Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Ludfan Nasution Optimis Masuk Nominasi KPID Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
  • print Cetak

Muhammad Ludfan Nasution S.Sos

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah mengantongi surat dukungan dari 13 ormas dan lima tokoh masyarakat, Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024 Muhammad Ludfan Nasution S.Sos merasakan sangat optimis bisa lolos dalam Fit and Proper Test (uji kelayakan dan kepatutan) yang akan akan digelar pekan depan (21/1/2022).

Arah tahap kedua dari uji kelayakan dan kepatutan itu mungkin lebih pada pendalaman visi dan misi dari kandidat. Walaupun demikian, Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal periode 2014-2019 ini mengungkapkan dalam rilis yang dikirim ke redaksi media ini, dirinya akan mendapat penilaian tersendiri dari dukungan orams dan tokoh. Karena itu, sangat percaya diri bisa lolos uji dan termasuk satu dari tujuh orang peraih nilai terbaik.

“Saya sangat yakin bakal masuk nominasi tujuh orang calon terpilih. Insy-Allah, poin yang diperoleh dari hasil uji publik itu akan menambah nilai yang mungkin saya dapat dari fit and proper test,” ungkapnya.

Dia mengatakan, dirinya sudah menyerahkan satu bundel surat dukungan untuk uji publik kepada Ketua Komisi A, H Hendro Susanto pada saat mengikuti perkenalan di Gedung DPRD Sumut, 29/12/2021. Dia juga melihat langsung Ketua Komisi membuka dokumen yang dia serahkan pada saat memperkenalkan diri di hadapan Anggota Komisi A yang hadir.

Lebih jauh lagi, Ludfan Nasution menyebutkan, berkas uji publik itu terdiri dari surat dukungan dari 13 organisasi masyarakat dan lima tokoh masyarakat. Selain dari PC Nahdlatul Ulama Mandailing Natal, Gerakan Pemuda Ansor Madina dan Sarbumusi NU Madina/Sumut, dia juga mendapatkan dukungan dalam bentuk surat tertulis dari IGRA (Ikatan Guru Roudlatul Athfal) Madina dan Sumut, DPD Ikanas (Ikatan Kelurga Nasution Dohot Anak Boruna) Sumut, serta Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM), DPD Madina dan DPW Sumut.

Ludfan Nasution menambahkan, dia juga memegang rekomendasi dari organisasi kepemudaan KNPI Madina dan HIPMI Madina, organisasi profesi jurnalis dari PJM (Prasasti Jurnalis Madina), serta organisasi kebudayaan dari Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya Kabupaten Mandailing Natal (FPPAB Madina).

Tiga Poin

Seperti yang dia sampaikan dalam artikel berjudul Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut (mandailingonline.com, edisi 11/01/22), ada tiga poin yang niscaya juga menjadi penilaian bagi Komisi A DPRD Sumut dalam pendalaman visi dan misi itu.

Pertama, dukungan masyarakat dari tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (ormas). Selain harus melakukan lobi-lobi dan  memainkan sejumlah trik, tokoh dan ormas bersangkutan tentu saja memiliki pertimbangan tersendiri untuk meberikan rekomendasi kepada dirinya.

Sebagai wujud dari uji publik, sejatinya ada juga ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan sisi vital lain dari personalitas dirinya sebagai kandidat. Sebagaimana tuntutan Pasal 24 Peraturan KPI No. 01/P/KPI/07/2014 tentang Kelembagaan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), ruang ini menjadi sebuah momentum untuk memperlihatkan nilai plus-minus lainnya dari calon bersangkutan.

Bahkan, sebagai wujud reaksi atau respon masyarakat terhadap individu kandidat, dukungan faktual itu menjadi salah satu variabel yang sangat menentukan. Kehadiran dan kinerja si ‘komisioner terpilih’ itu di lingkaran KPID Sumut, akan memberi imbas positif terhadap citra fraksi di satu sisi dan goodwill masyarakat terhadap parpol bersangkutan.

Kedua, daerah asal kandidat juga seyogianya menjadi pertimbangan yang relevan dan signifikan. Sesungguhnya, kesempatan menjadi komisioner ini terbuka luas bagi segenap masyarakat Sumut yang memenuhi kriteria. Akan tetapi, fakta membuktikan, informasi dan akses tentang ruang partisipasi, peran dan lapangan kerja seperti di KPID ini jarang sekali sampai kepada masyarakat di kabupaten/kota yang tergolong jauh dari ibukota provinsi.

Dia menambahkan, “Maka ketika muncul calon seperti saya dari daerah Tabagsel, dan bisa bertahan hingga uji kelayakan dan kepatutan, sepatutnya mendapat atensi (perhatian) dari Pimpinan, Komisi A dan umumnya Anggota DPRD Sumut.

