Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati: Jangan Ada Statemen Pemaksaan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
  • print Cetak

Bupati Memimpin Rapat Evaluasi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka mengejar target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Mandailing Natal (Madina) tidak perlu ada statemen pemaksaan. Sebab hal tersebut disinyalir akan menimbulkan keributan.

Demikian disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memimpin rapat evaluasi vaksinasi anak di aula kantor Bupati Madina, Selasa (18/1).

“Tidak perlu melakukan atau mengeluarkan statemen pemasksaan sebab dengan cara tersebut akan memancing keributan,” kata Bupati.

Sukhairi meminta dalam mengejar target vaksinasi petugas maupun satgas melakukan pendekatan persuasif.

“Kita lakukan saja secara persuasif, pendekatan secara humanis kepada orang tua dan anak, bahwa dosis vaksin tida berbahaya,” sebut Sukhairi.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Arbiuddin S. Harahap dinilai melakukan pemaksaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

Penilaian itu diperkuat dengan surat edaran yang ditandatangani Kadisdik Arbi dengan menitikberatkan pada poin penundaan penerimaan raport bagi siswa yang belum divaksin.

Selain itu ada juga surat pernyataan yang harus ditandatangani orang tua dengan ketentuan bahwa anak-anak yang mengikuti vaksinasi atas kemauan sendiri tanpa paksaan pihak manapun.

Kemudian, poin kedua surat pernyataan orang tua tersebut menyebutkan tidak akan menuntut pihak manapun apabila terjadi efek samping pada anak.

Dua surat ini yang kemudian banyak disesalkan oleh masyarakat. Kebijakan ini dipandang sebagai pemaksaan dan bentuk lepas tangan pemerintah terhadap masyarakat.

Surat Pernyataan yang Harus Ditandatangani Orang Tua/Istimewa.

Sementara Kadisdik Arbi yang turut hadir dalam rapat tersebut mengatakan ada beberapa kendala yang dijumpai di lapangan, seperti izin orang tua, nama di kartu keluarga tidak valid dengan data sekolah.

Permasalahan itu, jelas Arbi, sudah diverifikasi kembali di Disdukcapil.

“Lebih efektif kalau kita membuat peraturan, bila yang belum atau tidak mau divaksin harus melakukan pembelajaran secara daring,” usul Arbi.

Hal ini, kata Arbi, agar anak-anak membujuk orang tua agar mengizinkan untuk divaksin sehingga bisa berkumpul kembali dengan kawan-kawannya.

Surat Edaran Kadisdik Madina Terkait Vaksinasi Anak/Istimewa.

Dalam rapat yang turut dihadiri Forkopimda ini terungkap bahwa capaian vaksinasi anak di Madina sudah ada di angka 28.809 atau 49.33 persen.

Turut hadir Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres AKBP H Muhamamad Reza, Pabung Kodim 0212 Mayor Inf. David Sidabutar, Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Hasanuddin, dan beberapa pimpinan OPD.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota LPG Yang Rendah Hingga Permainan Harga

    Kuota LPG Yang Rendah Hingga Permainan Harga

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan kuota ditengarai menjadi penyebab seringnya gas Elpiji atau LPG bersubsidi langka di pasaran Mandailing Natal (Madina). Ketika terjadi kelangkaan, maka kaum ibu rumah tangga bukan saja harusberlari dari warung yang satu ke warung yang lain mencari LPG yang ukuran 3 Kg itu, tetapi juga harus menghadapi harga yang meninggi […]

  • Ini Penyebab Pindahnya Manuskrip Islam ke Tangan Barat

    Ini Penyebab Pindahnya Manuskrip Islam ke Tangan Barat

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ada berbagai aktor dan faktor yang menyebabkan perpindahan manuskrip-manuskrip Islam ke tangan Barat. Sebagian manuskrip diperoleh lewat perampokan dan penjarahan pada masa kolonialisme. Yang lain, melalui proses transaksi jual-beli. Tapi, ada pula yang sengaja dihadiahkan oleh penguasa Muslim. Stefanie Brinkmann dari Institute of Oriental Studies, University of Leipzig, mengatakan, banyak koleksi naskah Islam berasal […]

  • Pengangkatan Sekdes Menjadi PNS Masih Tanda Tanya.

    Pengangkatan Sekdes Menjadi PNS Masih Tanda Tanya.

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan,- Sejak awal tahun 2010 sampai sekarang pembicaraan masyarakat di seputar Mandailing Natal masih menyoroti masalah pengangkatan Sekdes menjadi PNS, masalah ini ini semakin hangat dibicarakan akibat dari Sekdes yang divrifikasi tim Pemkab Madina sampai saat ini masih mengundang tanda tanya, sungguh mengherankan penetapan dari pemkab Madina untuk sekdes menjadi PNS sampai saat ini belum […]

  • PN Panyabungan Harus Hati-hati

    PN Panyabungan Harus Hati-hati

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengadilan Negeri Panyabungan tampaknya harus ekstra hati-hati dalam mengambil keputusan terkait kasus ganja yang melibatkan dua oknum PNS, Heriansyah Hanzali Dalimunthe dan Dedek Ispansyah Siregar yang saat ini masih dalam proses persidangan. Sebab dari beberapa kali persidangan yang dilaksanakan atas kedua oknum PNS dan dua orang temannya, Samsuddin Batubara alias Manambin dan Edi Syahputra, […]

  • Pemkab Madina Bantah Maladministrasi Terhadap Perizinan PT. TBS

    Pemkab Madina Bantah Maladministrasi Terhadap Perizinan PT. TBS

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) membantah adanya maladministrasi terhadap proses penerbitan perizinan bagi PT. TBS sebagaimana dituduhkan tokoh Pantai Barat Madina. Itu dinyatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Madina, Parlin Lubis menjawab Mandailing Online, Selasa (5/11/2019) di kantornya. Diungkapkannya, seluruh hirarki peroses perizinan kepada PT. […]

  • Palas Layak Miliki Perpustakaan Daerah

    Palas Layak Miliki Perpustakaan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS- Kabupaten Padang Lawas (Palas) sudah selayaknya memiliki perpustakaan daerah yang menyajikan berbagai buku untuk dibaca masyarakat. Hal ini mengingat Palas belum memiliki perpustakaan daerah. Demikian disampaikan Wakil Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Palas, Bidang Pengkajian Pendidikan, Husni Mubarrok Nasution, kepada METRO, Rabu (5/1). Pihaknya menilai apa yang sudah dilakukan Bupati Palas, Basyrah Lubis […]

expand_less