Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Ludfan Nasution Optimis Masuk Nominasi KPID Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
  • print Cetak

Muhammad Ludfan Nasution S.Sos

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah mengantongi surat dukungan dari 13 ormas dan lima tokoh masyarakat, Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024 Muhammad Ludfan Nasution S.Sos merasakan sangat optimis bisa lolos dalam Fit and Proper Test (uji kelayakan dan kepatutan) yang akan akan digelar pekan depan (21/1/2022).

Arah tahap kedua dari uji kelayakan dan kepatutan itu mungkin lebih pada pendalaman visi dan misi dari kandidat. Walaupun demikian, Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal periode 2014-2019 ini mengungkapkan dalam rilis yang dikirim ke redaksi media ini, dirinya akan mendapat penilaian tersendiri dari dukungan orams dan tokoh. Karena itu, sangat percaya diri bisa lolos uji dan termasuk satu dari tujuh orang peraih nilai terbaik.

“Saya sangat yakin bakal masuk nominasi tujuh orang calon terpilih. Insy-Allah, poin yang diperoleh dari hasil uji publik itu akan menambah nilai yang mungkin saya dapat dari fit and proper test,” ungkapnya.

Dia mengatakan, dirinya sudah menyerahkan satu bundel surat dukungan untuk uji publik kepada Ketua Komisi A, H Hendro Susanto pada saat mengikuti perkenalan di Gedung DPRD Sumut, 29/12/2021. Dia juga melihat langsung Ketua Komisi membuka dokumen yang dia serahkan pada saat memperkenalkan diri di hadapan Anggota Komisi A yang hadir.

Lebih jauh lagi, Ludfan Nasution menyebutkan, berkas uji publik itu terdiri dari surat dukungan dari 13 organisasi masyarakat dan lima tokoh masyarakat. Selain dari PC Nahdlatul Ulama Mandailing Natal, Gerakan Pemuda Ansor Madina dan Sarbumusi NU Madina/Sumut, dia juga mendapatkan dukungan dalam bentuk surat tertulis dari IGRA (Ikatan Guru Roudlatul Athfal) Madina dan Sumut, DPD Ikanas (Ikatan Kelurga Nasution Dohot Anak Boruna) Sumut, serta Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM), DPD Madina dan DPW Sumut.

Ludfan Nasution menambahkan, dia juga memegang rekomendasi dari organisasi kepemudaan KNPI Madina dan HIPMI Madina, organisasi profesi jurnalis dari PJM (Prasasti Jurnalis Madina), serta organisasi kebudayaan dari Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya Kabupaten Mandailing Natal (FPPAB Madina).

Tiga Poin

Seperti yang dia sampaikan dalam artikel berjudul Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut (mandailingonline.com, edisi 11/01/22), ada tiga poin yang niscaya juga menjadi penilaian bagi Komisi A DPRD Sumut dalam pendalaman visi dan misi itu.

Pertama, dukungan masyarakat dari tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (ormas). Selain harus melakukan lobi-lobi dan  memainkan sejumlah trik, tokoh dan ormas bersangkutan tentu saja memiliki pertimbangan tersendiri untuk meberikan rekomendasi kepada dirinya.

Sebagai wujud dari uji publik, sejatinya ada juga ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan sisi vital lain dari personalitas dirinya sebagai kandidat. Sebagaimana tuntutan Pasal 24 Peraturan KPI No. 01/P/KPI/07/2014 tentang Kelembagaan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), ruang ini menjadi sebuah momentum untuk memperlihatkan nilai plus-minus lainnya dari calon bersangkutan.

Bahkan, sebagai wujud reaksi atau respon masyarakat terhadap individu kandidat, dukungan faktual itu menjadi salah satu variabel yang sangat menentukan. Kehadiran dan kinerja si ‘komisioner terpilih’ itu di lingkaran KPID Sumut, akan memberi imbas positif terhadap citra fraksi di satu sisi dan goodwill masyarakat terhadap parpol bersangkutan.

Kedua, daerah asal kandidat juga seyogianya menjadi pertimbangan yang relevan dan signifikan. Sesungguhnya, kesempatan menjadi komisioner ini terbuka luas bagi segenap masyarakat Sumut yang memenuhi kriteria. Akan tetapi, fakta membuktikan, informasi dan akses tentang ruang partisipasi, peran dan lapangan kerja seperti di KPID ini jarang sekali sampai kepada masyarakat di kabupaten/kota yang tergolong jauh dari ibukota provinsi.

Dia menambahkan, “Maka ketika muncul calon seperti saya dari daerah Tabagsel, dan bisa bertahan hingga uji kelayakan dan kepatutan, sepatutnya mendapat atensi (perhatian) dari Pimpinan, Komisi A dan umumnya Anggota DPRD Sumut.

