Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Komisi I DPRD Madina Sidak ke SDN 116 Percontohan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina sidak ke SDN 116 Percontohan Desa Pidoli Lombang, Panyabungan pada Selasa (9/11) kemarin.

Sidak ini merupakan tindak lanjut dari masuknya surat Pernyataan Mosi Tidak Percaya kepada Kepala SDN 116 Percontohan Ajawani.

Surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Madina dengan tembusan Komisi I itu memuat 7 alasan munculnya mosi tidak percaya.

Pertama, para guru menilai Kepala Sekolah tidak bisa menjalin kerja sama yang baik dan angkuh. Kedua, arogansi Kepala Sekolah menyebabkan terciptanya suasana yang tidak kondusif.

Ketiga, Kepala Sekolah melakukan tindakan diskriminasi terhadap guru. Keempat, mengimbau para guru agar lebih memprioritaskan siswa dengan status sosial lebih tinggi.

Kelima, Kepala Sekolah memaksakan kehendak dalam menentukan kebijakan sekolah. Keenam, Kepala Sekolah tidak bisa diajak musyawarah. Ketujuh, mengimbau operator sekolah menambah jumlah siswa dari yang sebenarnya dengan tujuan menambah dana BOS yang diterima sekolah.

Ajawani di hadapan anggota Komisi I DPRD Madina membantah semua alasan-alasan mosi tidak percaya tersebut.

“Saya tidak tahu di mana sikap arogan saya itu. Itu tidak benar. Ini semua di luar nalar saya,” katanya.

Ketua Komisi I Zubaidah Nasution ketika dimintai keterangan mengatakan kedatangan Komisi I ke SDN 116 sebagai langkah awal dalam menyahuti surat pernyataan Mosi Tidak Percaya para guru.

“Kita datang untuk klarifikasi surat itu. Hasil pertemuan dengan Kepala Sekolah hari ini akan jadi modal awal untuk mengambil langkah berikutnya apakah perlu rapat internal atau bagaimana,” katanya.

Zubaidah menambahkan pihaknya akan menunggu tindak lanjut dari Dinas Pendidikan Madina terkait hal ini.

“Surat ini juga, kan, sudah diserahkan ke Bupati melalui Dinas Pendidikan. Kita tunggu tindakan mereka (Disdik-red). Tapi, kita tetap memantau. Jangan sampai hal ini berlarut-larut,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disidik Madina Abdul Husin yang dihubungi via seluler mengatakan kasus ini sudah dalam penanganan Disdik Madina.

“Persoalan ini sedang diproses. Kita sudah panggil kedua belah pihak. Tindaklanjutnya nanti kita bersama Kadis akan menghadap Bupati,” katanya.

Para guru meminta Bupati, Komisi I, dan Dinas Pendidikan bisa menghasilkan solusi terbaik, termasuk melihat track record Kepala Sekolah tersebut.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saipullah-Atika Jenguk dan Bantu Korban Keracunan Asal Linggabayu

    Saipullah-Atika Jenguk dan Bantu Korban Keracunan Asal Linggabayu

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi (SAHATA) peduli korban keracunan makanan asal Kecamatan Linggabayu yang dirawat di Rumah Sakit Umum Permata Madina. Kedua paslon membuktikan kepedulian mereka terhadap warga yang tertimpa musibah itu. Saipullah dan Atika kompak […]

  • Judi Berevolusi Hukum tak Ditakuti

    Judi Berevolusi Hukum tak Ditakuti

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Guru Tahfidz, tinggal di Medan Judi adalah perbuatan yang meresahkan warga dan Allah tegas melarangnya, namun masih kerap terjadi bahkan seperti jamur yang tumbuh setelah hujan. Sudah ada sanksi namun belum menjadikan para pelakunya jera dan terkesan hukum tak ditakuti. Seperti kasus yang terjadi baru-baru ini. Polsek Medan Labuhan menggerebek sejumlah […]

  • Pemerintah Pastikan Stop Angkat Honorer jadi CPNS

    Pemerintah Pastikan Stop Angkat Honorer jadi CPNS

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pemerintah memastikan tidak ada lagi pengangkatan honorer tertinggal selain kategori satu (K1) dan kategori dua (K2). Pemerintah pun sudah menyiapkan skenario baru untuk menampung honorer K1 maupun K2 yang tidak lolos CPNS, yaitu dijadikan Pegawai Pemerintah dengan Kontrak (PPK). Itupun syaratnya, harus lulus uji kompetensi dan punya keahlian yang dibutuhkan instansi bersangkutan. “Kita […]

  • Abaikan LHP Ombudsman, Kuasa Hukum Somasi DPRD dan Ancam Bongkar Dugaan Suap Seleksi KPID Sumut

    Abaikan LHP Ombudsman, Kuasa Hukum Somasi DPRD dan Ancam Bongkar Dugaan Suap Seleksi KPID Sumut

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online)  – Kuasa Hukum 8 Calon Komisioner KPID Sumut 2021-2024 Ranto Sibarani menyomasi DPRD Sumut terkait belum dilaksanakanya tindakan korektif atas Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumut. Surat somasi ditujukan kepada Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting c/q Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto. “Padahal surat monitoring kepada keduanya […]

  • Raja Raja Mandailing Minta Ivan Batubara Calon Bupati Madina

    Raja Raja Mandailing Minta Ivan Batubara Calon Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Raja-raja Mandailing meminta tokoh pengusaha asal Alahankae, Ulu Pungkut,  H. Ivan Iskandar Batubara berkenan tampil sebagai bakal calon (bakal calon) Bupati Madina di Pilkada 2024. Permintaan disampaikan pada pertemuan di Bagas Godang Alahankae, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Jum’at (12/5/2023). Raja Panusunan Mandailing Godang, H Hasanul Arifin Nasution […]

  • Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini sepertinya dapat tersenyum. Pasalnya, harga karet di Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Jumat (4/2), menembus Rp19 ribu per kilogram (kg). Muhammad Ikhwan Nasution (40), warga Kelurahan Simangambat saat ditemui METRO usai menjual karetnya menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga karet yang dijualnya di Simangambat terus […]

expand_less