Poin daerah asal kandidat ini terkait dengan progres parpol di Daerah Pemilihan (Dapil) bersangkutan. Makanya, dalam hal menilai kelayakan dan kepatutan kandidat dari Tabagsel, sepantasnya parpol peraih kursi di Dapil Tabagsel memberi apresiasi dan dukungan sehingga peluang kandidat untuk masuk nominasi makin besar.

Dia mengakui, sejauh ini, tidak ada ketentuan tentang representasi calon komisioner berdasarkan Dapil. Hanya saja, sudah nyata, bahwa yang berasal dari Dapil Tabagsel kemungkinan besar hanya satu calon, yaitu dia sendiri.

Kemudian, dia memaparkan lebih lanjut, bahwa poin ketiga yang sangat mungkin menjadi pertimbangan utama adalah kontribusi politis. “Ini menjadi poin tersendiri. Kehadiran dan kinerja sang komisioner pilihan itu nantinya akan memberi imbas khusus terhadap arsiran kepentingan anggota komisi, fraksi dan parpol bersangkutan.

Lima Tokoh

Selain dukungan dari 13 ormas, Ludfan Nasution juga mendapat rekomendasi dari lima tokoh masyarakat. Selain budayawan dan sineas film Mandailing, yaitu Askolani Nasution, ada juga psikolog Timmi Ashari, tokoh guru Harun Arrasyid, pengusaha kreatif M Syail Lubis dan praktisi kesehatan Faurina Zulfiyanti.

“Jika tidak mengenal saya, jelas-jelas mereka tidak akan bersedia memberikan pernyataan mendukung,” tambahnya meyakinkan.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPTJJ Kotanopan Bina Marga Sumut: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    UPTJJ Kotanopan Bina Marga Sumut: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Evakuasi Istri dan Anak dari Dapur

    Evakuasi Istri dan Anak dari Dapur

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rumah Ketua KPU Madina Dibakar MADINA- Rumah Ketua Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal Jefri Antoni SH dibakar orang tak dikenal, Kamis (3/2) subuh sekira pukul 04.00 WIB. Akibatnya, ruang tamu, pintu depan, dan seluruh perabotan serta lukisan di ruang tengah rumah, dilalap api. Alhamdulilah keluarga Jefri Antoni selamat. Jefri Antoni saat ditemui di rumahnya di […]

  • Kapolres Madina Belum Periksa Pemilik Lahan Tambang Emas Ilegal

    Kapolres Madina Belum Periksa Pemilik Lahan Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komitmen Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh untuk memanggil dan memeriksa sejumlah pemilik lahan tambang emas ilegal di perbukitan Kilometer II, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Madina, hingga kini belum terbukti. Selain itu, Kapolres Madina juga berjanji memanggil dan memeriksa kepala Desa Hutabargot Nauli yang diduga terlibat aktivitas […]

  • Raja Singa Marak, Kemana Negara Harus Berlabuh?

    Raja Singa Marak, Kemana Negara Harus Berlabuh?

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Kolumnis, tinggal di Padangsidimpuan Sifilis atau yang disebut juga raja singa menjadi penyakit yang menjadi sorotan pemerintah saat ini. Karena Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), jumlah kasus sifilis telah mengalami peningkatan hingga 70 persen dalam kurun waktu lima tahun terakhir. (Dinkes Aceh, 11/05/23). Diperoleh data pada tahun 2022 tercatat sebanyak 16.283 […]

  • Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat mendesak Ketua LPMK Abdul Rahman mundur dari jabatannya karena dinilai sarat masalah. Desakan itu disampaikan dalam mediasi antara warga yang melakukan mosi tidak percaya dengan Ketua LPMK. Mediasi ini difasilitasi Camat Raja Hidayat Lubis dan dihadiri Lurah Mukhlis Nasution, Kapolsek Panyabungan Andi Gustawi, Danramil 13 […]

  • Ke Eropa, Fatin Dibekali CD Materi Pelajaran

    Ke Eropa, Fatin Dibekali CD Materi Pelajaran

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    MINGGU depan, Fatin Shidqia Lubis akan terbang ke Eropa untuk syuting film garapan sutradara Hanung Bramantyo. Selama 10 hari, gadis berusia 17 tahun ini akan berada di Eropa. Itu berarti selama seminggu lebih, Fatin akan meninggalkan bangku sekolah. Sebagai orangtua, Bahari Lubis mengaku punya tips jitu agar anak pertamanya ini tak ketinggalan pelajaran di sekolah. […]

expand_less