Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 6)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
  • print Cetak

Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)

 

Tak adil rasanya kalau kita tidak melongok kegiatan kaum hawa menjelang Ramadhan tiba. Di awal Ramadhan biasanya mereka mulai sibuk mepersiapkan bahan-bahan marpangir, sepertinya mereka ingin di bulan suci dan penuh rahmat ini,  tampil beda dengan hari hari biasa.   Mereka berkelompok kelompok mencari bahan baku seperti :  abelu,  pandan musang, singgolom,  tapak leman, sangge sangge doli,  kembang pinang.

Bahan bahan itu nantinya akan diiris iris halus kemudian dijemur sampai kering.  Biasa menjemurnya di atas atap atau di tempat yang tidak terjangkau oleh ayam. Bahaya kalau menjemurnya di halaman rumah,  ayam kurik tak akan peduli dengan kepunyaan majikannya sekalipun.  Ia akan tetap mengais ngais, bisa jadi apa yang telah dikerjakan menjadi sia sia. Bahan marpangir yang sudah mulai kering hancur berantakan. Air mata bisa meleleh memikirkannya, apalagi sebentar lagi menjelang hari raya. Gawat.

Menurut cerita bahan bahan yang digunakan untuk marpangir sudah digunakan para putri raja raja yang cantik jelita, sejak jaman dahulu kala. Bedanya kalau bahan marpangir ala putri raja disiapkan oleh para dayang-dayang, sementara gadis gadis setelah itu cukup dengan olahan tangan sendiri. Tentu hasilnya tetap sama, karena dikerjakan oleh tangan gadis-gadis yang tiada kalah cantiknya.  Pantas saja pemuda kampung sebelah, matanya tertuju ke kampung kami, banyak gadis yang memesona. 

Kegiatan marpangir itu dilakukan di rumah masing masing atau di tepian pemandian, sehari sebelum puasa. Tidak seperti sekarang marpangir dilakukan beramai ramai,  di pemandian yang sama, antara laki laki dan perempuan di tempat yang sama pula, campur aduk tidak karuan. Sejak kapan pula laki laki ikutan marpangir. Maknanya sudah hilang. 

Masa itu kalau sholat taraweh di masjid penuh sesak, sementara kipas angin belum tersedia, udara akan menjadi pengab. Tapi jangan khawatir badan tetap mengeluarkan aroma mewangi. Aromanya sama,  karena bahan baku marpangirnya yang sama, sholat tetap khusuk.  Lain dengan zaman kiwari, aromanya berbagai rupa, bercampur pula dengan alkohol. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Cari Untung Berkedok Ormas

    Jangan Cari Untung Berkedok Ormas

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Sudah menjadi rahasia umum, banyak sekali oknum-oknum dari ormas-ormas yang tidak jelas kiprahnya, membuat resah masyarakat dan instansi-instansi pemerintah, termasuk kalangan swasta. Menanggapi masalah tersebut, Kasubdit Ormas Ditjen Kesbangpol Kemendagri, Bahtiar, menjelaskan, dengan adanya UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan diharapkan hal-hal buruk tersebut bisa dieliminir. “Karena Undang-undang Nomor […]

  • Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Maraknya pemberitaan Aktifitas penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di Desa Lobung Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terus beroperasi tanpa ada tindakan dari penegak hukum membuat seorang jurnalis yang bertugas di Madina merasa tertekan akibat adanya permintaan oknum pengurus salah satu organisasi masyarakat untuk […]

  • Pemkab Akan Tertibkan Galundung

    Pemkab Akan Tertibkan Galundung

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dalam waktu dekat akan melakukan penertiban tambang rakyat berupa tambang emas tanpa izin dan keberadaan mesin galundung (gelondongan mesin pemecah batu mengandung serbuk emas). Pemkab Madina juga berencana akan melokalisasi tambang rakyat. Demikian disampaikan Plt Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution usai mengikuti rapat paripurna tanggapan umum fraksi DPRD […]

  • Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

    Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Hutarimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandaing Natal, tenggela oleh banjir, Sabtu (18/12/2021). Banyak rumah penduduk yang hanya terlihat atapnya saja pada siang tadi. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan menyusul curah hujan yang intens sepekan terakhir. Ketinggian air di pemukiman mencapai sekira 4 […]

  • Gegara Akun Palsu, Pria di Hutabaringin Julu Dianiaya Oknum Perangkat Desa

    Gegara Akun Palsu, Pria di Hutabaringin Julu Dianiaya Oknum Perangkat Desa

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Sahirbani Rangkuti (34) warga Desa Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina) dianiaya Oknum Perangkat Desa Inisial OR (37) dengan sebilah parang yang mengenai di bagian wajah sebelah kiri sehingga mengakibatkan luka robek. “Ya, saya di bacok tadi malam (10/08) sekitar Pukul 18:40 di depan rumah pelaku, atas kejadian tersebut […]

  • Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

    Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan dilangsungkan di Taman Raja Batu, Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (9/3/2020). Kegiatan presentasi ini bagian dari berbagai agenda peringatan HUT ke21 Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Peserta presentasi antara lain : matan Gubernur Sumut, Tengku Eri Nuradi; Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara; Komjen Pol Saud Usman; […]

expand_less