Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Kompak & Kopi Pahit Demo Kejatisu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Usut Dugaan Mark Up di Sekretariat DPRD Psp
MEDAN;
Puluhan massa yang tergabung dalam Yayasan Kompak dan Komunitas Pinggiran Payung Hitam (Kopi Pahit) berunjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Tinggi Sumut, Kamis (10/2). Mereka meminta Kajatisu Sution Usman Adji SH segera mengusut dugaan korupsi di Sekreteriat DPRD Kota Padangsidimpuan tahun anggaran 2010.
“Tindakan korupsi tersebut dilakukan dengan cara me-mark up (menggelembungkan, red) dana pengadaan genset, komputer, note book, printer, AC, rak buku dan pengadaan buku,” kata kordinator aksi Hendrawan Hasibuan dalam orasinya.
Dijelaskan Hendrawan, pengadaan genset max power type 8000 LDE yang harga pasarannya hanya sebesar Rp7 juta, namun harga tersebut digelembungkan menjadi Rp75 juta. Pengadaan komputer PC yang harganya Rp5 juta per unit menjadi Rp45 juta untuk tiga unit atau sekitar Rp15 juta per unitnya.
Kemudian pengadaan note book merk Levano Rp4,25 juta dibengkakan menjadi Rp175 juta untuk tujuh unit, pengadaan printer Rp600 ribu dibengkakan menjadi Rp30 juta untuk 12 unit, pengadaan AC type LG Rp2,75 juta dibengkakan menjadi Rp60 juta untuk 12 unit. Pengadaan rak buku sebesar Rp27,5 juta dan buku sebesar Rp30 juta tapi tidak dilaksanakan.
“Bahwa diduga pengadaan tersebut dilakukan oleh oknum anggota DPRD Psp berinisial KN dengan menggunakan perusahaan orang lain,” ujarnya.
Lebih lanjut Hendrawan mengatakan, atas perbuatan tersebut negara dirugikan ratusan juta rupiah. “Memang bila dibandingkan dengan kasus-kasus yang ditangani oleh Kejatisu, mungkin ini terlalu kecil. Tapi bagi masyarakat Padangsidimpuan ini sangat besar jumlahnya,” bebernya.
Oleh karena itu, massa berharap Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut (Kajatisu) agar segera mengungkap dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Padangsidimpuan yang diduga melibatkan anggota DPRD Psp berinisial KN.
Sementara itu, staf Humas Kejatisu Andre Simbolon mengatakan, Kejatisu dalam menangani kasus dugaan korupsi di Sumut tidak tebang pilih.
“Asalkan ada laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan korupsi, kita akan tindak lanjuti hingga proses ke pengadilan. Tapi, kita minta agar masyarakat memberikan bukti-bukti tentang dugaan korupsi yang mereka miliki, agar kita dapat melakukan penyidikan,” ujarnya.
Setelah mendengarkan jawaban dari staf humas Kejatisu, koordinator aksi Hendrawan Hasibuan langsung memberikan kepada pihak Kejatisu bukti-bukti dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Psp.
Setelah memberikan bukti tersebut, para pengunjukrasa yang menggunakan payung berwarna hitam membubarkan diri dengan tertib.
Anggota DPRD Psp, KN yang dituding massa Yayasan Kompak dan Komunitas Pinggiran Payung Hitam saat dikonfirmasi METRO, Kamis (10/2) malam, enggan berkomentar. “Kalu soal itu, saya enggak mau berkomentar,” katanya singkat. (faisal/pmg)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wow!!! Bibir Obama Dapat 12 Jahitan Setelah Disikut

    Wow!!! Bibir Obama Dapat 12 Jahitan Setelah Disikut

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    WASHINGTON – President Barack Obama mendapat 12 jahitan di bibir saat bermain bola basket. Demikian keterangan yang dilansir Gedung Putih dan dikutip ESPN, Sabtu (27/11/2010). Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan, Rey Decerega yang bekerja di Institut Kaukus Kongresional Hispanik, secara tak sengaja menyikut sang presiden dalam pertandingan tersebut. Sang presiden mendapat jahitan di […]

  • Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tahun 2012 lalu saya dikontrak satu lembaga, menyurvey kebutuhan daging di Mandailing Natal (Madina), hasilnya : dalam sepekan Madina membutuhkan 25 ekor lembu. Lembu itu didatangkan dari Sumbar atau Bengkulu (beberapa tahun sebelumnya didatangkan dari kawasan Padang Lawas, tetapi karena tambah mahal akhirnya pedagang beralih ke Sumbar dan Bengkulu). Itu bukan sapi impor, melainkan sapi […]

  • Muhammadiyah Shalat Id 30 Agustus

    Muhammadiyah Shalat Id 30 Agustus

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR – Sesuai keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1432 H jatuh Selasa (30/8), PD Muhammadiyah Kota Pematangsiantar menetapkan shalat Idul Fitri di lima lapangan terbuka mulai pukul 07.30 WIB. “Surat edaran Majelis Tabligh PD Muhammadiyah Pematangsiantar itu ditandatangani Ketua Ahmad Fithrianto, S.Ag dan Sekretaris Fakhruddin Sagala, SPdI. Surat itu memberitahu kepada anggota, […]

  • Muscam Golkar Panyabungan, Rifai Terpilih Secara Aklamasi

    Muscam Golkar Panyabungan, Rifai Terpilih Secara Aklamasi

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golongan Karya (Golkar) Panyabungan yang diselenggarakan di Wisata 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan pada Jumat (21/1) menetapkan Muhammad Rifai Nasution sebagai ketua terpilih. Rifai yang terpilih secara aklamasi akan memimpin kepengurusan Golkar Panyabungan periode 2020-2025. Rifai akan didampingi Muslih Nasution sebagai sekretaris dan Suaidah Nasution (Bendahara). Sesuai […]

  • Rp1 M program fiktif Disdukcapil

    Rp1 M program fiktif Disdukcapil

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Madina, Aswan Hasibuan, diterpa isu tentang dugaan memiliki program fiktif terkait pemutakhiran data penduduk dengan sumber dana dekonsentrasi pusat 2010. Program bantuan pusat itu kabarnya berjalan tiap tahun. Isu yang beredar luas via pesan singkat (sms) di kalangan wartawan baru-baru ini menyebutkan, dana pemutakhiran data diduga fiktif […]

  • Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) laksanakan sosialisasi beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) Go To Schol yang berlangsung di Kecamatan Panyabungan Timur. Kegiatan B2SA yang merupakan edukasi pada pangan beragam seimbang serta atensi keamanan dan kesehatan makanan ini sendiri dilaksanakan ke 4 kalinya di tahun 2025 ini. […]

expand_less