Poin daerah asal kandidat ini terkait dengan progres parpol di Daerah Pemilihan (Dapil) bersangkutan. Makanya, dalam hal menilai kelayakan dan kepatutan kandidat dari Tabagsel, sepantasnya parpol peraih kursi di Dapil Tabagsel memberi apresiasi dan dukungan sehingga peluang kandidat untuk masuk nominasi makin besar.

Dia mengakui, sejauh ini, tidak ada ketentuan tentang representasi calon komisioner berdasarkan Dapil. Hanya saja, sudah nyata, bahwa yang berasal dari Dapil Tabagsel kemungkinan besar hanya satu calon, yaitu dia sendiri.

Kemudian, dia memaparkan lebih lanjut, bahwa poin ketiga yang sangat mungkin menjadi pertimbangan utama adalah kontribusi politis. “Ini menjadi poin tersendiri. Kehadiran dan kinerja sang komisioner pilihan itu nantinya akan memberi imbas khusus terhadap arsiran kepentingan anggota komisi, fraksi dan parpol bersangkutan.

Lima Tokoh

Selain dukungan dari 13 ormas, Ludfan Nasution juga mendapat rekomendasi dari lima tokoh masyarakat. Selain budayawan dan sineas film Mandailing, yaitu Askolani Nasution, ada juga psikolog Timmi Ashari, tokoh guru Harun Arrasyid, pengusaha kreatif M Syail Lubis dan praktisi kesehatan Faurina Zulfiyanti.

“Jika tidak mengenal saya, jelas-jelas mereka tidak akan bersedia memberikan pernyataan mendukung,” tambahnya meyakinkan.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Adian Husaini PADA tanggal 24 Oktober 2013 lalu, saya bersyukur mendapatkan kesempatan berbicara dalam satu seminar tentang peradaban Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Seminar itu diadakan sebagai satu rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis ke-55 UMS. Bertindak sebagai keynote speaker adalah Prof. Malik Fadjar, mantan rektor UMS yang dikenal sebagai salah satu tokoh […]

  • Hentikan!! Jangan Gadaikan Aqidahmu dengan Perayaan Umat Lain

    Hentikan!! Jangan Gadaikan Aqidahmu dengan Perayaan Umat Lain

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari Ketua Forum Muslimah Peduli Mandailing Natal   Warga Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya, Jawa Timur ikut terlibat mempersiapkan kebutuhan perayaan Natal di Gereja Katolik Kristus Raja, Surabaya. Salah satu warga NU yang kerap disapa Ustaz Nur Kholis Saleh, ikut merangkai pohon Natal yang terbuat dari masker dan hand sanitizer. Ustaz yang […]

  • Penunjukan Komisaris BUMN: Antara Keahlian dan Jasa Dukungan

    Penunjukan Komisaris BUMN: Antara Keahlian dan Jasa Dukungan

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Jagad sosial media baru saja dihebohkan dengan pengangkatan komisaris BUMN terbaru. Sosok yang tidak pernah diketahui terjun ke dunia politik, bisnis, atau jabatan pemerintahan sekalipun. Tiba- tiba saja menerima jabatan sebagai komisaris BUMN. Posisi yang sangat bergengsi tentunya. Baik dari gelar jabatan hingga gaji yang akan diterima. […]

  • JK Masuk Daftar Dermawan di Asia Pasifik

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Majalah bisnis terkemuka, Forbes, kembali melansir daftar 48 orang paling dermawan di Asia Pasifik. Dari Indonesia muncul empat nama pengusaha dermawan, salah satunya adalah Jusuf Kalla yang juga adalah Ketua Forum CAPDI Asia Tenggara. Forbes mengambil 12 negara besar di Asia Pasifik dan setiap negara muncul empat nama. Dari Indonesia diwakili oleh empat […]

  • Pilih Mana, CSR Tak Seberapa Atau Kelola SDAE, Rakyat Sejahtera?

    Pilih Mana, CSR Tak Seberapa Atau Kelola SDAE, Rakyat Sejahtera?

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi melayangkan protes karena Rp 200 miliar dana CSR perusahaan tambang batu bara di wilayahnya disalurkan ke kampus-kampus di pulau Jawa. Dia tidak terima, karena selama ini perusahaan tersebut mengeruk sumber daya alam di Kaltim, namun tidak memperhatikan pendidikan di […]

  • Bangunan Sekolah SD di Aek Baru Julu Dihantam Banjir Bandang

    Bangunan Sekolah SD di Aek Baru Julu Dihantam Banjir Bandang

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATANG NATAL ( Mandailing Online )- Tidak hanya jembatan penghubung yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang di Desa Aek Baru Julu, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal, ( Madina ) Senin 13/11/2023. Sebuah gedung Sekolah juga menjadi sasaran derasnya arus sungai aek baru. Video yang diperoleh Mandailing Online, kondisi bangunan sekolah nyaris terbawa arus sungai, hanya […]

expand_less