Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

LBH: Judi sulit diberantas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Salah satu program yang belum tuntas dilakukan pihak kepolisian ialah pemberantasan judi di Indonesia. Baru-baru ini Wakil Wakapolri, Nanan Soekarna meginstruksikan masing-masing Polda harus mengambil tindakan tegas memberantas praktik perjudian.

Perjudian yang sedang merebak di Indonesia ialah judi toto gelap (togel). Penjual togel bertebaran di mana-mana. Penggemarnya tidak terlepas orang tua dan anak muda. Memang sering dilakukan penggerebekan, tapi hanya tukang tulis dan pemainnya, sedangkan bandar tidak tersentuh.

Ketua Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Medan, Nuriyono, berpendapat penyakit masyarakat yang satu ini memang sulit diberantas, terkait masalah akhlak. Masyarakat yang teguh memegang prinsip agama, tentu akan menjauh bahkan membenci judi.

Disamping itu, kata Nuriyono, kinerja polisi perlu dipertanyakan. Artinya, keikutsertaan pihak kepolisian memberantas judi jangan tanggung-tanggung dan jalan di tempat. Karena sampai saat ini bandar judi belum pernah ditindak dan kebanyakan penulis dan pemainnya saja.

“Memang, untuk memberantas judi togel, pihak kepolisian harus bertindak tegas, terutama bandarnya. Dan timbul pertanyaan, ada apa gerangan, mengapa judi sulit diberantas? Mungkin saja ada keterlibatan oknum polisi didalamnya,” tanya Nuriyono, malam ini.

Nuriyono mengatakan, jika oknum polisi terlibat membeking perjudian, harus ditindak. Karena sampai saat ini polisi terkesan tutup mata. Masing-masing mempunyai kepentingan. “Jadi ucapan Wakapolri memberantas judi omong kosong,” tandasnya.

Judi, kata Nuriyono, sudah membudaya. Namun, bagaimana pihak kepolisian menyikapinya secara serius, sehingga peredaran judi, baik samkwan, sabung ayam, dadu, game online, bola, dan jenis lainnya benar-benar bisa diberantas.

“Tapi ini tidak, malah pemain maupun bandarnya diduga aparat ikut terlibat di dalamnya. Padahal, untuk memberantas judi, pihak kepolisian sudah mempunyai peta atau titik lokasi perjudian dan tidak mungkin mereka tidak tahu,” cetus Nuriyono.

Namun lanjut Nuri, sapaannya, aparat yang memberikan perlindungan kepada bandar judi, sehingga judi merebak sampai ke pelosok desa. Ini bukan rahasia dan banyak polisi maupun TNI yang diringkus ikut membekap dan main judi. Disamping itu, mereka juga terima upeti dari bandar.

Kalau dikatakan penindakan perjudian belum ada payung hukumnya, itu tidak benar. Bukankah, kata Nuri, pasal KUHP beserta dengan ayat-ayatnya merupakan payung hukum yang cukup kuat? Tinggal pihak kepolisian menjalankannya secara maksimal.

“Adapun untuk pemberdayaan aparatur penegak hukum, cukup dengan koordinasi yang rapi dan sistematis, juga menanamkan disiplin yang kuat serta mental agama yang tangguh. Semua aparat bertanggungjawab terhadap pemberantasan judi,” ujarnya.

Sebelumnya, Albert Khang salah seorang pengusaha sukses di Kota Medan menyebutkan, sebaiknya Negara Indonesia juga mempunyai lokalisasi perjudian yang legal, untuk mencegah para penjudi menghambur-hamburkan uangnya ke luar negeri.

“Kalau judi dialokasikan memang sangat bagus tetapi tentunya banyak tantangan yakni pro-kontra. Sebenarnya kalau mau dibuat sudah terlambat karena Malaysia sudah punya dua tempat perjudian,” ujar Albert kepada Waspada Online.

Albert juga menyarankan untuk lokasi yang cocok dijadikan area perjudian seperti Genting Island adalah wilayah Bali dan Danau Toba. “Kalau mau dibuat cocoknya di Bali dan Danau Toba,” ungkap Albert Khang.
Sumber : Waspadaonline

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hati-Hati, Jalur Roburan-Sirambas Berbahaya

    Hati-Hati, Jalur Roburan-Sirambas Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sudah 3 Tahun Lamanya, Pemerintah Tatap Membiarkan     PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) : Jalur Kayu Laut-Roburan-Sirambas  sangat berbahaya dilalui kenderaan akibat satu titik tebing jalan yang longsor. Titik longsor tepat di Desa Aek Ngali, Kecamatan Panyabungan Selatan. Panjang badan jalan yang longsor sekitar 8 meter. Berada di tikungan badan jalan. Kasus longsor ini […]

  • Budaya Goro harus Dilestarikan

    Budaya Goro harus Dilestarikan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Gotong royong (Goro) yang merupakan salah satu peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia, yang harus dipelihara untuk kelestariannya di masa mendatang. Budaya goro diharapkan tak terkikis oleh kemajuan zaman dan kecanggihan teknologi. “Memang sifat bergotong-royong sudah merupakan warisan yang berharga bagi kita, dan perlu digalakkan kembali karena menunjukkan kebersamaan yang kuat dan kokoh,” kata Pelaksana […]

  • REKAM JEJAK (LINTAS SEJARAH) KEDAULATAN KERAJAAN “MARGA NASUTION” DI MANDAILING GODANG

    REKAM JEJAK (LINTAS SEJARAH) KEDAULATAN KERAJAAN “MARGA NASUTION” DI MANDAILING GODANG

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    1. Pada abad ke X Arkeologi memperkirakan bangsa Hindu (Hindia Belakang masuk e wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Termasuk Mandailing Natal saat ini) yang berpusat di 3 daerah sebagai bukti sejarah yaitu adanya candi bahal diportibi, biara dipijor koling, serta biara dipidoli dan artepak disimangambat (Mandailing Godang) dari polulasi masyarakat Hindu inilah beranak pinak dan berkembang […]

  • Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Tympanum Novem dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan Prof. Uli Kozok, ahli tata bahasa dan budaya Tapanuli berkebangsaan Jerman. Berawal dari software “Latin to Mandailing” yang dikembangkan Tympanum Novem dan di publikasikan melalui situs 4shared.com beberapa waktu yang lalu. Software dimaksud diyakini menarik perhatian peneliti senior Etnologi Asia Pasifik di Universitas […]

  • Pemda Madina Gelar Rapat Evaluasi Penyerapan Anggaran

    Pemda Madina Gelar Rapat Evaluasi Penyerapan Anggaran

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan rapat evaluasi pelaksanaan program/kegiatan penyerapan anggaran OPD di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Senin (12/12). Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution itu membahas dampak inflasi menjelang natal dan tahun baru (nataru), mengevaluasi kinerja setiap dinas di Pemkab Madina […]

  • Ayu Azhari: Saya Korban Orang Dekat Mantan Presiden PKS
    Tak Berkategori

    Ayu Azhari: Saya Korban Orang Dekat Mantan Presiden PKS

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ayu mengaku dijanjikan pekerjaan mengisi sebuah acara dan jadi jurkam. Artis dan bintang film ternama Ayu Azhari diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tujuh jam terkait kasus suap pengurusan kuota impor daging di Kementerian Pertanian. Yang menarik, dia mengaku telah menjadi korban janji-janji Ahmad Fathanah. Hal itu disampaikan Ayu usai pemeriksaan oleh penyidik di kantor […]

expand_less