Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Kepala Dinas PU Kabupaten Batu Bara Lebaran di Penjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
  • print Cetak


Setelah empat kali tidak memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejati Sumatera Utara, Kepala Dinas PU dan Pertambangn Kabupaten Batubara Irwansyah Nasution akhirnya ditangkap Tim Penyidik Kejati Sumut di kawasan Asrama Haji Medan, Jumat (19/08/2011).

Warga Kompleks Citra Wisata Blok VI No 36, Medan, ini tidak memenuhi panggilan pihak kejaksaan sehubungan dengan pengusutan dugaan korupsi pembangunan tujuh gedung kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Batubara senilai Rp6,7 miliar dari APBN 2009 lalu.

“Dari hasil penghitungan yang dilakukan oleh tim ahli dari Dinas Tarukim Sumut, dalam pengerjaan proyek tersebut negara dirugikan sebesar Rp1,8 milliar, hal ini dikarenakan mark-up dalam pembangunan yang seharusnya pembangunan menggunakan beton digantikan dengan kayu,” ucap Aspidsus Kejati Sumut Mansur Zaini kepada wartawan.

Alasan perubahan bentuk fisik pembangunan gedung ke tujuh kantor SKPD, dari pembangunan gedung beton menjadi bangunan panggung untuk mempertahankan seni budaya Melayu di kawasan tersebut. Proses penyidikan dalam kasus ini mulai pada 24 April 2010.

Adapun pembangunan ketujuh SKPD, diantaranya Kantor Dinas PU dan Pertambangan luas 417 M2, senilai Rp1.170.607.000, BKD luas 375 senilai Rp705.815.000, BPMD luas 333 M2 Rp963.083.000, Dinas Kelautan dan Perikanan luas 270 M2 Rp777.040.000, Dinas Perternakan dan Pertanian luas 500 M2 senilai Rp940.599.000, DPPKAD luas 333 M2 senilai Rp940.698.000 dan Kantor Bappeda luas 300 M2 Rp 847.330.000. Jika melihat transaksi di atas dengan perubahan jenis bangunan beton menjadi kayu, jelas merugikan keuangan negara.

Sementara itu, tersangka yang mengenakan baju warna putih terlihat sedih karena ditahan oleh pihak penyidik Kejati Sumut, sebab saat lebaran nantinya tersangka akan berada di dalam Rutan Tanjung Gusta Medan. Bahkan ketika ditanyakan tentang kasus yang menimpanya, Irwansyah hanya mengatakan dirinya tidak mengerti kenapa pihak kejaksaan melakukan penangkapan terhadap dirinya sewaktu hendak melakukan kegiatan dinas ke Dina Bina Marga Sumut.

“Coba saja tanya apa alasan mereka menahan saya. Proyek itu dikerjakan sesuai dengan apa yang telah ditentukan,” ucapnya sembari meninggalkan wartawan dan naik ke mobil tahanan kejaksaan. (BS-021)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padi Siap Panen Ludes Tertimbun Lumpur

    Padi Siap Panen Ludes Tertimbun Lumpur

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Pasca banjir bandang melanda 6 desa di Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyisakan kesedihan mendalam bagi masyarakat di Kecamatan Panyabungan. Didesa Manyabar selain tempat tinggal yang terimbun oleh lumpur juga sawah yang siap panenpun ludes terbawa arus sungai (MO/mar)

  • Guru Honor SD, SMP di Madina 7 Bulan Belum Digaji

    Guru Honor SD, SMP di Madina 7 Bulan Belum Digaji

    • calendar_month Rabu, 21 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 2.315 orang guru Honor TKS tingkat SD dan SMP di Mandailing Natal (Madina) tak memperoleh gaji selama 7 bulan. Yakni sejak bulan September hingga Desember 2017 dan berlanjut Januari-Marer 2018. “Saya tak habis pikir, bagaimana kekacauan ini bisa terjadi di Mandailing Natal. Mengapa kinerja Dinas Pendidikan bisa kacau seperti ini,” […]

  • Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 2-selesai)

    Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 2-selesai)

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M Ludfan Nasution Era Otda Keadaan pada awal Era Otda (Otonomi Daerah) pun nampaknya tak jauh berbeda. Para keturunan raja yang menyebut diri sebagai “anak ni raja, anak ni namora” muncul dan mendapat peran kunci. Klaim wilayah untuk memekarkan kawasan Mandailing, Tanah Ulu (Muarasipongi) dan pesisir Natal pun menuntut pengakuan dan penguatan dari tokoh-tokoh […]

  • Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemelut di DPRD Madina pun akhirnya masuk ke wilayah hukum. Aksi menyegel 2 ruangan pimpinan DPRD dan ruangan Sekretaris DPRD yang dilakukan sejumlah anggota dewan justru diadukan ke polisi. Sekretaris DPRD Madina Zulkarnaen Siregar resmi mengadukan anggota DPRD Madina, Sofyan Edisyahputra dan anggota DPRD lainya ke Polres Madina pada 22 September […]

  • DPRD Madina Diminta Panggil Kakan Pertamanan

    DPRD Madina Diminta Panggil Kakan Pertamanan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *Terkait Sampah Menumpuk PANYABUNGAN : Terkait sampah yang menunpuk di sepangjang jalan Abri kelurahan Panyabungan II Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal, di minta kepada DPRD Madina harus panggil Kepala kantor Pertamanan, Kebersihan dan Pemadam Kebakaran. Hal ini Sampah di sepanjang Jalan Abri Kelurahan Panyabungan II, tumpukan sampah di sepanjang jalan Abri tersebut lebih disebabkan […]

  • Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi, ini  Sikap dan Tanggapan Warga

    Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi, ini Sikap dan Tanggapan Warga

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kades itu sudah menunjukkan arogansinya, buktinya warga nya sendiri dilaporkan ke polisi hanya gegara warga protes pengelolaan dana desa yang dinilai tidak transparan sehingga membuat warga menyegel dan melempari kantor desa, ” Kata Ahmad Toyib warga desa sirambas pada Mandailing Online 9/9/2024 menyikapi 7 warga desa yang dilaporkan Kades Ilman Suhdi […]

expand_less