Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Seputar Anggota DPRD Tiduri Pegawai Honor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Djafar: Saya Difitnah & Diperas
MADINA;

Anggota DPRD Mandailing Natal, Djafar Siddiq Nasution (40), mengaku telah difitnah terkait adanya pengakuan Widuri (nama samaran), pegawai honor di Pemkab Madina yang mengaku telah ditidurinya. Selain itu, politisi dari PAN ini juga menyebutkan ada unsur pemerasan terkait hal tersebut.
“Kita akan menuntut balik atas pencemaran nama baik dan pemerasan. Sebab pengakuan dan laporan dia (Widuri, red) tidak benar dan itu hanya fitnah belaka,” kata Djafar ketika dikonfirmasi METRO melalui telepon selulernya, Selasa (8/2) sekira pukul 14.00 WIB.
Ketika ditanya pemerasan seperti apa? Djafar enggan menjawabnya. “Nantilah kita adakan konferensi pers. Karena kita akan melaporkan dulu,” ujarnya.
Dijelaskan Djafar secara singkat, saat ini dirinya sedang mempersiapkan bahan-bahan yang dianggap perlu untuk dibuat laporan pengaduan atas tuduhan tersebut. Karena, sebut Djafar, dirinya memiliki bahan atau sejenis surat pernyataan untuk membuat pengaduan.
Saat ditanya surat pernyataan apa dan siapa yang membuatnya, Djafar lagi-lagi enggan menjawabnya. “Yang pasti kita punya surat pernyataan. Nantilah kalau kami sudah melapor baru kami informasikan lagi, dan akan saya buat konferensi pers,” tegasnya sambil menutup teleponnya dan tidak mau memberitahu di mana keberadaannya.
Ketika METRO menghubungi handphone Djafar kembali, ponsel Djafar tidak diangkat meskipun ada nada panggil.
Tak Ada Laporan ke DPRD
Sekretaris DPRD Madina Drs HM Yusuf Nasution MSi saat dikonfrimasi METRO di ruang kerjanya menjelaskan, isu dugaan asusila yang menerpa Djafar, salah seorang anggota DPRD Madina dari PAN, sebenarnya sudah lama didengar dan beredar di kalangan dewan. Namun, hingga Selasa (8/2), tidak ada laporan atau pengaduan ke DPRD terkait hal tersebut.
“Kalau isu itu sebenarnya sudah lama beredar beberapa bulan lalu. Namun kita tidak mengetahui kebenarannya, dan apakah ada kaitannya dengan politik untuk menjatuhkan oknum tersebut atau hal lain. Namun yang pasti kita tidak menerima laporan atau pengaduan baik dari korban atau lainnya. Kalau ternyata ada laporan atau pengaduan, pasti kita tindak lanjuti,” kata Yusuf.
Dijelaskannya, Djafar sebagai wakil rakyat sampai saat ini masih aktif hadir ke DPRD.
”Dia (Djafar, red) masih aktif, dan Senin (7/2) saja masih masuk ke kantor,” ucapnya.
Senada dikatakan Wildan, Ketua Fraksi Golkar Plus. Diutarakannya, Djafar merupakan salah seorang anggota Fraksi Golkar Plus. Disebutkan Wildan, pihaknya telah mendengar isu bahwa Djafar diduga melakuan perbuatan amoral. Namun, dirinya menyebutkan bahwa itu hanya sebatas isu. Sebab, hingga saat ini dirinya sebagai ketua fraksi tidak pernah menerima laporan secara resmi terkait dugaan adanya tindakan asusila tersebut.
”Kalau secara resmi, tidak ada laporan yang sampai kepada kita, dan kita hanya mendengar dari isu-isu yang beredar. Dan dipastikan dia (Djafar, red) juga masih aktif sebagai anggota Fraksi Golkar plus di DPRD Madina. Saya terakhir kali melihat dia (Djafar, red) hari Rabu (2/2) pekan lalu,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Widuri (23) mengaku telah ditiduri anggota DPRD Madina, Djafar Siddiq Nasution, beberapa bulan lalu tepatnya Minggu (17/10). Sebelum ditiduri, perempuan berjilbab ini dicekoki obat tidur yang dicampur ke dalam air mineral.
Widuri didampingi ibunya, R br D (60), mengadukan perbuatan oknum anggota DPRD Madina tersebut ke kantor PAN (partai yang mengusung Djafar menjadi anggota DPRD, red) Sumut, Jalan Abdullah Lubis, Medan, Senin (7/2).
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PAN Sumut, Suhandi, yang menerima Widuri dan pengacaranya di ruang pertemuan kantor PAN Sumut tak banyak berkomentar.
“Kita akan sampaikan dulu lah ke pimpinan. Memang dia (Djafar, red) anggota partai kita di Madina,” ucap Suhandi. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasional Penggorengan Aspal Dihentikan Sementara

