Kamis, 19 Mar 2026
light_mode

Bupati: Madina Sentra Produksi Beras di Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan,
Sejak dulu, Kabupaten Mandailing Natal sudah dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki areal persawahan luas. Pada sub sektor tanaman pangan, Madina merupakan salah satu wilayah sentra produksi beras di Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Pj. Bupati Mandailing Natal dalam sambutannya dalam acara panen raya BLBU LL-PTT padi non hibrida di Desa Tambiski Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (9/2).

Beras yang enak merupakan produksi pertanian dari Kabupaten Madina seperti Sigudang, Sipulo Pandan, Sulatihang di samping padi darat dan padi hauma lainnya.

“Saat ini seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang sangat besar serta juga diiringi dengan peningkatan pemenuhan kebutuhan pangan demi terciptanya ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Madina khususnya dan provinsi Sumut, bahkan nasional pada umumnya, yang dilakukan peningkatan produksi dan produktivitas komoditas tanaman pangan khususnya beras, serta jagung, kacang-kacangan dan umbi-umbian,” katanya.

Pemkab Madina-Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura-melalui APBD dan APBN telah dan akan terus berupaya untuk dapat meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan baik melalui intensifikasi dengan teknologi pengolahan tanaman terpadu yaitu penggunaan benih unggul berproduksi tinggi.

“Melalui pengendalian OPT, perbaikan dan pembangunan saluran irigasi, bantuan langsung benih unggul, bantuan langsung pupuk dan penerapan sekolah lapangan serta melalui ekstensifikasi dengan perluasan lahan sawah baru dan optimalisasi lahan sehingga tercapainya peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan dalam menunjang pemantapan ketahanan pangan,” katanya.

Disadari akhir-akhir ini sering terjadi penurunan produksi dan produktivitas di sektor pertanian sebagai akibat dari adanya anomali iklim dan terjadinya serangan organisme pengganggu tanaman pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan bahkan merugikan.

“Namun sebagai manusia makhluk Tuhan yang sangat mulia di atas bumi ini kita tidak boleh menyerah, mari kita bersama-sama memperbaiki diri, bahu membahu dan bersama-sama untuk mencari solusi, saling mengisi melalui penerapan inovasi, dehingga peningkatan produksi dan produktivitas akan tercapai,” harapnya.

Beberapa bulan yang lalu para Petani, bersama pemerintah daerah telah melaksanakan pengendalian organisme pengganggu tanaman yaitu serangan hama tikus melalui pengumpanan dan perburuan, sehingga dengan kerja keras dan kerja sama dari kita semua sehigga kita dapat memetik hasil dengan secara bersama-sama melaksanakan panen raya. “Kepada Kelompok tani dan Gabungan kelompok tani teruslah berkerja sama dengan para PPL dan yang lainnya sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas demi kesejahteraan petani,” jelasnya. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pria kelahiran London, Inggris 38 tahun lalu itu memiliki ayah dan ibu mualaf yang memeluk Islam ketika keduanya masih mahasiswa, jauh sebelum ia dilahirkan. Johnson menuturkan ayahnya mengenal Islam dari sebuah komunitas yang mempertemukan ia dengan ilmu-ilmu tentang islam. Sementara ibunya, yang lebih dahulu meenjadi Muslim memutuskan bersyahadat karena belajar Agama Islam dengan seorang teman. […]

  • Realisasi PBB Masih 40 Persen

    Realisasi PBB Masih 40 Persen

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian realisasi penerimaan PBB P2 di Kabupaten Mandailing Natal untuk tahun 2012 hanya berkisar 40 persen, dengan potensi terget sebesar 1 milyar rupiah. Posisi itu juga sama di tahun 2011. Rendahnya capaian realisasi tersebut akibat nama wajib pajak tidak sesuai dengan objek pajak. Itu terjadi akibat belum ada pemutakhiran data pada […]

  • Aksi Pagelaran Seni menyambut kemerdekaan RI

    Aksi Pagelaran Seni menyambut kemerdekaan RI

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bulan Agustus tahun 2011 merupakan bulan yang sangat istemewa. Bulan Agustus yang merupakan bulan keramat dan penuh cerita perjuangan bagi rakyat Indonesia, tahun ini bersamaan pula ritual umat Islam masuk ramadhan. Bila kita sejenak kembali pada sejarah bangsa Indonesia, kondisi tersebut hampir sama dengan bulan Agustus 1945, di mana saat di Proklamasikanya kemerdekaan Indonesia, waktu […]

  • Donasi Pembelian Lahan Kebun Kelapa untuk Anak Yatim

    Donasi Pembelian Lahan Kebun Kelapa untuk Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Jambur Padangmatinggi, Kecamatan Panyabungan Utara yang tergabung dalam Peduli Anak Yatim Jambur Padangmatinggi menggelar penggalangan dana untuk pembelian lahan kebun kelapa bagi anak yatim. Rencananya lahan kebun kelapa ini nantinya akan dikelola untuk kepentingan anak yatim di desa tersebut. Mahdian Tamin Rangkuti selaku Humasy Peduli Anak Yatim Jambur Padangmatinggi […]

  • Pengumuman Pendaftaran Calon Bupati & Wakil Bupati Madina 2015

    Pengumuman Pendaftaran Calon Bupati & Wakil Bupati Madina 2015

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL PENGUMUMAN Nomor: 200/KPU -Kab-002.43482/VII/2015 Tentang PENDAFTARAN  PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI MANDAILING NATAL TAHUN 2015 Berdasarkan: 1.  Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentan Perubahan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang  Pemilihan  Gubemur, Bupati, dan Walikota menjadi  Undang­undang; […]

  • Situs Islam di Barus dihantam banjir

    Situs Islam di Barus dihantam banjir

    • calendar_month Senin, 3 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Salah satu situs bersejarah, yakni makam para aulia (ulama) pengembang Agama Islam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengalami rusak dihatam arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang melanda daerah tersebut. “Makam aulia berlokasi di Desa Kinali, Kecamatan Barus tergerus banjir sepanjang 386 meter, dan rubuh,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) […]

expand_less