Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Komisi I Pertanyakan Kemitraan dengan Dinas Pendidikan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) mempertanyakan fungsi kemitraan dengan Dinas Pendidikan yang terkesan mengabaikan keberadaan lembaga legislatif.

Hal ini menyikapi tidak adanya pemberitahuan dari Dinas Pendidikan kepada Komisi I terkait diberlakukannya PTM terbatas di Madina. Padahal kebijakan ini berhubungan erat dengan masyarakat.

Anggota Komisi I Rahmat Risky Daulay mengatakan terkait pelaksanaan PTM tidak ada pemberitahuan dari Dinas Pendidikan.

“Tidak ada pemberitahuan dari Dinas Pendidikan. Kita hanya tahu dari selebaran surat yang ditandatangani Plt. Kadis Pendidikan,” katanya saat rapat komisi, Rabu (16/2) usai paripurna.

Politisi Partai Demokrat ini mempertanyakan sikap Dinas Pendidikan yang terlihat seperti tidak menghargai keberadaan Komisi I sebagai mitra kerja.

Dari keterangan Komisi I diperoleh bahwa tidak adanya pemberitahuan surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan bukan hanya kali ini saja, tapi sudah berulang kali. Termasuk surat edaran vaksinasi kepada anak yang menuai polemik karena terkesan ada pemaksaan.

“Itu nanti sejalan saja kita panggil BKD dan Dinas Pendidikan. Apa gunanya kita mitra, kita hanya tahu dari luar surat-surat yang diumumkan, pemberitahuan ke Komisi I tidak ada,” ujarnya.

Selain tidak adanya pemberitahuan terkait PTM, Komisi I juga mempertanyakan lambannya langkah Dinas Pendidikan menyikapi hasil tinjauan lapangan di SDN 1 Sihepeng dan SDN 116 Percontohan.

Komisi I telah melakukan tinjauan lapangan dan telah menyampaikan hasil rapat internal komisi ke Dinas Pendidikan, tapi sampai hari ini belum ada langkah konkret untuk menyelesaikan masalah di dua sekolah tersebut.

Bahkan kabarnya Dinas Pendidikan masih menunggu hasil investigasi yang akan dilakukan Dewan Pendidikan. Hal ini yang kemudian menimbulkan pertanyaan besar bagi Komisi I terkait posisi mereka dalam pandangan Dinas Pendidikan.

“Atau kita bukan mitra lagi biar kita tahu,” tutup Risky.

Dari pantauan di ruang Komisi I, dalam waktu dekat ini Komisi I akan memanggil seluruh OPD mitra kerja untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Sementara itu Plt. Kadisdik Lis Mulyadi Nasution yang dihubungi lewat telepon dan lesan WhatsApp untuk dimintai keterangan tidak memberikan respon. Padahal baik nomor telepon maupun nomor WhatsApp Kadisdik dalam keadaan aktif.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako Terus Naik

    Harga Sembako Terus Naik

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sepekan menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal terus merangkak naik. Sementara harga beras hingga saat ini masih stabil atau tidak mengalami kenaikan. H Abdul Fatah (55), pedagang telur ayam ras di Pasar Baru Panyabungan kepada METRO, Senin (25/7) mengatakan sudah menjadi kebiasaan harga sejumlah bahan pokok menjelang […]

  • HIPMI Madina dan Rendahnya Jumlah Usahawan

    HIPMI Madina dan Rendahnya Jumlah Usahawan

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara   Saya teringat seorang teman etnis Tionghoa di Medan tahun 1993. Dia masih berusia 23 tahun. Bersama pamannya mendirikan pabrik bolu di belakang rumah sang paman, rumah kecil berdinding tepas. Mereka berdua yang mendirikan pabrik itu dan hanya mereka dua saja pekerjanya merangkap pimpinan pabrik. Maklum, pabrik itu masih kecil, hanya […]

  • Keharusan Pers Menguliti LKPJ Bupati Madina

    Keharusan Pers Menguliti LKPJ Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Tim Mandailing Epicentrum
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum     Begitu palu sidang paripurna diketuk, berita pun selesai ditulis. Saat itu juga, naskah dikirim ke redaksi. Lalu, publik membaca berita yang hampir seragam: bupati menyampaikan LKPJ, DPRD menggelar rapat paripurna, sejumlah angka capaian dipaparkan, para pimpinan daerah hadir lengkap, lalu rapat ditutup. Setelah itu, isu LKPJ pun menghilang. Ia […]

  • Indonesia dikepung ancaman longsor

    Indonesia dikepung ancaman longsor

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 274 kabupaten/kota di Indonesia berada di wilayah rawan bencana longsor tersebar dari Sumatera, Jawa bagian tengah dan selatan, Bali, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua . Selain berdampak bagi keselamatan penduduk juga manjadi ancaman bagi 40,9 juta jiwa  penduduk yang bermukim di kawasan rawan tersebut dari total penduduk Indonesia yang tersebar di wilayah […]

  • Gaja Do Napagaja, Landung Natarkapit

    Gaja Do Napagaja, Landung Natarkapit

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songon nabiaso alak dikampung pula dung loja-loja marusaho tontu les natulopo ujungna maradian sareto giot laos manyirup-nyirup kopi paet. Songoni mada disada maso ima topekma diari Salasa dilopo nisi Jakombang, bahat ma tarpaida alak namarkumpul palidang-lidang pat dilopo i. Sareto diari I bahat alak dihutai mandung mandaek sarojitana pastimei mandung cerah ma nida parboi nialak […]

  • Pilkada Serentak Sumut Diikuti 810 Pasangan

    Pilkada Serentak Sumut Diikuti 810 Pasangan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SUMUT – Pilkada Serentak di Sumatera Utara, diikuti 810 Pasangan, 156 Diantaranya Lewat Jalur Perseorangan Pendaftaran pasangan calon pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di 9 provinsi, 34 kota dan 224 kabupaten telah dilaksanakan serentak oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota tanggal 26-28 Juli 2015. Para calon pemimpin daerah itu meliputi pasangan calon yang diajukan […]

expand_less