Jumat, 1 Mei 2026
light_mode

Syahrul Kembali Rombak Kabinet

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Lantik 12 Pejabat Eselon II & 8 Eselon III
SIDIMPUAN;
Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu kembali merombak ‘kabinetnya’ dengan melantik dan mengambil sumpah serta janji jabatan 12 pejabat eselon II dan delapan pejabat eselon III, Jumat (11/2). Beberapa pekan lalu, Syahrul juga telah mengganti sejumlah pejabat eselon tiga di lingkungan Pemkab Tapsel.
Pejabat eselon II yang dilantik yaitu, Ir H Arwin MM sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan (sebelumnya Kadis PU Tapsel), Hamdan Nasution SP sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum dan SDM, Ir Saulian Sabbih sebagai Kepala Bappeda.
Kemudian Ir Bakhrian Lubis sebagai Kadis Perkebunan dan Peternakan (sebelumnya Kepala BP4K), drh Untung sebagai Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura (sebelumnya Kadis Pertanian dan Peternakan), Ir Syahgiman Siregar sebagai Kadis Kehutanan, Ir Junaim Nasution sebagai Kadis Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, serta Ir H Syahril sebagai Kadis PU (sebelumnya Kadis Tarukim).
Lalu Drs H Rustam Efendi Hasibuan MM sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Ir H Aswin Effendi Siregar MM sebagai Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan. Roddani Hasibuan BA sebagai Sekretaris DPRD Tapsel, dan Ginda Uli Pasaribu SSos sebagai Kadis Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (sebelumnya Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga).
Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu dalam amanahnya mengatakan, penempatan dalam menduduki suatu jabatan tidaklah dipertimbangkan atas faktor suka atau tidak suka, begitu juga faktor etnis, sub etnis, marga, asal daerah dan sebagainya. Akan tetapi, melalui pertimbangan dari berbagai aspek yang logis antara lain, kompetensi, loyalitas, integritas, profesionalisme serta motivasi dan disiplin kerja yang dinilai melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Ditambah lagi dengan penilaian dan konsultasi kepada Gubsu khusus bagi pejabat eselon II.
Syahrul juga mengungkapkan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut diselenggarakan akibat adanya serangkaian perubahan struktur dalam organisasi Pemkab Tapsel sesuai dengan Perda Nomor 12, 13 dan 14 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Tata Kerja Badan, Dinas Daerah di Pemkab Tapsel. Seperti, Kantor Pemuda dan Olahraga statusnya naik menjadi Dinas Pemuda dan Olahraga. Kemudian dinas baru yaitu Dinas Perkebunan dan Peternakan, dan lainnya.
Bupati menekankan, pejabat eselon yang dilantik, kedudukan dan peran sebagai perangkat daerah yang bertugas sebagai pembantu kepala daerah dalam rangka memberhasilkan dan menyukseskan program pemerintah sesuai tupoksi masing-masing.
“Sangat diharapkan kesungguhan dan keuletan saudara-saudara untuk menyikapinya, harus menguasai tupoksi masing-masing dengan sempurna. Juga harus memiliki daya cipta yang kuat dan disertai kemampuan untuk bekerja keras, tanggap dalam setiap permasalahan yang dihadapi. Serta menjunjung tinggi disiplin dan mampu menyajikan gagasan yang berorientasi pada optimalisasi keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas pemerintah, pembangunan dan masyarakat,” tegas Bupati dihadapan 20 pejabat baru yang dilantik.
Politisi Partai Golkar ini berpesan, pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai pejabat pengguna anggaran dan barang sebagaimana tertuang dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah harus benar-benar memperhatikan dan mengawasi serta melaksanakan setiap program yang akan dan atau sedang dilaksanakan agar tidak terjadi kegagalan dalam pencapaian sasaran.
“Terutama yang disebabkan oleh kebocoran dana dan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan tugas,” terang Syahrul.
Ada empat point yang ditekankan Bupati kepada 20 pejabat eselon yang baru dilantik. Yakni, harus dapat mengupayakan keberhasilan visi dan misi Kabupaten Tapsel sesuai bidang tugas masing-masing. Kemudian harus dapat mengantisipasi berbagai ketentuan yang berkaitan dengan tupoksi dan diimplementasikan dengan benar, serta harus mampu menumbuhkembangkan semua potensi yang memungkinkan terciptanya kelancaran pelaksanaan tugas baik yang berkenaan dengan pengelolaan keuangan, prosedur dan sistem kerja organisasi perangkat daerah yang baru.
“Dalam memulai tugas baru, saya harapkan dalam waktu singkat dapat menyesuiakan diri dengan situasi lingkungan unit kerja sekaligus dapat mendeteksi setiap permasalahan yang timbul dan segera mengupayakan cara-cara pemecahan dan penanggulangannya,” pungkas Bupati.
Adapun pejabat eselon III yang dilantik yakni, dr Ismail Fahmi MKes sebagai Pj Direktur RSUD Tapsel, Ridwan Sakti SSos sebagai Pj Kakan Kesbangpol dan Linmas, M Ali Syahruddin SH sebagai Kabag Pemerintahan, Balyan Bonari Siregar sebagai Kabag Pembangunan, Ir Ratna Yulianti Ritonga sebagai Kabid Penelitian dan Pengelolaan Data Statistik di Bappeda.
Emsi Ermida Hasibuan SE sebagai Kakan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Ir Arpan Harahap Siregar sebagai Kabid Bina Marga di Dinas PU serta Ir Lanmora Lubis sebagai Kabid Penganekaragaman Pangan dan Kewaspadaan Pangan di Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pengan.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua DPRD Tapsel H Rahmat Nasution SSos, Wakil Bupati Ir Aldinz Rapolo Siregar, Sekdakab H Ahmad Ibrahim Harahap, para pimpinan SKPD, camat dan pejabat lainnya. (neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distribusi Guru Tidak Merata, Pembelajaran Kelas Rangkap Akan Diterapkan

