Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati: Jangan Ada Statemen Pemaksaan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
  • print Cetak

Bupati Memimpin Rapat Evaluasi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka mengejar target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Mandailing Natal (Madina) tidak perlu ada statemen pemaksaan. Sebab hal tersebut disinyalir akan menimbulkan keributan.

Demikian disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memimpin rapat evaluasi vaksinasi anak di aula kantor Bupati Madina, Selasa (18/1).

“Tidak perlu melakukan atau mengeluarkan statemen pemasksaan sebab dengan cara tersebut akan memancing keributan,” kata Bupati.

Sukhairi meminta dalam mengejar target vaksinasi petugas maupun satgas melakukan pendekatan persuasif.

“Kita lakukan saja secara persuasif, pendekatan secara humanis kepada orang tua dan anak, bahwa dosis vaksin tida berbahaya,” sebut Sukhairi.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Arbiuddin S. Harahap dinilai melakukan pemaksaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

Penilaian itu diperkuat dengan surat edaran yang ditandatangani Kadisdik Arbi dengan menitikberatkan pada poin penundaan penerimaan raport bagi siswa yang belum divaksin.

Selain itu ada juga surat pernyataan yang harus ditandatangani orang tua dengan ketentuan bahwa anak-anak yang mengikuti vaksinasi atas kemauan sendiri tanpa paksaan pihak manapun.

Kemudian, poin kedua surat pernyataan orang tua tersebut menyebutkan tidak akan menuntut pihak manapun apabila terjadi efek samping pada anak.

Dua surat ini yang kemudian banyak disesalkan oleh masyarakat. Kebijakan ini dipandang sebagai pemaksaan dan bentuk lepas tangan pemerintah terhadap masyarakat.

Surat Pernyataan yang Harus Ditandatangani Orang Tua/Istimewa.

Sementara Kadisdik Arbi yang turut hadir dalam rapat tersebut mengatakan ada beberapa kendala yang dijumpai di lapangan, seperti izin orang tua, nama di kartu keluarga tidak valid dengan data sekolah.

Permasalahan itu, jelas Arbi, sudah diverifikasi kembali di Disdukcapil.

“Lebih efektif kalau kita membuat peraturan, bila yang belum atau tidak mau divaksin harus melakukan pembelajaran secara daring,” usul Arbi.

Hal ini, kata Arbi, agar anak-anak membujuk orang tua agar mengizinkan untuk divaksin sehingga bisa berkumpul kembali dengan kawan-kawannya.

Surat Edaran Kadisdik Madina Terkait Vaksinasi Anak/Istimewa.

Dalam rapat yang turut dihadiri Forkopimda ini terungkap bahwa capaian vaksinasi anak di Madina sudah ada di angka 28.809 atau 49.33 persen.

Turut hadir Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres AKBP H Muhamamad Reza, Pabung Kodim 0212 Mayor Inf. David Sidabutar, Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Hasanuddin, dan beberapa pimpinan OPD.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumut Masih Butuh Daging Sapi Impor Australia

    Sumut Masih Butuh Daging Sapi Impor Australia

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Merenggangnya hubungan antara Indonesia dan Australia yang disebabkan isu penyadapan oleh Australia kepada beberapa pejabat pemerintahan di Indonesia, ternyata berimbas pada hubungan kerjasama antara kedua negara tersebut. Salah satu imbasnya di sektor perdagangan, seperti impor daging sapi dari Australia yang kabarnya bakal dihentikan pemerintah Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan […]

  • Kapolres Asahan : Pemakai dan Pengedar Narkoba Rusak Masa Depan Generasi Muda

    Kapolres Asahan : Pemakai dan Pengedar Narkoba Rusak Masa Depan Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisaran, Pengguna dan pengedar narkoba, merupakan musuh negara serta menjadi beban sekaligus merusak kehidupan masa depan para generasi muda. “Pengguna dan pengedar narkoba, musuh negara yang harus dibasmi”, ungkap Kapolres Asahan AKBP J. Didiek Dwi Priantono, SH pada saat pembukaan Pelatihan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada pengurus OSIS SLTA dan SLTP […]

  • Rumah Quran Al Mumtaz dan BQS Panyabungan Barat Gelar Ramadan Ceria

    Rumah Quran Al Mumtaz dan BQS Panyabungan Barat Gelar Ramadan Ceria

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Rumah Quran Al Mumtaz Kelurahan Longat bekerja sama dengan Baitul Quran Salimah (BQS) menggelar acara Ramadan Ceria dalam memeriahkan bulan suci Ramadan dan Nuzulul Quran di halaman sekretariat FP2L Kelurahan Longat. Acara yang digelar dari Sabtu-Minggu (16-17/4) ini menampilkan beberapa perlombaan, yakni tahfiz quran, sirah Rasulullah, kaligrafi, fashion show, dan bazar […]

  • Sekitar 18 Anak-anak Keracunan Penuhi Puskesmas Muarasipongi

    Sekitar 18 Anak-anak Keracunan Penuhi Puskesmas Muarasipongi

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Peliput  : Salman Rais Daulay  / Editor : Dahlan Batubara MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Puskesmas Muarasipongi malam ini, Jum’at (12/5/2017) dipenuhi pasien anak-anak yang keracunan makanan. Anak-anak dari Desa Simpang Mandepo, Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal diarikan ke puskesmas itu setelah keracunan makanan yang diduga dari makanan jajanan siomai yang dijual pedagang keliling. Kepala […]

  • DPRD Sumut Panggil Poldasu, Pertanyakan Progres Pidana di PT SMGP

    DPRD Sumut Panggil Poldasu, Pertanyakan Progres Pidana di PT SMGP

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – DPRD Sumatera Utara memanggil Polda Sumut, Rabu, salah satu bahasan terkait kelambanan penetapan tersangka kasus kematian 5 warga Desa Sibanggor, Mandailing Natal di wilayah kerja PT. SMGP. Kelambanan Polda Sumut bisa menimbulkan dugaan bahwa kepolisian menganggap enteng penegakan hukum di Mandailing Natal. “Hari ini beberapa elemen unjuk rasa di Mandailing Natal, […]

  • PPK Proyek Jalan Nasional di Madina Diduga Perintahkan PT Jaya Kontruksi Bongkar Ulang Bangunan Drainase Tak Sesuai Bestek

    PPK Proyek Jalan Nasional di Madina Diduga Perintahkan PT Jaya Kontruksi Bongkar Ulang Bangunan Drainase Tak Sesuai Bestek

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Proyek Draninase satu paket dengan pengerjaan jalan proyek jalan nasional yang dikerjakan oleh PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) di Kabupaten Mandailing kerap bermasalah. Drainase jalan nasional di wilayah pidoli dolok contoh ya, meski drainase itu sudah selesai dikerjakan namun dua hari terakhir kembali di bongkar, ada dugaan PPK ( Pejabat […]

expand_less