Senin, 24 Agu 2026
light_mode

RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 6)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
  • print Cetak

Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)

 

Tak adil rasanya kalau kita tidak melongok kegiatan kaum hawa menjelang Ramadhan tiba. Di awal Ramadhan biasanya mereka mulai sibuk mepersiapkan bahan-bahan marpangir, sepertinya mereka ingin di bulan suci dan penuh rahmat ini,  tampil beda dengan hari hari biasa.   Mereka berkelompok kelompok mencari bahan baku seperti :  abelu,  pandan musang, singgolom,  tapak leman, sangge sangge doli,  kembang pinang.

Bahan bahan itu nantinya akan diiris iris halus kemudian dijemur sampai kering.  Biasa menjemurnya di atas atap atau di tempat yang tidak terjangkau oleh ayam. Bahaya kalau menjemurnya di halaman rumah,  ayam kurik tak akan peduli dengan kepunyaan majikannya sekalipun.  Ia akan tetap mengais ngais, bisa jadi apa yang telah dikerjakan menjadi sia sia. Bahan marpangir yang sudah mulai kering hancur berantakan. Air mata bisa meleleh memikirkannya, apalagi sebentar lagi menjelang hari raya. Gawat.

Menurut cerita bahan bahan yang digunakan untuk marpangir sudah digunakan para putri raja raja yang cantik jelita, sejak jaman dahulu kala. Bedanya kalau bahan marpangir ala putri raja disiapkan oleh para dayang-dayang, sementara gadis gadis setelah itu cukup dengan olahan tangan sendiri. Tentu hasilnya tetap sama, karena dikerjakan oleh tangan gadis-gadis yang tiada kalah cantiknya.  Pantas saja pemuda kampung sebelah, matanya tertuju ke kampung kami, banyak gadis yang memesona. 

Kegiatan marpangir itu dilakukan di rumah masing masing atau di tepian pemandian, sehari sebelum puasa. Tidak seperti sekarang marpangir dilakukan beramai ramai,  di pemandian yang sama, antara laki laki dan perempuan di tempat yang sama pula, campur aduk tidak karuan. Sejak kapan pula laki laki ikutan marpangir. Maknanya sudah hilang. 

Masa itu kalau sholat taraweh di masjid penuh sesak, sementara kipas angin belum tersedia, udara akan menjadi pengab. Tapi jangan khawatir badan tetap mengeluarkan aroma mewangi. Aromanya sama,  karena bahan baku marpangirnya yang sama, sholat tetap khusuk.  Lain dengan zaman kiwari, aromanya berbagai rupa, bercampur pula dengan alkohol. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Diminta Tingkatkan Layanan KTP

    Pemkab Madina Diminta Tingkatkan Layanan KTP

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina diminta memikirkan cara agar pengurusan KTP lebih cepat. Tak berbulan-bulan. Hal itu dikatakan Ketua DPC GBNN-LPRI Madina, Salman Rais Daulay,S.Sos kepada Mandailing Online di Panyabungan, Senin (16/9/2019). Menurut Salman, keluhan rakyat selama ini menyangkut lamanya penerbitan KTP. Menunggu selama berbulan-bulan mengakibatkan kerugian di pihak rakyat. “Warga yang datang […]

  • Timnas Menang Muspida Syukuran

    Timnas Menang Muspida Syukuran

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Bupati Mandailing Natal Aspan Sopian Batubara bersama Muspida Plus Madina mengadakan syukuran atas kemenangan Timnas Indonesia melawan Filipina pada pertandingan laga kedua semifinal Piala AFF, Ahad (19/12/2010) malam, dengan menggelar santap siang sambil makan Durian Montong di Desa Sipaga-paga, Kecamatan Panyabungan Kota, Senin (20/12/2010). Selain Aspan, syukuran sekaligus untuk mempererat tali silaturahim tersebut dihadiri […]

  • Rp10 triliun tambahan dana BOS SMA

    Rp10 triliun tambahan dana BOS SMA

    • calendar_month Selasa, 10 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menganggarkan dana Rp10 triliun untuk menambah anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA). “Itu kita perkirakan sekitar Rp10 triliun, untuk BOS Sekolah Dasar (SD)-Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu Rp23 triliun,” ujar Menteri Pendidikan M Nuh, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, hari ini. […]

  • Pecinta Alam Madina Bersihkan Sungai Aek Mata Panyabungan

    Pecinta Alam Madina Bersihkan Sungai Aek Mata Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sugai Aek Mata yang melintasi kota Panyabungan, sangat kotor penuh sampah dan bau busuk. Terpanggil demi kebersihan ibukota kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kelompok Pecinta Alam Kabupaten Mandailing Natal  melakukan pembersihan sepanjang bantaran sungai itu, Sabtu (27/8). “Saya merasa senang, kegiataan ini bisa dilakukan,” kata Ketua Pelaksana, Abdul Aziz didampingi Ketua […]

  • Piala Menpora Jaring Atlet Bulu Tangkis Muda Madina

    Piala Menpora Jaring Atlet Bulu Tangkis Muda Madina

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Pengcab PBSI Mandailing Natal (Madina) menggelar turnamen Bulu Tangkis Antar Pelajar se-Madina. Turnamen yang memperebutkan Piala Menpora Republik Indonesia ini berlangsung di lapangan PB Mutiara Madina, Panyabungan, dari tangggal 17 hinggga 20 Nopember 2015. Ketua panitia turnamen, Himsar Nasution S.Pd mengatakan, Jum’at (20/11), tujuan […]

  • Lapas Jabar waspada agar tak tertular kerusuhan Tanjung Gusta

    Lapas Jabar waspada agar tak tertular kerusuhan Tanjung Gusta

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jabar, – Kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan Kamis (11/7) kemarin, dikhawatirkan dapat menular ke Lapas lainnya. Pascainsiden itu Kakanwil Kemenkumham Jabar, I Wayan K Dusak akan meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi kericuhan serupa. “Sepertinya bukan cuma di Jabar saja, tapi semua Kanwil juga akan meningkatkan kewaspadaan agar jangan sampai menular kemana-mana,” kata […]

expand_less