    Distribusi Guru Tidak Merata, Pembelajaran Kelas Rangkap Akan Diterapkan

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Kemdiknas bersama sejumlah instansi akan melakukan penataan guru terkait dengan pendistribusian yang tidak merata antar wilayah melalui kebijakan pembelajaran kelas rangkap (multigrade teaching) untuk guru mata pelajaran serumpun. “Sebenarnya Indonesia tidak kekurangan guru, persoalan hanya pada pendistribusian guru yang tidak merata, bahkan dapat dikatakan kelebihan pasokan guru sebesar 20 persen atau sekitar 500 ribu […]

  • Karang Taruna Siabu Ambil Bagian Meriahkan Tahun Baru Islam

    Karang Taruna Siabu Ambil Bagian Meriahkan Tahun Baru Islam

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU(Mandailing Online) – Menurut Ringgo Ketua Karang Taruna Kecamatan Siabu, Tahun Baru Islam adalah bentuk takzim terhadap sejarah serta budaya Islam. Sejarah yang dimaksud adalah cerita Nabi Muhammad bersama Sayidina Abu Bakar RA hijrah dari Kota Mekah ke Madinah. Momen inilah yang kemudian menentukan Tahun Baru Islam 1 Muharram. Sebagai bentuk rasa gembira dalam menyambut […]

  • Tak Berkategori

    MASIH BAGI HASIL DENGAN TOKE

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski memperoleh kisaran 600.000 hingga 750.000 rupiah per hari dari jasa membajak sawah, ternyata para penyedia jasa membajak sawah masih berbagi hasil dengan toke alias pemilik hand traktor. Subur (45), salah seorang penyedia jasa traktor, mengatakan, kemarin (20/5/3013), dia tidak memiliki modal untuk membeli hand traktor. Hand traktor yang dioperasionalkannya adalah […]

  • Pastikan Kenaikan BOS Rp 16,8 Triliun

    Pastikan Kenaikan BOS Rp 16,8 Triliun

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mulai merealisasikan rencana kenaikan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS). Mulai awal 2011 mendatang, dana BOS yang sebelumnya berjumlah Rp 12 triliun naik sebesar 12 persen menjadi Rp 16,8 triliun. Kemendiknas kini merancang mekanisme anyar untuk mengubah penyaluran dana bantuan kepada masyarakat. “Ini telah dirancang sejak lama dan kini sudah […]

  • Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

    Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALAS- Sekitar 10 hektar lebih lahan persawahan yang usia padinya sekitar 2,5 bulan di wilayah Desa Parannapa Jae Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Palas mengalami penyakit daun. Dipastikan, tanaman ini terserang hama tikus dan ulat. Seorang petani Parannapa Jae, Tongku Siregar didampingi sejumlah petani lainnya mengatakan, hama tikus dan ulat tersebeut sudah berlangsung sekitar 1 bulan […]

  • Layakkah Pernyataan “Tuhan Bukan Orang Arab” Diucapkan?

    Layakkah Pernyataan “Tuhan Bukan Orang Arab” Diucapkan?

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Diam itu adalah emas! Mungkin inilah nasehat yang cocok disampaikan kepada Bapak KSAD Dudung Abdurrahman. Sebab tidak punya kepabilitas menyampaikan sesuatu namun memaksakan diri untuk menjelaskan demi pembelaan dan pembenaran. Apalagi jika pernyataan tersebut dimaksudkan untuk bercanda. Layakkah ajaran agama sendiri dibawa untuk bersenda gurau? Terlebih urusan […]

expand_less