebab, ketaatan akan membuahkan keberkahan dan sebaliknya kemaksiatan akan membuahkan kesengsaraan.

Sebelum nikah seakan ingin memperlihatkan pada dunia, “ini lho calonku” bahkan bisa menghabiskan banyak biaya untuk foto prewedding tapi setelah menikah tak ada keberkahan, sakinah mawaddah warahmah. Tidak mau kan?

Bersabarlah dalam menjalankan kehidupan sesuai yang Allah inginkan. Jangan hanya karena mengikuti trend, tapi mengundang murka Allah, mengabaikan syariat-Nya. Ingatlah bahwa kita hidup hanya untuk meraih ridho Allah, bukan ridho manusia.

Boleh mengabadikan foto berdua tapi lakukanlah setelah akad nikah, setelah ijab qabul, setelah kalian resmi menjadi pasangan halal. Tapi ingat meskipun sudah menikah, foto yang mesra, jangan pula dipamerkan, nanti jomblo-jomblo pengen juga kan gawat. Kemesraan pasangan halal cukup berdua saja yang tahu, orang lain tak perlu tahu, agar tidak mengundang rasa hasad, fikiran kotor orang-orang yang melihatnya.

Jika masih ada juga yang mengatakan “Ini foto prewedding syari tanpa sentuhan”, tolong hentikanlah, jangan menyesatkan orang banyak terutama generasi muslim yang masih awam dan belum memahami islam. Saatnya kita sebagai ummat muslim sadar hakikat penciptaan hidup kita, untuk apa kita hidup, dan mau kemana kita setelah mati. Agar hidup yang kita jalani bukan sekedar hidup tanpa aturan. Karena kita diciptakan dan juga diberi aturan dari Allah.

Sudah yuk jangan tunda waktumu untuk memperbaiki diri, memahami islam sebagai agamamu, jalan hidupmu.

Semoga kita bisa istiqomah mengkaji islam dan mendakwahkannya pada ummat manusia, bahwa Allah bukan hanya Sang Pencipta tapi juga Sang Pengatur. Hidup di bumi Allah, harus ikut aturan Allah.

Wallahu a’lam bisshowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • REALITAS KERJA MEDIA DAN TEORI TANGGUNG JAWAB SOSIAL

    REALITAS KERJA MEDIA DAN TEORI TANGGUNG JAWAB SOSIAL

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Pegiat di Gerep Institute   Belajar dari ruang redaksi media di Mandailing Natal: “Kebebasan pers bukanlah hak istimewa media. Ia adalah hak publik untuk memperoleh informasi yang benar.” Pagi baru saja dimulai ketika seorang wartawan di Mandailing Natal menerima telepon dari redaksinya. Ada rapat penting di DPRD yang harus diliput. […]

  • PKB Madina Kangkangi Rekom Rakorwil LPP PKB Sumut

    PKB Madina Kangkangi Rekom Rakorwil LPP PKB Sumut

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu hasil Rakorwil LPP PKB Sumut belum lama ini di Medan merekomendasikan setiap anggota DPRD wajib untuk mendaftar kembali sebagai Bacaleg dan mendapat prioritas pada Pileg 2019. Akan tetapi, hasil Rakorwil yang dihadiri Ketua dan Sekretaris DPC PKB Madina beserta Anggota Fraksi PKB DPRD Madina Muhammad Ludfan Nasution, ternyata […]

  • Senjata di Aceh bekas konflik dulu

    Senjata di Aceh bekas konflik dulu

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Markas Besar TNI menyatakan serangkaian tindak kekerasan bersenjata api di Provinsi Aceh tidak menggunakan senjata selundupan dari luar Aceh. Jurubicara TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul di Jakarta, Senin mengatakan senjata-senjata yang marak di Aceh, merupakan sisa konflik di wilayah tersebut beberapa tahun silam. Meski begitu, Iskandar mengatakan tidak menutup kemungkinan ada pula […]

  • Pemerintah Tak Mau Rogoh Kocek untuk JSS

    Pemerintah Tak Mau Rogoh Kocek untuk JSS

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang digadang akan memakai pola patungan swasta dan pemerintah atau public private partnership (PPP). Namun pemerintah pusat berharap tak mau keluar uang sepeser pun untuk mega proyek ini, semua akan diserahkan dana swasta. “Kita mengharapkan tidak ada uang pemerintah sepeser pun yang keluar, itu harapan kita,” kata Menteri Pekerjaan […]

  • Polisi Pastikan Gas Beracun Penyebab Tewas Penambang Sere

    Polisi Pastikan Gas Beracun Penyebab Tewas Penambang Sere

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Kapolsek Muara Sipongi, AKP Arlen Siagian melalui Kanit Reskrim Aipda Ibrahim Iksan yang dihubungi, Selasa (2/9/2014) memastikan faktor gas beracun penyebab tewasnya para penambang di Muara Sipongi. Dia menyatakan bahwa kejadiannya pada Senin sore (1/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Jenazah kelima korban tewas baru bisa dikeluarkan sekitar pukul 18.00 WIB. […]

  • Fenomena Kepala Dinas di Pemkab Madina Mengundurkan diri. Siang ini Dikabarkan 3 Jabatan Diserah Terimakan

    Fenomena Kepala Dinas di Pemkab Madina Mengundurkan diri. Siang ini Dikabarkan 3 Jabatan Diserah Terimakan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- fenomena mundur dari jabatan nampak nya lagi tren di Pemkab Mandailing Natal ( Madina ). Siang ini dikabarkan 3 Pejabat yang menandatangani pengunduran diri akan serah terima jabatan. Mereka adalah Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Perikanan. Ketiga pejabat ini dikabarkan mengikuti jejak Kepala Dinas Lingkungan Hidup […]

expand_less