    Operasional Penggorengan Aspal Dihentikan Sementara

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penggorengan aspal milik Dinas Bina Marga Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diprotes warga setempat, Jumat (06/05/2011). Camat Panyabungan Kota Sahnan Batubara MM akhirnya mengambil kebijakan menghentikan sementara operasional penggorengan aspal. (Ist)

  • Relasi Kadin dan Pemkab Madina Penting di Progres KEK

    Relasi Kadin dan Pemkab Madina Penting di Progres KEK

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Progres Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menjadi wacana penting di Rapat Kerja Daerah Kadin Madina, selain aspek-aspek kinerja lainnya. Rapat Kerja Daerah (Raker) itu berlangsung di aula Hotel Rindang, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sabtu (22/2/2020) dihadiri Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara bersama pengurus Kadin Sumut lainnya, juga dihadiri Bupati Madina, […]

  • Aku Ingin Diratukan, Tapi Sistem Telah Merampasnya

    Aku Ingin Diratukan, Tapi Sistem Telah Merampasnya

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nesty Laila Sari   Sejak awal menikah, aku punya impian sederhana: ingin diratukan. Sebagai seorang istri, aku hanya ingin taat kepada suami, merawat anak-anakku, dan membangun rumah tangga dengan penuh kebahagiaan, ketenangan, dan kedamaian. Namun, kenyataannya berbeda jauh. Setelah melewati hari demi hari, aku merasakan bahwa jalan ini tidak mudah. Terlebih setelah memiliki anak, […]

  • Dua Santri Tewas Tenggelam di kolam PT.SMGP

    Dua Santri Tewas Tenggelam di kolam PT.SMGP

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Dua santri pesantrern Mustofawiyah Purba Baru meninggal dunia akibat tenggelam di kolam milik PT. SMGP, Sabtu (29/9/2018). Kedua santri itu bernama Irsanul Mahya (15) dan Muhammad Musawi (15). Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal di kolam penampungan air milik PT. Sorik Marapai Geothermal Power di Desa Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak […]

  • 50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri. Fenomena ini akan sangat mempengaruhi pendapatan devisa negara. Menurut Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, berdasarkan data National Health Care Group International Business Dev Unit (NHG-IBDU) Singapura, tercatat 50 persen pasien internasional yang berobat di Singapura adalah warga Indonesia. Sementara, orang Indonesia yang berobat ke Malaysia tercatat 12.000 […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Madina Perlu Dipacu Setelah Menurun di Tahun 2024

    Pertumbuhan Ekonomi Madina Perlu Dipacu Setelah Menurun di Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Perekonomian Di masa kepemimpinan Bupati Amru Daulay pertumbuhan tertinggi berada di 13,06 % pada tahun 2010. Di era Dahlan Hasan Nasution-Ja’far Sukhairi Nasution pertumbuhan tertinggi di angka 6,49 % pada tahun 2014. Di era pasangan SUKA (Ja’far Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution) tertinggi di tahun 2023 sebesar 4,93 %. Namun di […]

expand_less