Senin, 1 Jun 2026
light_mode

Kepala Dinas PU Kabupaten Batu Bara Lebaran di Penjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
  • print Cetak


Setelah empat kali tidak memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejati Sumatera Utara, Kepala Dinas PU dan Pertambangn Kabupaten Batubara Irwansyah Nasution akhirnya ditangkap Tim Penyidik Kejati Sumut di kawasan Asrama Haji Medan, Jumat (19/08/2011).

Warga Kompleks Citra Wisata Blok VI No 36, Medan, ini tidak memenuhi panggilan pihak kejaksaan sehubungan dengan pengusutan dugaan korupsi pembangunan tujuh gedung kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Batubara senilai Rp6,7 miliar dari APBN 2009 lalu.

“Dari hasil penghitungan yang dilakukan oleh tim ahli dari Dinas Tarukim Sumut, dalam pengerjaan proyek tersebut negara dirugikan sebesar Rp1,8 milliar, hal ini dikarenakan mark-up dalam pembangunan yang seharusnya pembangunan menggunakan beton digantikan dengan kayu,” ucap Aspidsus Kejati Sumut Mansur Zaini kepada wartawan.

Alasan perubahan bentuk fisik pembangunan gedung ke tujuh kantor SKPD, dari pembangunan gedung beton menjadi bangunan panggung untuk mempertahankan seni budaya Melayu di kawasan tersebut. Proses penyidikan dalam kasus ini mulai pada 24 April 2010.

Adapun pembangunan ketujuh SKPD, diantaranya Kantor Dinas PU dan Pertambangan luas 417 M2, senilai Rp1.170.607.000, BKD luas 375 senilai Rp705.815.000, BPMD luas 333 M2 Rp963.083.000, Dinas Kelautan dan Perikanan luas 270 M2 Rp777.040.000, Dinas Perternakan dan Pertanian luas 500 M2 senilai Rp940.599.000, DPPKAD luas 333 M2 senilai Rp940.698.000 dan Kantor Bappeda luas 300 M2 Rp 847.330.000. Jika melihat transaksi di atas dengan perubahan jenis bangunan beton menjadi kayu, jelas merugikan keuangan negara.

Sementara itu, tersangka yang mengenakan baju warna putih terlihat sedih karena ditahan oleh pihak penyidik Kejati Sumut, sebab saat lebaran nantinya tersangka akan berada di dalam Rutan Tanjung Gusta Medan. Bahkan ketika ditanyakan tentang kasus yang menimpanya, Irwansyah hanya mengatakan dirinya tidak mengerti kenapa pihak kejaksaan melakukan penangkapan terhadap dirinya sewaktu hendak melakukan kegiatan dinas ke Dina Bina Marga Sumut.

“Coba saja tanya apa alasan mereka menahan saya. Proyek itu dikerjakan sesuai dengan apa yang telah ditentukan,” ucapnya sembari meninggalkan wartawan dan naik ke mobil tahanan kejaksaan. (BS-021)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil1 PDIP Madina

    DCS Dapil1 PDIP Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Demokrasi Indonesia dan Perjuangan ( PDI Perjuangan ) Dapil 1 Madina

  • Jika ini Ramadan Terakhirku

    Jika ini Ramadan Terakhirku

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurhabibah   Tuhan…. Aku bersimpuh di hadapanmu Aku takut dengan semua dosa dosaku Jika ini Ramadan terakhirku Terimalah amalanku Tuhan… Terimalah linangan air mataku Tanda keinsyafan atas segala salahku Aku takut ini Ramadan terakhirku Berilah aku ampunan-Mu Tuhan… Aku bersimpuh di hadapan-Mu Bersimpuh dengan balutan salah dan dosa Aku menghadap memohon ampunan-Mu Ampunan […]

  • KPU Madina Baru Terima 8 dari 40 Tanda Terima LHKPN DPRD Terpilih Periode 2024-2029

    KPU Madina Baru Terima 8 dari 40 Tanda Terima LHKPN DPRD Terpilih Periode 2024-2029

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Sampai hari ini dari 40 orang, baru 8 orang anggota DPRD Mandailing Natal ( Madina ) terpilih periode 2024-2029 yang memberikan lampiran Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN ) ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU Madina. Sesuai aturan memang, bagi anggota DPRD terpilih, 21 hari sebelum pelantikan sudah harus […]

  • Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan pemerhati umat Siang malam berjuang di jalan untuk mengais rupiah yang kian hari kian susah. Driver ojol makin menderita nasibnya saat potongan besar yang dilakukan oleh aplikator berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Ibarat sapi perah, para driver ojol tersebut menjadi pelaksana teknis yang menghasilkan uang untuk disetorkan pada perusahaan aplikatornya. […]

  • Jalan lingkungan yang dirusak desa tanpa ada pelepasan aset daerah ( ist )

    Belum Lepas Aset, Jalan Setapak Milik Pemda Madina Dirusak Pihak Desa Jambur Baru Batang Natal

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online )- Kepala desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal Riswan Haedy melakukan perusakan bangunan yang dibangun oleh Pemerintah Daerah tahun 2021 lalu. Bangunan itu berupa jalan setapak. Hal itu terungkap saat Desa melakukan pembukaan jalan Unte Albung yang sumber dananya dari APBDes tahun 2024-2025. ” itu dulu ada bangunan […]

  • Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, Masyarakat wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) terutama orangtua diresahkan dengan maraknya isu penculikan anak-anak, penyebaran isu ini bukan hanya dari mulut ke mulut tapi juga menyebar melalui pesan singkat atau SMS. Akibatnya, orangtua yang memiliki anak di bawah umur dan anak remaja menjadi resah dan mereka berupaya agar menjaga anak-anaknya agar terhindar dari aksi […]

expand_less